Surati Kongres, Angkatan Darat AS Inginkan Sistem Rudal Iron Dome

Pengujian sistem anti-rudal Iron Dome © Kemhan Israel

JakartaGreater.com – Angkatan Darat Amerika Serikat (US Army) mengirimkan dokumen 14 halaman kepada Kongres AS yang meminta persetujuan $ 373 juta untuk membeli beberapa sistem intersepsi rudal Iron Dome yang telah diakui secara luas oleh Israel. Tujuan di balik permintaan ini adalah untuk menerapkan mekanisme itu untuk melindungi pasukan darat Amerika dari ancaman di berbagai daerah konflik, seperti dilansir dari Army Recognition.

US Army telah berupaya menerima dua baterai Iron Dome tahun 2020 dengan 12 peluncur, 240 rudal intersepsi, dua sistem manajemen pertempuran beserta dua sistem radar untuk memungkinkan perlindungan pasukan darat AS terhadap artileri, roket, rudal jelajah, serta mortir dan kendaraan udara tanpa awak di daerah konflik secara global, menurut Inside Defense.

“Berdasarkan analisis biaya, jadwal dan kinerja, Angkatan Darat Amerika telah memutuskan untuk mengirimkan dua baterai IFPC sementara dari Iron Dome pada tahun 2020”, sebut dokumen itu.

Uji penembakan rudal Arrow-3 interceptor Israel

Iron Dome adalah pencegat rudal jarak pendek, yang dikembangkan oleh Rafael Advanced Defense Systems. Ini adalah komponen pertama dari persenjataan pertahanan rudal tiga lapis Israel yang juga mencakup pencegat jarak menengah David’s Sling dan juga sistem pertahanan rudal jarak jauh Arrow.

Dilaporkan bahwa Amerika Serikat telah mencari “mekanisme” untuk melindungi pasukan darat AS dari ancaman di berbagai daerah konflik selama beberapa tahun terakhir, setelah sebelumnya mencoba membuat sistem pencegat mereka sendiri.

Tinggalkan komentar

Most Popular

Komentar