Tank Medium Pindad Akan Meriahkan HUT ke-72 TNI

 Tidak Dikategorikan  Komentar Dinonaktifkan pada Tank Medium Pindad Akan Meriahkan HUT ke-72 TNI
Sep 242017
 

Jakarta – Pindad bekerja sama dengan FNSS Turki telah merampungkan pembuatan satu prototype tank medium dan akan dipamerkan pada HUT ke-72 TNI 5 Oktober 2017.

Indonesian Military Fans, Rizki Adhinegara menampilkan video hull (badan) dari Tank Medium FNSS-Pindad, 23/9/2017, yang berada di Bandara Soerkarno- Hatta, Cengkareng, Banten.

Video yang kedua tampak hull tank medium FNSS-Turki diangkukt oleh transporter, yang dirilis tanggal 23/9/2017.

Adapun video ketiga yang dirilis tanggal 24/9/2017, menunjukkan tank medium FNSS-Pindad telah dilengkapi turret dan sedang melakukan manuver (pivot).

Sebelumnya pada pameran IDEF 2017 yang berlangsung di Istanbul Turki, 12/5/2017, FNSS telah memamerkan tank medium ini. Dalam IDEF 2017, pada tank Kaplan MT telah terpasang bendera Turki dan Indoensia.

Prototype tank medium KAPLAN, FNSS-Pindad (IDEF 2017)

Direktur Utama Pindad Abraham Mose saat ditemui Antara, 21/9/2017, di IBDExpo 2017 di Jakarta, mengatakan, pngembangan medium tank ini untuk memperkuat sistem pertahanan nasional dan TNI akan membutuhkan 300 unit. Dari jumlah tersebut, Pindad memproyeksikan akan merampungkan 100 unit tank medium pada tahun 2018.

Hull Tank Medium Pindad-FNSS (photo : Rizki Adhinegar)

Tank dengan bobot 32 sampai 35 ton ini menggunakan canon 105 mm, CT-CV weapon station dari CMI Defence. Tata letak tank medium ini mirip dengan standar MBT (Main Battle Tank) dengan kursi pengemudi di bagian depan tank, turret berada di tengah dengan posisi komandan dan petempak berada di bagian belakang.

Tank Medium Pindad-FNSS (photo : Rizki Adhinegar)

Tank ini memberikan perlindungan balistik dan ranjau Level 4 (STANAG 4569), mampu menahan tembakan senjata berukuran 14,5 mm AP pada 360 derajat, serpihan amunisi 155mm pada 30 meter dan ledakan ranjau 10 kg TNT di yang terpasang di tanah/lantai. Tank ini dapat dilengkapi dengan armor tambahan untuk meningkatkan perlindungan hingga ke Level 5 (STANAG 4569) untuk mengantisipasi amunisi 25mm APDS-T (Armor Piercing Discarding Sabot-Tracer).

Pindad Targetkan Produksi 100 Tank Medium di 2018

 Tidak Dikategorikan  Komentar Dinonaktifkan pada Pindad Targetkan Produksi 100 Tank Medium di 2018
Sep 222017
 
Indonesia lewat PT Pindad dan Turki lewat FNSS, kerjasama pembuatan tank medium (FNSS)

Jakarta – Pindad mengatakan telah merampungkan pembuatan satu unit prototype medium tank yang dikerjakan bersama FNSS Turki pada pertengahan tahun dan siap memamerkan produknya pada acara HUT TNI pada 5 Oktober 2017.

Ditemui di IBDExpo 2017 di Jakarta, Kamis, 21/9/2017, Direktur Utama Pindad Abraham Mose mengatakan hampir seluruh komponen tank medium itu dibuat oleh Pindad, kecuali bagian permesinan.

“Dari desain, spare part (suku cadang), hingga turret, Pindad yang bangun,” kata Abraham.

Inisiatif pengembangan medium tank ini, menurut Abraham, tercetus karena berdasarkan riset, untuk memperkuat sistem pertahanan nasional, TNI akan membutuhkan 300 unit. Dari jumlah tersebut, Pindad memproyeksikan akan merampungkan 100 unit pada 2018.

