Jun 052019
 

Pada 4 Juni 2019, sebuah pesawat Poseidon P-8A milik Amerika Serikat yang terbang di wilayah udara internasional di atas Laut Mediterania dicegat oleh jet tempur Su-35 Rusia sebanyak tiga kali selama 175 menit.

Pada intersep yang pertama, Su-35 melakukan manuver yang aman dan professional, namun pada intersep yang kedua, Su-35 melakukan manuver yang berbahaya.

Su-35 melakukan lintasan kecepatan tinggi tepat di depan pesawat pengintai maritim P-8A AS. Akibat dari penerbangan didepan dengan kecepatan tinggi itu pesawat P-8A mengalami turbulensi yang dianggap membahayakan pesawat dan kru dari Amerika Serikat.

Pertemuan kedua yang dianggap berbahaya itu berlangsung selama 28 menit. Bukannya selesai, P-8A kembali dicegat yang ketiga kali oleh Su-35 Rusia, namun pada pertemuan yang ketiga berlangsung aman dan tidak ada manuver yang berbahaya yang dilakukan Su-35.

Amerika Serikat mengklaim pesawatnya beroperasi di wilayah udara internasional, dan apa yang dilakukan pesawat tempur Su-35 Rusia dianggap merupakan interaksi yang tidak bertanggung jawab.

AS berharap jet tempur Rusia dapat berperilaku dalam standar internasional yang ditetapkan untuk memastikan keselamatan untuk mencegah insiden, yang mengacu pada perjanjian keselamatan penerbangan “1972 Agreement” The Prevention of Incidents On and Over the High Seas (INCSEA) karena tindakan yang tidak aman meningkatkan risiko kesalahan perhitungan dan potensi tabrakan di udara.

AS menganggap pesawatnya beroperasi sesuai dengan hukum internasional dan tidak memprovokasi aktivitas Rusia.
US Naval Forces Europe-Africa

 Posted by on June 5, 2019