Mei 022019
 

Jet tempur JAS-39C Gripen, Swedia

Swedia kemungkinan akan memperpanjang operasional pesawat tempur Gripen seri C/D hingga 10 tahun kedepan atau sampai tahun 2030. Langkah terbaru ini akan memungkinkan Swedia untuk memiliki armada Gripen dalam jumlah besar, diluar dari 60 unit Gripen seri E yang akan dipesan Angkatan Udara Swedia.

Keputusan memperpanjang tugas operasional Gripen C/D bisa diketahui saat Swedia nantinya menerbitkan RUU pertahanan jangka panjang berikutnya pada 14 Mei, yang mencakup periode lima tahun kedepan.

Kepala Eksekutif Saab Hakan Buskhe menyambut baik keputusan Pemerintah Swedia, menurutnya jika Swedia terus menerbangkan Gripen C/D, perusahaannya akan terus dapat berbagi pengembangan Gripen C/D dan Gripen E dengan Swedia dan negara pengguna Gripen lainnya.

Angkatan udara Swedia saat ini mempertahankan armada aktif 100 pesawat tempur Gripen, dan ada keinginan dari pimpinan tertinggi Angkatan Udara Swedia yang menginginkan jumlah Gripen menjadi 120 unit.

Saab saat ini terikat kontrak untuk memproduksi 60 pesawat tempur Gripen E-model generasi baru untuk Angkatan Udara Swedia, dengan operasi akan dimulai pada awal dekade berikutnya.

Desember lalu, Swedia mengubah rencana produkuksinya agar Gripen E mengunakan komponen baru, bukan dari komponen cadangan yang digunakan untuk Gripen C/D.

Masih beroperasinya Gripen C/D yang dimiliki Swedia menurut Kepala Eksekutif Saab Hakan Buskhe adalah berita bagus bagi Saab dan negara pengguna Gripen seperti Thailand, Hungaria, Afrika Selatan dan Republik Ceko.

“Adalah berita bagus bagi kami sebagai sebuah perusahaan, karena itu berarti akan ada lebih banyak pesawat Gripen yang terbang, ini juga baik untuk pelanggan kami di seluruh dunia,” tambahnya. Pengguna lain dari model Gripen C/D adalah Republik Ceko, Hongaria, Afrika Selatan dan Thailand.

Negara Swiss saat ini juga sedang mempertimbangkan Gripen E sebagai pesawat tempur masa depannya, dan sedang bersaing dengan Dassault Rafale, Eurofighter Typhoon, F-35 dan F-18 Super Hornet.

Saab mengajukan tawaran untuk bisa memasok 30 – 40 Gripen E untuk bisa memperkuat Angkatan Udara Swiss.

Flightglobal

 Posted by on Mei 2, 2019