Jun 192017
 

Su-22 (Photo : The Incuisitr)

Sebuah pesawat tempur F / A-18E Super Hornet milik Angkatan Laut AS menembak jatuh pesawat serang Su-22 Suriah pada hari Minggu.

F/A-18 menembak Su-22 setelah pesawat spesialis serangan darat itu menjatuhkan bom-bom didekat posisi pasukan Demokratik Suriah (SDF) dukungan AS.

Serangan F/A-18 tersebut diyakini sebagai perang udara pertama A.S yang melibatkan pesawat tempur berawak dalam hampir dua dekade yang lalu, setelah terakhir terjadi pada tahun 1999, saat pesawat tempur AS F-16 Fighting Falcon menembak jatuh pesawat tempur MiG-29 Serbia selama terjadinya perang Kosovo.

“Sebuah Su-22 rezim Suriah menjatuhkan bom di dekat pejuang SDF di selatan Tabqah dan sesuai dengan peraturan dan pembelaan diri secara kolektif terhadap pasukan koalisi, segera ditembak jatuh oleh F / A-18E Super Hornet AS,” rilis Komando AS.

Serangan tersebut terjadi setelah pasukan pro-Suriah menyerang militan SDF di Ja’Din yang mengakibatkan terlukanya sejumlah pasukan SDF, kata beberapa pejabat.

Kota ini berada di selatan Tabqah dan daerah dimana A.S. bekerja dengan Rusia untuk meredakan ketegangan udara wilayah tersebut.

Military.com

  34 Responses to “Su-22 Suriah Ditembak Jatuh F/A-18 AS”

  1. .. Amerika Serikat melanggar kedaulatan negara lain

  2. Hmm, war is begin

  3. Kok bisa ya amerika ngatur dinegara orang?sampe tembak jatuh?
    Mana pbb?mana aksi human rights?

    • PBB baru saja ada pergantian Sekjen, dan adanya ancaman langsung dr USA yaitu Mr.Trump untuk memangkas bantuan ke PBB (Donator terbesar PBB).
      Dan saat itu juga Sekjen terbaru PBB di skakmat untuk diam, dan melupakan Janji manisnya saat kampanye (Put peace first), tapi bisa kita lihat dan tanya aksi apa yg telah dia buat? Jgnkan berharap turun tangan atasi damai Suriah, Afrika saja tidak.
      Dan lucunya, tak lama setelah Trump umumkan rencana pemangkasan anggaran tsb, Sekjen PBB yg baru tsb langsung berkomentar lemah lembut.
      Harusnya beliau kampanye soal uang saja bukan damai :gila:

  4. Ada dua versi ceritanya nih, kalo menurut rezim suriah pesawat su22 mereka menyerang basis ISIS, sementara menurut AS pesawat su22 suriah menyerang SDF.
    Sumber : Sindonews

  5. sdf kan pemberontak ya…

  6. SU-35 bakal ngamuk neh kakak tertuanya di buli, bakal dihajar habis2an neh f-15gwoler beraninya ma yg jompo..

  7. Babak baru perang Suriah dimulai, namun USA baru sebatas mancing beruang merah bertindak. Pertama kirim tomahawk untuk menyenggol sekutu (pangkalan militer presiden Assad) beruang merah, kini mulai berani merontokan Sukhoi milik angkatan udara kawan.

    Lixik juga USA, dia hanya menyerang sasaran yg tdk mampu membalas. Mestinya jika USA serius, serang juga SU35 yg sdg mengganggu pasukan pemberontak presiden Assad, agar pertandingan terasa adil. Jika Rusia protes, bilang bahwa serangan pesawat USA pd pesawat Rusia sekadar mengikuti “peraturan dan pembelaan diri secara kolektif terhadap pasukan koalisi”.

  8. Perjanjian gencatan senjata ada kemungkinan besar batal, dan perjanjian astana pun bisa terancam jd bisa dibilang bakal ada pertarungan sepadan antara Rusia – USA secara langsung (yg benar saja F-18 lawan Su-22??). :ngacir:

  9. Boleh dikatakan USA dan Koalisinya paranoid merasa Pasukan Suriah ingin membalas dendam Tragedi diujung tahun 2016, dimana 62 pasukan suriah tewas.
    “Katanya” salah sasaran..
    Huehuehehe :sundulgans

  10. Intinya asu memang bajingan

  11. Apaya kira2 reaksi PBB melihat pesawat orang d jatuhkan d negaranya sendiri oleh mamirika….? bertaring apa tdk ya kira PBB…???

  12. Yang diherankan kok bs AS mendukung pemberontak yg melawan Pemerintahan yg berdaulat terlepas dr kesimpang siuran berita kekejaman rezim Asad!

    • Jgn heran bung. USA kan ngincer migas dan jalur migas dr Arab ke Turki trs ke Eropa nah dr Arab ke Turki kan hrs lwt suriah. Selama Assad yg jd presiden Suriah gk bakal bs tembus tuh jalur pipanya macam Rusia aj ngirim gas ke eropa pake pipa yg lwt ukraina, makanya Ukraina di acak” asu. Supaya jalur gas Rusia yg ke eropa bs d stoples.

  13. Di simpulan bahwa pesawat tua bukan tandingan pesawat baru….jadi Indonesia wajib updated terus teknologi militer agar selalu handal dan mumpuni menghadapi lawan. Industri strategis juga perlu terus mengembangkan varian-varian baru,agar bisa berkompetisi dengan teknologi militer asing.

 Leave a Reply