Tadinya, Mayor Agus Yudhoyono Disiapkan Jadi Pemimpin TNI

118
18

Jakarta – Mabes TNI memastikan pengunduran diri Mayor Inf Agus Harimurti Yudhoyono telah sesuai aturan dan Surat Pengunduran Diri telah diterima Kepala Staf Angkatan Darat, ujar Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, (23/9/2016).

“Secara prosedur Mayor Agus telah mengajukan Surat Pengunduran Diri secara berjenjang kepada Komandan Brigif, Pangdam Jaya, Kasad dan untuk surat telah diterima Kasad dan juga disetujui dengan tembusan Panglima TNI,” ujar Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.

Terkait anggota TNI yang ikut Pilkada, Panglima TNI menyatakan telah diatur jelas dalam Surat Telegram Panglima TNI Nomor : ST/983/2016 tanggal 9 Agustus 2016 tentang ketentuan dan tata acara Pemilu Pilkada bagi seluruh anggota TNI dan PNS TNI.

Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo
Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo

“Pengunduran Mayor Agus adalah hak keinginan pribadi, tidak bisa ditolak dan kita menghormati pilihan tersebut. Jadi Mayor Agus harus berhenti dan telah mengajukan surat kepada Kasad,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menyampaikan sewaktu menjadi Kasad, pernah mengumpulkan Perwira Terbaik Angkatan Darat Abituren tahun 1990 sampai dengan tahun 2004 untuk menyusun program-program reformasi TNI, doktrin-doktrin, dan strategi pertempuran, dimana Mayor Agus menjadi salah satu Kader yang disiapkan untuk menjadi pemimpin TNI dimasa depan.

Jenderal TNI Gatot Nurmantyo juga menuturkan, Mayor Agus sejak SMA Taruna Nusantara di Magelang selalu nomor 1, nilainya sampai sekarang belum ada yang menyaingi. Kemudian ketika lulus di Akmil memperoleh predikat Adhi Makayasa, berdasarkan nilai terbaik dari aspek mental, fisik, dan intelektual. “Mari kita berpikir positif, memilih karier di politik boleh-boleh saja karena di beberapa negara maju, jarang militer aktif sampai pensiun,” ujarnya.

Mayor Agus Yudhoyono, saat masih aktif di militer ( Photo : cantiks.com)
Mayor Agus Yudhoyono, saat masih aktif di militer ( Photo : cantiks.com)

Jenderal TNI Gatot Nurmantyo juga mengatakan, Mayor Agus belum genap 20 tahun masa ikatan dinas, sehingga tidak mendapat hak pensiun mengingat Mayor Agus baru 16 tahun mengabdi di TNI. “Pengunduran diri Mayor Agus dari anggota TNI untuk mengikuti Pilkada, maka diberhentikan dengan hormat dari dinas keprajuritan TNI,” ujarnya.

Terkait pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2017, Panglima TNI menerima perintah dari Presiden Jokowi untuk memastikan netralitas prajurit TNI. “Saya menghimbau kepada masyarakat, apabila ada yang mengetahui anggota TNI yang tidak netral, tolong sebutkan nama dan pangkatnya, sehingga bisa kami cari, diadakan penyelidikan dan proses hukum,” ujar Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.

Puspen TNI

118 COMMENTS

    • Anak nya dipertaruhkan… Yg saya tau, mas Agus ini pintar dan berprestasi seperti kebanyakan anak jaman sekarang yang selalu ranking 1 di kelas… Memang masa depan itu Misteri, ga ada yang tau kecuali Allah, tapi keluar dari TNI dengan segudang prestasi, ibaratnya kalau pemain bola Lionel Messi keluar dari Barca terus ikut Lomba Balap Mobil… Politik dan militer itu berbeda, untuk masuk Politik harus matang dulu baik di militer maupun yang lainnya, maaf kalo masuk dunia politik menggunakan trial and error kasian rakyatnya…

