May 142018
 

Sistem radar pasif mobile buatan Taiwan sedang di uji coba © Institut Sains dan Teknologi Nasional Chung-Shan (NCSIST)

JakartaGreater.com – Ketika Angkatan Udara China (PLAAF) menyebarkan jet tempur siluman J-20 dalam jumlah yang semakin meningkat, kini Taiwan menempatkan sistem radar pasif mobile terbaru guna mempertahankan wilayah udaranya terhadap pesawat siluman, menurut pejabat senior Departemen Pertahanan Taiwan.

Dua unit radar yang dikembangkan oleh Institut Sains dan Teknologi Nasional Chung-Shan yang berafiliasi dengan Kementerian Pertahanan Nasional Taiwan akan dikerahkan tahun ini untuk pengujian operasional, menurut keterangan pejabat tersebut.

Menurut Taipei Times, sistem radar pasif mobile baru akan memasuki produksi massal pada tahun 2020 jika militer memutuskan demi memenuhi kebutuhan operasionalnya, lanjutnya.

Institut Chung-Shan telah bekerja selama bertahun-tahun untuk memasukkan tren teknologi militer Barat ke dalam sistem radar pasifnya, tambah pejabat itu.

Konsep militer untuk pertahanan udara anti-stealth terdiri dari sistem aktif dan pasif, yang akan mendeteksi, melacak dan mengunci target siluman pada jarak jauh, kata pejabat itu.

Sarana aktif akan terdiri dari jet tempur F-16 yang di upgrade, dengan memiliki sistem radar canggih yang mampu mendeteksi pesawat siluman dan mengacu pada pesawat F-16V dan Scalable Agile Beam Radar APG-83.

Unit-unit mobile akan terhubung secara remote ke sistem radar array yang aktif dan “memperbesar” penampang radar dari “objek” yang terdeteksi tanpa memancarkan radiasi, jelasnya.

Sistem radar pasif itu kurang rentan terhadap gangguan penanggulangan elektronika ataupun serangan rudal anti-radiasi, sebuah lembar fakta yang diterbitkan oleh institut sains dan teknologi menjelaskan.

China mengklaim bahwa jet tempur siluman J-20 tampil setara dengan F-22 Raptor AS, dan menambahkan bahwa jet itu kemungkinan mampu menyerang target di laut.

Sistem radar adalah respon terhadap ancaman yang ditimbulkan oleh pejuang siluman China termasuk jet tempur Su-35 China yang telah dimodifikasi oleh Angkatan Udara China dengan dilapisi cat penyerap radiasi untuk memberi kemampuan siluman.

Sementara J-20 China dalam layanan terbatas, tidak ada keraguan bahwa PLAAF akan meningkatkan ukuran armada tempur siluman dan melengkapinya dengan pesawat tempur lain, yang akan menjadi ancaman signifikan terhadap pertahanan udara Taiwan, katanya.

“Perkembangan ini akan mengikis jangkauan deteksi dari sistem radar peringatan dini Taiwan yang canggih atau bahkan mengarahkan kepada hilang sepenuhnya kemampuan peringatan lanjutan dan reaksi cepat”, katanya. “Militer harus merencanakan dan juga menerapkan tindakan pencegahan untuk mendahului mereka”.

Angkatan Udara China atau PLAAF pada hari Jumat pekan lalu mengirimkan formasi jet tempur Su-35S dan pesawat pembom H-6K untuk terbang di sekitar Taiwan, pertama kalinya dikirim melakasanakan patroli tersebut.

Militer China mengklaim bahwa J-20 telah dikerahkan di latihan tempur udara di laut.

Bagikan :

  24 Responses to “Taiwan Uji Radar Pribumi untuk Buru J-20 China”

  1.  

    Su-35 siluman?

  2.  

    Chengdu J-20 – China’s Stealth Jet Fighter

    https://www.youtube.com/watch?v=HNGRdgXg7VA

  3.  

    wuiih daerah tingkat yg KATANYA PROVINSI bisa buat radar sendiri

    tidak cuma itu PROVINSI tersebut juga ngasih cuma2 hak veto di Pbb
    :DDDDD

  4.  

    Perlu diserap jg tuh ilmu radarnya!he3

  5.  

    Apakah Era stealth sdh berakhir? Atw Stealth akan terus berkembang dan menjadi semakin “stealth” dimasa mendatang?

  6.  

    Ni tak kasih tau ya mgkn kalian blm tau..
    Di taiwan yg gersang dan makmur itu banyak tkw dan tki…
    Jadi kl soal buat radar knp gak mereka mereka itu di panggil pulang utk membuat radar spti itu di indo..

  7.  

    Tanggung amat… daripada hanya menjadi sistem radar saja, mengapa tidak ditambahkan rudal yang bisa menjadi sistem pertahanan terpadu…

  8.  

    Ganti generadi ghoib he…he…he

  9.  

    USA tdk berani bikin kedutaan di Taiwan, hahaha 😀

    Beraninya sama negara kecil.

    •  

      Usa itu takutnya cuma ama china..
      Pengadilan interbasiol tak di gubris aja Usa hanya bisa protes protes aja to..

      Kl ama rusia hanya geli aja..
      Bgmn di ukraina rusia di permalukan..
      Bgmn di suriah rusia di permalukan..
      Bgm di afganistan rusia di permalukan.. dll

      Makanya china adlh sekutu terbaik utk indo…

      Ha ha ha…

  10.  

    Institut Sains dan Teknologi Nasional Chung-Shan (NCSIST), patut di acungi jempol….coba mahasiswa pintar di rekrut atau di danai bikin gituan, saya yakin pasti bisa….

  11.  

    Pada sibuk bikin pesawat siluman tidak tahu nya sudah pada pintar bikin antidote nya, j10, f35 dan f22 jadi pada memble dong

    😎 huehuehue

  12.  

    Taiwan cerdas juga bisa bikin radar canggih, tapi lebih cerdas istri ku, dimana aja sy berada bisa tahu … wkwk 😀

  13.  

    Jika perang ga
    bakal tahan lebih dari seminggu

 Leave a Reply