Sukhoi hingga F-16 AM/BM Ikuti MOT dan GFAC TNI AU

Jakartagreater – Asisten Operasi Kepala Staf Angkatan Udara (Asops Kasau), Marsda TNI Henri Alfiandi membuka latihan Mission Oriented Training (MOT) dan Ground Forward Air Control (GFAC) yang diselenggarakan di Gedung VIP Lanud Iswahjudi, Maospati, Magetan, Jawa Timur, Senin, 19-10-2020.

Pembukaan latihan ditandai dengan pernyataan resmi pembukaan dan penyematan Badge MOT 2020/tanda latihan kepada perwakilan peserta latihan oleh Asops Kasau, dirilis Dispen TNI AU.

Pesawat Sukhoi ikuti Latihan MOT dan GFAC TNI AU

Selain melibatkan pesawat tempur, latihan MOT dan GFAC tahun 2020 ini, juga melibatkan pesawat angkut, pesawat Intai dan Helikopter, serta personel GCI dan tim GFAC.

Latihan MOT dan GFAC TNI AU tahun 2020 juga akan melaksanakan Large Force Employment malam hari yang melibatkan 24 pesawat tempur dan pesawat transport, materi latihan ini merupakan terobosan baru yang belum pernah dilatihkan pada latihan-latihan sebelumnya.

Pada sambutannya Asops Kasau menyampaikan, MOT dan GFAC merupakan latihan yang memadukan latihan-latihan sebelumnya, sehingga terbentuk sebuah kekuatan yang cukup besar dan terpadu dalam melaksanakan suatu operasi udara.

Pesawat F-16 ikuti Latihan MOT dan GFAC TNI AU

Asops Kasau mengatakan maksud penyelenggaraan latihan ini memberikan bekal dan pengalaman, serta meningkatkan pemahaman dan kemampuan dalam bekerja sama antar unsur-unsur yang mengoperasikan Alutsista dengan platform yang berbeda-beda, untuk secara terpadu melaksanakan operasi udara dengan kompleksitas yang tinggi.

Seluruh peserta latihan diminta agar mengedepankan budaya Safety dengan mengetahui limitasi masing-masing, baik limitasi personel maupun Alutsista. ”Ingat bahwa keselamatan terbang dan kerja tetap menjadi prioritas utama,” tegas Asops Kasau.

Pembukaan Latihan MOT dan GFAC TNI AU

Latihan MOT dan GFAC yang dilaksanakan di Lanud Iswahjudi dan Lanud Abdulrachman Saleh, direncanakan berlangsung hingga tanggal 27 Oktober 2020 mendatang.

Hadir pada acara pembukaan ini, Danlanud Iswahjudi, Marsma TNI Widyargo Ikoputra, S.E., M.M., Wakapuslaiklambangjaau, Marsma TNI Agung Heru Santoso, M.Si (Han), Kadisopslatau, Marsma TNI Kusworo, S.E., M.M., Asops Kaskoopsau II, Kolonel Pnb Eko Sujatmiko, Danwing 3, Kolonel Pnb M. Anjar legowo, Danwing 6, Kolonel Pnb Setiawan dan sejumlah pejabat jajaran Lanud Iswahjudi, serta sejumlah Danskadron Udara yang terlibat pada latihan ini.

Hari Pertama Latihan MOT dan GFAC, 62 Sorties Penerbangan Siap Laksanakan Misi Operasi Udara.

Memasuki hari pertama pelaksanaan latihan Mission Oriented Training dan Ground Forward Air Control di Lanud Iswahjudi dan Lanud Abdulrachman Saleh, sebanyak 62 Sorties penerbangan dijadwalkan melaksanakan berbagai misi operasi udara yang telah diskenariokan oleh Komando Latihan (Kolat), Senin, 19-10-2020.

Ke-62 Sorties penerbangan tersebut, sebanyak 47 penerbangan di Lanud Iswahjudi, sedangkan 15 penerbangan di Lanud Abdulrachman Saleh, Malang, Jawa Timur.

Pembukaan Latihan MOT dan GFAC TNI AU

Latihan yang diawali dengan pelaksanaan Base Brief yang diikuti oleh Kolat dan seluruh peserta latihan secara virtual tersebut, menjelaskan tentang perencanaan pelaksanaan latihan hari pertama, baik kesiapan pesawat, jadwal penerbangan maupun materi latihan yang akan dilaksanakan.

Sejumlah pesawat tempur, seperti Sukhoi, F-16, T-50i, Hawk, dan Super Tucano akan melaksanakan berbagai misi operasi udara. Demikian juga dengan pesawat angkut Hercules C-130 dan CN-295 serta pesawat helikopter.

Pesawat tempur F-16 AM/BM TNI AU dari Skadron Udara 3 yang baru saja selesai melaksanakan upgrade melalui program Falcon Star e-MLU oleh Skatek 042, turut ambil bagian pada latihan ini.

Pesawat Sukhoi ikuti Latihan MOT dan GFAC TNI AU

Pada hari sebelumnya, Minggu 18-10-2020 peserta latihan telah melaksanakan penyegaran dan diskusi mengenai teori-teori pertempuran udara yang akan mereka laksanakan mulai hari ini.

Latihan MOT dan GFAC Sarana Pertanggungjawaban TNI AU Kepada Masyarakat Indonesia

Pelaksanaan latihan Mission Oriented Training dan Ground Forward Air Control TNI AU merupakan sarana pertanggungjawaban TNI Angkatan Udara kepada seluruh masyarakat Indonesia dalam mengelola dan mengoperasikan alat utama sistem senjata (Alutsista) yang telah diamanahkan Negara.

Pada latihan MOT dan GFAC tahun 2020 ini, TNI AU mengerahkan berbagai pesawat tempur, pesawat angkut, pesawat intai dan helikopter yang berasal dari sejumlah Skadron Udara yang tersebar di sejumlah wilayah Indonesia.

Hal ini disampaikan Asops Kasau, Marsda TNI Hendri Alfiandi dalam sambutannya pada saat pembukaan latihan yang dilaksanakan di gedung VIP Lanud Iswahjudi.

Pembukaan Latihan MOT dan GFAC TNI AU

”Tunjukkan kemampuan terbaik yang kalian miliki dan laksanakan semua tahapan latihan sesuai protap atau skenario latihan yang ada, sehingga dapat memberikan hasil yang terbaik dan optimal,” tegas Asops Kasau.

Hadir pada acara pembukaan latihan ini, Danlanud Iswahjudi, Marsma TNI Widyargo Ikoputra, Wakapuslaiklambangjaau, Marsma TNI Agung Heru Santoso, Kadisopslatau, Marsma TNI Kusworo, Asops Kaskoopsau II, Kolonel Pnb Eko Sujatmiko dan Danwing 3 Lanud Iswahjudi, Kolonel Pnb M. Anjar Legowo, Danwing 6, Kolonel Pnb Setiawan dan sejumlah pejabat jajaran Lanud Iswahjudi serta sejumlah Danskadron Udara yang terlibat pada latihan ini.

TERPOPULER

Tinggalkan komentar

TAGS