Nov 272014
 
Pengungsi asal Sri Lanka melakukan aktivitas di atas perahu mereka, yang dijaga oleh anggota Angkatan Laut Indonesia, di perairan Banten (21/10). Mereka ingin mencari perlindungan ke Australia.(REUTERS/Beawiharta)

Pengungsi asal Sri Lanka melakukan aktivitas di atas perahu mereka, yang dijaga oleh anggota Angkatan Laut Indonesia, di perairan Banten (21/10). Mereka ingin mencari perlindungan ke Australia.(REUTERS/Beawiharta)

TEMPO.CO, Jakarta – Indonesia dilaporkan akan mempertimbangkan untuk menyediakan satu pulau suaka perumahan bagi pengungsi, menyusul keputusan Australia untuk membatasi jumlah penerimaan pemukim di negaranya. Untuk itu, Komisaris Tinggi PBB untuk Pengungsi (UNHCR) di Indonesia Yasonna Laoly akan menyediakan sebuah pulau bagi 10.500 pengungsi yang terdaftar dalam UNCHR di Jakarta.

“Saat ini, kami sedang memikirkan kembali tentang kebijakan itu. Kami hanya perlu menemukan sebuah pulau,” kata Laoly dalam pertemuan dengan Duta Besar Australia Greg Moriarty, seperti dilaporkan News.com.au, Rabu, 26 November 2014.

Sebelumnya, Indonesia menolak untuk mempertimbangkan kebijakan ini. Menteri Imigrasi Australia Scot Morrison mengatakan Australia tidak akan lagi menerima pencari suaka yang mendaftar ke UNHCR di Indonesia setelah 1 Juli 2014. Jumlah pengungsi akan dikurangi sekitar 600 hingga 450 setiap tahun.

Adapun Direktur Kementerian Luar Negeri Asia Pasifik Yuri Thamrin prihatin dengan langkah pengurangan itu. Thamrin khawatir keputusan ini akan mengganggu hubungan Indonesia dengan Australia.

“Jangan merenggangkan hubungan kita. Bagi kami, menghormati kesetaraan jauh lebih penting daripada masalah bantuan dan kebutuhan,” kata Thamrin. (www.tempo.co)

Bagikan Artikel :

  58 Responses to “Suaka ke Australia, RI Pertimbangkan Sediakan Pulau”

  1. Australia lagi nihh

    • Seharusnya pengungsi para pencari suaka, bisa di minimalisir,
      Mereka yg datang melewati malaysia iindia, baru indonesia, kalao dari negara 2 tersebut di biarkan, berarti mereka memang melanggar hukum international, dan yg wajib memberikan suaka adalah negara2 agresor yg memerangi negara para pencari suaka, krn mereka bertanggung jawab ppenuh dg sipilnya, krn mereka negara agresor spt Asu linggis dan uni eropa lainya, bahkan asutralia, mereka yg harus menyediakan suaka, bukan kita negara indonesia yg harus menyediakan, sedangkan kita negara besar dg populasi terbesar ke empat setelah china india dan usa, sudah terlalu banyak warga indonesia, banyak pula pengangguramn, kalao lama kelamaan d tampung di inodonesia mereka juga sama akan mengusai lahan2 kita, lihat warga amerika, 60 persen warga eropa,,

      Seharusnya mereka di tamoung di amerika,
      Just ImHo

    • Potret hasil 1x kunjungan kenegaraan, tunggu epesode selanjutnya…ironi rakyat sendiri digadapi scr tegas utk menderita keluar kok memble…prihatin.com

  2. waduhh penuh warga pengungsian nig

  3. Menurut hukum internasional apa Indonesia Wajib menyediakan shelter sementara berupa pulau?

    • Tdk juga bung Ditimur Matahari. Coba kita cari lagi permsalahan manusia perahu dari cina dulu, apa yg telah di lakukan pemerintah kita? Ini permasalahanya sama, ke sonotan juga

  4. Dlm hal ini Indonesia mengalahkan diri sendiri kalo menyediakan pulau khusus pengungsi dan australia yg tertawa ,terlepas ini menyangkut masalah kemanusiaan.

