Aug 102014
 

https://i1.wp.com/images.detik.com/content/2014/08/09/1036/ifxkfxtwinsyster_130416_bs.jpg?resize=472%2C307

Jakarta -PT Dirgantara Indonesia (PTDI) sedang mengembangkan asli dua tipe pesawat karya anak bangsa. Pesawat yang dirancang adalah untuk angkutan penumpang dan keperluan tempur. Lantas bagaimana kelanjutan proyek pesawat terbang itu?

Direktur Teknologi dan Pengembangan PTDI Andi Alisjahbana menerangkan pesawat penumpang tipe N219 baru siap diperkenalkan ke publik (roll out) pada awal tahun 2015. Tiga bulan berikutnya atau sekitar bulan Maret, N219 akan menjalani uji coba terbang perdana (first flight).

“Roll out awal 20015. Itu 2-3 bulan habis roll out baru first flight,” kata Andi saat acara RITECH Expo 2014 di Kantor BPPT Jalan MH Thamrin Jakarta, Sabtu (9/8/2014).

Setelah uji terbang, N219 baru bisa memperoleh sertifikasi dari Kementerian Perhubungan selaku regulator. Sertifikasi ditargetkan paling lambat keluar pada Februari 2017. Sertifikasi ini penting sebagai syarat untuk produksi massal. Andi membenarkan sampai sekarang, Indonesia belum mempunyai pesawat asli buatan lokal yang lolos uji sertifikasi dari Kemenhub.

“N250 nggak bisa diproduksi karena belum disertifikasi,” jelasnya.

N219 merupakan pesawat baling-baling canggih karya putra-putri bangsa. Pesawat ini mampu membawa penumpang dan barang lebih banyak dibandingkan pesawat sejenis seperti Dornier 228-202. Pesawat Dornier ini telah dipakai oleh maskapai Susi Air. Pesawat N219 juga dibandrol jauh lebih murah ketimbang Dornier namun memakai teknologi kokpit terbaru.

“Kita targetnya ingin US$ 4,5 juta. Dornier baru dibeli seharga US$ 8 juta,” ujarnya.

Sedangkan untuk pembuatan pesawat tempur, PTDI bersama Kementerian Pertahanan RI dan Korea Selatan memasuki tahap Engineering Manufacturing Development. Proses EMD dimulai tahun ini dan berlangsung hingga 10 tahun ke depan. Proses akhir EMD ini adalah sertifikasi pesawat Korean Fighter Xperiment/Indonesia Fighter Xperiment (KFX/IFX).

“Ini kita mulai tahun ini dan baru selesai 2025,” katanya.

Andi membenarkan proses EMD sempat tertunda karena adanya beberapa persoalan. Salah satunya adalah perbedaan permintan single engine (permintaan Korsel) dan double engine (permintaan Indonesia).

Akhirnya disepakati bawah KFX/IFX akan memakai double engine. KFX/IFX merupakan pesawat generasi 4.5. Pesawat ini memiliki teknologi di atas F16 dan F18 namun di bawah pesawat F 22 dan F35. Pesawat ini paling tidak memiliki teknologi anti radar meski tidak secanggih pesawat F22 atau F35.

“Generasi 5 dia pakai teknologi tidak bisa dideteksi radar. Banyak teknologi yang dipakai sehingga nggak bisa dideteksi radar. Generasi 4.5 mendekati ke sana, tapi nggak secanggih itu,” paparnya.(finance.detik.com)

 Posted by on August 10, 2014

  110 Responses to “Sudah Sampai Mana Proyek Jet Tempur Made in Bandung? Ini Kata PTDI”

  1. pertamax. sr

  2. Nyimak….

  3. KFX/IFX baru kelar th 2025 ………., dari th 2015 sd 2025 sambil nunggu KFX/IFX kelar apakah cukup nkri dijaga 34 F-16 dan 16 SU -27/30 , 16 tucano, 16 T-50i/TA-50i, dan hawk 200?
    Kira2 selama 10 th kedepan pespur apakah yg akan masuk (mef 2 dan mef 3) ? typoon, si rafa, su-35 (mef 2)? pakfa atau F-35 (mef 3) ????
    Mari kita berdiskusi plus minus. kekurangan dan kelebihan……. (mumpung warjag lengkap ada bung satrio, bung nara, bung jalo, bung WH, bung melektech , bung erich, bung KRI, bung yayan dan teman2 warjag semua , dan bisa langsung dipandu langsung sama Mr. Diego)
    Salam Hangat

    • uda pertengahan taon list a1 yg kebukti mn yah

    • Ide Bagus and Genius Bung……………….