Dalam penjelasan lainnya, Abraham Mose sempat membahas wacana ekspansi pabrik ke Provinsi Lampung sebagai upaya Pindad mengakomodir perkembangan bisnisnya baik dalam segi kapabilitas maupun lini produk.

“Wacananya, pabrik di Lampung dikhususnya untuk persenjataan, sedangkan pabrik Bandung dan Malang untuk produk-produk lain seperti kendaraan militer, bahan peledak, dan alsintan,” ujar Direktur Utama Pindad Abraham Mose. (Antara).

Tank Medium Pindad Akan Tampil di HUT ke-72 TNI, Cilegon

 Tidak Dikategorikan  Komentar Dinonaktifkan pada Tank Medium Pindad Akan Tampil di HUT ke-72 TNI, Cilegon
Sep 192017
 
Prototype Tank Medium FNSS-Pindad (FNSS)

Jakarta – Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu meninjau kesiapan turret dalam mendukung medium tank pertama buatan dalam negeri hasil pengembangan bersama FNSS Turki pada acara sarasehan industri pertahanan, di PT Pindad (Persero), Bandung, Jawa Barat, 18/9/2017.

Menteri Perthanan meninjau secara langsung kesiapan perkembangan medium tank beserta turret 105 mm kerja sama dengan CMI Defense Belgia. Sarasehan ini juga dihadiri direktur utama beserta direksi dari industri strategis dan swasta.

Proyek medium tank adalah program negara yang termasuk pada 7 pengembangan strategis Kemhan. Proyek medium tank dimulai pada tahun 2015, dan pada 5 Oktober 2017 nanti akan tampil dalam puncak perayaan HUT TNI ke-72 di Cilegon.

Ryamizard Ryacudu dalam keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta, mengatakan, pengembangan ini merupakan wujud konkret dari upaya untuk membangun kemandirian industri pertahanan dalam memenuhi kebutuhan Alutsista TNI. Langkah itu juga sebagai refleksi komitmen pemerintah yang terus berupaya secara maksimal untuk mendorong dan memfasilitasi kerja sama industri pertahanan, dalam rangka meningkatkan kapasitas dan kapabilitas teknologi Alpalhankam.

“Langkah ini juga untuk menjawab tantangan ke depan yang semakin berat dan kompleks. Di samping itu, ini juga merupakan wujud nyata dari bela negara segenap insan teknologi yang diwadahi dalam industri pertahanan,” kata Menteri Perthanan.

Ryamizard Ryacudu pun tidak ingin Indonesia kalah dan gagal dalam persaingan modernisasi dan global tersebut yang pada gilirannya dapat mengancam eksistensi dan Keutuhan Negara Republik Indonesia (NKRI).

“Karena dalam persaingan globalisasi, yang kuat ke luar sebagai pemenang dan menjadi pemimpin serta pasti akan menjajah, sementara yang lemah akan kalah dan menjadi pecundang dan akan terus terjajah,” tutur Menhan. Sementara itu, Direktur Utama PT Pindad, Abraham Mose mengapresiasi dukungan Menhan yang terus mendorong industri pertahanan dalam negeri untuk memenuhi kebutuhan Alutsista negara. “Sarasehan ini merupakan atensi dari Menhan terhadap perkembangan terkini dari kesiapan indhan khususnya BUMNIS dalam mendukung Alutsista TNI dan Polri. Pindad merancang medium tank ini untuk melengkapi dan memenuhi kebutuhan alutsista dalam menjaga kedaulatan NKRI,” ujar Abraham.

Latar belakang dibuatnya medium tank berawal dari keinginan Kementerian Pertahanan untuk meningkatkan kemampuan Sumber Daya Manusia (SDM) maupun kemampuan kemandirian industri strategis dalam hal ini, Pindad untuk merancang sendiri.

Pindad kemudian ditugaskan membuat medium tank sesuai kebutuhan user, lalu dilihat solusi yang paling feasible untuk kebutuhan tersebut sesuai dengan ilmu teknologi dan bekerjasama dengan mitra strategis. (Antara).

