Taiwan Sebarkan Rudal Anti Tank Kestrel

JakartaGreater.com – Taiwan telah mengerahkan sekitar 400 senjata rudal anti-tank “Kestrel” buatan dalam negeri di sekitar instalasi vital pemerintah untuk menghalangi Tentara Pembebasan Rakyat China, kata Komando Militer Taiwan dalam laporan anggaran tahunannya yang disampaikan kepada Legislatif Yuan kemarin, lansir Defenseworld.

Peluncur rudal Kestrel adalah sistem sekali pakai, yang diluncurkan di bahu, sistem satu-tembakan yang dapat menembakkan roket dengan hulu ledak anti-tank high explosive atau hulu ledak squash.

Militer Taiwan untuk pertama kalinya mengerahkan Kestrel di ibukota pada Oktober sebagai bagian dari program dua tahun yang pertama kali diumumkan tahun lalu. Sejauh ini Taiwan telah membeli 397 rudal, 238 rudal latihan dan lima simulator pelatihan dari Institut Sains dan Teknologi Chungshan.

Militer telah membentuk Kompi Reaksi Cepat di Komando Daerah Militer ke-202 dan mengumpulkan pasukan tambahan di kota, yang akan memungkinkannya untuk merespon dengan cepat jika ada ancaman terhadap pemerintah pusat, rilis Komando Taiwan itu.

Sistem rudal menghabiskan biaya sekitar NT$43.03 million (US$ 1,41 juta) dan menambahkan bahwa tahun depan komando berencana untuk membeli 48 rudal lagi, 40 rudal uji coba dan tiga simulator pelatihan yang akan menelan biaya NT $ 5,97 juta.

Dengan peluncur ringan Kestrel, yang dapat digunakan di gedung-gedung tinggi atau diangkut dengan kendaraan, militer Taiwan dapat meluncurkan serangan balik yang mobile dalam pertempuran perkotaan dan merebut kembali infrastruktur pemerintah yang penting, katanya.

Keputusannya untuk membeli sistem rudal dibuat setelah dengan hati-hati mempertimbangkan “ancaman yang ditimbulkan oleh musuh,” kata Komando Taiwan.

Peluncur Kestrel terbuat dari serat fiber plastik yang diperkuat (fiber reinforced plastic – FRP) dan dilengkapi pembidik optik serta dudukan untuk teropong penglihatan malam. Jarak efektif roket Kestrel adalah 400m dengan hulu ledak high explosive HEAT dan 150m dengan hulu ledak HESH (Squash Head High) yang dapat melubangi tembok beton bertulang.

5 pemikiran pada “Taiwan Sebarkan Rudal Anti Tank Kestrel”

  1. Taiwan sudah alert, tanda bahwa China sudah mulai gatal pingin ngaruk Taiwan. Taiwan paling anti dengan China dan Hongkong pun demikian….lalu…LCS pun kena obok2 China….apa Indonesia juga perlu waspada? mestinya demikian….sama halnya dgn Pinoy yg sudah alert duluan.

  2. Indonesia saat ini tdk memiliki sengketa wilayah dgn cina kalau bermasalah dgn nelayan cina mungkin tapi indonesia lbh sering bermasalah dng nelayan vietnam lgpula indonesia jg membeli senjata cina spt drone tempur CH4 ,rudal antikapal dll.

Tinggalkan komentar