Jul 202018
 

ilustrasi: Pesawat pembom-tempur Sukhoi Su-22 Angkatan Udara Polandia © Lukasz Golowanow via Wikimedia Commons

JakartaGreater.com – Brigadir Jenderal Hajizadeh membuat pengumuman di sela-sela upacara yang dihadiri oleh Panglima IRGC Mayor Jenderal Mohammad Ali Jafari, yang diadakan di Teheran pada hari Rabu untuk mengirim 10 jet tempur Sukhoi Su-22 yang telah dirombak dan ditingkatkan oleh para ahli domestik di IRGC Aerospace Force, seperti dilansir dari laman berita Tasnim.

Dengan upgrade ini, pembom akan dapat membawa dan menembakkan bom cerdas dan bom klaster, serta rudal jelajah udara-ke-darat dan rudal udara-ke-udara dengan akurat. Selain itu, pesawat tempur Su-22 tersebut juga bisa melakukan mentransfer data kepada drone dari jarak beberapa kilometer, jelas komandan itu.

Brigadir Jenderal Hajizadeh lebih lanjut menekankan bahwa dalam waktu dekat, rudal jelajah jarak jauh varian udara-ke-darat dengan akurasi dan jangkauan 1500 kilometer akan dipasang pada pesawat pengebom tersebut.

Para ahli dan juga teknisi militer Iran dalam beberapa tahun terakhir telah membuat kemajuan besar dalam hal pembuatan berbagai peralatan pribumi, membuat angkatan bersenjata Iran mampu mandiri dalam persenjataan.

Teheran selalu meyakinkan negara lain bahwa militernya tidak menimbulkan ancaman bagi negara-negara regional dan bahwa doktrin pertahanan Iran sepenuhnya didasarkan kepada pencegahan.