    • Tentu SBY mempunyai strategi jitu yg diawali dari pemikiran matang beliau ketika merestui dan mendorong anaknya maju ke ranah politik dgn mengorbankan karir militer. Tidak ada dlm kamusnya seorang SBY memutuskan sesuatu dgn grasa grusu dan tergesa2. Langkah besar untuk tujuan jangka panjang yg besar pasti mengandung resiko besar. Ini semua tentunya sudah melalui pertimbangan yg matang. Mari kt berandai2, seandainya dulu SBY menolak pinangan politik di zaman megawati, kemudian beliau meneruskan karir militer sampai puncak dgn pangkat jenderal dgn bintang tertinggi. Kemudian beliau jadi pangab. Siapa yg berkuasa mengangkat dia jadi pangab. Tentunya presiden kan? Kemudian setelah jadi pangab, beliau punya pemikiran strategis untuk pertahanan. Apakah pemikiran beliau terlaksana ketika presidennya kurang respek? Kemudian setelah itu dia melepas jabatan dan pensiun. Siapa yg memberhentikan jabatan beliau kalau bukan presiden. Ingat…setinggi apapun pangkat militer (pangab) pada ahirnya tetap dibawah genggaman orang politik (presiden). Setinggi apapun angan2 org militer untuk kemajuan militernya, keputusan ahir tetap ditangan presiden. MEF bisa dilaksanakan SBY saat itu karena beliau saat itu jadi presiden. Seandainya beliau bukan presiden, MEF hanya sebatas angan2.
      Agus tentu tidak disiapkan hanya sebatas sebagai gubernur atau ketua partai, tapi kedepannya disiapkan untuk karir tertinggi di dunia politik alias presiden. Tentunya untuk mencapai titik ini butuh waktu dan kematangan. Waktu tersebutlah yg mematangkannya. Jangan pernah ngelindur dan ngelantur dgn membuat aturan sendiri kalau gubernur Jakarta harus perwira tinggi. Acuan mampu tak mampu matang tak matang bukan dari pangkat terahir apa ketika dia mencalonkan gubernur. Tapi integritas, kapabilitas dan intelektualitas individulah yg jadi acuan.

  1. tahun 2019 pangkatnya baru letkol ?

    rakyat udah cerdas, ogah calon pemimpin jatuh dari langit

    sekarang dipantaunya dari tingkat walikota seperti risma atau ridwan kamil, klo sukses dan rekam jejak bagus baru diwacanakan naik ke jenjang lebih tinggi..

    • Yang terpenting para kepala daerah bekerjalah fokus mimpin daerah. Jangan alihkan kesibukan dengan mikirin jabatan yang lebih tinggi.
      Jangan seperti di kabupaten mana itu saya lupa, seorang yang baru berapa menit menang pemilihan bupati kok sudah mengungkapkan niatnya maju sebagai calon gubernur Jabar.

    • Buat APA nunggu jendral trus president keburu gk JD ketum sang ayahnda..ITU jg klo masi ADA demokrat Di tahun 2020an lah klo guling tikar piye…

      Kalo joko aja karir bisa singkat meroket,pengusaha mebel,walkot,gubenur,president.

      Maka strategy babe besar, mayor,gubenur,2019 ikut pilpres(mumpung masi ketum) hehehehe

      TP sejarahnya militer JD gubenur, gk ADA perwira menengah yg megang posisi ini krn masi ingusan. Rata rata purnawirawan gubenur dki pd jaman ITU. Jakarta sukses Di pimpin militer wktu gubenurnya ali sadikin (letjen kko/marinir) terkenal keras, tegas,berani.

  2. Agus bisa jadi staf ahli presiden (kalau presidennya mau, siapa pun presidennya), jika Andi Wijayanto dulu bisa jadi staf ahli, masak Agus tidak bisa “membisiki” presiden soal strategi perang maupun menyusun daftar belanja alutsista, sebagai pembanding terhadap daftar belanja alutsista yang dibuat masing-masing angkatan …

    Agus juga bisa nyambi menjadi bintang sinetron/FTV … untuk kampanye, jika Gubernur Jateng Ganjar P aja bisa “berakting” main pertunjukan ketoprak, masa Agus enggak bisa …

    Presiden JFK juga dulu keluar dari militer dengan pangkat LETNAN dan menjadi presiden pada umur 43 tahun, Agus masih mending pangkatnya sudah MAYOR berusia 38 tahun …

    Obama jadi Presiden umur 46 tahun, siapa bilang untuk jadi presiden harus menunggu usia tua dulu (56 tahun) ?

