Swedia Telah Mengembangkan Jet Tempur Penakluk Flanker Rusia – Komandan

JakartaGreater.com – Jet tempur Swedia memang tidak memiliki karakteristik yang luar biasa bila dibandingkan dengan jet tempur generasi kelima Su-57, tetapi dilaporkan memiliki peralatan dan perangkat lunak peperangan elektronik (EW) terbaik, sehingga jet tempur musuh akan sulit untuk melacaknya, seperti dilansir dari laman Sputnik pada hari Sabtu.

Komandan Angkatan Udara Swedia, Mats Helgesson, telah menyatakan bahwa pesawat tempur JAS 39 Gripen E terbaru buatan Saab yang kini dikembangkan, dirancang untuk “membunuh Sukhoi”, pejuang superioritas udara papan atas Rusia, menurut media pemerintah Finlandia, Yle.

Dalam upaya untuk lebih menekankan efektivitas jet tempur Gripen E tersebut, Helgesson menyimpulkan bahwa jet tempur buatan Swedia itu telah memiliki “sabuk hitam” dalam melawan jet tempur Rusia.

Instalasi sistem pernika pada jet tempur Gripen E © Saab

Justin Bronk, pakar pertempuran udara di Royal United Services Institute, yang dikutip oleh Business Insider, mengatakan bahwa seri jet tempur JAS 39 Gripen dikenal dengan kemampuan EW yang luar biasa, yang ditingkatkan setiap dua tahun.

“Beberapa tahun yang lalu, pilot tempur Gripen bosan diperolok-olok oleh pilot Typhoon Jerman dan mendatangi mereka untuk bermain-main dengan perang elektronika bersama dan memberi pilot Jerman kesulitan”, katanya.

Pada saat yang sama, Bronk mencatat bahwa seorang pilot tidak pernah tahu sebelumnya apakah EW akan bekerja, bahkan jika itu terjadi, pilot tetap harus terlibat dalam pertempuran.

Jet tempur multiperan supersonik Gripen E/F buatan Swedia © Saab

Meski demikian, tidak jelas seberapa kuat komponen EW dari JAS 39 Gripen E bila dibandingkan dengan Sukhoi Su-57 Rusia, karena keduanya tidak pernah berkompetisi di udara, ditambah lagi jet tempur Rusia tersebut bisa membawa muatan yang jauh lebih besar (10.000 kg), dibanding Gripen E yang hanya bisa membawa 5.300 kg.

Selain itu, Su-57 ini mampu mencapai kecepatan yang lebih tinggi (2,45 Mach dibandingkan dengan 2 Mach oleh Gripen E). Jet tempur Sukhoi Rusia dikenal karena kemampuan manuvernya dalam pertempuran “dogfight” dan kemampuan untuk menampilkan prestasi yang menakjubkan di udara.

Tinggalkan komentar