Mei 012018
 

Tank tempur utama M1A1 Abrams Angkatan Darat Amerika Serikat. © Sgt. Leon Cook (U.S. Army)

JakartaGreater.com – Kepala Departemen Pertahanan Taiwan mengatakan di hadapan anggota parlemen pada hari Senin, 30 April 2018 bahwa tank tempur urama M1A2 Abrams AS akan dibutuhkan untuk membela pulau tersebut apabila terjadi konflik dengan China, seperti dilansir dari laman Sputnik News.

“Selat Taiwan sangat mungkin menggantikan Semenanjung Korea sebagai bara api terpanas di kawasan ini”, sebut Menteri Pertahanan Taiwan, Yen Teh-fa pada panel tersebut.

Tank M1A2 Abrams dikatakan masuk dalam daftar keinginan utama pada Departemen Pertahanan Taiwan sebagai garis pertahanan terakhir menghadapi konflik dengan China daratan, menurut South China Morning Post pada hari Senin.

The M1A2 Abrams adalah salah satu tank berteknologi paling maju di dunia, peringkat ketiga terbaik di dunia menurut Military Today. Tidak satupun tank buatan China yang muncul dalam daftar 10 besar mereka.

“Menanggapi situasi yang terus berubah, militer Taiwan juga meningkatkan kesiapan tempurnya”, kata Yen.

Bulan lalu, Taiwan telaj mengumumkan rencana untuk belanjaan pertahanan yang lebih besar pada tahun 2018 ketika ketegangan dengan Beijing semakin meningkat sejak Presiden Taiwan Tsai Ing-wen menjabat pada tahun 2016 serta menolak melakukan ratifikasi konsensus 1992 yang mengakui kedua negara sebagai “satu Cina”.

Beijing sejak saat itu terus menyuarakan kekhawatiran bahwa apa yang telah dilakukan oleh Presiden Taiwan Tsai Ing-wen menyebabkan deklarasi kemerdekaan oleh pulau otonom tersebut.

Presiden Korea Selatan, Moon Jae In dan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un bertemu pekan lalu dalam sebuah peristiwa yang bersejarah di sepanjang zona demiliterisasi di Semenanjung Korea, di mana mereka telah sepakat untuk mencapai perdamaian.

Kim Jong-un dan Presiden AS Donald Trump berencana akan mengadakan KTT mereka sendiri dalam beberapa minggu mendatang, dan Trump memperkirakan akan mencapai kesepakatan untuk menghapus hulu ledak nuklir sepenuhnya dari negara tersebut.

Bagikan: