Mar 242018
 

Jet tempur F-15 Strike Eagle milik Angkatan Udara AS. © US Air Force via Wikimedia Commons

JakartaGreater.com – Kementerian Pertahanan Taiwan kemarin menolak sebuah laporan yang menyebutkan bahwa AS telah mengusulkan rental pada Taiwan untuk jet tempur F-15C/D Eagle yang telah ditingkatkan ke spesifikasi Eagle 2040C, sebagai jet tempur superioritas interim, seperti dilansir dari laman Taipei Times.

“Tidak ada usulan dari AS untuk meminjamkan Taiwan jet tempur tersebut, ujar juru bicara Kementerian Pertahanan, Mayor Jenderal Chen Chung-chi dan menyebut bahwa laporan tersebut adalah “spekulasi murni oleh media.”

Pada hari Senin, media berita online berbahasa Mandarin, Up Media, mengutip sebuah sumber yang tidak disebutkan namanya, melaporkan bahwa seorang pejabat AS telah menyatakan ketertarikannya untuk memberikan F-15 bekas yang telah di perbaiki ke Taiwan.

Kementerian Pertahanan Taiwan telah memutuskan untuk tidak meminta varian lepas landas jarak pendek dan mendarat vertikal dari jet tempur siluman canggih, F-35B AS yang mendukung opsi lain untuk mengisi celah jet tempur Angkatan Udara Taiwan, tulis laporan tersebut.

“Interseptor utama Angkatan Udara Taiwan, Dassault Mirage 2000, telah semakin tua dan semakin sulit untuk diperbaiki”, tambahnya.

Pejabat Taiwan secara khusus telah menunjuk Boeing F/A-18E/F atau F-15 2040C yang merupakan versi upgrade yang diusulkan untuk F-15C/D, sebagai jet pengganti yang disukai, sebut laporan tersebut.

Up Media mengutip sumber tersebut yang mengatakan bahwa dikarenakan biaya dan permasalahan diplomatik maka pejabat AS mengatakan bahwa Washington mungkin hanya akan meminjamkan F-15 bekas yang telah di upgrade menjadi 2040C.

Pejabat AS percaya bahwa memberi Taiwan jet tempur F-15 yang diperbaharui tanpa tangki bahan bakar tambahan dapat mengurangi ketakutan China soal Taiwan yang memiliki jet tempur multi peran canggih, menurut sumber tersebut.

“Ada sebuah preseden semacam proposal tersebut, karena Taiwan pernah menerima peralatan militer yang di rental dari AS termasuk jet pelatih Northrop T-38 Talon dan fregat kelas Knox”, jelas laporan tersebut.

Jet tempur F-15 varian 2040C dirancang untuk membawa hingga 16 rudal udara-ke-udara, menanjak pada kecepatan 15.240 meter per menit, lepas landas dan mendarat di landasan pacu yang relatif pendek.

Jet tempur yang dilaporkan untuk Taiwan tersebut akan memiliki paket upgrade paruh baya dan avionik yang setara dengan Mitsubishi F-15J milik Angkatan Udara Jepang, kata laporan itu.

  17 Responses to “Taiwan Bantah Rencana Rental F-15 Dari AS”

  1.  

    Rental sm pilot gk sih

  2.  

    ayo2 nyang pro partai kuomintang dan pro partai komunis keluarkan semua komenmu

  3.  

    ane nggak khawatir nih pespur F-15 C/D kecuali F-15 Silent Eagle 4+ Yg Saat ini Di Sembunyikan di kamar Bung Agato

  4.  

    Taiwan galau dalam dilema, merdeka tapi terancam beli mainan dgn sekutu dikasi yg dibawah standard karena negara penjualpun masih berhitung politik untung rugi dgn China daratan!he3

  5.  

    Kalau urusan rental merental pesawat jet pejuang. Itu jagonya malaysia yang bisa.

  6.  

    taiwan harusnya beli mirage4000 untuk meremajakan armada mirage2000 nya yang menua
    apa jadinya kalau berhasil