Menunggu Datangnya Prototype Tank Medium FNSS-Pindad

 Tidak Dikategorikan  Komentar Dinonaktifkan pada Menunggu Datangnya Prototype Tank Medium FNSS-Pindad
Sep 122017
 
Prototype Tank Medium FNSS-Pindad (FNSS)

Jakarta – Prototipe Tank Medium hasil kerjasama Pemerintah Indonesia dan Turki diperkirakan tiba di Indonesia pada 23 September mendatang.

Vice President Technologi and Development PT Pindad, Heru Puryanto mengatakan tank medium tersebut dalam proses pengiriman menggunakan jalur laut. Menurut Heru, Indonesia nantinya hanya menerima bagian platform atau bagian bawah mesin dari Tank Medium, seperti dilansir Anadolu Agency, Sabtu, 9/9/2017.

“Sekarang prototipe pertama sedang dikapalkan ke Indonesia untuk ikut parade HUT TNI 5 Oktober, dan sekarang masih dalam perjalanan. Tapi kita sedang menunggu solusi bagaimana datang lebih cepat,” ujar Heru kepada Anadolu Agency.

Untuk melengkapi tank medium itu, PT Pindad akan memasang dan merakit bagian turret atau meriam dan juga sistem komunikasi. “Dan itu hanya platform saja tanpa turret dan radio. Setelah prototipe itu datang, kita integrasikan,” ujar Heru.

Heru menerangkan, agar dapat beroperasi maksimal, tank medium nantinya akan melalui tahapan uji final yang dilakukan pada November 2017 mendatang.

Adapun prototipe kedua Tank medium yang dibuat di Indonesia, saat ini masih dalam proses pembuatan dengan rencana tahap uji final pada tahun 2018.

“Prototipe kedua yang dibuat di Indonesia direncanakan kita assembly [rakit] selesai 2017. Tapi belum dites karena prototipe pertama belum dites. Final tes baru di November. Setelah itu baru akan diterapkan di Indonesia,” ujarnya.

Indonesia dan Turki sepakat bekerjasama untuk membuat prototipe tank medium melalui PT Pindad dengan produsen alutsista FNSS Savunma Sistemleri, Turki.

Prototipe pertama dibuat di Turki dan prototipe kedua dibuat di Indonesia. Setelah launching pada 5 Oktober nanti, PT Pindad menargetkan produksi medium tank ini sebanyak 20 unit pada 2018 mendatang.

Tank Medium Pindad dan Kemandirian Alutsista 2019

 Tidak Dikategorikan  Komentar Dinonaktifkan pada Tank Medium Pindad dan Kemandirian Alutsista 2019
Agu 162017
 
Tank Medium Pindad – FNSS (monch.com)

Bandung – PT Pindad saat ini sedang menyelesaikan tank medium pesanan Kementerian Pertahanan yang rencananya akan ditampilkan dalam parade HUT TNI 5 Oktober 2017. Hal ini diungkapkan Sekjen Kementerian Pertahanan Dr. Widodo saat kunjungan kerja ke sejumlah industri pertahanan di Bandung, Jawa Barat, Selasa (15/8/2017).

Dalam rangkaian kunjungannya ke PT Pindad, Sekjen Kemahn yang didampingi Direktur Utama PT Pindad Abraham Mose mengungkapkan ada sejumlah target yang harus diselesaikan PT Pindad di masa yang akan datang, terkait perkembangan pencapaian PT Pindad dalam produksi tank medium yang bekerjasama dengan FNSS Turki. Tank medium ini akan disesuaikan dengan kebutuhan TNI di daerah operasi.

Pada tahun 2019 diharapkan Indonesia telah mandiri di bidang industri pertahanan, ujar Dr Widodo. Untuk itu Kementerian Pertahanan mendorong PT Pindad untuk mass production, khususnya dalam mendukung alutsista Kementerian Pertahanan / TNI, serta sejumlah kementerian di Indonesia bahkan dunia.

Kemandirian itu dapat dimulai dari membuat bahannya, produksi, packing dan pemasaran sehingga diharapkan pada tahun 2019 target Kementerian Pertahanan / TNI dapat tercapai.

Untuk target-target lainnya, PT Pindad mendapat tantangan mengembangkan inovasi sejumlah produk seperti : tank amfibi, roket dan senapan bawah air untuk pasukan khusus.

