Sep 142014
 
9 dash line China

9 dash line China

Peta, gambar peta wilayah China yang menjorok ke Selatan dan mengiris ZEE Indonesia tidak muncul sebelum tahun 40-an, peta tersebut muncul sebagai bentuk tindak lanjut gerakan nasionalisme Mao yang ingin mengembalikan masa kejayaan kekaisaran Tiongkok.

Dalam klaimnya wilayah tersebut merupakan wilayah kekaisaran Tiongkok yang “dicuri”, bila menganut peta tersebut maka sebagian semenanjung Indochina baik darat dan laut adalah milik China (termasuk di dalamnya Vietnam dan Laos). Meskipun demikian klaim tersebut tidak pernah (dan tidak akan pernah) diakui karena bertentangan dengan hukum yang berlaku saat ini.

Status ZEE Natuna yang dipandang abu – abu oleh China di satu sisi merupakan bahasa isyarat bagi Indonesia. Yaitu sebagai garansi dan ancaman halus bagi Indonesia untuk tetap mempertahankan sikap “netral”nya. Menekuk Vietnam, Filipina, Malaysia dan Brunei adalah persoalan mudah bagi China namun akan menjadi rumit bila Indonesia turut ikut campur. Bukan karena merasa terancam dengan kekuatan militer Indonesia, melainkan karena konsekuensi politik yang akan timbul jika Indonesia ikut terseret masuk.

Seperti yang telah diketahui, Indonesia adalah pemilik jalur dagang internasional terpenting di Asia yang menjadikan Indonesia memiliki peran yang sangat “penting” (yang juga menjadi alasan mengapa Malaysia selalu merasa iri pada Indonesia). Segala bentuk agresi atas Indonesia akan memantik reaksi yang “SANGAT” keras dari barat, namun tidak demikian bila China hanya mengusik Vietnam dan Filipina. Secara strategi, di mata China memasukkan Indonesia kedalam konflik akan sama dengan menambah beban yang tidak perlu, bagi China jika bisa mendapatkan LCS dengan usaha seminimal mungkin maka mengapa tidak?! Oleh karena itulah kita masih bisa melihat adanya kerja sama militer antara Indonesia – China yang secara harafiah bisa kita artikan sebagai “sogokan” terselubung, seperti kasus hibah F16 namun yang ini dalam bentuk rudal dan lain-lain.

Tentang Malaysia dan Brunei, mereka ini tergolong negara oportunis terutama Malaysia, jika ada kesempatan mereka akan mengaisnya namun jika keadaan memburuk mereka akan lari. Dalam hal ini Brunei tidak menaruh harapan banyak, jika situasi sudah sulit dan selama kerajaan tidak diganggu maka ia akan mundur. Hubungan simbiosis mutualisme Indonesia-Brunei tercipta dari keinginan Brunei untuk mendapat jaminan keamanan melalui pengaruh Indonesia.

Masalah ke-strategis-an posisi wilayah Indonesia bisa dikatakan sebagai blessings in disguise, di satu sisi ini mencegah invasi China terus memanjang ke Selatan dan di sisi lain juga mencegah invasi barat ke Indonesia. Jika barat masuk ke Indonesia maka baik Rusia dan China tidak akan merasa segan – segan lagi untuk turut ikut mencelupkan tangannya di sini, dan Indonesia akan menjadi seperti seonggok bangkai bagi segerombolan burung nasar, akan terjadi situasi yang sama seperti di Irak-Siria.

Dalam hal ini yang saya khawatirkan justru jika Vietnam dan Filipina menarik konflik ke arah Indonesia. Perumpamaan sederhananya, jika terjadi baku hantam di laut antara Vietnam-Filipina dengan China lalu Vietnam atau Filipina secara sengaja menyerat pertempuran memasuki wilayah laut Indonesia (mendekati Natuna misalnya) ini akan secara tidak langsung memancing Indonesia untuk bereaksi. Permasalahannya adalah, dimana dan dengan siapakah kita kelak akan berpijak?