      Lebih baik begini daripada Pertamax-Pertamax kan, seperti anak TK, BIKIN KOTOR
      Lebih baik begini daripada membaca Cerita Hoax Hoax kan mirip PEMIMPI, bukannya PEMIKIR
      Lebih baik begini daripada membaca Cerita “Dalang Gersang”
      Lebih baik begini daripada membaca Cerita mirip “Enny Arrow”
      Lebih baik begini daripada membaca Cerita mantan pengarang Cerita Cerita Seru

      Tinggal nanti di rangkum oleh Moderator

      • SETUJU, paling enek kalo liat komen orang yg belajar ngitung pertamax lah, solar lah, bensin lah, macem anak TK yg belajar ngomong, setuju juga untuk membahas yang real aja, gk usah membahas yg nggak ada, kalo cuma clue2 doang, anak TK juga bisa kasih itu clue.

      • Coba jadi pertamax dulu biar tahu sensasiny ๐Ÿ˜€

    • Ok saya buka pertama, ini opini pribadi. Dengan adanya UU nomer 16 tahun 2012 membuat badan pertahanan kita belajar bahwa membangun alutsista dalam negeri itu adalah suatu kewajiban. Selama ini kita selalu bermasalah dengan kuantitas maupun kualitas suatu barang. Contohnya begini, dulu kita mendatangkan roket FFAR dari negara luar, setiap pengadaan per-tahun itu contohnya cuman bisa memenuhi 1.000 buah. Setelah dibangun di dalam negeri kita bisa membuat teknologi modern yg diciptakan para ahli kita ditambah adanya penggunaan bahan material lokal, hasilnya kita bisa menghasilkan 1.500 roket FFAR dengan budget yg sama saat mendatangkan dari luar negeri.

      Kelebihannya, kekurangan telemetri roket bisa kita sempurnakan, bahan bakar asli buatan lokal, penambahan hulu ledak, jarak yg ditempuh makin jauh dan kita bisa membuatnya kapan saja. ๐Ÿ™‚

      Kekurangannya, mungkin karena kita terlambat dalam teknologi ini sehingga dipasaran marketing harus jago menawarkan produk ini…

      Nah begitu juga dengan pesawat tempur, project ini kan kita sedang mengembangkan teknologinya. Selama ini kita beli diluar terus, yg perlu kita ketahui pembuatan negara lain contohnya T-50 saya yakin pembuatan berdasarkan kondisi geografis di Korea. Begiti juga dengan pesawat Tuscano, itu dibuat karena di Brazil banyak hutan jadi pesawat itu cocok untuk anti gerilya. Kalau lihat video marketingnya di Youtube, panitia pesawat tuscano menjelaskan bahwa kondisi geografis Indonesia sama dengan Brazil dan disitu ditunjukkan hutan2 kedua negara.

      Sekarang yg kita butuhkan adalah bisa membuat pesawat tempur dulu, seperti project KFX/IFX itu pengujian pasti dilakukan di daerah korea dengan kondisi cuaca dan alam berbeda dengan Indonesia. Nah jika kita sudah bisa membuat pesawat tempur, kedepan kita akan desain sendiri demgan keadaan iklim kita dan jangan lupa Indonesia terbentang sepanjang 5150 km dari Samudera Indonesia hingga Samudera Pasifik..

      Yg kita butuhkan adalah pesawat yg sesuai dengan kondisi geografis kita. Saat ini F-16 hibah, T-50i, Sukhoi, dll itu hanya bagian dari stop gap menunggu pesawat yg sesuai. Lalu kedepan ada project KFX/IFX yg ditargetkan 10 tahun lagi, nah kenapa kita memerlukan lagi kerjasama dengan Typhoon atau Rafale atau yg lain (kalau jadi) karena yg dibutuhkan adalah ToT. Jika kedepan KFX/IFX sudah selesai apakah saat itu baru kita membangun manufactur maupun fasilitas?? Jawabannya TIDAK, kita harus dari mulai membangun dari sekarang. Makanya nanti kalau sudah ada pengganti F-5 silahkan dilihat kerjasama apa aja yg kita dapat. ๐Ÿ™‚

