May 262018
 

Rapat dipimpin Jenderal Sergei Shoigu paparkan video peluncuran rudal jelajah dari Su-57. (Mil.ru)

Moskow – Jakartagreater.com, Dipimpin oleh Jenderal Sergei Shoigu selaku Menteri Pertahanan, pada tanggal 25 Mei 2018 digelar rapat rutin Collegium of the Russian Ministry of Defense, dirilis situs Kementerian Pertahanan Rusia, Mil.ru.

Menteri Pertahanan membahas pelaksanaan rencana kegiatan Angkatan Udara dan Antariksa, Distrik Militer Pusat dan Timur sebagai bagian dari pelaksanaan keputusan presiden Mei 2012 dan penugasannya setelah pertemuan di Sochi.

Sergei Shoigu mengingatkan bahwa pada 7 Mei 2018, pemimpin Rusia telah menandatangani dekrit “Tujuan nasional dan tugas strategis pengembangan Federasi Rusia untuk periode sampai tahun 2024”, dan mengatakan bahwa proposal untuk pelaksanaannya di Kementerian Pertahanan akan dimatangkan pada bulan Juni 2018 dalam pertemuan luar biasa.

“Kami membutuhkan indikator-indikator tersebut dan tugas-tugas yang ditetapkan oleh keputusan presiden untuk dialihkan ke bidang kami bidang Angkatan Bersenjata dan untuk mengadopsi program terpisah yang kemungkinan akan menjadi program di samping apa yang kami lakukan pada tahun 2013,” – jelas Menteri Pertahanan.

Menurut dia, program ini, termasuk, akan mempengaruhi pembangunan infrastruktur, penambahan unit baru, base station dan lembaga pendidikan.

Pentingnya Pertahanan Udara

Shoigu menyoroti Rencana Angkatan Udara sampai tahun 2020. Kepala departemen militer ini mengajak perhatian peserta untuk melihat fakta tak terbantahkan bahwa negara yang tidak memiliki pertahanan udara yang dapat diandalkan, berisiko menyebabkan negara itu tidak eksis. Ini dibuktikan dengan analisis konflik bersenjata modern. Pengalaman sedih Yugoslavia dan Libya adalah contoh nyata dari ini.

“Di jaman sekarang, hasil dari konfrontasi militer sangat tergantung pada tindakan yang sukses di ruang udara. Oleh karena itu, membangun kemampuan Angkatan Udara dan Ruang Angkasa adalah salah satu bidang prioritas pekerjaan kami,” Menhan Rusia menekankan.

Dia mengatakan bahwa, sejak 2016, lebih dari 200 peristiwa, termasuk pelatihan tempur, pasokan senjata baru dan peralatan militer, telah dilakukan dalam kerangka Rencana Aksi VKS (Aerospace Forces).

Terbentuknya manajemen dua divisi penerbangan, resimen penerbangan transportasi militer dan brigade rudal anti-pesawat. Bidang radar kontinyu dari sistem peringatan serangan rudal telah dibuat pada semua arah aerospace.

Lebih dari 600 unit baru dan modern dan kompleks senjata dan peralatan militer telah dikirim ke unit-unit militer. Selama 2 tahun pangsa sampel modern telah meningkat 10 persen. Karena peningkatan tingkat kemudahan servis peralatan penerbangan, skor meningkat sebesar 11%. Secara umum, kemampuan tempur Angkatan Udara dan Luar Angkasa meningkat sebesar 11,7 persen.

Sebagaimana dicatat oleh Menteri Pertahanan, “Tes khusus untuk Angkatan Udara dan Ruang Angkasa adalah operasi khusus di wilayah Republik Arab Suriah, di mana sebagian besar personel penerbangan dan teknik mengambil bagian dalam rotasi.”

Keterampilan dan pengetahuan yang diperoleh itu disistematisasi dan digunakan dalam persiapan komando dan badan kontrol militer dan pasukan, serta dalam pengembangan alat peraga. “Dengan mempertimbangkan pengalaman Suriah, sejumlah keputusan telah dibuat untuk memperbaiki komposisi militer dari infrastruktur militer VKS (Aerospace Forces),” kata Sergei Shoigu.