Sekjen Kementerian Pertahanan berharap PT Pindad ke depan dapat menguasai pasar nasional bahkan dunia, untuk itu core business PT Pindad harus lebih ditingkatkan.

Prototype Tank Medium Pindad – FNSS. (Dunya.com)

Kunjungan ke PT CMI

Setelah melakukan kunjungan ke PT Pindad, rombongan Kementerian Pertahanan melanjutkan kunjungan kerja ke PT CMI (Compact Microwave Indonesia), yang masih terletak di Bandung. Rombongan diterima Direktur Utama PT CMI Ir. Rahardjo Pratihno beserta jajaran.

Dalam kunjungan ke industri pertahanan korporasi berbasis teknologi ini, Sekjen berharap PT CMI sebagai perusahaan industri pertahanan yang bergerak dibidang alat komunikasi seperti radar, satellite ground station, manpack, modul radar pertahanan, sistem kontrol dan pengendalian untuk puskodal, untuk tidak bergantung ke luar negeri. Kemhan mendorong agar PT CMI dapat menguasai pasar nasional dan dunia,

Sekjen Kemhan mengatakan kita patut bangga karena selama ini PT CMI menggunakan komponen, SDM, tenaga ahli dan permodalan dari dalam negeri. Sebagai perusahaan peralatan radio dengan kompetensi di bidang arus lemah dan tinggi (microwave), PT CMI adalah perusahaan karya anak bangsa yang pemegang saham seluruhnya adalah Warga Indonesia.

Oleh karena itu Kementerian Pertahanan mendorong sepenuhnya PT CMI agar mencapai kemandirian alutsista sesuai dengan semangat Presiden RI dan Menteri Pertahanan dalam kemandirian alutsista tahun 2019.

Pada hari yang sama Sekjen Kemhan beserta rombongan juga mengunjungi industri pertahanan Bhimasena, perusahaan yang bergerak di bidang Research and Development yang memproduksi kendaraan-kendaraan militer seperti EOD vehicle, CBRN vehicle, decontamination vehicle, kitchen vehicle, uav backpack dan uac optera. Dirilis Kemhan.go.id, 15/8/2017.

Wow Keren, Tank Modern FNSS – Pindad

 Headlines  Komentar Dinonaktifkan pada Wow Keren, Tank Modern FNSS – Pindad
Mei 102017
 
Prototype tank medium KAPLAN, FNSS-Pindad (IDEF 2017)

Setelah ditunggu tunggu sejak Indo Defence November 2016 di Jakarta, prototype tank Medium FNSS-Pindad akhirnya muncul juga di pemeran IDEF 2017, Istanbul Turki. Bahkan pada tank medium ini telah terpasang gambar bendera Turki – Indonesia.

Prototype tank medium KAPLAN, FNSS-Pindad (IDEF 2017)

Tank Medium KAPLAN membawa sebuah nafas baru ke medan perang dengan kemampuan tembakan langsung yang akurat, berbagai pilihan amunisi mulai dari dukungan tembakan (close fire support) hingga amunisi anti-tank. Tank ini juga memiliki mobilitas taktis dan strategi yang superior.

Prototype tank medium KAPLAN, FNSS-Pindad (dunya.com)

Tank Medium KAPLAN didukung oleh power pack di bagian belakang kendaraan, yang memberikan rasio power-to-weight sekitar 20 HP / ton. Mesin memindahkan tenaga ini ke sistem penggerak, yang memiliki sistem suspensi anti-shock enam roda dengan tuas ganda yang dipasang pada torsi. Daya tembak tank disediakan oleh CMI Cockerill 3105 turret, terintegrasi dengan senapan tekanan tinggi 105mm Cockerill dan autoloader tingkat lanjut. Berkat turret ini, tank medium KAPLAN memiliki kekuatan senjata yang tinggi meski bobotnya relatif rendah.

Prototype tank medium KAPLAN, FNSS-Pindad (Yusuf Akbaba @ssysfakb)

FNSS menyebut tank ini KAPLAN Modern Medium Weight Tank yang dipamerkan kepada pengunjung di IDEF 2017 dengan prototipe siap uji.