    • Waduh kemarin sudah mati-matian tegas dengan Australi sampai panggil pulang Dubes dari sono. Lha kok sekarang malah jadi Indonesia yang menampung pengungsi. Jadi sekarang yang untung Australia apa Indonesia nih.
      Tapi kalau pemerintah ada dana yah bagus juga sih membantu yang lemah. Kira-kira para pengungsi nanti dapat Kartu Keluarga Sejahtera, Kartu Indonesia Pintar dan Sehat ndak ya?

  5. Waduhhh…Perut warga sendiri aja banyak belum terurus, kok sekarang nyediain pulau untuk pengungsi, sapa yang mau nanggung makan minum dan tempat tinggal mereka pak menteri??

    • Makan dan minum mereka kerja sendiri dong bung. Yang terpenting tugas pemerintah memberikan pengetahuan bahasa indonesia untuk bekal mencari kerja di indonesia. Minimalnya untuk komunikasi dngn warga atau pemerintah..

  6. demi kemanusiaan ga ada salahnya saling membantu kawan ,,

    • Setuju bang Untuk Kemanusiaan. Lagian kan bagus juga untuk mengisi pulau-pulau yang kosong biar ndak diambil negara lain.
      Kayak jaman pak Harto dulu dengan menyediakan Pulau Galang untuk pengungsi Vietnam.
      Biayanya sebagian dari PBB- UNHCR dan sebagian dari sedekah pengalihan subsidi BBM biar barokah.

      • Analisa brilian bro, akurr, demi kemanusiaan, dan kita mesti menolong sesama, toh bumi ini milik Allah, sapa tahu entar bangsa ini menjadi bangsa besar

      • Di jaman pak harto. Pengungsi yg di tampung jelas bung tango_M, korban perang sodara di seluruh negrinya. Selain itu kita( seluruh rakyat indonesia tahu sebab akibat nya) nah klo yg ini kita masih mempertanyakan sebab akibat nya. Krna ekonomi atau perang sodara?. Klo perangg sodara boleh lah kta pikir pikir. Tapi klo ngungsi karena msalah ekonomi ..hmm..kita tanyakan pendapat rakyat kita. Pantaskah kita menampung pengungsi asing? sedang rakyat kita masih banyak yg meminta perhatian lebih dari pemerintahnya. Dan juga nanti efek domino nya dikemuudian hari (plus minus nya). Pendapat saya ..salam bung

      • “Sedekah pengalihan subsidi bbm biar barokah” brilian sekali bung pemikiran anda….. rakyat RI termasuk ygmasih mlarat disuruh ngirit. Yg nikmati bangsa lain ya bung.
        jk tetep diterima itu orang” kesasar maka pemerintah sudah memberi pupuk pada bibit kerusuhan di negeri ini…..

    • kemanusian??
      masih banyak orang dlm negeri yang butuh kemanusian daripada ngurusin org gak jelaz.

      • mereka orang jelas kok..siapa sih yang mau tinggalkan negerinya kalo kehidupan mereka tidak terancam….saling membantu itu baik..lagipula..biaya biasanya ada dari UNHCR.dan Aussie jg …sambil dipilah2 mana yg benar2..mana yang bukan….kalo negara mereka sudah adem kembali…pasti mereka akan balik.juga….kalo di jaman Pak Harto aja kita sanggup…masak sih skr kita yg lebih makmur dibanding dulu..tdk bisa bantu…hal2 begini yg bikin negara Indonesia .itu ..’SESUATU’ dimata dunia…….

        • ini nanti akan melebar bung traveler, 1 dberi tempat 100 akan menyongsong, coba kita pikir bersama, apakah 100 % dari mereka yg ngungsi di australia, pulang ke negaranya?

