Sudah Semi Stealth, J-10C Kini Dilengkapi Rudal PL-10 dan PL-12

40
16

15232164_1813341692287225_847973383754660308_n1-491x500

Dikabarkan pertama kali terbang pada tahun 2013, pesawat tempur semi-siluman J-10C dilengkapi dengan radar AESA versi China. J-10C tetap terlihat sangat mirip dengan J-10B, untuk membedakannya dapat dilihat pada antena datalink tambahan di tulang belakang depan sayap vertikal. J-10C juga masih menggunakan mesin yang sama dengan J-10B, AL-31FN Seri 3 turbofan. Namun yang paling menarik, beberapa hari lalu terlihat J-10C menggotong dua rudal terbaru andalan China, PL-10 dan Pl-12.

PL-10 merupakan rudal udara-ke-udara jarak pendek β€˜pengunci mematikan’ karena dilengkapi mesin berdaya dorong vectoring, yang membuatnya sangat lincah mengunci dan mengejar sasarannya meski melakukan berbagai manuver mengelak.

j-20_pl-15

Sedangkan PL-12 adalah rudal udara-ke-udara jarak menengah yang sebanding dengan rudal Meteor dan AIM-120C-7. Memiliki jangkauan 70-100 km, PL-12 menggunakan teknologi rudal R-77 Rusia (sistem radar dan data link).

PL-12C kini telah berevolusi menjelma menjadi PL-12G, dengan desain ulang pada sirip penstabil dan sirip kontrol ekor dengan wingspans lebih kecil untuk bisa dimuat ke dalam internal weapon bay J-20. Rudal PL-12G dilengkapi pulse rocket motor ganda baru yang mendongkrak jangkauan hingga 200km. Dengan datalink dua arah dan sistem seeker baru active/passive dual mode mirip dengan cara kerja radar AESA memberikannya kemampuan anti jamming yang kuat.

JakartaGreater

40 KOMENTAR

  1. Pesawat Tempur Made In China ngga ada habisnya dalam berinovasi Teknologi Stealth Semi
    Radar AESA pun Made In China

    Tetapi Dalam Batle Proven Combat belum bisa di Buktikan karena pada saat ini Pada Made In China karena
    Mohon Maaf Intel Made In China pada di rumah
    Sambil Nyantai Lihat Televisi Made In China

  2. ditembak rudal shorad QW3 kiwi hancur ini pesawat…..
    gak ada yg bisa lepas dari terjangan sakti rudal QW3 kiwi
    bahkan f22 rapopo pun nyembah2 minta ampun……
    rudal balistik hancur….
    rudal jelajah hancur….
    bahkan katanya kapal perusak pun bakalan habis bila kena
    rudal sakti QW3 kiwi…..
    jadi jangan takut warga warjagers….
    kan ada rudal QW3 kiwi
    cint.. sbagai duta rudal nasional hanya memberikan ketenangan saja buat wRga warjagers…..
    supaya tidak panik dan gelisah………………………
    ttd….
    duta rudal nasional.
    cintia….:-$

  3. Cintia vs mbah bowo….
    Mbah bowo vs cintia….
    Semangatnya tidak jauh berbeda satu sama yg lain…..
    Berbeda rasa tapi tetap satu juga menurutku….
    Di uber,di serang,di buly tetap tahan banting senggol kanan senggol kiri…..
    kesimpulannya mbah bowo dan cintia@ satu rasa dan satu karakter yg terconeksi satu sama lain…..

    πŸ˜€
    πŸ˜€
    πŸ˜€
    minum kopi dulu campur sianida mudah2an prediksiku tepat sasaran….

  4. Cintia vs mbah bowo….
    Mbah bowo vs cintia….
    Semangatnya tidak jauh berbeda satu sama yg lain…..
    Berbeda rasa tapi tetap satu juga menurutku….
    Di uber,di serang,di buly tetap tahan banting senggol kanan senggol kiri…..
    kesimpulannya mbah bowo dan cintia@ satu rasa dan satu karakter yg terconeksi satu sama lain…..

    πŸ˜€
    πŸ˜€
    πŸ˜€
    minum kopi dulu campur sianida mudah2an prediksiku tepat sasaran…..

  5. walaupun blom battle proven, kaleng kerupuk ato “dasar china” tetap saja tiongkok itu negara pyg benar2 mandiri & sudah maju dari segi apapun… 65% ekonomi dunia ditangan negara tiongkok… barang apa yg tdak bs dibuat sama negara tiongkok..? walaupun harus meniru ato nyontek itu tdak jd masalah, yg penting untk mempercepat ketinggalan teknologi & menghemat
    biaya pengeluaran riset..
    negara2 sekelas US, jerman, inggris atau russia pun juga tetap meniru dr produk2 negara lain yg sdah jadi…
    memangnya salah kalo meniru dr produk2 negara lain..?
    harus kita berkaca diri.. kalo ingin cepat maju tdak ada salahnya mengikuti jejak negara tiongkok… yg penting bs mandiri drpd jaim akhirnya tertinggal dngan negara2 lain…