TNI Siapkan Satgas Kizi TNI Konga XX-N/Monusco

 Tidak Dikategorikan  Komentar Dinonaktifkan pada TNI Siapkan Satgas Kizi TNI Konga XX-N/Monusco
Des 242016
 

Tentara Nasional Indonesia (TNI) telah melaksanakan Pembukaan Latihan Pratugas Satuan Tugas Kompi Zeni (Satgas Kizi) TNI Kontingen Garuda (Konga) XX-N/Monusco (Mission de L’Organisation des Nations Unies pour La Stabilisation en Republique Democratique du Congo) di Markas Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) TNI, Sentul Bogor, Jawa Barat, Rabu (21/12).

Upacara militer Pembukaan Latihan Pratugas pasukan pemeliharaan perdamaian Misi PBB (Perserikatan Bangsa Bangsa) di wilayah Republik Demokratik Kongo tersebut dipimpin oleh inspektur upacara Komandan PMPP TNI, Brigjen TNI Achmad Marzuki.

Brigjen Achmad Marzuki mengatakan bahwa para prajurit Satgas Kizi TNI Konga XX-N/Monusco yang mengikuti PDT (Pre Deployment Training) di Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian TNI merupakan prajurit-prajurit yang terpilih melalui seleksi yang ketat, yang akan tergabung menjadi seorang Peacekeepers.

“Personel Satgas Kizi TNI Konga XX-N/Monusco harus memahami karakterisitik wilayah Republik Demokratik Kongo yang tentu saja berbeda dengan negara kita, baik dari sudut geografis, demografis maupun kondisi sosial budayanya,” ujar Brigjen Achmad Marzuki.

Materi latihan yang akan didapatkan personel Konga XX-N/Monusco meliputi, Materi Umum berupa CPTM (Core Pre Deployment Training Material), CPDT (Core Pre Deployment Training), Materi Teknis, Materi Pendukung dan beberapa Materi Aplikasi yang dirancang khusus guna mendukung kelancaran pelaksanaan tugas.

Semua materi yang diberikan kepada peserta PDT merupakan bekal persiapan yang dirancang sedemikian rupa, sehingga sesuai dengan SOP (Standar Operasi Prosedur) dan ROE (Rule Of Engagment) di daerah misi serta sejalan dengan tuntutan operasi penugasan.

Jumlah personel TNI yang tergabung dalam Satgas Kizi TNI Konga XX-N/Monusco sebanyak 175 orang, terdiri dari 151 personel TNI Angkatan Darat, 19 personel TNI Angkatan Laut dan 5 personel TNI Angkatan Udara. Satgas Kizi TNI Konga XX-N/Monusco berada dibawah pimpinan Mayor Czi Nur Alam Sucipto.

Sumber: TNI AD

TNI Telah Gunakan Lebih 200 Panser Anoa

 Headlines  Komentar Dinonaktifkan pada TNI Telah Gunakan Lebih 200 Panser Anoa
Nov 082016
 
Anoa 2

Jakarta – Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu mengatakan, hingga kini Tentara Nasional Indonesia telah menggunakan lebih dari 200 panser angkut pasukan Anoa 6 x 6. Untuk meningkatkan produksi alat utama sistem persenjataan dalam negeri, Kementerian Pertahanan akan terus memesan, termasuk produk baru dari PT Pindad..

Kita sudah pakai produk PT Pindad. Kita lihat ada panser Badak dengan meriam 90 milimeter, panser Anoa tipe amfibi, dan kendaraan taktis Sanca. Kami akan pesan juga, ujar Ryamizard usai menyaksikan demonstrasi berbagai kendaraan tempur dan kendaraan taktis dalam dan luar negeri di sela kunjungan ke Pameran Indo Defence 2106, di Jakarta, 15/11/2016.