          • ya kita (Indonesia) mau membantu , tp tetangga yg punya program utama nampung pngungsi malah kdang kelakuanya gak bisa diterima, kerap kali ,coba kapal pengungsi yg tujuan utama ke asutrali malah ditarik oleh AL mereka dan diarahkan ke Indonesia ….ckckck biar …. lama2 Asutrali kena karma mereka sendiri !!!

          • kita yg sediain pulau
            ausi yg membiayakan bro

            klo bisa pulau crismas malah
            hehe

            pulau yg bekas pengungsian vietnam kan bisa
            skrng dah kosong
            toh statusnya bukan pulau sengketa dan agak jauh dr perbatasan

          • Mungkin kalian yg sudah mampu akan setuju dg alasan manusiawilah, nama RI didunia jd baiklah, masih banyak pulao kosonglah dan alasan lain yg menurut saya ga respect sama kaum miskin yg kadang naik angkot harus bayar ongkosnya pake barang daganganya karna uang ga cukup. Pikirin jg lah gimana perasaan sodara” kita yg masih kekurangan jika tetep mau nerima pengungsi yg dimana RI ga punya dosa disitu.
            Misal ni ya, kalian yg setuju punya keluarga yg kaya ato ga ya mampulah dan disitu kalian yg setuju itu satu”nya keturunan yg miskin/keadaan ekonominya susah, makan aja kadang ga kenyang karna hrs dibagi sama anak istri, tp sodara” kalian yg mampu td malah memberi bantuan kpd orang lain yg blm tentu yg dibantu td miskin, bukanya memberi bantuan kpd kalian yg jelas” makan aja kadang” pdhl sodara sendiri tu. Gimana perasaan kalian. Masih kalian anggap keluarga ??????
            Sblm cari nama diluar mending buat dulu nama baik kita dikeluarga kita sendiri, bukanya cuma hanya karna pingin sebuah pengakuan rela mengorbankan nasib keluarga sendiri. Pikir yo le…. 😀

          • bung love INA dan bung fhp ix , trimakasih atas atensinya, salam hangat untuk anda semua,,

        • Kalao di negara suaka spt asutralia kt pny pkerjaan enak, gaji besar rumah besar apa anda akan kembali ke negara anda bung, meskipun d negara anada sdh adem ayem,, ,, apalagi di negara dmn kt dapat suaka kt dapat khdipan yg layak dan wah,,,
          Opo gk eman cak,,, trabeler,,
          Orang indonesia dimalaysia begitu banyak, banyak contohnya ,

          • lha iya itu bung mblehog don dan bung patech, mungkin pendapat saya terkesan gak manusiawi tp kenyataanya di lapangan pahit kok,, liat tuh yg dtampung di pelabuhan, bekerja jd kuli pelabuhan, nunggu ijin pulang gak keluar2, akhirnya?? gak ada akhirnya, gt trus sampe bosen tu petugas, lha mumpung blm jadi masalah, jangan cari masalah,,

          • klo rumah besar ane rasa gk juga bro
            soalnya biaya tukang buat masang 1 batu bata itu 8 dolar ausi loh
            ane pernah baca

    • Ini lebih banyak ke politik bung. (kepentingan lebih terlihat di banding masalah kemanusi’an nya..

  7. antek asing mulai beraksi. Warga sendiri tdk diurus. Malah cari masalah..

  8. Para petinggi yang terhormat, ingatlah kita selalu di cemooh oleh nagara2 jiran karena kita miskin, rakyat tidak terurus bahkan untuk cari makan di negeri sendiri pun susahnya setengah mati, sehingga banyak rakyat menjadi TKI;
    lha ini mau nampung/kasih makan WNA, lebih baik cegah mereka supaya tidak masuk teritorial NKRI, kalo ketauan tarik lagi kapal mereka ke samudra bebas, perketat patroli maritim !!!