Pengumpulan dan analisis informasi tentang hasil kerja tempur di wilayah ini terus lebih dari 60 model serial dan prospektif senjata dan peralatan militer dari Stasiun Luar Angkasa Militer. Berdasarkan data yang diterima, 11 jenis pesawat dan Helikopter sedang dimodernisasi.

Untuk menilai kemampuan tempur dari kemampuan peralatan militer yang sedang dikembangkan, pada bulan Februari dilakukan peluncuran dari Rudal jelajah taktis multiguna dari pesawat Su-57 generasi kelima.

ilustrasi : Su-57 Rusia. (photo: United Aircraft Corporation (UAC) Russia)

Isu kedua dalam agenda rapat ini adalah kemajuan pelaksanaan Rencana Aksi Distrik Militer Tengah. “Saat ini, ancaman utama terhadap keamanan militer Federasi Rusia di arah strategis Asia Tengah adalah aktivasi kegiatan organisasi teroris internasional dan penyebaran kelompok radikal,” kata Menteri Pertahanan.

Berangkat dari ini, upaya utama di Distrik Militer Pusat difokuskan untuk meningkatkan kesiapan tempur pasukan, mempersenjatai kembali dan pembangunan kota-kota militer modern terus berlanjut.

Sejak awal tahun ajaran, 68 latihan antar-spesifik telah dilakukan, termasuk 54 latihan bilateral. Selama pelatihan, para prajurit secara aktif mengembangkan bentuk-bentuk non-standar dan cara-cara baru melakukan operasi militer, termasuk pengalaman yang diperoleh di Suriah.

Berbagi

  17 Responses to “Su-57 Luncurkan Rudal Jelajah Taktis Multiguna”

  1.  

    pak da saja rcs nya sudah diliris kemarin berkisar antara 0.5-0.9……..
    kita ngomongin rcs lho bro, bahasa teknis yg fansboy blo’on bilang rcs kgk ada hubungannya dgn stealth…..

    nah klo pak da saja rcsnya segitu, bagaimana dgn su-s7 ini, kemungkinan dgn desainnya memang mampu menetralkan gelombang magnetik, tpi bagaimana dgn gelombang lainnya, pasti bisa ditembus dgn mudah, ya kan ?

    •  

      rcs identik dgn stealth, anda maksudkan pespurnya usa full siluman tak bisa di tangkap radar,dan tak bisa di tembak, f117 yg rontok di serbia itu bagaimana?

      •  

        ya, begini bung, jatuh juga adalah kemajuan, kalau tidak jatuh mana bisa berpikir kritis, iya apa tidak ?
        dari situ amrik mulai berpikir untuk pentingnya “rudal jelajah taktis multiguna”
        salah satu yg paling terkenal adalah sdb ii, 250lb glide bum……

      •  

        F-117 bisa ditembak sama hanud tua Serbia soalnya orang Serbia mengakali dg menggunakan gelombang pendek. Walopun demikian jangkauan deteksinya kecil. Makanya tentara Serbia ngasih umpan jebakan dg balon berbentuk pespur dan diletakkan di hanggar. Makanya tentara Serbia menunggu jeda waktu saat pintu weapon bay F-117 dari terbuka hingga tertutup sehingga lebih mudah terdeteksi. Buktinya bahwa strategi Serbia rumit adalah tidak ada lagi F-117 yg tertembak saat melakukan misi kembali di Serbia saat itu. Bahkan saat misi di Kosovo tak ada lagi kejadian seperti itu. Kalo emang gampang kedetect pasti akan ada F-117 yg jatuh disana.

  2.  

    Lebih bagus Su57 ketimbang f22, walau f22 ngaku2 rcs nya 0,00000000001

    😎

  3.  

    Kl soal pespur f35 dan f22 jagoanku..
    Kl Soal perang israel jagoanku..
    Kl soal nyali dan strategi china jagoanku..

    Kl soal ngomong indo jagoanku
    Kl kalian salah pilih jagoan akan merana…

    Ha ha ha

  4.  

    Borong, pilihan yg logis TNI AU membeli SU-57 klu Rusia menjual karena untuk bs memiliki F22 mustahil karena AS gak akan menjualnya!he3

    •  

      Tak logis utk anggaran indo dan di indo su57 tak bisa tidur nyenyak kerena dlm tidurnya di slalu di datangi si sluman slumun f35..

      Ha ha ha

      Ha ha ha

 Leave a Reply