Superman Amankan Kunjungan Raja Salman di Bali

Dok. Latihan Prajurit Yonko 462 Paskhas (photo :TNI Angkatan Udara @_TNIAU)

Superman Amankan Kunjungan Raja Salman di Bali 1

Nusa Dua – Korps Pasukan Khas (Korpaskhas) TNI AU memperkuat pengamanan di Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai menjelang kedatangan Raja Arab Saudi yang berlibur di Bali.

“Korpaskhas datang menggunakan pesawat Hercules untuk memperkuat pengamanan bandara,” ujar Komandan Pangkalan Udara Ngurah Rai Kolonel Penerbang Wayan Superman, yang ditemui saat menghadiri apel pasukan gabungan pengamanan VVIP di Lapangan Lagoon, Nusa Dua, Bali, 3/3/2017.

Superman menambahkan 20 personel Korpaskhas diterjunkan untuk membantu Lanud Ngurah Rai dalam pengamanan kedatangan Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud bersama rombongan yang berlibur di Pulau Dewata, 4-9 Maret 2017.

Jumlah petugas itu akan menambah personel Lanud Ngurah Rai yang dikerahkan untuk pengamanan VVIP itu mencapai sekitar 218 orang.

Sementara itu terkait pengerahan pesawat tempur, Superman mengaku belum mendapat perintah untuk pengawalan menggunakan pesawat tempur.

Saat ini pesawat tempur tersebut masih sebatas bersiaga rutin, namun siap digunakan sewaktu-waktu dari Lanud Iswahjudi di Madiun, Jawa Timur, dan Lanud Hassanudin di Makassar.

“Jarak tempuhnya sekitar 45 menit ke Bali,” Kolonel Pnb Superman.

Sebanyak 2.500 aparat gabungan TNI-Polri dan pemerintah daerah dikerahkan untuk pengamanan kunjungan Raja Arab Saudi dan rombongan yang berlibur di Bali.

Mereka ditempatkan di sejumlah titik seperti pengawalan bandara, rute perjalanan, hotel, objek wisata hingga titik-titik tertentu.

Pengaturan Pesawat Rombongan Raja Salman

Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud dijadwalkan mendarat di Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, pada Sabtu (4/3/2017) pukul 17.45 WITA.

Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Bandar Udara Internasional Ngurah Rai, Arie Ahsanurrohim mengatakan Raja Salman tiba di Bali menggunakan pesawat Saudi Arabia 1 melewati rute Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta-Bandar Seri Begawan Brunei Darussalam-Denpasar.

Rencananya pesawat Boeing 747-400 itu akan menginap di parkir khusus di Bandar Udara Internasional Ngurah Rai yang sudah disiapkan Angkasa Pura I.

General Manager Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai Yanus Suprayogi sebelumnya menjelaskan saat kedatangan Raja Salman akan ada penutupan sementara selama sekitar 45 menit sesuai dengan prosedur kedatangan pejabat negara sangat penting atau VVIP.

Kementerian Perhubungan akan menerbitkan “Notice to Airman” atau Notam kepada pelaku penerbangan terkait penutupan sementara itu.

Data dari Humas Angkasa Pura I Bandara Ngurah Rai menyebutkan tiga pesawat yang mengangkut rombongan Kerajaan Arab Saudi juga tiba berdekatan setelah Raja Salman mendarat.

Pesawat tersebut yakni Saudi Arabia SVA-011 yang tiba pukul 19.45 WITA dan SVA-01B pukul 19.50 WITA, kedua pesawat ini juga akan menginap di parkir khusus bandara.

Sehingga total hanya akan ada tiga pesawat rombongan Kerajaan Arab Saudi yang menginap di parkir bandara.

Pesawat lain yang mendarat dengan waktu yang berdekatan adalah Saudi Arabia SV-7321 pukul 20.50 WITA.

Rombongan Raja Salman lainnya tiba mendahului pada Jumat (3/3) yakni Saudi Arabia SV-7320 pukul 20.50 WITA, SV-7326 pukul 00.45 WITA pada Sabtu (4/3) dan SV-7327 pukul 00.45 WITA pada Sabtu (4/3).

Pesawat terakhir yang datang melengkapi rombongan adalah pesawat dengan nomor HZ-103 pukul 03.30 WITA pada Minggu (5/3).

Pesawat yang tidak menginap di Bandara Ngurah Rai itu akan kembali ke sejumlah bandara di antaranya Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta, Chennai Madras India, Jeddah Arab Saudi dan Haneda di Jepang.

Raja Arab Saudi akan berlibur di Bali setelah lawatan kenegaraan di Jakarta, mulai 4-9 Maret 2017 bersama dengan sekitar 1.500 rombongan lain termasuk di antaranya putra mahkota, 25 orang pangeran, 14 pejabat setingkat menteri dan keluarga kerajaan lainnya.

Antara

Leave a Reply