  9. mending gak usah dicarikan pulau, itu sama saja kita membuka kran suaka bagi yg mau datang, jakarata dah penuh malah mau dtambah lagi, y wlpn pulau lain, tp ada kemungkinan masuk kota, katanya tegas?? kok malah jadi kayak gini??

  10. Australia memang tetangga, teman dan mitra yang tidak menguntungkan

  11. waahh,berat ni klo udh bicara kemanusiaan..ibarat buah simalakama,pemerintah harus berfikir keras.jgn sampai kejadian Rohingnya bakal terulang d sini..tapi yg pasti ostrali akan senang sekali kalau itu terwujud.

  12. Cobaan…

  13. Baca dulu yg ini sebelum komentar mengenai biaya dan dana pengungsi versus kesejahteraan WNI.
    Dana untuk pengungsi didapatkan dari donatur UNHCR dan NGO yg lain bukan dari Pemerintah indonesia karena kita belum ikut dalam konvensi pengungsi 1951.

  14. Ga usahlah,,. nambah kerjaan aja.

  15. RI hrs konsisten!
    Klu sdh menolak ya sampai kapanpun hrs ttp menolak. Apalagi keputusan penolakan itu lebih banyak manfaatnya bg RI dari pd madhorotnya.
    Ga usah khawatir hubungan dgn si abot jd renggang. Loh wong si abotnya sendiri gak pernah peduli hubungannya dgn RI akan renggan. Apa lagi kerenggangan itu tdk akan membuat RI begitu dirugikan, justru si abotlah yg akan lbh rugi.
    Jadilah pejabat yg mendahulukan kepentingan nasional & bs meningkatkan wibawa RI dimata internasional. Jgn sebaliknya!

  16. dasar Asutrali gak tanggung jawab …. mending gak usah buka penerimaan pengungsi lagi kalau negara ybs sudah nolak pengungsi, malah negera tetangga yg djadikan tempat penimbunan … *sigh negara yg sok- sok an dalam mengangakat yg namanya HAMburger

  17. kenapa indonesia yg nanggung dosa australia?????? mn katanya indonesia stroong….. kok masih bisa di injak” australia. PR pemerintah untuk mensejahterakan rakyatnya masih jauh dari harapan kok malah mau nambah kerjaan dan yg paling menyakitkan INDONESIA JADI BAMPERNYA AUSTRALIA. mana ketegasan pemimpin indonesia untuk katakan TIDAK jadi BAMPER AUSTRALIA. wahai PEMERINTAH rakyatmu masih bnyak yg susah MAKAN. ingat….! demi tuhan saya tidak akan pilih PDI dlm pemilu mendatang kalau rencana ini di laksanakan.

  18. Australi juga punya banyak pulau, kok ga di pulau mereka aja?,
    kenapa harus Indonesia terus yang di jadikan penampungan,?
    bikin kerjaan aja..

  19. Pemerintah tdk smart, ngapain pengungsi di kasih pulau mendingan tutup mata aja biarin aja mereka ke ausie. Lagi2 indonesia di lecehkan ma ausie. Payah, letoy

  20. Lebih utama mengurus rumah tangga sendiri dari pd mengurus. Orang lain
    Klo rumah tangga sendi sdh kecukupsn baru kita bisa membantutu meniolong sesama .
    Byk oknum yg memanfaatkan pencsri suaka untuk mendapatksn kucuran Dana dari uhncr yg besar.
    Lihat pdncari suaka yg ditangkap dikasih fasilitas enak sambil nunggu jemputan dari badan pengunsu dunia. Dan ada juga penginapan hotel yg sengaja tdk dijaga biar mereka kabur dll silahkan di googling

  21. kenapa kita yg harus susah yah? kita cuma negara intermediary, bila kita menyediakan sebuah pulau, harus dipikirkan biaya operasional dan keamanannya. kenapa bukan Australia saja yg menyediakan pulau atau tempatnya?

