Apresiasi untuk Peran Satgas Divisi 3 Kostrad di Sulteng

 Tidak Dikategorikan  Komentar Dinonaktifkan pada Apresiasi untuk Peran Satgas Divisi 3 Kostrad di Sulteng
Okt 292018
 

Kogasgabpad mengapresiasi peran dan kontribusi dari Satgas Divisi 3 yang berhasil memberikan kondisi yang normal kembali sehingga pasca bencana daerah atau lokasi bencana dengan signifikan bangkit dan Satuan Kostradlah yang pertama kali turun dilapangan pasca gempa dan tsunami tersebut.

Palu, Jakartagreater.com   –  Panglima Komando Penugasan Gabungan Terpadu (Pangkogasgabpad) Mayor Jenderal TNI Tri Soewandono memimpin pelepasan 1329 Prajurit Satgas Divisi 3 Kostrad kembali dari misi kemanusiaan Penanggulangan Bencana pada Sabtu 27-10-2018 di Pelabuhan Pantoloan Palu Sulawesi Tengah.

Pelepasan dilaksanakan didepan Kapal KRI Makassar didampingi oleh Komandan Sektor Donggala Satgas Divisi 3 Kostrad Kogasgabpad TNI Kolonel Inf Josep Tanada Sidabutar yang keseharianya sebagai Danbrigif Para Raider 3/TBS Kostrad Kariango.

Dalam sambutan Pangkogasgabpad TNI, Kogasgabpad mengapresiasi peran dan kontribusi dari Satgas Divisi 3 yang berhasil memberikan kondisi yang normal kembali sehingga pasca bencana daerah atau lokasi bencana dengan signifikan bangkit dan Satuan Kostradlah yang pertama kali turun dilapangan pasca gempa dan tsunami tersebut.

Lebih lanjut Pangkosgabpad TNI Mayjen TNI Tri Soewandono mengatakan “sudah banyak hal positif yang diberikan oleh Satgas Divisi 3 Kostrad selama di daerah bencana, kedepannya untuk tetap menjaga komitmen pengabdian terhadap rakyat sehingga Sulawesi Tengah dapat bangkit dan memperbaiki kondisi seperti sediakala .

“saya bangga dan hormat atas peran dan kontribusi yang telah ditorehkan dalam misi penanggulangan bencana ini yang sangat mengesankan” tambahnya.

Pada saat yang sama Pangkogasgabpad TNI berpesan kepada seluruh prajurit yang hendak kembali ke kesatuannya untuk mengutamakan faktor keamanan dan keselamatan dalam perjalanan. (Penkostrad).

Kasad Pimpin Upacara Alih Kodal Menjadi Kendali Divisi-3/Kostrad

 Tidak Dikategorikan  Komentar Dinonaktifkan pada Kasad Pimpin Upacara Alih Kodal Menjadi Kendali Divisi-3/Kostrad
Jul 142018
 

Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Mulyono bersama Panglima Divisi-3/Kostrad, Panglima Kodam XIV/Hassanud dan Panglima Kodam XVII/Cendrawasih pada Kamis 12 Juli 2018 di Pakatto, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Ambon, Jakartagreater.com – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Mulyono memimpin upacara Alih Kodal satuan-satuan dari jajaran Divif-1/Kostrad, Kodam XVII/Cendrawasih dan Kodam XIV/Hassanuddin menjadi bagian dari atau dibawah kendali Divisi-3/Kostrad, pada Kamis 12 Juli 2018 di Pakatto, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Kasad mengatakan, Alih Kodal ini merupakan bagian dari upaya penataan organisasi TNI Angkatan Darat dalam kerangka Pembangunan Kekuatan Pokok Minimum atau Minimum Essential Force (MEF) yang dilaksanakan atas dasar konsep pertahanan berbasis kemampuan sesuai dengan dokumen Postur TNI AD 2010-2029.

Kasad mengungkapkan, perkembangan lingkungan strategis, baik dalam skala global, regional maupun nasional senantiasa mengimplikasikan kemungkinan timbulnya spektrum ancaman baik yang telah terantisipasi maupun ancaman bentuk baru terhadap kedaulatan dan integritas Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Potensi ancaman yang terjadi di suatu wilayah dapat dipolitisasi menjadi ancaman berskala nasional yang membahayakan kedaulatan negara. Disintegrasi bangsa masih menjadi tujuan dan sasaran upaya pihak-pihak yang berseberangan dengan NKRI. Setiap Komando Utama Operasional TNI, baik kekuatan terpusat maupun kewilayahan harus mampu mengambil langkah-langkah antisipatif dan preventif untuk menghadapi berbagai potensi ancaman tersebut,”tegasnya.

Lebih lanjut disampaikan, TNI AD telah merencanakan dan memperjuangkan penambahan 1 Divif dalam jajaran Kostrad sejak lama, bahkan sudah tercantum dalam dokumen Postur TNI AD tahun 2005-2024.