Tentang Ukraina, barat menyadari itu adalah sebuah kesalahan yang harus diperbaiki. Sikap mereka yang cenderung mendesak secara ekonomi dan melakukan pendekatan militer halus merefleksikan rasa kekhawatiran mereka akan pecahnya perang besar Eropa / perang dunia jilid 3. Hal ini bisa dilihat juga dari ketidakkompakan dalam tubuh NATO dalam menghadapi Rusia, dan penolakan warga pada politisi mereka agar tidak memantik api perang. Sisa sisa krisis ekonomi besar masih terasa di seluruh Eropa yang menjadikan perekonomian mereka lesu.

Karenanya jika perang besar meletus maka Eropa akan jatuh dalam krisis yang jauh lebih besar lagi, dan China-lah yang akan tertawa diatas semua itu. Dan pastinya jika China tertawa terbahak – bahak maka kita negara – negara ASEAN-lah yang akan celaka. Sebab barat akan terlalu disibukkan meladeni Rusia dan mereka tidak akan memiliki cukup sumber daya untuk mengurusi Indochina.

Alasannya sederhana, Rusia memiliki arsenal nuklir dan militer yang cukup besar untuk menghadapi Eropa head to head, Barat akan lebih memilih fokus mempertahankan diri mereka dari gerakan militer dan moncong rudal Rusia daripada pelesir ke Indochina. Inilah alasan mengapa Amerika mulai menata militernya dan mengalihkan sebagian besar kekuatannya ke Pasifik, Eropa dirasa cukup untuk menghadapi Rusia tapi Jepang-Korea-ASEAN-Australia tidak akan sanggup menghadapi China walaupun sudah keroyokan. Kurang lebihnya inilah yang saya gambarkan sebagai perang dunia jilid 3.

Helikopter Apache Guardian yang dipesan Indonesia

Helikopter Apache Guardian yang dipesan Indonesia

Antisipasi Indonesia di Natuna.
“Natuna hendak dijadikan salah satu pos alutsista berat. Tampaknya helikopter di sini akan diplot sebagai unit bantuan tempur dan combat SAR. KCR-40 dan KCR-60 yang bertugas untuk patroli, sementara helikopter Apache yang menjadi tukang gebuk ringan dan Blackhawk yang menjadi unit SAR, merangkap combat reconnaissance yang bertugas mengintai dan mengarahkan target tembak, langkah yang taktis dan ekonomis.

Bila dibutuhkan bantuan tempur berat dari udara, Sukhoi atau F16 dapat dideploy di Natuna. Bukankah di sana sudah ada bandara yang fungsi taktisnya sebagai pangkalan aju. Kalau saja di Natuna juga ditempatkan baterai medium SAM serta unit SSM setara Yakhont/Brahmos, hasilnya akan sangat luar biasa. Natuna akan menjadi poros Indonesia untuk mengontrol kawasan, sekaligus mengunci gerak sabah dan serawak.”

Secara sederhana, alutsista timur (China) counter-nya adalah alutsista dari barat. Namun tujuan sebenarnya penempatan helikopter di Natuna lebih kepada pengamanan Natuna sampai pembangunan pangkalan militer utama selesai dan beroperasi penuh, sekalian tugas jaga sambil patroli. Dalam pelaksanaannya kedua jenis helikopter (apache dan duetnya) dirasa cukup handal dan fleksibel untuk melaksanakan misi tersebut. (by STMJ).

  167 Responses to “Spiral Peta Garis 9 China di LCS”

  1.  

    He he he membaca komeng nya mbah bowo lucu Dan menggelikan :mrgreen: kayak NKRI ga punya punggawa aja suruh nyerah sama China :D…..

  2.  

    Firaun aja hancur rata dengan tanah, kita tunggu aja tanggal mainnya. Rasain di masa depan, panasnya siksaan yang tidak pernah terlintas saat ini. Bhahahahaha

  3.  