Menteri Pertahanan puas melihat pengembangan produk alutsista dalam negeri yang sudah dapat bersaing sehingga pihaknya memegang komitmen untuk selalu menggunakan produksi dalam negeri. Pembelian panser Badak yang bersenjatakan meriam Cockerill 90 milimeter dan kendaraan taktis Sanca akan dibahas lebih Ianjut oleh pihak Kemhan.

Panser Anoa 2 di Bandara Kuala Namu, Deli Serdang, 1/11/2016

Kepala Badan Sarana Pertahanan Kemhan Laksamana Muda (TNI) Leonardi mengatakan, hingga kini, sekurangnya 250 panser Anoa yang sudah digunakan oleh berbagai satuan TNI yang dibuat Pindad.

Pemesanan alutsista, seperti panser Badak dan kendaraan taktis Sanca, menunggu permintaan pengguna yakni matra TNI, Darat, Laut, dan Udara. Pihaknya juga selalu berkomunikasi dengan pabrikan alutsista, baik BUMN maupun swasta.

Siap Mengembangkan

Beberapa waktu lalu, Direktur Utama PT Pindad Abraham Mose mengatakan, pihaknya selalu siap mengembangkan berbagai produk alutsista dan meningkatkan kapasitasnya. Sementara Dirjen Perencanaan Pertahanan Kemhan Marsekal Muda (TNI) NI Syaugi berharap, pabrikan dalam negeri lebih aktif berkomunikasi dengan Kemhan dan matra TNI selaku pemakai alutsista.

Sumber: HU Kompas

Pembangunan Kodam Cendana di Naibonat, NTT

 Tidak Dikategorikan  Komentar Dinonaktifkan pada Pembangunan Kodam Cendana di Naibonat, NTT
Okt 202015
 
Pasukan Kostrad TNI AD

Naibonat – Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat berniat membangun Markas Komando Daerah Militer (Kodam) di Naibonat, Kupang Timur, Kabupaten Kupang. Tanah seluas 36 Ha sudah disiapkan di lokasi Transad TNI AD di Naibonat.

“Nantinya akan diberi nama Kodam Cendana. Jadi akan ada dua Kodam di kawasan Nusa Tenggara dan Bali, yaitu Kodam Udayana di Denpasar Bali dan Kodam Cendana di Naibonat, NTT,” jelas Ketua Fraksi PKPI DPRD Kabupaten Kupang, Ady Koroh, Senin (19/10/2015).

Wacana tentang pembangunan Markas Kodam Cendana di Naibonat ini, lanjut Koroh, sudah dibicarakan dalam diskusi bersama dengan mantan Pangdam IX Udayana di Bali, Mayjen TNI Tory Johar Banguntoro dan mantan Danrem Wira Sakti Kupang, Brigjen TNI Achmad Yuliarto, pada bulan Agustus 2015 lalu. Hadir dalam diskusi tersebut, pimpinan dan beberapa anggota DPRD Kabupaten Kupang.

Julianus Akoit
POSKUPANG.com

TNI Padamkan Ribuan Titik Api

 Tidak Dikategorikan  Komentar Dinonaktifkan pada TNI Padamkan Ribuan Titik Api
Okt 102015
 

Tentara Nasional Indonesia (TNI) berhasil padamkan 3.163 titik api dan asap dari 3.289 titik api akibat kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di empat provinsi seperti Sumatera Selatan, Riau, Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan. Sejak terjadi kebakaran hutan di empat Provinsi tersebut, TNI telah menerjunkan sejumlah 5.018 personel untuk membantu upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan.

Hingga saat ini masih terdapat beberapa titik api yang belum dapat dipadamkan diantaranya 36 titik api dan 1 titik asap di Provinsi Sumatera Selatan, 1 titik asap di Provinsi Riau, 29 titik api di Provinsi Kalimantan Tengah dan 59 titik asap di Provinsi Kalimantan Selatan, sehingga total keseluruhan terdapat 66 titik api dan 60 titik asap yang belum berhasil dipadamkan.