  22. Benar bung,,nanti malah seperti israel di kasih tempat malah sekarang menjajah..

  23. Indonesia dilaporkan akan mempertimbangkan untuk menyediakan satu pulau suaka perumahan bagi pengungsi, menyusul keputusan Australia untuk membatasi jumlah penerimaan pemukim di negaranya.
    Untuk itu, Komisaris Tinggi PBB untuk Pengungsi (UNHCR) di Indonesia Yasonna Laoly akan menyediakan sebuah pulau bagi 10.500 pengungsi yang terdaftar dalam UNCHR di Jakarta.

    pertanyaan saya… apakah yaoli sudah berkoordinasi dengan pemerintah? atau hanya wacana…
    saya lebih percaya jika pihak yang berwenang dalam hal ini pemerintah yg mengeluarkan statement. menteri dalam negeri contohnya.

  24. apakah antek2 asing ada yg masuk kabinet orka…?? Semoga tdk

  25. Kembalikan ke negaranya…jangan cari masalah, warga sendiri saja tidak di urus..ngapain ngurusin warga lain… coba lihat warga dan bangsa kita di luar negeri…miris kita mendengar beritanya…

  26. Secara politik luar negeri Indonesia harus melayangkan nota protes keras kepada ustrali atas kebijakan mereka soal pengungsi, Indonesia harus menegaskan bahwa penampungan tersebut bersifat sementara …., Indonesia juga harus menegaskan bahwa penyebab dari arus pengungsi tersebut adalah sifat agresif dari negara tersebut dan bukan dari pihak Indonesia

    kebijakan itu sangat merugikan Indonesia dari sisi pembiayaan pengungsi dan kedaulatan negara, pemerintah harus meminta penggantian dana dari PBB dan ustralia

    Secara kemanusiaan Indonesia setidaknya telah berbuat jauh lebih baik daripada si bule sombong ustralia yang membuang orang di tengah lautan, atas nama kemanusiaan tindakan pemerintah Indonesia jauh lebih baik

  27. maaf saya tidak setuju dengan rencana Komisaris Tinggi PBB untuk Pengungsi (UNHCR) di Indonesia Yasonna Laoly Yang akan menyediakan sebuah pulau bagi 10.500 pengungsi yang terdaftar dalam UNCHR di Jakarta. Kita bukan negara yang yang bertanggung jawab untuk para pengungsi

    • sama om.. saya juga tidak setuju.. kenapa kita yang jadi menyediakan pulau untuk pengungsi.. seharusnya australia yg menyediakan tempat pengungsian..
      Bukanya bangsa australia aslinya aborigin.. mayoritas bangsa aussi sekarang bukanya dari orang inggris buangan..
      kan bangsa assie sekarang jg sebenarnya pengungsi.. kenapa skrg melarang pengungsi negara lain utk ke aussie.. secara mrk mengungsi juga karena negara mereka ada peperangan
      yang perangnya itu ada keterlibatan aussie sama USA..
      IMHO

  28. berperang tidak harus dgn peluru kasih pengungsi maka bingung lah negara kita.

    PROXY WAR didepan mata

  29. hadeehh.. bikin gerah aja nih beritanya.
    Jangan sampai!
    Tolak keinginan australi!
    Tegas Tegas Tegas wahai para pejabat..

  30. klo kita stopkan juga mereka melintas perairan kita terutama aussy yang lewat. ini bikin masalah aja buat bangsa kita. jgn ambil pusing kita tiak mau jd penegah untuk hal ini. malah saya curiga nanti bantuan kemanusiaan ke pengungsi suaka oleh PBB lalu yang ngatar ASU bawa pasukan jd dalih Membantu tp lanhsung berusaha memeta kelemahan kita dari laut. itu yng saya tidak setuju…. sudah negra kita jd tumpukan pencari suaka malah jd sasaran milter asing lg. pokoknya tolak atau batasin aja. kita cuma menerima 100 orang aja gitu heee maunya…. yang lain pulangkan…. atau antar aja ke australia diam2

 Leave a Reply