Dalam dokumen tersebut, pembentukan Divif-3/Kostrad direncanakan pada Renstra tahun 2010-2014. “Penambahan kekuatan Kostrad diperlukan agar Kostrad sebagai kekuatan terpusat memiliki 3 Divif yang dapat diproyeksikan untuk mengatasi 3 trouble spot di seluruh wilayah NKRI secara simultan dalam kapasitasnya sebagai unsur darat Pasukan Pemukul Reaksi Cepat (Striking Force) dan sekaligus sebagai pasukan siaga (Standby Force),”ucapnya.

“Pembentukan Divif-3/Kostrad dengan satuan jajarannya didasarkan pada Perkasad Nomor 16 Tahun 2018 tentang penataan satuan dan pembentukan satuan baru jajaran TNI AD. Pada tahap awal, pembentukan Divif-3/Kostrad dilakukan dengan melaksanakan Alih Kodal atas beberapa satuan jajaran Divif-1/Kostrad, Kodam XIV/Hasanuddin dan Kodam XVII/Cenderawasih.

Hal ini dilakukan dalam rangka mencapai efisiensi proses pembentukan satuan dan agar kesiagaan operasional dapat tercapai dalam waktu yang relatif lebih singkat,”tegas Kasad.

Jenderal TNI Mulyono menambahkan, Alih Kodal  satuan-satuan dari jajaran Divif-1/Kostrad, Brigif 20/Ima Jaya Keramo dari Kodam XVII/Cenderawasih, Kodam XIV/Hasanuddin, ke Divif-3/Kostrad, meliputi :

  1. Brigif Para Raider-3 Kostrad dari Divif-1/Kostrad, ke Divif-3/Kostrad, beserta 3 Yonif jajarannya yakni Yonif Para Raider 431 Kostrad,  Yonif Para Raider 432 Kostrad dan Yonif Para Raider 433 Kostrad.
  2. Alih Kodal Brigif 20/Ima Jaya Keramo dari Kodam XVII/Cenderawasih ke Divif-3/Kostrad beserta 2 Yonif jajarannya meliputi Yonif 754/Eme Neme Kangasi dan Yonif 755/Yalet.
  3. Alih Kodal  dari Kodam XIV/Hasanuddin ke Divif-3/Kostrad adalah Yonarmed 6/105/Tarik/Tamarunang dan Yonarhanud 16/Sula Bhuana Cakti.

Kasad mengharapkan, penataan satuan dan pembentukan satuan baru khususnya yang terkait dengan pembentukan Divif-3/Kostrad akan terus dilanjutkan dengan melengkapi Satuan Tempur, Satuan Bantuan Tempur dan Satuan Bantuan Administrasi hingga terpenuhinya organisasi Divif-3/Kostrad.

“Demikian pula halnya dengan Kodam XIV/Hasanuddin dan Kodam XVII/Cenderawasih, Alih Kodal beberapa satuan jajarannya ke Divif-3/Kostrad akan diikuti dengan pembentukan beberapa satuan baru untuk menggantikan satuan yang telah dialihkodalkan tersebut, sehingga postur serta kesiapan operasional Kodam XIV/Hasanuddin dan Kodam XVII/Cenderawasih dapat tetap terjaga,”ungkapnya.

Kasad minta kepada seluruh prajurit untuk segera bentuk dan tanamkan jiwa korsa, identitas kolektif dan kebanggaan dalam diri sebagai warga jajaran Divif-3/Kostrad. “Sebagai prajurit TNI AD, loyalitas kepada satuan dan institusi di atas segalanya dan kalian pasti mampu melaksanakan tugas sebagai prajurit-prajurit Kostrad dengan sebaik-baiknya,”pungkasnya. (Pendam Pattimura).

Asrena Kasad Tinjau Lokasi Markas Divisi 3 Kostrad

 Tidak Dikategorikan  Komentar Dinonaktifkan pada Asrena Kasad Tinjau Lokasi Markas Divisi 3 Kostrad
Agu 102017
 
Asrena Kasad Mayjen TNI Dominicus Agus Riyanto, tinjau lokasi Markas Divisi 3 Kostrad di Gowa, Prov Sulawesi Selatan, 9/8/2017

Gowa – Asisten Perencanaan dan Anggaran Kasad, Mayjen TNI Dominicus Agus Riyanto bersama rombongan tiba di Mako Rindam XIV/Hsn dan diterima oleh Kasdam XIV/Hsn Brigjen TNI Supartodi. Rabu (9/8/2017). Tujuan kedatangan Asrena Kasad adalah dalam rangka mengecek pembangunan markas Divif 3 Kostrad.

Pada kesempatan itu Asren Kasad menerima paparan dari Kazi Kostrad Letkol Czi Lin Novrianto tentang kesiapan rencana relokasi pembangunan Markas Divisi 3 (Madivif 3) Kostrad di Dusun Borong rappo (Pakatto), Desa Sokkolia, Kec. Bontomarannu, Kab. Gowa, Prov Sulawesi Selatan.

Asrena Kasad Mayjen TNI Dominicus Agus Riyanto, tinjau lokasi Markas Divisi 3 Kostrad di Gowa, Prov Sulawesi Selatan, 9/8/2017

Setelah menerima paparan dari Kazi Kostrad selanjutnya Asrena Kasad beserta rombongan melaksanakan peninjauan lokasi Markas Divisi 3 Kostrad. Pen Kostrad, 10/8/2017.