Oct 122015
 
Wakil Presiden Jusuf Kalla

Wakil Presiden Jusuf Kalla

Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menyatakan ketidaksetujuannya terhadap pembatasan waktu operasional KPK selama 12 tahun sebagaimana terdapat dalam draf revisi UU terkait KPK, karena evaluasi terhadap KPK dapat dilakukan secara berkala.

“Jangan ditentukan 12 tahun,” kata Jusuf Kalla kepada wartawan di Kantor Wapres, Jakarta, Jumat (9/10/2015).

Menurut JK, selama praktik korupsi masih merajalela di berbagai daerah di Tanah Air, maka peran KPK dinilai juga masih diperlukan. Namun, lanjutnya, yang diperlukan adalah evaluasi terhadap KPK yang bisa saja waktunya dilakukan secara berkala, misalnya, setiap lima tahun sekali atau 10 tahun sekali.

Wapres juga mengemukakan bahwa nanti bila draf revisi UU terkait KPK digulirkan di DPR, maka pemerintah juga akan turut campur karena draf tersebut awalnya diusulkan oleh pihak pemerintah, tetapi selanjutnya diambil alih oleh DPR.

Di tempat terpisah, Ketua DPD RI Irman Gusman mengatakan bahwa revisi Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi belum diperlukan.

“Menurut saya belum diperlukan, toh, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sendiri pun dinilai publik masih baik, jadi lebih baik menjalankan yang ada dari pada mengubah yang bisa menimbulkan kontroversi di tengah masyarakat,” kata Irman setelah menghadiri acara “ASEAN Marketing Summit 2015” di Jakarta.

Menurut Irman, selagi bangsa ini masih banyak persoalan, jangan lagi menambah persoalan dengan mendorong revisi Undang-Undang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi atau lebih populer dengan singkatan UU KPK.

Sementara itu, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Hamonangan Laoly menilai bahwa revisi Undang-undang No. 30 tahun 2004 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi masih sebatas wacana sehingga dirinya tidak ingin berkomentar lebih jauh mengenai hal tersebut.

“Ini masih tahap wacana di DPR, lah, jadi gak enak meneruskan komentar. Belum tahulah, nanti kalau sudah sampai sana kita lihat, kami mau berkomentar, bukan takut apa-apa, takut heboh sendiri, belum apa-apa sudah heboh sendiri,” ucap Yasonna seusai perayaan hari ulang tahun Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) di Jakarta, Jumat.

Revisi UU KPK berisi 73 pasal yang diajukan oleh 35 anggota DPR dari 6 fraksi DPR yaitu fraksi PDI-Perjuangan, Partai Nasdem, Partai Golkar, PPP, Partai Hanura dan PKB ke Badan Legislasi (Baleg) DPR pada Selasa 6 Oktober 2015.

Bagikan Artikel:

  33 Responses to “Statement JK tentang Polemik UU Revisi KPK”

  1. Kpk lagi

  2. lagi kpk lagi

  3. UnoOne

  4. sekarang Korupsi mau di bolehkan di indonesia asalkan tidak ketahuan, itu lah yg di inginkan PDI P

    • di inginkan semua partai lah…..wuahahahhahahahah………..mustahil kalo cuma PDI doang….bullshit…………tinggal main cantik atau enggak aja supaya gk jd bola panas…PDIP aja yg cara mainya bodoh, pakai disetujui 15 anggota……

    • Pdip mau bubarkan kpk
      Saya malah setuju ..

      Kpk sekarang ini tempat berlindungnya koruptor kelas kakap

      Bubarkan kpk!!
      Bubarkan kpk

      • yg saya gak suka dr kpk itu terlalu lebay mengkasusi sebuah gratifikasi contoh bass metalica yg di kasi ke pak joko di anggap gratifikasi….bodoh…itu gift semacam cindramata aja…..

  5. revisi UU-KPK:
    ============

    1. KPK diberlakukan permanen

    2. Hukuman mati segera dijalankan bagi koruptor

    3. Anggota DPR/MPR dan penyelenggara negara terlibat korupsi bisa langsung diadili dan sama halnya dengan maling ayam atau jemuran tanpa perlu izin presiden

    4. Koruptor yang terbukti dihukum mati dan hartanya disita serta denda 10x lipat dari harta yang dikorupsinya

    5. Koruptor dicabut hak politiknya serta diumumkan tayang televisi wajahnya selama setahun penuh

    • 5. @cepot cocok. Langsung disahkan, deg deg. . .

    • Bravo. Setuju 1000%. Lembaga independen seperti KPK untuk pemberantasan korupsi sangat diharapkan rakyat kita agar keadilan di negara ini bisa ditegakkan.

      Hanya orde lama seperti PDIP yg penuh sarang penyamun yg pasti akan gemetar ketakutan dan tidak leluasa lagi ber KKN-ria di negeri dengan fungsional KPK yang tegas dan berani karena ketuanya saja sebentar lagi akan tersangkut BLBI.

      Tidak perlu ada wacana atau usulan perubahan UU KPK. Apakah indonesia sudah bebas korupsi? bebas Nepotisme? bebas kolusi? bebas gratisifikasi? kalau belum, maka tidak dasar utk melemahkan dan meniadakan fungsi KPK. Hanya orang yg bersalah dan ketakutan yg tdk mau KPK kuat. Saya, sebagai rakyat jelata malah tidak ketakutan dgn KPK malah menginginkan KPK diperkuat, hukuman bagi koruptor diperberat.