Bagian dalam kendaraan direkayasa dengan hati-hati dengan mempertimbangkan ergonomi awak kapal dan kondisi taktis dan medan perang yang berbeda, termasuk pengemudi, penembak dan amunisi bongkar muat. Tipe khusus kursi pengemudi memungkinkan operator memiliki bidang pandang yang memadai, dan untuk mengakses semua peralatan kabin. Tank Medium KAPLAN juga dilengkapi dengan sistem manajemen medan perang dan sistem peringatan laser yang memberikan kesadaran taktis kepada komandan kendaraan.

Prototype tank medium KAPLAN, FNSS-Pindad (Yusuf Akbaba @ssysfakb)

“Tank Medium KAPLAN adalah kendaraan yang sangat spesial. Pada tahap selanjutnya, saat kami akan menunjukkan kinerja kendaraan di lapangan, keefektifan desain ini akan ditunjukkan dengan lebih jelas”, ujar K. Nail Kurt, General Manager dan CEO FNSS.

Prototype tank medium KAPLAN, FNSS-Pindad (Yusuf Akbaba @ssysfakb)

 

K. Nail Kurt, melanjutkan :” Kami sangat senang bisa mengembangkan kendaraan ini bersama dengan mitra kami di Indonesia. FNSS telah berhasil menerapkan model kerjasama yang berbeda selama bertahun-tahun. Di Malaysia, kami sedang melakukan proyek AV8 dengan mitra bisnis kami DEFTECH. Di Arab Saudi, kami mengoperasikan pabrik milik negara melalui perusahaan patungan kami, FNSS ME. Di Indonesia, kita menerapkan model yang berbeda dimana kita bersama-sama mengembangkan produk. Dengan teknologinya dan pengalamannya, FNSS siap untuk bekerja sama dengan negara-negara yang bersahabat dan bersekutu dengan model kerjasama yang berbeda”.

Grafik Tank Medium KAPLAN, FNSS-Pindad (monch.com)

Belum diketahui jelas apakah tank medium Pindad akan sama persis dengan tampilan medium tank Kaplan yang dimunculkan FNSS di IDEF Turki, atau Pindad akan mengeluarkan prototype dengan varian yang berbeda.

Monch.com

Penampilan Prototype Tank Medium FNSS di IDEF 2017

 Tidak Dikategorikan  Komentar Dinonaktifkan pada Penampilan Prototype Tank Medium FNSS di IDEF 2017
Apr 302017
 
Menunggu Penampilan Tank Medium FNSS-Pindad (fnss.com.tr)

Dalam Pameran IDEF 2017, di Istanbul Turki, FNSS akan memperkenalkan anggota keluarga Kendaraan Tempur Lapis Baja Generasi Baru untuk pertama kalinya, FNSS juga akan menampilkan solusi modernisasi dan kemampuan dari platform darat.

Dalam pameran ini FNSS akan mengenalkan lima anggota baru keluarga kendaraan rantai dan beroda dan juga sistem senjata barunya ke publik. FNSS mengundang semua pengunjung ke stand mereka IDEF 2017, Istanbul Turki,yang diselenggarakan 9-12 Mei 2017.

Tank FNSS Turki (fnss.com.tr)

Sebelumnya pada pameran IDEX 2017,19-23 Februari di Abu Dhabi Uni Emirat Arab, FNSS telah memamerkan KAPLAN New Generation Armored Fighting Vehicle (NGAFV), anggota terbaru keluarga kendaraan lapis baja KAPLAN, bersama dengan TEBER-30 yang dilengkapi gun turret.

FNSS telah menghasilkan 133 kendaraan tempur lapis baja (ACV) dalam berbagai konfigurasi ke UAE. Melalui kantor setempat FNSS, juga memberikan layanan dukungan logistik terpadu untuk kendaraan ini.

Desain Tank Medium FNSS Pindad FNSS)

Pada Indodefence November 2017 di Jakarta, FNSS dan PT Pindad telah menyepakati proyek Joint Development Modern Medium Weight Tank (MMWT). Desain konseptual tank medium ini telah selesai dan ditampilkan selama Indo Defence 2-5 November 2016 di Jakarta, Indonesia.