    • dari sini sudah berhasil Agusnya,banyak yang menyayangkan,banyak yang takut Agus kalah,yang demikian adalah pemilih potensial Agus,karena takut Agus kalah.ingat,,,ingat pak SBY ahli strategi.
      Dan Agus memang layak untuk dipilih.

  3. dia salah satu lulusan terbaik di bidng militer kita, pengalaman nya selama bertahun2 di dalam dunia militer sangat kita butuhkan, tapi sayang harus kelurar.

    sekarang agus terjun ke dunia politik, semoga saja bisa memberikan yang terbaik untuk bangsa dan negara.

  4. setiap warganegara punya hak dan kewajiban untuk mencalonkan & dicalonkan. Yang setuju silahkan mendukung, yang tidak suka jangan memilih (bagi yang punya hak pilih) jangan memfitnah/mencaci maki. Sepatutnya di Indonesia dipotong satu generasi melihat masalah mental korupsi yang tidak habis-habisnya. Berilah peluang yang muda untuk memimpin, kalau baik, jujur,amanah untuk kebaikan Indonesia kenapa tidak dicoba!

    • Sabar dikit JD RI 1, hahahahahahhaha
      Lama bro klo karir militer JD president
      Si Agus masih mayor(perwira menengah)
      Tingkatan perwira menengah ada 3 (mayor,letnan kolonel,kolonel)
      Tingkatan perwira tinggi ADA 4 (brigjen,mayjen,letjen,jendral)
      TP klo mau sukses setidaknya pernah menjabat posisi strategies misalnya KASAD trus panglima. Klo cuma JD jendral rakyat gk ADA yg inget.
      Setelah proses karir militer selesai/purnawirawan baru berkarir Di politiknya syukur syukur punya jabatan strategies, biar pilpres Di usung.

      Krn beye sadar begitu lama proses membentuk anaknya JD nomer satu seIndonesia, maka pilgub ini Di jadikan Batu loncatan utk memperkokoh dinasti cikeas Di demokrat Dan perpolitikan nasional.

      • Kok sensi…justru saya mendukung rencana ambisi sby, krn demokrat memang sudah abis stock kader berpotensi..krn beye tau demokrat dlm kondisi kritis maka Di butuhkan figur baru yg segar..

        Dan kalo gagal yh sudah nasib toh politiknya sby masih kalah senior sama mega yg idup Dr kerasnya jaman orba..

        Justru saya seneng sby mempertaruhkan anaknya, hahahahahahhaha
        Justru saya kuatir klo Agus tetap berkarir Di militer krn bisa saja seperti kakeknya atau bpknya..
        Paham kan mksudnya..

        TP ADA desas desus karir Agus Di militer sudah tidak cermelang semenjak bpk nya sudah berstatus mantan pres. Maka demi menyelamatkannya si Agus Di tarik kepolitik, sekaligus utk memyelamatkkan wajah demokrat yg memudar ITU..
        Si Agus hanya sebatas jD the raising star demokrat, bukan raising star buat negaranya.
        Krn drpd Agus yg jd RI1/mending Pak moeldoko yg Di usung, krn beliau sudah joss mantan panglima bukan mantan mayor.

        • @ampuh, kok si mayor Agus Di samain dgn hilter (kopral muda yg sukses sbg Fuhrer) hahahahahahhaha

          Lihat kondisinya donk oon…

          Hilter bisa meroket karirnya krn jasanya,keberaniannya,strategynya di perang dunia.

          Di militer jabatan bisa cepat Naik pangkat klo memang situasi perang. Krn jasanya Dan pengorbanan point besarnya, nah klo cuma Di barak?

          Lah si Agus cuma lulusan terbaik Di pendidikan militer saja kan?makanya dia Di kirim ikut satgas garuda pbb. Biar tambah kenaikan pangkatnya.

          Saya masih salut sama prabowo yg masih terlibat nyata pertempuran Dan wajar karir gemilangnya yg diperoleh. Lah kalo cuma berjenjang Dr pendidikan?