      Maaf sedikit beropini

      • Ini link video marketing tuscano…. Silahkan dicermati

        http://m.youtube.com/watch?v=qQe5u9X2TGg

        Dan juga, mari kita melihat kenapa harus ada program pesawat N-219?? Padahal negara luar sudah banyak membuat pesawat sejenis, ๐Ÿ™‚

        • Bung jalo, untuk N-219 pasar dlm negeri saja sdh besar berdasar versi Lapan. Sampai tahap pengembangan saja sdh 100 pswt yg dipesan.
          Khusus untuk tni al khabarnya tertarik memiliki pesawat ini untuk menggantikan nomad 1 skudron

          • Nah kalau pesanan TNI AL saya belum denger bung Gue, masih seputar di pesawat komersial. Tapi memang kalau sudah dapat sertifikat, ada rencana dikembangkan ke versi militer. Tapi belum tahu, apakah diminati Kemenhan atau tidak

      • bung jalo, klo dollar kisaran rp 11.000 misalnya, kira2 berapa yg dibutuhkan manufacture dan segala fasilitasnya? krn demi kemandirian bangsa hal tsb harus dipenuhi dulu…… Blm menyiapan SDM.
        Untuk kemandirian pembuatan KS sdh deal dana sekitar 200-300juta dollars untuk sarana prasarana dan fasilitas lengkas khusus jalur produksi KS.
        dlm mef 2 ini sy rasa dana anggaran khusus pemenuhan pengadaan pespur heavy fighter dan pemenuhan project kfx/ifx harus jelas.
        Krn dana anggaran yg minim kyk mef 1 kmrn khusus matra udara, tni au sbg user nggak pengin pengadaan pespur direcoki dgn dana pembuatan kfx/ifx. Biar dana kfx/ifx itu ada anggaran khusus dibawah kendali kemhan dgn supervisi team kfx/ifx.
        Kemandirian bangsa khusus pertahanan difokuskan 5 item saja untuk 10 th kedepan yaitu roket/rudal, pespur, fregat, ks dan satelit pertahanan. 5 item itu sdh menyedot anggaran cukup besar

        • maaf oot Bung gue… mau tanya,apabila ada warga negara Indonesia yang ingin menyumbangkan uangnya untuk membeli beberapa alutsista seperti kapur atau pespur secara cash,apakah TNI sangat welcome atau tetap harus melalui protap yang rumit?? karena saya yakin,banyak warna negara bangsa yang besar ini ingin bertartisipasi dalam kemajuan alutsisnya Bangsanya… terima kasih Pak…

          • Bisa aja bung, kumpulkan donasi itu sah-sah aja. Setelah itu duitnya diserahkan ke KPK, dan minta dibantu untuk program pengadaan alutsista.

          • Semua peneriamaan negara baik berupa sumbangan ataupun hibah juga harus dilaporkan dan dicatat.
            Skrg prosedurnya tdk terlalu rumit. Khusust alutsista memang harus dilaporkan, selain dsetuju oleh pemerintah termasuk di dlmnya user yaitu TNI, juga mendapat persetujuan dari DPR RI
            Itu yg sy ketahui

        • Nah itu kurang tahu juga bung tapi memang besar, fasilitas baru seperti pada project kapal selam setahu saya tidak menggunakan anggaran dari MEF, itu jalur tersendiri bisa melalui program belanja modal. Begitu juga dengan manufaktur, karena itu tersendiri. Setahu saya MEF itu masuk pada pengadaan alutsista beserta perawatannya. Begitu juga dengan SDM, itu sudah masuk di program tersendiri seperti melalui APBN… Di setiap program itu ada jangka panjang maupun menengah, jadi KFX/IFX itu masuk dengan jangka panjang karena ini berkaitan dengan waktu yg lama. Sedangkan contohnya F-16 ini masuk dalam program jangka menengah.

          Oohh iya, di MEF II ini untuk heavy fighter kayaknya belum deh. Karena kebutuhan masih banyak yg belum dipenuhi. ๐Ÿ™‚

          • Bung jalo, angin bisa berubah rubah he he he….. Bisa jadi tahun berganti, maka melihat peta geopolitik kawasan bisa jadi heavy fighter masuk skala prioritas mendesak he he he

          • Kayaknya belum bung Gue, yg pertama strategi dulu. Banyak pengalaman perang sudah menunjukkan bahwa alat yg bagus itu belum tentu bisa memenangkan perang. Melihat peta geografis negara kita pesawat heavy fighter bukanlah segalanya, itu hanya penggentar aja.