Turki dan Indonesia memprakarsai proyek ini untuk mengembangkan tank medium pada tahun 2014. Produksi prototipe pertama sudah dimulai. FNSS dan PT Pindad merupakan kontraktor utama proyek ini, yang hak kekayaan intelektualnya akan dimiliki oleh kedua negara.

Tank medium ini didesain dengan perlindungan balistik dan ranjau yang canggih, tahan terhadap berbagai jenis tembakan jarak dekat dari pasukan pendukung infanteri hingga pasukan anti-armor (lapis baja).

Rangka konfigurasi power pack dari kendaraan ini digabungkan dengan sistem kontrol elektronik canggih dan sistem suspensi heavy duty.

Jika di Jakarta baru ditampilkan dalam bentuk mockup / desain, maka prototype tank medium canggih ini akan ditampilkan perusahaan FNSS di pameran IDEF 2017, Istanbul, Turki.

FNSS.com.tr

Pengembangan Tank Medium FNSS – Pindad

 Tidak Dikategorikan  Komentar Dinonaktifkan pada Pengembangan Tank Medium FNSS – Pindad
Nov 122016
 

FNSS Savunma Sistemleri Turki dan PT Pindad Indonesia telah meluncurkan desain tank medium yang dikembangkan untuk Angkatan Darat Indonesia. Dua prototipe sedang dibangun, satu di Turki dan satu di Indonesia yang akan selesai pada tahun 2017. Setelah prototype jadi, masing-masing negara akan mengembangkan desainnya sendiri. Tank Medium generasi pertama seperti yang ditampilkan dalam Indo Defence 2016. Namun Tank ini juga akan dikembangkan menjadi Infantry Fighting Vehicle serta tank medium versi amfibi untuk keperluan pasukan Marinir.

Video Tank Medium FNSS – Pindad

 Tidak Dikategorikan  Komentar Dinonaktifkan pada Video Tank Medium FNSS – Pindad
Nov 042016
 

FNSS Turki dan PT Pindad akan meluncurkan prototype tank medium pada bulan Mei 2017. Tank medium ini menyediakan pengguna untuk mendapatkan kemampuan yang sebanding dengan tank tempur utama tetapi dengan bobot lebih ringan dan biaya lebih rendah. Kendaraan ini akan mampu menangani sebagian besar skenario ancaman yang terbayangkan saat ini, dalam suhu lingkungan yang tinggi dan kondisi yang tidak menguntungkan.

FNSS fokus pada platformnya (didasarkan pada chassis kendaraan tempur baru lapis baja KAPLAN, yang dikembangkan sebagai kendaraan pengangkut senjata anti-tank Turki (weapon carrying vehicle -WCV) yang telah dikontrak oleh departemen pengadaan SSM Turki tahun ini) dan sistem otomotif, sementara PT Pindad telah melaksanakan keahlian dalam pengelolaan desain (sekarang telah fabrikasi) untuk pengguna. Adapun CMI Defence merupakan partner yang mengelola turret dan dan sistem senjata terkait dengan 105mm untuk MMWT.

Diharapkan permintaan awal adalah 50 kendaraan sebagai pendahulu dan total permintaan bisa naik ke 400 atau lebih kendaraan.

Prototype Tank Medium FNSS-Pindad, Diluncurkan Mei 2017

 Tidak Dikategorikan  Komentar Dinonaktifkan pada Prototype Tank Medium FNSS-Pindad, Diluncurkan Mei 2017
Nov 022016
 

Desain Tank FNSS Pindad (FNSS)
FNSS Turki dan PT Pindad menampilkan desain konseptual yang lengkap dari kerjasama pembuatan Modern Medium Weight Tank (MMWT) di Indo Defence 2016, yang digelar di Jakarta tanggal 2 hingga 5 November 2016.

“Turki dan Indonesia telah bekerja sama dalam bentuk kemitraan di industri sejak 2010 dan kami memulai proyek ini pada tahun 2014,” ujar Project Manager FNSS Business Development and Local Programmes Directorate, Baris Aslan kepada Mönch di Jakarta. “Kami sekarang telah memulai pembangunan dua kendaraan prototipe, salah satu yang akan digunakan sebagai evaluasi kendaraan di Indonesia,” tegasnya.