  5. sesuai kata warjager diatas dipaksakan dan bisa blunder,iya kalo menang tapi kalo kalah,sayang sekali dalam dunia karir seperti itu tamat dalam dunia politik

    politik jgn terlalu dipaksakan dan mengorbankan realitas alam pikiran sadar.selamat berjuang

    mayor-letkol-kolonel itu tidak lama lho naik sudah jenderal

    jgn tergesa2 mengambil keputusan kalo belum pasti melihat kekuatan musuh sendiri(militer dan politik)

    salam damai selalu:)

    • @bung kw politik itu TIDAK MENGENAL KAWAN dan LAWAN, tapi mengenal namanya KEPENTINGAN ABADI,PENTING siapa menjadi dki1 harus didukung lah itu merupakan putra2/putri terbaik saat ini ikut disana

      salam damai selalu:)

  6. banyak orang yang hanya melihat kejadian sekarang, seolah olah sdh piawai menilai peristiwa kedepan. yang jelas, bapak dan anak itu orang pintar dua duanya. prestasi yang sudah diukirnya bukan prestasi kacangan. saya berani jamin, para komentator disini gak ada yang lebih prestasinya dari mereka berdua. jadi, kita lihat saja nanti.

  7. biarpun dia menjadi presiden,karir dalam militer tetap dicatat bro heheehhe

    itu kalo menang,nah itu mantan3 bintang sudah iklan 6tahun,keluarin uang trilyunan rupiah saja tidak bisa menang dalam pilres(ada anekdot dalam bola ditv satu brazil 7;1jerman,bukannya jerman 7;1 heheheheeh)

    kalo imajinasi bolelah,kalo diatas 2019 bolehlah itu dimajukan,minimal kalo sekarang istilah belum matang,cm melihat konstelasi politik didki mungkin siapa ngk mau pegang?????

    salam imajinasi selalu met damai heehehehe:)

  8. Ayo Dukunglah AGUS HARIMURTI YUDHOYONO sebagai Gubernur DKI 2017 – 2022 dan sebagai Presiden RI 2024 – 2034 (2 Periode)

    jangan lupa :

    PILIH : AGUS – SYLVI

    tertanda my partners :

    ANGEL DARK
    DEBORAH WELLS
    FEDERRICA ZARRI
    SIMONA VALLI
    VERONICA BELLA
    URSULA MOORE

  9. ” Mayor Agus sejak SMA Taruna Nusantara di Magelang selalu nomor 1, nilainya sampai sekarang belum ada yang menyaingi. Kemudian ketika lulus di Akmil memperoleh predikat Adhi Makayasa, berdasarkan nilai terbaik dari aspek mental, fisik, dan intelektual.”….Sepertinya Pernyataan Panglima utk mengcounter Statment salah satu Petinggi Demokrat yg mengatakan bahwa Karir AHY di TNI mandeg krn SBY bukan lagi RI-1 nah kalo AHY gak punya Kemampuan kenapa TNI mau mengirimkan yg bersangkutan ke Amerika hingga bisa lulus, apa sih yg Kurang dari AHY utk berkarir di Jajaran TNI Kapabilitas punya, Koneksi dengan Nama besar SBY apa perlu diragukan
    Jadi Tidak setuju dengan adanya alasan Karir AHY mandeg di TNI sehingga pilih keluar dari Instansi yg membesarkanya
    Kita lihat saja SBY dengan strateginya utk membesarkan warisan Dinasti Politik Cikeuas diluar 2 Dinasti keluarga Politik antara lain Dinasti Soekarno dan Dinasti Cendana yg hingga saat ini pengaruh nya masih bisa rasakan bahkan Dinasti Soekarno saat ini Unjuk gigi sebagai Partai Pemenang dan partai Pengusung Pemerintahan

  10. slma niatny baik n tdk utk menjatuhkan sesama, gak apah2 kan kang,,,disini kita debat diluar kita biasa ngopi bareng,,,buktinya gorengan 5 yg akang mkan ane yg bayarin gara2 situh kburu ngibrit ngejar beruk xixixixix salaam heureuy bung Colibri

  11. menurut ane sih bagus saja AHY jadi calon. kan jadi ada pembanding buat calon yg lain.
    AHY adalah seorang calon alternatif melihat kinerja petahana yang g bagus-bagus amat.
    G layak lah klo mnrut ane dprtahankan. toh juga kliatanya juga g ada program dia yg perlu kesinambungan, selain reklamasi yg lebih banyak nguntungin cukong2 aseng.