    Jujur kata, ketika pertama kali mengikuti warjag, sebagai SR sy menikmati betul artikel2 yg berkualitas, menambah wawasan dan pengetahuan. Namun semakin kesini, semakin bnyk comment yg jauh dr bermutu tanpa didukung data dan analisa yg dpt dipertanggung jawabkan. Akhirnya tiap kali “ngopi” di warung ini, yg selalu saya nantikan adalah “bisik-bisik” tukang kerang, tukang warnet dan para “tukang” lainnya, para pinisepuh, telik sandi yg saya hormati. Maaf saya comments demikian krn sdh terlalu bnyk komentator yg commentnya tdk membuat para reader yg awam mjd tambah pengetahuannya tp malah mjgkan warjag ini mjd ajang debat kusir, saling cemooh, saling maki yg sejatinya jauh dari nila-nilai Pancasila dan UUD 1945. Mari kembalikan warjag yg kita cintai sbg sarana urun rembug yg bernats, yg berkualitas, yg dpt dipertanggung jawabkan isinya, shg dpt mjd “Acuan” kebijakan pertahanan & keamanan pemerintah kita. NKRI Harga Mati. Salam hormat.

  4.  

    mantab bung@syap merah putih….

  5.  

    main generals ahhh,pake generals mbah bowo dengan nuklir harmageddonnya xixixixixixi :mrgreen:

  6.  

    Saya yakin kalau hanya mempertahankan Natuna dari serangan asing terkuat manapun, TNI sudah lebih dari cukup. Jaya TNI.

  7.  

    Tujuan mengunci sabah sarawak akan tercapai apabila alutsista di natuna dilengkapi secara baik dan arus logistik ke dan dari natuna juga dipikirkan kelancarannya, kalo tidak natuna akan menjadi wilayah ri yg lebih dulu di overrun….

  8.  

    Pendirian Pangkalan Militer di Natuna sudah tepat..selain buat antisipasi memanasnya LCS di kemudian hari..jg untuk mengawasi negara tetangga yg suka main klaim aja..:)

  9.  

    Saya kira tugas utama kita di LCS adalah pengamanan ZEE yg luasnya +/- 150.000 km2. Penempatan skadron heli tempur di natuna jelas tidak cocok, dengan mengingat keterbatasan heli terutama biaya per flight hour yg mahal dan jarak jangkau dan endurance yg pendek (kecuali combat SAR heli).

    Jauh lebih sesuai dan efektif meningkatkan pelabuhan Natuna menjadi Lanal untuk pangkalan tetap eskader gabungan TNI AL + Bakamla, plus di BKO-kan satu pesawat CN-235MPA. Bila eskalasi tinggal menambahkan 1 flight Hawk, Viper atau Flanker.

    •  

      Juga KS nya skl bung antonov,SAM,yakhont.Natuna ibarat pintu gerbang semisal Tembok besar China dan gugus depan AL dan juga bisa dijadikan simbol kekuatan RI untuk kawasan Regional.salam Bung Antonov,saya adalah salah satu penggemar anda.

      •  

        Salam kembali Bung Lek Umar.
        Untuk antisipasi konflik, Natuna tepat sebagai pangkalan aju, sedangkan pendukungnya bisa Batam, Pakan baru dan/ atau Pontianak.

        Tentang Yakhont, lebih tepat kalau kita punya versi kapal seperti di KRI OWA bisa didorong kesana kemari, daripada versi darat, yg kalau ditempatkan di Natuna akan mengundang protes dari SEMUA. Timbul pertanyaan mengapa berhenti di KRI OWA saja, tidak diteruskan dengan kelas yg lain, yg malahan dilengkapi dengan C-802? Padahal menurut kabar angin kita telah beli dan menerima 50 misil Yakhont.

        Daripada C-802, lebih baik kita ambil Brahmos sebelum didului yg lain.

  10.  

    Perkuatlah dengan SAM-400+pantsyr secepatnya…itu suatu keharusan.

  11.  