      • Tuscano apa tucano ya.?

  4. Saya ngiler dengan N219 nya. Bagus banget buat bisnis nih…!

    • bung yayan klo terjun kesitu kita boleh ikut nggak ??? he he he sy pendaftar pertama…. sy liat bung yayan cocok menjadi seorang entrepreneur sejati…. dari tulisan2nya jempol2 deh

      • Hehehe..! Bung Gue bisa aja..! Saya cuma tukang masak bung..! Kebetulan customer saya datang dari berbagai kalangan, jadi banyak kata-kata dan ide mereka yang tercecer dan tertinggal. Saya cuma iseng untuk menyimpan dan mengamankannya, siapa tahu kelak bisa berguna. BTW, senang banget bisa berinteraksi di hari minggu yang indah ini. Saya lagi nemenin keluarga, berenang di belakang rumah nih bung Gue..! Ayo kita nyebur sama-sama..! Isteri lagi buatin nasi goreng ala Iran, mau nyoba bung..? Hehehe..! Salam hangat bung Gue..!

        • Boleh bung yayan, nyoba nasi goreng spesial buatan Mrs. Yayan……
          Sama ni saya juga lagi liburan sama anak istri , dan mertua….
          Salam hangat buat keluarga

        • semangat pagi bung@yayan salam hangat dari anak rantau di sepang btw renang di kolam klcc lebih asik ????

          • Semangat pagi juga bung Aurora..! Gimana kabar di Sepang, ada hujan gak? Kebetulan kemarin KL hujan. Terharu lihat isteri yang girang lihat bunga-bunganya kena hujan..! Hehehe..! Renang di KLCC gak enak bung, rame banget jadi kesannya malah kotor..!

          • alhamdulillah bung @yayan semalam ada sedikit di guyur hujan sepang sedikit terobati pagi ini udura sedikit sejuk

        • Salam kenal bang yayan klu istri abang buat nasi beriyani boleh dong ikut makan

  5. test

  6. yang penting bisa terbang dulu, apgretnya biar sejalan iptek yang dalam negri punya. dengan biaya 2MD udah cukup baik buat untuk negri sendiri. jangan mikir jualan dulu. biar betel prupen dulu. semoga ngga banyak halangan terutama dari ulat di dalam negri

    • Bung freax, biar gak ada ulatnya, kita semprot dulu pake pestisida. Kaya kedelai gitu..! Hehehe..! Memang bikin geram banget nih ulat-ulat. Disaat kita pengen maju, eh dia malah ‘muja’..!

      • usul … pestisida yg alami saja, kita kritisi terus lewat dunia maya, media masa dll

        • Yup, saya setuju bung..! Mari kita sama-sama sembur. Dengan satu mulut, mungkin dia gak dengar. Tapi dengan jutaan mulut, saya yakin dia akan gentar. Hahaha..! Saya punya pengalaman menarik waktu kanak-kanak dulu. Saya termasuk anak nakal, susah dengar nasihat orang. Tapi soal sekolah, gak malu-maluin sih. Pendek kata, saya terpilih jadi siswa teladan tingkat nasional utusan Jawa Barat. Di Jakarta dapat undangan masuk gedung DPR/MPR, buat dengerin pidato pertanggungjawaban presiden Soeharto. Sebelum acara pidato dimulai, dikumandangkanlah lagu Indonesia Raya..! Masya Allah, di gedung wakil rakyat itu, saya gemetaran sendiri dan gak terasa meneteskan air mata. Lagu Indonesia Raya terdengar begitu agung. Dentuman drumnya, seakan membuka tabir era perjuangan para pahlawan kita dulu. Sejak saat itu, saya berjanji untuk menjadi anak nakal yang baik..! Hehehe..! Kadang jika hanya dengan sedikit suara, lagu yang agung bisa terdengar sumbang. Tapi ketika dinyanyikan bersama oleh ribuan suara, maka suara sumbang itu pun bisa terdengar agung..! Luar biasa bung, pengalaman ini tidak akan pernah bisa saya lupakan..!

          • setuju bung yayan, Sekalian dibungkus dgn konsep ” kaya dalam iman”….