FNSS fokus dalam program platformnya (didasarkan pada chassis kendaraan tempur baru lapis baja KAPLAN, yang dikembangkan sebagai kendaraan pengangkut senjata anti-tank Turki (weapon carrying vehicle -WCV) yang telah dikontrak oleh departemen pengadaan SSM Turki tahun ini) dan sistem otomotif, sementara PT Pindad telah melaksanakan keahlian dalam pengelolaan desain (sekarang telah fabrikasi) untuk pengguna. Adapun CMI Defence merupakan partner yang mengelola turret dan dan sistem senjata terkait dengan 105mm untuk MMWT.

“Produksi akan dibagi [antara perusahaan mitra] ketika pesanan muncul,” ujar Aslan saat dikonfirmasi oleh Mönch.com. Tidak ada persyaratan formal dari tentara kedua negara, namun sumber yang dekat dengan program menunjukkan bahwa permintaan awal adalah 50 kendaraan yang diharapkan sebagai pendahulu dan diharapkan total permintaan bisa naik ke 400 atau lebih kendaraan. Prototipe pertama kemungkinan akan ditampilkan di depan umum untuk pertama kalinya di IDEF Mei mendatang, menurut Aslan, dan meskipun belum ada evaluasi resmi yang direncanakan oleh tentara Turki, namun hasil evaluasi dan uji Program Indonesia yang dijadwalkan tahun depan, diharapkan membuahkan hasil yang akan dibagi dengan pemerintah masing-masing.

MMWT menawarkan bobot antara 32 dan 35 Ton, tergantung pada konfigurasi armor yang dipilih. Mesin generasi baru dilengkapi dengan kontrol transmisi yang sepenuhnya otomatis yang menghasilkan rasio power-to-weight lebih tinggi dari 20bhp/t, dengan enam wheeled torsion bar suspension systems dan double pinned tracks untuk menghasilkan kelincahan yang luar biasa, menurut perusahaan.

Desain tank dibuat ergonomi kebutuhan sistem manajemen daya yang efisien. Intelligent software-driven hydraulic fan cooling system membuat kendaraan ini memiliki daya jelajah operaional 450 km. Kendaraan ini dilengkapi dengan sistem pemantauan baterai yang canggih untuk menyediakan manajemen daya yang optimal dan kemampuan SilentWatch.

Tujuan di balik MMWT adalah, “menyediakan pengguna untuk mendapatkan kemampuan yang sebanding dengan tank tempur utama tetapi dengan bobot lebih ringan dan biaya lebih rendah,” kata Aslan MT, menambahkan. Menurutnya, kendaraan ini akan mampu menangani sebagian besar skenario ancaman yang terbayangkan saat ini, dalam suhu lingkungan yang tinggi dan kondisi yang tidak menguntungkan, katanya.

Sumber : Monch.com

FNSS – Pindad Luncurkan Tank Medium di Indo Defence 2016

 Tidak Dikategorikan  Komentar Dinonaktifkan pada FNSS – Pindad Luncurkan Tank Medium di Indo Defence 2016
Nov 022016
 

FNSS Savunma Sistemleri dari Turki dan perusahaan PT Pindad Indonesia telah meluncurkan Modern Medium Weight Tank (MMWT) di Indo Defence 2016. MMWT ini sedang dikembangkan untuk Angkatan Darat Indonesia dan dua prototipe sedang dibangun, satu di Turki dan satu di Indonesia -akan selesai pada tahun 2017.

Tank ini dilengkapi dengan CMI Defence two-person turret dengan kanon 105mm rifled dengan mode pengisian amunisi otomatis. serta dilengkapi senjata mesin 7.62mm yang dipasang co-aksial dengan persenjataan utama. Kanon 105mm bisa menembakkan berbagai amunisi.