    Semoga Allah meberikan jalan yang terbaik. kebenaran hanya milik allah.

  12. A*us 11 – 12 sama jok*wi

    Ag*,s memiliki karir baik menjadi tni, Jok*wi memiliki kinerja baik saat memimpin jakarta. *gus keluar mencalonkan dki1, joko*i mengundurkan diri mencalonkan RI1.
    ———————————
    Pastinya setiap orang punya opini pribadi.
    ———————————

  13. Saya akan lebih respek jika si Mayor Agus ini jadi walikota saja dulu selama 5 tahun entah di mana pokoknya di Jakarta.

    Ketika dia sukses cemerlang saat jadi walikota selama 5 tahun maka dia bisa sukses jadi gubernur DKI.

    Saat dia cemerlang sebagai gubernur selama 5 tahun maka dia bisa dilantik jadi menteri dalam negeri selama 5 tahun.

    Ketika dia berhasil dan cemerlang sebagai mendagri maka dia bisa mencalonkan diri jadi presiden di tahun 2034 saat RI sedang di masa jaya.

    Jadi semua itu tidak instan. Ilmu yg diperoleh dari Bapaknya akan matang oleh gemblengan selama 15 tahun (5 tahun walikota, 5 tahun gubernur dan 5 tahun mendagri).

    Jika dia cemerlang dalam 15 tahun itu maka rakyat akan melihat dan percaya penuh kepadanya. Dalam 15 tahun itu pun Agus akan menjadi lebih bijaksana.

    Dalam masa 15 tahun itupun teman2 nya seangkatan akan menjadi jenderal senior di tahun 2034.

    Umur Agus saat tahun 2034 itu mungkin 50 tahunan sehingga akan direspek oleh para Jenderal senior yang secara umur sebaya dengannya.

    Tapi kalo sekarang ? No way. Masih kecil kamu Nak.

  14. memang jalan yang cepat dan nyaman bgi anggota TNI menjadi pangti TNI adalah lewat jalur politik(DPR >>presiden )…tdk panas-panasan…resiko kerja relatif lebih kecil…berangkat kerja pagi pulang sore..bisa ketemu anak istri…gaji gedhe..dapat fasilitas..

  15. @Zain

    Dragula ?

    maaf saya Rocco Supardi (Tarzan X) lupa memasukkan partner saya yang bohay yang bernama :

    DRAGHIXA

    dia sudah konfirmasi ke saya tadi pagi, katanya siap mendukung penuh Pasangan AGUS – SYLVI sebagai Gubernur/Wakil Gubernur DKI …

    ketika saya tanya alasannya kenapa mendukung, dia bilang karena mas AGUS keren banget serta rasa kesetiakawanan karena sesama wanita untuk mendukung bu SYLVI sebagai wakil gubernur DKI … demikian bung Zain …

  16. Bung2 smuanya,jika ada yg mengatakan bahwa jokowi pernah jd ini jadi itulah agus juga sama pernah jd sersan, letnan dll sama saja tho disatu sisi militer disatu sisi sipil hanya saja mas agus ini tdk jd anggota partai jd masih murni blm ada kepentingan kelompok atau golongan yg diutamakan diatas kepetingan bangsa dan negara.

  17. para hatters nya SBY dan fans nya hoax hrusnya pada senang donk bca artikel ini kan yakin hoax pasti menang jd ente pade punya bahan bully buat SBY ntr klw pak agus kalah, tp sprtinya ente pade kesurupan ape krn tkut hoax kalah?? 😀 kidding

  18. saya dari kemarin sedangberandai-andai tentang seorang mayor yang jadi presiden, yang otomatis juga panglima tertinggi angkatan bersenjata repiblik indonesia.. apa rasa para bapak-bapak yang berpangkat bintang 4, 3,2 dsan lainnya di perintah oleh seorang mayor.

LEAVE A REPLY