Apr 122017
 

Pada tahun 2017, militer Rusia akan menerima 27 pesawat tempur multirole Su-35 dan Su-30SM. Sesuai dengan kontrak jangka panjang pengiriman Su-35 yang disepakati pada tahun 2016. Salah satu isi kesepakatan diantaranya adalah pada tahun 2017 Kementerian Pertahanan Rusia akan menerima 10 unit Su-35 dan 17 Su-30SM.

Saat ini, perusahaan Komsomolsk-on-Amur Aircraft Production Association (KnAAPO) telah memulai pelaksanaan pengiriman tahap kedua dari kontrak untuk pengadaan 50 Su-35 dalam waktu untuk lima tahun. Pada bulan November 2016 berdasarkan perjanjian ini empat Su-35 batch pertama sudah diserahkan.

Pelaksanaan kontrak tahap pertama tahun 2009 untuk pengadaan 48 Su-35 sudah selesai pada tahun 2016.

Perusahaan Irkutsk Aviation Plant “Irkut” juga terus menyelesaikan kontrak pengiriman pesawat tempur Su-30SM untuk kebutuhan Kementerian Pertahanan Rusia. Sejak 2012, Kementerian Pertahanan telah memesan 116 unit Su-30SM (88 untuk Angkatan Udara dan 28 untuk Angkatan Laut), Pada Desember 2016 total 81 unit Su-30SM sudah diserahkan.

Author : Muhidin

  28 Responses to “Su-35 dan Su-30SM Terus Perkuat Rusia”

  1. Jam sembilan. Saatnya muncul artikel baru lagi.

  2. Nanti pasti ada yg tanya Indonesia kapa?

  3. KAPAN SU 35 PERKUAT NKRI??

  4. NKRI pantasnya beli 1 skuadron Sukhoi 35,1skadron Su 30sm,dan 1 skuadron f15SE..MANTAAP

  5. Kayaknya nggak akan dibeli

    • Memang tidak bung. Itu cuma strategi menggentarkan lawan agar mereka memaksa diri membeli pespur gahar nan sangat mahal biar mereka bangkrut.
      ( ngeles.com )

  6. Rusia jak suka maenan udara yang satu ini SU 30 dan SU 35 MALON malah suka Tejas dan F16 Hibah konon ngangku macan asia tapi kok ngiler pesawat TEjas aneh rasanya padahal dunia zaman kini kecepatan super sonik dan laser serta Drone Siluman menjadi pemain kunci perang modern zaman sekarang. nih kokTEjas….. kalau SU.35 dan J20 / J31okelah masuk akal. Oh Malon gak jauh beda.

  7. Berarti kapasitas produksi Su-35 tahun ini adalah 20 unit, soalnya Rusia dapat 10 unit, China juga dapat 10 unit, sedangkan Indonesia 0 unit tahun ini,

  8. Maaf oot.
    Umumnya orang lagi hot dengan peristiwa senjata kimia yg disebut milik suriah dan pengeboman menggunakan tomahawk.
    Ada satu sisi yang terlupakan. Akibat pengeboman amerika ke suriah itu harga minyak mentah langsung naik di pasaran internasional.
    Sebenarnya siapa yg lebih diuntungkan dari peristiwa itu.
    Kemerosotan harga minyak dunia menjadikan russia terseok perekonomiannya dan berimbas pada program militernya. Jauh pengaruhnya jika dibandingkan dengan sanksi ekonomi barat. Mungkin ada usaha ke arah sana.
    Apakah ketegangan yg terjadi merupakan sandiwara.
    Jadi teringat peristiwa penembakan pespur russia oleh turki. Semenjak peristiwa itu sistem SAM russia menjadi terlegitimasi untuk masuk ke suriah pada akhirnya. Dan membungkam mulut PBB yang seharusnya bisa saja mempertanyakan penempatan SAM russia di suriah.
    Putin mulai memainkan gaya koboy yang biasa dilakukan pihak barat.

  9. Pespur kok bentuk moncongnya nukik kebawah, ni pespur pasti maunya nyungsep mulu, kalau Yonhap bilang KAGAK MONCRETT CREETTT CRETTT 😆 😆 😆 😆 😆 😆

  10. russia akan menjadi negara penguasa eropa dan bangsa barat sementara amerika akan fokus memerangi korut inilah yang menjadi suatu pertanda bahwa amerika sedang dilema mereka diserang dari berbagai pihak
    militer amerika seakan akan nampak seperti pendamai bagi dunia internasional ini karena militer mereka diterjunkan di berbagai negara yg sedang dilanda konflik
    belum lagi ancaman amerika oleh Russia yang ingin menjadi negara Super power
    militer amerika sangat arogan terutama di timur tengah inilah yg membuat banyak orang di dunia sangat membenci amerika

  11. Kirai Indonesia disebut juga, klu betul gmn gitu rasanya? Keburu LCS dan LCT semakin memanas, apalagi semenanjung Korea.

  12. Lama gua esmosi juga!

  13. .

 Leave a Reply