T-50 Golden Eagle Coba Peruntungan di Malaysia

The Black Eagles, KAI T-50 Golden Eagle

Korea Aerospace Industies (KAI) berusaha mempromosikan pesawat latih dan pesawat serang ringan canggih T-50 Golden Eagle ke Kuala Lumpur.

Hal ini terlihat dari antusiasmenya pihak Pabrikan KAI dengan mendirikan stand yang cukup besar di acara Langkawi International Maritime & Aerospace (LIMA 2017), termasuk juga terlihat dari dukungannya terhadap tim akrobatk Angkatan Udara Korea Selatan – Black Eagles yang melakukan pertunjukan udara memukau di Malaysia.

Tim Black Eagles melakukan pertunjukan akrobatik udara dengan menggunakan delapan pesawat T-50B, yang mulai digunakan sejak tahun 2009 setelah sebelumnya menggunakan pesawat Cessna A-37 Dragonfly.

T-50 adalah pesawat supersonic yang mampu mengisi dua peran sekaligus, yakni sebagai pelatih latih dan pesawat serang ringan modern. T-50 golden Eagle buatan KAI juga cukup sukses setelah berhasil terjual ke beberapa negara di Asia Tenggara seperti Filipina, Thailand dan Indonesia.

Kuala Lumpur saat ini masih kekurangan pesawat latih bermesin jet, dengan hanya memiliki tujuh unit pesawat latih MB-339CM, satu pesawat MB-339CM lainnya jatuh pada Mei 2016 dengan pilot dan co-pilot berhasil keluar menyelamatkan diri.

Keputusan Malaysia untuk mengakuisisi pesawat latih baru mungkin masih membutuhkan waktu beberapa tahun lagi. Hal ini tidak mungkin dilakukan sampai Kuala Lumpur sudah memiliki pesawat tempur baru di bawah naungan Multi-Role Combat Aircraft (MRCA).

Selama ini keputusan pembelian pesawat MRCA telah tertunda selama bertahun-tahun tanpa kejelasan.

FlightGlobal
Editor : Muhidin

Tinggalkan komentar