Untuk bisa menembak target diam dan bergerak dengan tingkat probabilitas yang tinggi pada tembakan pertama, tank ini diinstal sistem pengendalian tembakan yang komputerize; komandan dan petembak dilengkapi alat pemantau target di siang dan malam hari yang digabungkan dengan pengintai laser. Komandan disediakan sistem pengamatan panoramik (luas) untuk memungkinkan memburu dan menghancurkan (hunter/ killer) target yang terdeteksi.

Lapis baja ini digerakkan oleh mesin diesel performa tinggi, digabungkan dengan transmisi otomatis yang dikontrol secara elektronik dan sistem pendingin untuk memungkinkan tank medium ini beroperasi di suhu lingkungan yang tinggi.

FNSS mengatakan kecepatan jalan maksimal 70 km / jam, daya jelajah hingga 450 km dan rasio power-to-weight dari 20hp / ton dengan berat kotor kendaraan sekitar 35 ton.

Baseline lambung tank medium ini semua dilas baja dan paket armor appliqu yang dapat dipasang untuk tingkat yang lebih tinggi dari perlindungan balistik.

Tank ini dilengkapi perlindungan ranjau, sistem pendeteksi kebakaran dan suppression system. Perlengkapan standar meliputi sistem AC, kamera untuk kesadaran situasional dan unit daya tambahan yang memungkinkan semua subsistem utama harus tetap berfungsi meski mesin diesel utama sedang mati.

Peran tank medium ini (MMWT) tidak untuk terlibat dengan tank tempur utama (heavily armed) atau melindungi main battle tank, tetapi untuk berhadapan dengan kendaraan dengan ancaman yang lebih ringan seperti platform pengintaian, kendaraan tempur infanteri, operator pasukan dan kendaraan tempur dukungan.

Kendaraan ini juga dapat digunakan untuk mendukung infanteri untuk langsung dalam pertempuran dengan mengusung kanon 05mm yang digunakan untuk melawan gardu pertahanan dan hambatan medan perang lainnya. Dengan berat yang ringan dan low profile memungkinkan tank ini untuk digunakan di daerah-daerah yang tidak dapat diakses oleh MBT tradisional yang saat ini biasanya memiliki berat lebih dari 70 ton.

Janes.com

Prototype Tank Medium Pindad Meluncur 2017

 Tidak Dikategorikan  Komentar Dinonaktifkan pada Prototype Tank Medium Pindad Meluncur 2017
Jan 202016
 
Turret CMI-Defence-Cockerill-XC-8-105mm yang kemungkinan digunakan Tank Medium Pindad

Bandung – Direktur Utama PT Pindad, Silmy Karim mengatakan, Pindad sedang menyelesaikan prototype / purwarupa tank kelas menengah kerja sama dengan (FNSS) negara Turki. Tank kelas menengah ini sekelas dengan tank AMX-13 yang dimiliki TNI Angkatan Darat. Bobotnya sekitar 25 ton.

“Kerja samanya sejak tahun 2015. Kami akan selesaikan prototype pada tahun 2017. Nanti dipasang turret kaliber 105 milimeter. Sistemnya sesuai dengan tank modern,” kata Silmy saat menerima Wakil Presiden Jusuf Kalla dalam kunjungan kerja ke Bandung, Rabu (20/1/2016).

Desain Tank Pindad Turret CMI-Defence-Cockerill-XC-8-105mm yang kemungkinan digunakan Tank Medium Pindad

“Kalau bisa diproduksi di dalam negeri, harus dibuat di dalam negeri. Sejauh ini untuk Anoa (panser) hanya mesin yang masih menggunakan produksi luar negeri. Untuk tank, rantai sudah bisa dalam negeri, kontrol sistem memang masih dari luar negeri tapi bisa dikerjasamakan dengan industri dalam negeri seperti LEN,” tutur Wakil Presiden, Jusuf Kalla.

Model Tank Medium Pindad

Menyoal pesanan luar negeri, Dirut PT Pindad mengungkapkan, pihaknya memiliki potensi bisnis senilai 300 juta USD untuk kawasan Timur Tengah. “Potensi untuk dua tahun ke depan itu termasuk munisi dan kendaraan. Kami juga akan kirim satu unit Anoa untuk ujicoba di sana,” ujar Silmy Karim.

Beritasatu.com