Arab Saudi Investasikan Rp281 Triliun untuk Industri Militer

 Tidak Dikategorikan  Komentar Dinonaktifkan pada Arab Saudi Investasikan Rp281 Triliun untuk Industri Militer
Feb 202021
 

JakartaGreater   –   Arab Saudi akan menginvestasikan lebih dari 20 miliar dolar AS (sekitar Rp281 triliun) untuk pengembangan industri militer dalam negeri, selama satu dekade ke depan.

Investasi ini sebagai bagian dari rencana agresif untuk memperkuat anggaran militer Arab Saudi, ujar Kepala regulator industri militer kerajaan itu, Sabtu, 20-2-2021.

Negara Arab Saudi ingin mengembangkan sekaligus memproduksi lebih banyak senjata dan sistem militer dalam negeri, dengan berencana menghabiskan 50 persen dari anggaran militer domestik pada 2030.

“Pemerintah membuat wacana, di mana kami akan berinvestasi lebih dari 10 miliar dolar AS (sekitar Rp 140 triliun, red) di industri militer di Arab Saudi untuk 10 tahun ke depan dan dalam jumlah yang sama dialokasikan untuk penelitian dan pengembangan,” ujar Gubernur Otoritas Umum Industri Militer (GAMI) Ahmed bin Abdulaziz Al-Ohali saat konferensi pertahanan di Abu Dhabi, dikutip Antara.

Ia juga mengatakan kerajaan Arab Saudi berencana menambah anggaran penelitian dan pengembangan militer, dari yang sebelumnya hanya 0,2 persen menjadi sekitar empat persen dari belanja persenjataan 2030.

*Foto: Pesawat F-15 Arab Saudi. (@Saudi88hawk – commons.wikimedia)

Menhan RI dan Turki Bahas Kerja Sama Industri Militer

 Tidak Dikategorikan  Komentar Dinonaktifkan pada Menhan RI dan Turki Bahas Kerja Sama Industri Militer
Nov 282019
 

Ankara, Menteri Pertahanan Turki Hulusi Akar menerima kunjungan resmi Menteri Pertahanan Indonesia, Prabowo Subianto di ibu kota Turki, Ankara, pada Kamis, 28-11-2019. Pertemuan Hulusi Akar dengan Prabowo Subianto diawali dengan upacara militer di Kementerian Pertahanan Turki, dirilis Anadolu Agency.

Keduanya melakukan pertemuan tertutup setelah menghadiri upacara resmi dan acara diskusi yang diadakan oleh delegasi Turki dan Indonesia.

Kunjungan Menteri Pertahanan Indonesia Prabowo Subianto ke Ankara, Turki, 28-11-2019. (@tcsavunma)

Pertemuan ini membicarakan masalah keamanan dan kerja sama dalam industri militer dan pertahanan. Jakarta dan Ankara memiliki hubungan yang kuat dalam mengembangkan industri pertahanan.

PT Pindad Indonesia dan FNSS Turki menandatangani kerja sama pembuatan purwarupa medium tank pada tahun 2015. Perancangan tank dimulai Februari 2016. Setelah diproduksi di Turki, medium tank ini diberi nama Kaplan MT, sementara Indonesia menamainya Tank Harimau.

Kunjungan Menteri Pertahanan Indonesia Prabowo Subianto ke Ankara, Turki, 28-11-2019. (@tcsavunma)

Pada tanggal 1 November 2016, tank itu diperkenalkan ke publik selama pameran Indo Defence tahun 2016.

Kedua negara juga berkolaborasi dalam memproduksi kendaraan udara tak berawak (UAV). Perusahaan Turkish Aerospace Industry (TAI) telah mengikuti proses tender pengadaan UAV sejak tahun lalu, namun hingga kini belum diputuskan.

Arab Saudi Berbenah di Industri Militer

 Tidak Dikategorikan  Komentar Dinonaktifkan pada Arab Saudi Berbenah di Industri Militer
Sep 182019
 

F-15C Arab Saudi.(@ Saudi88hawk – commons.wikimedia)

Riyadh, Jakartagreater.com  –  Arab Saudi mengumumkan akan memulai perusahaan lisensi untuk memproduksi senjata api, amunisi, bahan peledak militer, peralatan militer, peralatan militer individu, dan elektronik militer.

Otoritas Umum untuk Industri Militer (GAMI) akan melisensikan perusahaan untuk memproduksi senjata api, amunisi, bahan peledak militer, peralatan militer, peralatan militer individu, dan elektronik militer, kantor berita pemerintah SPA melaporkan, dirilis Sputniknews.com, 9-9-2019.

Langkah ini datang sebagai bagian dari rencana yang lebih luas untuk menghapuskan ekonomi kerajaan dari ketergantungan pada ekspor minyak. Gubernur GAMI Ahmed al-Ohali mengatakan langkah itu akan membuka pintu bagi investasi asing dan lokal di sektor ini.

Investasi diperlukan untuk memenuhi reformasi yang diumumkan oleh Putra Mahkota Mohammed bin Salman yang menginginkan Riyadh untuk memproduksi atau merakit setengah dari peralatan pertahanannya secara lokal untuk menciptakan 40.000 lapangan kerja bagi orang Saudi pada tahun 2030. Arab Saudi adalah salah satu dari 5 pembelanja pertahanan terbaik di dunia.

Sebuah laporan oleh Institut Penelitian Perdamaian Internasional Stockholm (SIPRI) tentang pengeluaran militer global untuk tahun 2018 menyatakan bahwa Arab Saudi memiliki pengeluaran militer tertinggi sebagai persentase dari PDB dan berada di urutan ketiga dalam pengeluaran militer keseluruhan sebesar $ 68 miliar, jauh di belakang AS ($ 649 miliar) dan China ($ 250 miliar)

Qatar Menjadi Pasar Potensial Bagi Industri Militer Indonesia

 Tidak Dikategorikan  Komentar Dinonaktifkan pada Qatar Menjadi Pasar Potensial Bagi Industri Militer Indonesia
Okt 172016
 

Panser Badak buatan PT Pindad, Indonesia. (Suara Pembaruan)
Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu akan mengundang Menteri Pertahanan Qatar Khalid bin Mohammed Al Attiyah untuk menghadiri pameran Indo Defense 2016. Hal ini dilakukan setelah Ryamizard bertemu dengan Duta Besar RI untuk Qatar Muhammad Basri Sidehabi pada hari Jumat (14/10) kemarin di Jakarta.

Basri mengatakan bahwa meski wilayahnya relatif kecil, namun Qatar merupakan pangsa produk militer yang besar di Timur Tengah. Menurutnya, Qatar tertarik untuk mempelajari perkembangan produk militer yang dihasilkan PT Pindad, PT Dirgantara Indonesia, dan PT PAL Indonesia.

“Produk militer Indonesia yang cukup dikenal di Qatar, seperti light tank,” ujar Basri, seperti dilansir tempo.co pada Minggu (16/10).

Lebih lanjut, Basri menjelaskan bahwa Qatar telah mengimpor produk pakaian militer untuk angkatan bersenjata negaranya dari PT Sritex, Indonesia. Basri yakin, Indonesia mampu bersaing dalam menghasilkan berbagai produk militer dengan negara lain, seperti Pakistan dan Turki.

Indo Defense 2016 merupakan pameran industri pertahanan terbesar yang mempromosikan produk pertahanan militer darat, laut dan aerospace. Pameran ini berlangsung di Jakarta pada tanggal 2—5 November 2016.

Sumber: tempo.co dan liputan6.com