Sep 082017
 

P-3C Orion US Navy di Lanudal Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur, 8/9/2017.

Surabaya – Unsur-unsur udara yang terlibat latihan bersama Cooperation Afloat Readiness and Training (CARAT) 2017 diantaranya, Pesawat P-3C Orion kepunyaan U.S. Navy dan Pesawat Udara serta Helikopter TNI AL yaitu Pesawat CN 235, Cassa NC 212 dan Helikopter Bell 412 dipamerkan dalam kegiatan Static Display, Jumat 8-9-2017 di Pangkalan Udara TNI AL (Lanudal) Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur.

Pesawat P-3C Orion dengan Pilot Hamish Kirkland dan Flight Operator Jackie Aguilero menjelaskan bahwa pesawat jelajah Anti Kapal Selam (ASW) yang mempunyai 4 mesin Turboprop, memiliki kemampuan terbang jarak jauh, serta berkemampuan untuk mengintai lokasi pertempuran baik di laut maupun di darat.

Pesawat jelajah Anti Kapal Selam P-3C Orion yang mempunyai 4 mesin Turboprop berkemampuan terbang jarak jauh.

Dengan jangkauan yang jauh dan waktu mengudara yang panjang, pesawat ini menjadi aset tidak ternilai selama operasi karena bisa mengintai lokasi pertempuran serta dapat mengirimkan informasi secara cepat ke pasukan di darat, terutama pasukan Marinir A,S.

Pesawat P-3C Orion mempunyai sensor yang canggih seperti peralatan frekuensi arah dan jarak (DIFAR) Sonobuoys and Magnetic Anomali Detection (MAD), Sistem Avionik terintegrasi oleh persenjataan secara otomatis serta memberikan informasi penerbangan untuk pilot.

Static Display pesawat TNI AL dan US Navy di Lanudal, Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur, 8/9/2017.

Sekitar 30 pelajar dari SMK Penerbangan Sedati Sidoarjo melaksanakan kunjungan ke pangkalan udara TNI AL untuk melihat pesawat canggih Angkatan Laut Indonesia dan Amerika Serikat, yang berjajar rapih.

Para pelajar mendapatkan kesempatan tanya jawab seputar pesawat dan helikopter baik dari TNI AL maupun U.S. Navy.

Pesawat P-3C Orion dengan Pilot Hamish Kirkland menjelaskan  pesawat jelajah Anti Kapal Selam yang mempunyai 4 mesin Turboprop mempunyai kemampuan terbang jarak jauh.

Di akhir acara diadakan foto bersama antara Komandan Wing Udara I Puspenerbal Kolonel Laut (P) M. Tohir dengan seluruh Pilot dan Co Pilot unsur udara TNI AL dan U.S. Navy. (Pen Armatim).

Bagikan :

  18 Responses to “Static Display P-3C Orion US Navy di Lanudal Juanda”

  1.  

    Diiming-imingi sambil nawari,mau gak ya TNI AL?

  2.  

    Diiming-imingi sambil nawari,mau gak ya TNI AL?z

  3.  

    Ketik sekali Doble komen.

  4.  

    Itu tentara cewenya kece juga yah haha…

  5.  

    gpp klo harga nya cocok.. bukan second dan ga di downgread.. ga jd masalah..

  6.  

    Setuju bung Andri cahyadie

  7.  

    Drpd P3-Orion untuk maritim ya mending SU-34 lah lbh multirole lbh cepat lbh bisa fighting…

    •  

      Beda fungsi bung.

      P3C Orion bisa untuk patroli maritim dan lebih hemat biaya daripada SU32FN/Su34.

      P3C Orion cocok untuk AL.

      SU-32FN cocok untuk dipakai AU.

  8.  

    ini pesawat kemana2 wara wiri gendong radar & sonar

  9.  

    Pesawat propeler dengan sayap rendah kesannya jadi kurang gagah…

  10.  

    CN punya PT. DI aja di pake militer AL, itu pesawat cucok buat patroli maritim dan intai… Unggul segala medan dan tangguh…..jg sparepart terjamin

  11.  

    Pesawat ini sama Boeing P-8 Poseidon bagusan mana sih?

  12.  

    Yg cewe bule itu bukannya sang pilot? Klu ditawari P-3C Orion plus cewe bulenya mau gak ya TNI AL?he3.

 Leave a Reply