          • Untuk lebih mempertebal rasa cinta tanah air mulai kapan ya seragam sekolah kita pake badge merah putih?Alhamdulillah sy kerja di perusahaan jepang mulai 1 agt pake pin merah putih di dada kiri..bangga rasanya

  7. Ijin abs3n dulu

  8. Mantap!

  9. Kalo bisa dipercepat progresnya PT DI….Usul buat rekan2 Warjag khusunya bung Diego, bagaimana kalo admin menyediakan PIN jJKGR,sehingga kita bisa bangga memakainya di dada.untuk tahap pertama pengumpulan desain, baru kita pesan dan didistribusikan pada para warjag. Sekedar usul bung…he2

    • @ sengkuni, ujung2nya seperti indomiliter blog yg jualan kaos sukhoi dan tank leopard ya ๐Ÿ™‚

      • Ehmm…tapi harus jujur kalau indomiliter blog yg memberi pengetahuan tentang alutsista kepada masyarakat awam seperti saya dgn ketepatan nyaris sempurna bung nugraha… ๐Ÿ™‚ kebetulan sy sering mampir ksana nambah ilmu…

        Ssst…saya punya dua kaosnya lho :mrgreen:

      • bukan bung nug,,,tapi pin, macam kayak garuda apa bendera yang bisa ditempel ato disematkan di kaos/baju.buat identitas saja bahwa kita warjag, sapa tau nanti temu dijalan kan bisa say halo…makanya dibuat desain yang bagus lah, biar kita bangga memakainya.kalo warung sebelah se biar saja begito…kita beda too. Salam buat keluarga bung Nug

  10. Menyimak saja sambil menunggu berita bagus
    Selamat hari minggu selamat berlibur

  11. Penggunaan mesin pesawat KFX/IFX bermesin ganda apakah atas dasar saran masukan dari Indonesia..??

  12. bung gue dan nara@ dari opsi2 yg tersedia mana yg kira2 saat ini paling tepat untuk benarโ€œ menutup gap udara kita dan sekaligus bermanfaat bagi Pengembangan pengetahuan PT DI mengenai tekhnologi jet fighter..
    sehingga ada TOT nyata selain dari korsel yg nantinya dapat benar2 menyempurnakan IFX kita ..
    melihat sunrise di pinggir pantai sambil ngopi memang selalu menyenangkan. .haha
    Terimakasih yg berkenan Membagi ilmu. .
    #Lombok Peace#

  13. Pagi Bung Yayan !! ๐Ÿ™‚ semoga hari minggunya bersama keluarga cerah & menyenangkan. Sy jg mau buat kopi nih biar sedap minta dong bumbu “merignac” dikit aja di taburin biar nikmat kaya kopi aceh, atau bumbu apa aja mau halus bgt juga ndak masalah he..he..
    Salam hormat

  14. Pagi. Bung Yayan,slamat menikmati liburan bersama keluarga , maaf Bung Yayan, bukankah kita sudahpunya pespur j 10 bd bango yg di surabaya, lebih baik kita manfaatkan . Secara maksimal produksi yang banyak sambil menunggu pembuatan ifx. Menurut saya klo ifx baru produksi thn 2125 terlalu lama , paling tidak dalam waktu 5 tahun ke depan ifx harus sudah terbang di langit nusantara, putra putri terbaik bangsa yg bekerja di luar negri harus dipanggil pulang tuk membangun negeri ini,hargai hasil karya anak negeri sebagaimana orang luar menghargai hasil karya mereka. Manfaat kan sdm dan sda yang melimpah, jangan terus di jual ke luar negeri. Sekarang kita sudah bisa buat kapal lst yang besar untuk angkut si leo, ini tinggal mengintegrasikan tehnologi radar, rudal dan ciws sudah jadi kprang destroyer rasa indonesia, untuk tank medium sdah ada prototipe tinggal produksi. Kapanlagi. Kita membangun negeri ini menjadi negeri dan bangsa yang maju. Maaf tulisannya wong deso. Tuk Bung Yayan mohon pencerahannya ttg pesawat j 10 bd bango yg di sby……makasih….

  15. setujuh bung wermacht , saya jg sering menjumpai koment bung wer di forum indomiliter, Cuma Jakarta Greater & Indomiliter yg saya save page d HP.. hehe..dua2 nya bagus.. dan sangat penuh dengan pengetahuan militer.

  16. Maaf oot nich, bagi yg mau nonton aksi si elang botak yg baru datang dari negeri asu, silahkan datang ke timur ponorog !