5.018 personel yang sudah dikerahkan di empat Provinsi tersebut dibagi menjadi empat wilayah yaitu : Sumatera Selatan 2.959 personel dibawah pimpinan Kolonel Inf Dwi Darmadi, Riau 1.059 personel dibawah pimpinan Kolonel Inf Dwi Suharjo, Kalimantan Tengah 500 personel dibawah pimpinan Kolonel Inf Aminton Manurung dan Kalimantan Selatan 500 personel dibawah pimpinan Kolonel Inf Febriel B. Sikumbang.

Dalam membantu upaya pemadaman kebakaran hutan yang terjadi di empat Provinsi tersebut TNI mengerahkan sejumlah alutsistanya diantaranya 3 unit Pesawat Hercules C-130, 4 unit Pesawat Cassa, 3 unit Helikopter, 16 unit Eksavator, 15 unit Mobil Tanki Air dan 227 unit Mesin Pompa Air.

Puspen TNI

Thailand – Indonesia High Level Committee

 Tidak Dikategorikan  Komentar Dinonaktifkan pada Thailand – Indonesia High Level Committee
Sep 192015
 

Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Angkatan Bersenjata (AB) Kerajaan Thailand menggelar sidang ke-9 Thailand-Indonesia High Level Committee (Thainesia HLC) tahun 2015, di Ballroom In RTARF HQ, Thailand, Kamis (17/09/2015). Sidang ini merupakan forum pertemuan tahunan secara reciprocal antara Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo dengan counterpart-nya Genderal Worapong Sanganetra Chief Of Defence Forces RoyalThai Armed Forces (RTARF).

Sidang ke-9 Thainesia HLC membahas tentang kerja sama bidang intelijen (Joint Intelligence Sub-Committee/JISC), bidang operasi dan latihan terkoordinasi (Joint Coordinated Operations and Exercises Sub-Committee/JCOESC) serta bidang pendidikan dan pelatihan (Joint Education and Training Sub-Committee/JETSC).

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo dalam sambutannya antara lain mengatakan, Thailand merupakan sahabat dekat dengan latar belakang sejarah dan mitra penting Indonesia pada segala aspek kegiatan. Sidang tahunan antara TNI dan RTARF dimulai sejak tahun 2007 di Chiangmai, Thailand. Pelaksanan sidang diharapkan akan memberikan manfaat banyak bagi peningkatan hubungan bilateral antara kedua negara, khususnya peningkatan dan perluasan kerja sama antara TNI dan RTARF.

“Situasi keamanan yang tidak kondusif di sejumlah kawasan merupakan peluang baik bagi kedua negara untuk segera melakukan kerja sama pelatihan bersama, sehingga mampu menciptakan interoperabilitas dalam upaya ikut serta mengatasi dan mengeliminir ancaman aksi terror”, kata Panglima TNI.

Sementara itu, untuk meningkatkan sumber daya manusia dilingkungan kedua Angkatan Bersenjata bagi perwira tinggi untuk mengikuti sejumlah pendidikan berjenjang dan kursus di lembaga pendidikan RTARF, peluang yang sama juga ditawarkan bagi RTARF di lembaga pendidikan TNI.

Turut mendampingi Panglima TNI dalam sidang tersebut, antara lain Dubes RI untuk Thailand Lutfi Rauf, Wakasad Letjen TNI M. Erwin Syafitri, Wakasau Marsdya TNI Bagus Puruhito, S.E., Asintel Panglima TNI Mayjen TNI (Mar) Faridz Washington, Aspers Panglima TNI Laksda TNI Sugeng Darmawan, S.E., Dirjen Strahan Kemhan Mayjen TNI Yoedhi Swastanto, Koorsahli Kasal Laksda TNI Didik Wahyudi, Deputi Bidkoord Hanneg Kemenkopolhukam Laksda TNI Halomoan Sipahutar, dan Kapuskersin TNI Laksma TNI Suselo. (Puspen TNI).

Autentikasi :
Kabidpenum Puspen TNI, Kolonel Czi Berlin G. S.Sos., M.M.