Des 022018
 


JA 37 Viggen (foto : Wikipedia)

Pada 29 Juni 1987 di Era Perang Dingin, sebuah pesawat siluman mata-mata SR-71 Blackbird mengalami kerusakan mesin saat sedang melakukan misi pengintaian di atas Laut Barents dan Laut Baltik.

Diluncurkan dari Pangkalan Angkatan Udara Inggris Mildenhall dan dipiloti oleh Letnan Kolonel. Duane Noll dan Tom Veltri, mengalami keadaan darurat pesawat yang cukup serius.

Terbang ke arah utara, pada ketinggian 22.860 m dan kecepatan Mach 3.0, mesin kanan SR-71 meledak. Mengatasi situasi darurat, pilot segera berbalik menuju ke Swedia.

Turun dengan cepat pada ketinggian 7600 m, mendekati Pulau Gotland, Blackbird segera memasuki wilayah udara Swedia yang kemudian memicu reaksi Angkatan Udara Swedia.

Radar Pertahanan Udara yang mendeteksi pesawat asing meminta dua jet tempur JA 37 Viggen untuk mencegat penyusup dan melakukan VID (Visual Identifikasi).

Dua pesawat tempur JA 37 Viggen yang sedang melakukan misi patroli rutin yang salah satunya dipiloti oleh Roger Moller mendapat perintah untuk melakukan intersep dan identifikasi.

Sekitar 70 kilometer di timur laut selatan Öland, dua Viggens Swedia berhasil mencegat SR-71.

Moller dan pilot sayapnya Krister Sjöberg membayangi Blackbird selama sekitar lima menit pada jarak sekitar 30 meter. Dari posisi itu mereka dapat melihat Blackbird dengan registrasi 117964 terbang dengan hanya satu mesin.

Sementara itu, dua pesawat tempur Viggen lain telah diluncurkan oleh markas udara Ängelholm untuk membantu dan menggantikan dua Viggen pertama yang akan segera kehabisan bahan bakar.

“Kami melihat Blackbird terbang dengan kecepatan rendah dan terus melambat, ”kata pilot Lars Eric Blad.

Pesawat mata-mata SR-71 terus kehilangan ketinggian sehingga membuat pilot-pilot Swedia tidak yakin apakah pesawat itu pada akhirnya akan jatuh atau pilot harus keluar. Namun mereka terus mengawal pesawat mata-mata Amerika, yang dengan kecepatan dan ketinggian rendah, menjadi sangat rentan.

Viggen Swedia mengawal sampai SR-71 mencapai wilayah udara Denmark, dan akhirnya bisa mendarat di Nordholz di bekas wilayah Jerman Barat.

Atas tindakan para pilot JA 37 Viggen yang mengawal dan menjaga SR-71 dari kemungkinan gangguan pesawat tempur pihak lain, keempatnya mendapat medali kehormatan dari Pemerintah AS.

The Aviationist

Bagikan:

  4 Responses to “SR-71 Blackbird Pernah Hampir Jatuh dan Dilindungi Viggen”

  1.  

    si dr selalu bikin kuis tp jawabnya dia sendiri

  2.  

    Mari kita bernyanyi….

    Abang Tukang Krupuk …
    Mari Mari Sini …
    Saya Mau Beli ….

  3.  

    Saab J37 Viggen – Jet tempur multiguna Swedia

    https://youtu.be/DvLd5YqhdY8

  4.  

    Asik benar dpt medali kehormatan.

 Leave a Reply