    Boleh dong analisa versi ku: Sebab musabab pecah perang dunia ke tiga berasal dari negara Saudi Arabia,di mana akan terjadi perebutan tahta kerajaan oleh pangeran pangeran yg ada.Hingga berimbas pada kawasan sekitar,di sini akan terjadi apa yg di katakan “menggunting dlm lipatan”,Korut vs Korsel,Cina caplok Taiwan,…dsb…dsb…Mohon maaf,ini cuma IMHO.

  12.  

    Tenang aja bung bung sekalian, indonesia itu adalah pelindungnya asean,soal malon yg suka nyubit nyubit abangnya itu, maksudnya supaya si abang terbangun dari tidur dia mau bilang, bang indo bangun bang,jgn tidur melulu kita adik adik asean abang ini mau di ganggu sama wong fei hong,taring taring abang udah pada tumpul tuh,di asah lagi dong bang biar takut tuh wong fei hong gannggu adik adikmu ini,lihat tuh si vietkong,si filipine,si sino udah pada bingung tuh bang,bang indo bangunlah bang jadi macan asia kembali,kami sangat membutuhkan pertolongannmu lindungi kami dari kerakusan wong fei hong, makanya itu malon sering ganggu klaim wilayah kita, supaya kita segera mengaum kembali di asia,makanya asean itu sangat berharap indonesia menjaga keutuhan wilayah asean.

    Wassallam.

  13.  

    Ya Allah.. semoga PD III tdk terjadi ya Allah.. Naudzubillah… lindungilah NKRI … Amin..

  14.  

    Ketamakan.ria.serakah.dan sikap yg tidak benar akan hancur oleh kebenaran.jadilah pemenang perang akan kebenaran.niat dan tujuan itulah yg harus kitabwujudkan dalam kebenaran.dan dg demikian senjatahebat dan gahar jika itu di salah gunakan itu hanyalah seonggok sampah yg tidak berarti apa.berfikir murni bersih mungkin akan terhindar dari kemunafikan dan pemenang mutlak ialah mereka yg besar namun selalu menjunjung kebenaran.salam hanya sedikit ocehan kuli.

  15.  

    Baru menengok JKGR, lha kok komentar saya jadi artikel, jadi sungkan saya 😀

    Btw bung Diego, untuk beberapa waktu ini saya belum dapat menulis lanjutan artikel map of conflict, belum sempat melanjutkan meneliti data karena masalah dapur sedang memasuki masa krusial, kalau sudah tenang nanti sucin-nya saya kirim rombongan hehe. Namun kurang lebihnya saya berterima kasih atas atensinya.

    Tabik.

  16.  

    Kalau menurut analisa mbah bowo, apa ya yg kira2 membuat tiongkok nafsu akan menyerang kita kedepan?

    •  

      sebenarnya mbah juga heran, bahkan malaysia, vietnam dan juga filiphina juga heran dengan sikap china, australia dan jepang juga heran kenapa mereka (china) berubah drastis, laut dan kepulauan negara lain maen klaim sepihak, saat negara filiphina dan vietnam membawa ke mahkamah internasional china malah mengancam. Ini kan aneksasi paksa atau pencaplokan wilayah terang terangan.

      Solusinya adalah dengan senjata, tidak ada solusi lain,
      skenarionya
      begitu laut china selatan meletus maka :
      Tujuan china jelas, yaitu Natuna, dari natuna mereka memotong sabah dan serawak agar terkucil dari semanjung, juga menghantam vietnam dan filiphina di waktu bersamaan.

      Indonesia dimana ? mungkin saat itu indonesia akan netral

      •  

        Sekarang begini mbah, Indonesia saat ini memang bukan termaksud claimant states di LCS tapi memang potensi terseretnya sangat besar karena natuna. Apakah mediasi pihak ke tiga masih memungkinkan menurut mbah? Dan apabila skenario terburuk terjadi perang di LCS apakah blok barat dan timur akan ikut mencemplungkan tangan di sana?

        Maaf ya mbah banyak tanya sekedar tukar pikiran… hehehe

  17.  