  17. Sampean wong sambit to , sambitnya mana mas?

    • Istri sy orang sambit ponorogo mas…kalo sy asli sumatera…memang kalo latihan tuh elang botak di atas sambit…manuvernya seru banget sampe pernah ada drop tank yg jatuh he he he…

  18. Izin Menyimak Dari Sesepuh..Lama g hdir..Silent Rider..

  19. Wah saya jadi curiga , jangan jangan bung Wehrmact ini termasuk orang orang yg selalu main layang layang di atas rumah kami.

  20. Wuiihhh mantap ! Nah gitu dong…biar rakyat macam saya ini makin semangat bayar pajak nya…

    Ayoo…perkuat alutsista kita dimasa damai ini…jangan sia-siakan waktu yg ada.

    Doa ku menyertaimu.

  21. Oyo wonng ponorogo podo ngumpul neng jarak ndelok elang gundul miber

  22. Gk sabar nih, kpn ya pesawatnya bisa ada wujudnya.

  23. makanya bung ane ragu kita bisa maju kalau pejabat kita banyak yg ga beres,dari tingkat bawah sampai atas ga tau deh nasib negeri ini kalau SDA udah habis

  24. mau maju kok susah banget……………!! pesawat lagi2 wacana mulu………!! hadeh………..!! simbah……….!!

  25. Tutupin dulu gap soal kuantitas dan kualitas pesawat tempur yg akan menjaga kedaulatan NIKRI sembari menunggu terealisainya pesawat tempur IFX yg klo gak ada halangan baru terealisasi 10 thn yg akan datang

    • sy setuju bung@ryan zae…kt tunggu aja 10 thn an lg….!!!!..insya allah klo menurut hitung2an sih kita ini msh sempet melihat IFX gagah mengudara…tp yg sepuh2 ini…!!!..tar gada/palu malaikat zabaniah duluan yg dilihat…hehehe..just kidding…guyon2…

  26. Bung paijo, dari pada nntn di jarak mending ke selatan dikit ( di suren ) sambil nyari rongsokan bom. Just kidding he he he

  27. maaf oot sbntar…
    td siang skitar jam stngah seblas flypass 4 sukhoi (27/30) d atas rumah…sptny lg mnuju halim…
    asli..sampai kliatan tuh bagian kokpitny…
    sampai bengong liatny, sudah lewat baru kepikiran ponsel…kira” d dlmnya ad bung EH g yak..
    salam…

  28. Harus Sabar…
    Yang pasti sekali datang ifx langsung 100 unit.
    Aman.

  29. maaf Oot…
    Bung @Yayan,, tadi d tv ada info kalo Malon mau mblokir pesbuk, ada gerangan apakah ya ?

  30. Senangnya punya saudara2 yg meneguhkan nasionalisme seperti para sesepuh warjag dan saudara lain yg mungkin hanya menyimak seperti saya.. oh ya ada kabar ngga mengenai acara dirgahayu tni nanti di armatim.. mohon yg punya bocoran acaranya.. dan ayo warjager pd kumpul disana… saya sudah siapkan agar nanti bisa cuti kerja demi acra ini yg katanya dibuat besar2an dan memamerkan alutsista terbaru… mohon infonya para sesepuh warjag…

  31. Wow.. berarti anda sudah paham betul tentang kemampuan F 35..pingin tahu aja .Cara nerbangin F 35 gimana caranya ? tombol apa aja yang harus di aktivkan ? terus nunggu berapa lama ” manasin ” mesinnya ?…just ask.

  32. Kangen dgn bung Pocong Syerem….

  33. Emangnya F 35 sanggup bawa berapa Rudal mas? Trus emang sekali nembak rudal langsung kena? Belajar lagi gih sama Bung EH. ๐Ÿ˜€

  34. maaf bung Diego … artikel terakhir hilang ?

  35. Bung Wehrmact , yg jatuh di sambit setahu saya bukan drop tank melainkan FFAR salah tembak!

  36. Salam kenal para warjag semua..! Sya slama ini hnya SR..msh awam sekali dengan dunia kemiliteran, namun kecintaan sya akan NKRI sedikit bnyak membuat sya ingin tahu ttg dunia militer..

    Sore tdi kira2 jam 16:00 wib..melintas 2 pespur di atas rmh saya sekitar bekasi.,cma kok ada yg beda dri jenis yg sya liat dri yg biasanya sya ketahui..apa mngkin pesawat negara lain yg ijin melintas trus dikawal ama tni au.
    Soalnya salah satu pesawatnya itu pakai 2 engine dengan sirip belakangnya tunggal serta sayapnya agak lebar..

