Aug 192017
 

Taiwan mengembangkan sistem amunisi berpadu terbaru yang kompak. © Ryan Chang

Institut Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Nasional Chung-Shan (NCSIST) asal Taiwan telah meluncurkan sistem amunisi berpadu anti-radiasi atau rudal anti-radiasi baru dalam Pameran Teknologi Dirgantara & Pertahanan Taipei (TADTE 2017), seperti dilansir dari Defence Blog.

Sistem amunisi anti radiasi baru tersebut dapat mendeteksi, menyerang, menghancurkan pemancar radar musuh, menghantam mereka dengan akurasi tinggi. Pesawat udara nirawak atau drone bunuh diri adalah sistem senjata otonom “tembak dan lupakan”, baik siang atau malam hari, diluncurkan dari kendaraan darat di belakang zona pertempuran.

Sistem ini memiliki kecepatan maksimum 185 km/jam dengan jangkauan sekitar 300 km.

Sistem amunisi/peluru kendali anti-radiasi buatan Taiwan yang baru tersebut sangat mirip dengan sistem Harpy buatan Israel Aerospace Industries (IAI).

Sistem amunisi berpadu anti radiasi buatan Taiwan. © Ryan Chang

Uji peluncuran sistem rudal anti radiasi buatan Taiwan. © Ryan Chang

  7 Responses to “Taiwan Kembangkan Rudal Anti-Radiasi Baru”

  1. Pertama

  2. Keceparanya masih bagus rudal petir. Tp beda fungsi. Petir buat anti kapal kalo yg ini utk anti radiasi.

  3. Test

  4. bentar lagi iran dn korut pasti beli ne harpy buatan cina

  5. Hmmm….copy paste rudal petir.

 Leave a Reply