  6. Daripada ikut-ikutan ribut politi, mending baca yang bikin cemungutz nih:

    http://www.juara.net/read/motorsport/gp2/127506-rio.haryanto.naik.ke.peringkat.ketiga.klasemen

  7. yg ga paham ga usah banyak komentar kata sudirman said.

  8. Inilah indonesia yg udah bagus mau dibuat jelek..yg jelek mau dibuat lebih jelek lagi.hancurrrrr…bongkarrr

  9. klo memang mau maju . dan maju……..jangan hanya berkutat dalam kubangan. lompat dan berjalanlah walau tertatih tatih. namanya juga bayi yang masih belajar berjalan. namanya juga remaja yang masih mencari identitas ke EGO annya. ato mencari pribadinya…….jalankan meski terjadi banyak kesalahan dan jatuh bangun. jangan seperti yang kemarin 2x,……hanya jalan ditempat dan smakin parah./…..?????.

  10. jangan lupa hadir di deklarasi
    Partai Islam Damai Aman (Idaman) akan menggelar deklarasi nasional pada Rabu (14/10/2015) mendatang di Tugu Proklamasi, Jakarta. Di acara tersebut, Ketua Umum Partai Idaman Rhoma Irama ingin membawakan visi dan misi partainya lewat lagu.

  11. lagu metal bisa ikut ga yah bung sal.

  12. saya malah setuju dibubarkan asal diganti dengan hukuman koruptor adalah mati. tinggal liat kinerja POLRI dan Kejaksaan.

  13. Bubarkan kpk

    BUBARKAN KPK

    BUBARKAN KPK

    BUBARKAN KPK

    BUBARKAN PARPOL ASING

    BUBARKAN PARPOL ANTEK ASING

    CUKUP 3 PARTAI SAJA

    GOLKAR
    PDIP
    PPP, Partai islam gabung saja ke ppp

    TNI selamatkan NKRI dari parpol bikinan asing atau warga asing
    Dikasih numpang hidup
    Sekarang merasa si asing yg jadi tuan di NEGRI INI
    dan kami jd budak
    Dan di adu domba sama tuan asing
    Karna duit haramnya berlimpah

  14. Brengsek emang ni wakil2 rakyat. Pribadi saya menolak dengan revisi uu kpk itu,apapun alasannya. Ayo dukung hukuman mati untuk koruptor..

  15. MPR/DPR…apa gak ada yang lebih utama dan lebih penting utk rakyat indonesia….perlu di pertanyakan….???parpol…mikirin gimana ada uang dan berkuasa…sadar bpk ibu sekaliann…korupsi lah yang buat indonesia maju di tempat…knapa gak di ubah aja hukuman buat si korupsi…apa bpk/ ibu takut ya…takut jadi nanti gak bisa korupsi..

  16. Buat para kaom cucuk buntut beruk malon…
    Banyak kes masih ‘terbeku’ (atau buat dibekukan?)
    Kes kematian mendiang Teo Bent Hock dan arwah Ahmad Sarbaini yg didapati mati selepas SPRM menjalankan siasatan
    . (Bunuh diri? I don’t think so.. sorang nak kawin, tiada masalah kewangan, manakala seorang lagi kuat agamanya lagi amanah.)

    Kes kematian Timb. Pengarah Kastam yang mati ditembak di Putrajaya. Ini juga masih tak selesai.
    Ini kes berprofil tinggi.. semua yang mati ni mereka yg jujur dan amanah.
    Aku tak tahu apa sedang yg berlaku, tetapi aku yakin demi Allah pegawai polis kat Bkt. Aman tahu apa sedang yg berlaku.

    Kes pembunuh Altantuya yg dgn sadisnya dibunuh dn mayatnya di letupkan dgn bahan peledak C4 ..dalang pembunuh ENCIK JIBAY BIN NAJIBUN RAJAK..dan kambing hitam sekrg ada duduk kat Australia boleh lepas ke luar negara .
    sedangkan bebudak lepasan U belum sempat nak bayar PTPTN dihalang ke luar negara.. ini pun satu masalah double standard.. how??cavin morais salah satu peguwam kes 1MDB telah diculik dn dibunuh dlm drum dgn cor simen…krna hendak mendedahkn kepincangan2 dlm kes 1MDB…
    Malon ohhh malon…sungguh kejam betul korang punya PM…MALON punya PM ternyata pembunuh berdarah dingin…betul betul betul
    Buat hidangan beruk2 malon yg suka usil kat sini

  17. bubarkan sajaa sekaliaan ,, kecewaaaa dengan partai moncong putiiih ini ,,,

  18. kumisnya pak JK modelnya ganti dong pak,kyk jojon gt lho biar lucu,,,,xixixi

  19. Rupanya antek koruptor banyak tersebar di elit politik, yang da di benak nya hanya korupsi dan korupsi, …………. SO SELAMA NEGERI INI BELUM BERSIH DARI KORUPSI, KPK HARUS TETAP EKSIS BAHKAN LEBIH DIBERDAYAKAN DISERTAI DGN HUKUMAN MATI BAGI KORUPTOR !!!

 Leave a Reply