Swedia Akui Negara Palestina

37
84

image

Stockholm – Swedia mengakui Palestina sebagai negara, Kamis (30/10/2014). Pengakuan ini menempatkan Swedia sebagai negara pertama Uni Eropa dari kawasan Eropa Barat yang mengakui Palestina. Israel langsung memanggil pulang duta besarnya untuk Swedia.

“Kami tidak berpihak. Kami memilih proses perdamaian,” kata Menteri Luar Negeri Swedia Margot Wallstroem Kepada wartawan tentang keputusannya ini, Kamis.

Hanya beberapa jam setelah pernyataan Swedia, Israel memanggil pulang duta besarnya di Stockholm, dengan keperluan yang disebutkan adalah “konsultasi”.

“Ini menunjukkan kami terganggu dan jengkel atas keputusan yang tak membantu itu, yang tak berkontribusi membawa kembali negosiasi (perdamaian),” ujar Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Israel Emmanuel Nachshon soal pemanggilan pulang duta besarnya itu.

Kementerian Luar Negeri Swedia belum mengeluarkan pernyataan soal pemanggilan pulang duta besar Israel untuk Stockholm itu.

Pada hari yang sama, Wallstroem menulis di harian Dagens Nyheter bahwa pengakuan ini merupakan langkah penting yang menegaskan tentang hak Palestina untuk menentukan nasibnya sendiri. “Kami harap ini membuka jalan bagi orang lain (untuk melakukannya juga).”

Palestina sampai saat ini memperjuangkan kemerdekaan dengan wilayah mencakup Jalur Gaza dan Tepi Barat yang diduduki Israel, dengan Jerusalem sebagai ibu kotanya. Keputusan Swedia ini datang di tengah ketegangan Israel-Palestina, menyusul bentrokan berbulan-bulan di bagian timur Jerusalem.

Presiden Palestina Mahmoud Abbas memuji keputusan Stockholm dengan menyebut pengakuan itu sebagai tindakan berani dan bersejarah. Abbas pun menyerukan negara lain mengikuti jejak Swedia.

“Semua negara yang masih ragu untuk mengakui hak kami sebagai negara merdeka berdasarkan garis batas wilayah (yang ada pada) 1967, dengan wilayah timur Jerusalem menjadi ibu kota, seharusnya mengikuti jejak Swedia,” ujar Abbas seperti disampaikan ulang oleh juru bicaranya. (Kompas.com).

37 COMMENTS

    • MENGAPA SWEDIA BERANI MENANTANG AMERIKA & ISRAEL dgn akui palestine??? itu karna mreka tdk trlalu trgantung kpd as & nato. lihat saja bagaimana swedia bisa mandiri dgn alusista mreka jet tmpur. psawat. missil. radar. kpal perang. snjata. 80 % buatan dlm negri.. lagian ekonomi mreka tdk terikat dgn mata uang euro.. & yg pasti swedia adalah ngra yg akalnya sangat sehat.. krna mnolak penjajahan..

  1. Israel langsung tarik dubes ya dr swedia sbg aksi protes pengakuan dr swedia.

    Mungkin..ini mungkiin lho..
    Bg israel terasa sakit, marah, pingin perang,..sama spt ketika Indonesia menarik dubes dr australia krn penyadapan.

    Bukan mempersamakan Indonesia dan israel..
    skdr membyngkan tingkatan emosi yg skrg lg di rasakan israel

  2. kemerdekaan adalah hak mendasar seluruh bangsa. Yang merasa “sebagai sebuah bangsa” ya mendukung kemerdekaan dari penjajahan dan tindakan semena-mena. Yang tidak mendukung kemerdekaan, mesti “kebangsaan” bangsanya palsu, bohongan, atau TIDAK MEMPUNYAI NILAI kemanusiaan. Seperti Bangsa Kerbau, Bangsa Ayam, dan Bangsa-bangsa lainnya.

  3. terimakasih untuk swedia….. selanjutnya semoga saudara-saudara kita di eropa punya pemikiran yang sama…. bahwa israel sudah melakukan kejahatan kemanusiaan di palestine…..
    solusi yang tepat adalah dua negara berdaulat… meski sakit buat palestina… lebih lebih buat israel…

  4. Ndak perlu mencaci maki gitu bung, selain percuma anda juga kemungkinan menggunakan produk-produk Israel meski tidak secara langsung.
    Kalau memang mau membantu Palestina salurkan dengan benar bisa lewat LSM yang berkarya di sana.

    Selain itu galilah informasi yang benar, Indonesia dan banyak negara berlatar belakang muslim banyak yang sudah mengakui Palestina sebagai sebuah negara. Buktinya…ada kedutaan besar Palestina di Jakarta.

LEAVE A REPLY