    Kira2 type apaan yaa pesawatnya..

    Maaf klo oot

  37. Jamaah Asal Mangap.

  38. Affirmative ๐Ÿ˜ˆ

  39. Saya makin curiga ama bung Wehrmacht nich, kalau nontonnya dari atasnya sambit , nontonnya di mana? Setahu saya di sambit cuma ada 2 tempat saja yg bisa untuk ntn aksi layangan kita smp 100% .

  40. Ya bung reog klu gak salah jatuh di kandang sapi.salam kenal dari tukang las bung

  41. Salam kenal juga bung , kita termasuk paling beruntung tinggal di sekitar AWR PULUNG , walau kadang mau istirahat siang pun nggak nyaman ama bunyi layangan.

  42. Indonesia masih rawan sabotase

  43. cara nerbangin F 35 nya aja saya yakin ngga tau… boro- boro mau ngalahin F 16 2 skdaron…emang maen PS atw game online???!!!

  44. Pesawat jet tempur latih lanjut serang ringan T50 Golden Eagle direncanakan bakal menempati hanggar Lanud Adisutjipto Jogja. Pesawat yang baru dibeli TNI AU itu akan dipergunakan oleh The Jupiters Aerobatic Team (JAT).

    Kepala Staf TNI Angkatan udara (KSAU) Marsekal TNI Ida Bagus Putu Dunia mengatakan TNI AU melalui anggaran negara saat ini tengah membeli 24 unit pesawat T-50.

    Pesawat buatan Korea Selatan itu akan didatangkan secara bertahap dengan proses perangkaiannya di Indonesia. Menurut rencana, pesawat latih tempur itu akan diperuntukkan bagi tim JAT.

    โ€œMemang sesuai rencana T-50 akan menggantikan KT-01 Wong Bee yang saat ini digunakan JAT. Tapi untuk waktunya kami belum menentukan kapan [akan dibawa ke Lanud Adisutjipto],โ€ ungkapnya kepada wartawan seusai upacara hari bakti TNI AU ke-67 di Akademi Angkatan Udara (AAU), Kamis (7/8/2014).

    KSAU menambahkan pembelian pesawat T50 akan diterima TNI sebanyak 24 unit. Kendati demikian saat ini baru tiga unit pesawat yang diperkenalkan sejak 2005 itu tiba di Indonesia.

    โ€œNanti sebelum Oktober 2014, djadwalkan akan tiba tiga pesawat lagi. Karena akan digunakan untuk memeriahkan HUT TNI. Setiap tahun direncanakan ada enam pesawat yang datang hingga total sampai 24 [pesawat],โ€ urainya.

    Sementara itu, Leader The Jupiters Aerobatic Team (JAT), Mayor Feri Yunaldi menambahkan adanya sejumlah penghargaan seperti piagam dan undangan internasional dapat menambah semangat bagi timnya.

    Pihaknya tengah menyiapkan event internasional โ€œLangkawi International Maritime and Aerospace Exhibitionโ€ di Malaysia tahun depan. Serta persiapan dalam memeriahkan HUT TNI pada Oktober 2014 mendatang.

    โ€œSemoga prestasi tingkat internasional dapat ditambah lagi. Saat ini kami sedang persiapan untuk undangan di Malaysia tahun depan,โ€ ungkapnya.

    Dalam sambutannya, KSAU meminta kepada seluruh personel di AAU untuk meniru semangat dan daya juang tiga putra terbaik Indonesia. Yakni Komodor Muda Abdul Rachman Saleh, Komodor Udara Agustinus Adisutjipto dan Opsir Muda Udara Adi Soemarmo.

    Ketiganya gugur akibat pesawat Dakota VT-CLA yang ditumpanginya ditembak Belanda. โ€œIni harus diteladani oleh seluruh prajurit TNI AU,โ€ tegasnya.

    sepertinya koran ini yang salah..??? atau T-50i yang akan ditambah 8 unit lagi….tolong pencerahannya

  45. hoaaaaaaaaaaamzzzz udah ampir akhir taon. barang list2 A1 yang bombastis kamaren kok belom nampak batang pel*r nya yah. reputasi nya jg dipertaruhkan sampe akhir taon jg nih hoho

  46. Jok..jok..nek arep mangap mbok yo di pikir sek tho le..le….preet lah si Joko

 Leave a Reply