    Bung Admin, tolong dong dibetulkan perbatasan Indonesia – Malaysia sekitar Ambalat pada peta diatas, gak rela nih ane liatnya .. thanks in advance ..

  18.  

    @bang bowo
    Inget bung generasi muda indonesia kami muda dan punya arti bung , apalagi jika sudah masuk ranah nasionalisme , jangan kan china , seluruh bangsa di dunia ini jikalau pun menyerang indonesia kami anak muda indonesia siap melawan mereka kalah menang urusan belakang bung , yang penting lawan dulu lawan lawan lawan !!

    Saya harap TNI sudah mengantisipasi hal ini sebagai penjaga NKRI jikalau pun memang hal paling buruk terjadi seperti @bang bowo bilang kami rakyat dan seluruh generasi muda indonesia siap membaantu cam kan itu !
    NKRI harga mati !!

  19.  

    Wis ketemu jawaban nya mbah,aq gak takut lagi ama PLA,soal nya PLA menyukai wanita,biar pun bertinggi 190 ato 390 cm gak takut….jika tentara PLA menyukai pria baru takut aq…..ha..ha….

  20.  

    Artikel ini kesan nya kok seperti pembangunan opini untuk pro barat ya.. omong kosong itu kalau barat menganggap bahwa krisis Ukraina adalah sebuah kesalahan. lha wong Ukraina dan Suriah itu masih satu paket untuk ngebredeli Rusia kok.

  21.  

    Di dlm peta diatas kok ambalat sdh ketarik ke malaysia?

    •  

      Assalamualaikum wr.wb
      itu peta versi malaysia, yang versi sebenarnya perbatasan lautnya sejajar garis lurus dengan perbatasan Indonesia Filiphina.
      itu salah peta yang di gunakan.

      •  

        tujuan di tarik garis lurus supaya tidak ada salah satu pihak yang di rugikan. jadi pembagian rata.
        la kalau menjorok begitu berarti pembagiannyakan tidak rata.
        jadi itu salah.

  22.  

    mungkin si bangkotan mbah belum mikir…kita punya agama Islam terbesar penduduknya di dunia bayangkan mbah jika sebagian umat muslim Indonesia berjihad tentunya ada 100 juta orang untuk menggempur china baik didalam negri maupun diselendupkan dan bergabung dengan penduduk uigur…gimana mbah perang akan berlaru-larut…?

  23.  

    Selamat pagi juga bung sambelhohah,na itu bung,jika taiwan bergolak alias pecah perang,buntutnnya panjang banget bung…..mau gak mau 2 kubu dan pendukung nya juga akan terlibat…he..he…..

  24.  

    Ayo nang dolly mbah

  25.  

    berbagai analisa tersebut diatas semakin menunjukkan bahwa seluruh komponen bangsa dan negara Indonesia sudah seharusnya mendukung penuh program modernisasi militer Indonesia, modernisasi butuh dana yang besar, modernisasi militer butuh sumber daya manusia yang berkualitas untuk mengawaki alutsista modern, modernisasi militer memerlukan dukungan industri alutsista nasional yang tangguh ; itu semua membutuhkan dana yang amat besar …..

    bagi mereka yang bekerja di pemerintahan ataupun bumn harus menghindari praktik korupsi, dan bagi warga sipil diluar pemerintahan jadilah wajib pajak dan bayarlah pajak anda, maka anda semua adalah patriot bangsa …..

  26.  

    Analisa yang bagus. Sisi positif kita menjaga netralitas dan berteman dengan siapa saja baik amerika dan cina adalah kita mempunyai hubungan yang luas. Pertemanan ini tidak hanya sekedar berteman saja tapi harus mencapai hal yang strategis sehingga bisa saling menguntungkan satu sama lainnya. Apalagi kita mempunyai keunggulan geopolitik dan sumber daya alam dan manusia.

  27.  

    halah…sapa takut bung…ama pla, jas merah bung..bagaimana..kerajaan majapahit memporak porandakan..armada kubilai khan….

 Leave a Reply