Dec 312014
 

Setelah tidak mendapatkan kepastian dari Amerika Serikat, akhirnya Taiwan memutuskan untuk memproduksi sendiri kapal selam militer mereka sendiri.

DSME Korea Selatan bangun kapal selam kelas 3000 ton untuk Rok Navy

DSME Korea Selatan bangun kapal selam kelas 3000 ton untuk Rok Navy

Kemajuan teknologi militer Tiongkok yang pesat membuat Taiwan harus bergerak cepat meningkatkan kemampuan tempur mereka. Setelah tidak mendapatkan kepastian dari Amerika Serikat, akhirnya Taiwan memutuskan untuk memproduksi sendiri kapal selam militer mereka sendiri.

Wakil Menteri Pertahanan Taiwan Chiu Kuo-cheng mengatakan pada parlemen bahwa dia telah menyetujui pedoman untuk kontrak rancangan kapal selam buatan dalam negeri. “Ini artinya militer secara resmi akan memulai proyek pembangunan kapal selam,” kata anggota komite pertahanan, Lin Yu-fang, dikutip Channel News Asia.

Kontrak pembuatan kapal selam akan berlangsung selama empat tahun dan rancangannya akan dimulai pada 2016 dengan perkiraan biaya mencapai T$ 3 miliar atau lebih dari Rp 1 triliun. Persiapan awal akan dilakukan pada 2015 dengan anggaran yang disetujui sebesar T$ 10 juta.

Belum diketahui kapan pengerjaan akan dilakukan. Laksamana Hsiao Wei-min menampik pendapat lembaga think tank asal AS yang mengatakan bahwa Taiwan hanya bisa membuat 42 kapal selam-mini seberat 120 ton.

Hsiao mengatakan, saat ini AL Taiwan memerlukan kapal selam sebesar 1.200-3.000 ton. Chiu tidak menjelaskan perusahaan apa yang akan menjalankan proyek ini. Namun sumber militer mengatakan kemungkinan besar perusahaan pembuat kapal asal Taipei Ship and Ocean Industries R&D Center, CSBC Corporation Taiwan dan para penasihat teknologi dari luar negeri yang akan mengerjakannya.

image

Taiwan segera membangun kapal selam berbobot hingga 3000 Ton, seukuran dengan Kapal Selam yang dibangun DSME untuk ROK Navy. Photo: DSME ROK Navy 3000 ton

Keputusan Taiwan ini diambil lantaran tidak sabar pada janji AS untuk menjual kapal selam pada mereka yang hingga kini tidak kunjung terlaksana. Pada April 2001, presiden AS saat itu George W Bush menyetujui penjualan delapan kapal selam konvensional sebagai bagian dari paket kerja sama senjata dengan Taiwan sejak 1992. Namun sejak itu tidak ada perkembangan dari perjanjian tersebut. AS tidak membuat kapal selam konvensional selama lebih dari 40 tahun.

Sementara Jerman dan Spanyol sebagai negara alternatif menolak merancang kapal selam untuk Taiwan karena khawatir dikecam Tiongkok. Taiwan kehilangan kesabaran saat Tiongkok sebagai rival mereka di kawasan semakin meningkatkan teknologi militer.

Tiongkok hingga saat ini masih menganggap Taiwan sebagai wilayah mereka yang membelot dan suatu saat akan kembali disatukan. Saat ini Taiwan hanya memiliki empat kapal selam, namun hanya dua yang siap diturunkan untuk berperang. Sedangkan dua lainnya buatan AS tahun 1940an terlalu tua untuk bertempur. (CNN Indonesia).

  22 Responses to “AS Tak Jual, Taiwan Produksi Kapal Selam”

  1.  

    harus puas di urut 2
    selamat pagi warjager.

  2.  

    Salut, jangan pernah menyerah, yakin aja pasti bisa, Taiwan bisa, Indonesia jg bisa !

  3.  

    Ayoo…Indonesia Bisa..

  4.  

    Siapa lagi klo bkn asu.
    Katanya kapal selam itu senjsta boleh /tdk boleh harus d publikasi ya?, sory Bung …. Numpang .

  5.  

    Selama dunia masih ada Asu .Cina.Rusia tatanan dunia tak akan bisa makin baik.

  6.  

    Njir, kasel lebih sevuh dari cakra n nanggala…. kasel nuklir china bakalan sungkeman ma kasel taiwan kalo ketemu

  7.  

    Setuju dengan bung Tono… meskipun diam2, pasti ada peran ASU dalam hal ini. Bisa juga Jepang yang hubungannya sedang dingin dengan RRC didorong oleh ASU untuk berbagi teknologi.

  8.  

    orang mah gampang aja kayanya klau mau belajar sesuatu , lah kita susah dan ribet bgt , bikin jet sama rudal aja meragukan ini di teruskan.

  9.  

    indonesia harus meniru semangat taiwan untuk mandiri, semua negara psti mementingkan kepentinganya sendiri dan gak ada teman abadi dlm hub diplomatik antar negara. jd indonesia hrs cerdas memanfaatkan tiap kerjasama dg negara lain kalau ingin mandiri. ayo indonesia….. klo taiwan bs indonesia jg bisa asal ada dukungan dr pemerintah dan DPR.

  10.  

    semakin ramai sdr2, PT PAL kapan mo ngikut tender

  11.  

    hemmmm galuk galuk kepala

  12.  

    YA….ALLOH TUMBUH KEMBANGKAN JIWA PATRIOT KEPADA PEMIMPIN2 KAMI…….AMIIIN.

  13.  

    amerika gak ada produksi kapal selam diesel ,amerika ada cuma kapal selam nuklear, jika lihat industary taiwan ia maju dari segi elektronik dan pembuatan mesin, dari indonesia dan malaysia ,saya yakin taiwan terpaksa minta bantuan secara rahsia dari jermen, perancis, Spanyol, russia dan jepang kerana hanya negara ini aje mahir dengan kapal selam diesel

  14.  

    Betul, jangan semua semua senjata mesti pakai TOT, malah gak efisien, karena setiap jenis senjata selalu ada komponen yg harus di supply yg tentu harus memunculkan ribuan perusahaan industri komponen sebagai rekanan….harus fokus saja. TOT penting ya menurut saya pesawat, rudal, kapal laut…..

  15.  

    indonesia harus belajar dari kesilapan beli kapal selam dari korean selatan ,indonesia dapat tot kapal selam dapat tapi gak bisa buat kapal selam kerena kelemahan perusahaan indonesia itu sendiri. Taiwan memiliki perusarahan mesin dan elektronik kuat jika mahu bina kapal selam tapi cuma ia perlu teman industari dari perusahaan kapal selam , jadi gak heran jika taiwan bina kapal selam nya sendiri hasil temen industari nya, cuma satu aje china akan mehalang taman industari nya, apa yang taiwan bisa lakukan ialah buat teman perusahanan secara rahsia

    •  

      awal 2014 Indonesia membangun infrastruktur pembuatan ks di pt.pal , medio 2015 diharapkan rampung dan siap membuat ks ke-2 dibawah supervisi korsel oleh tim A, bersamaan ks-3 dibangun di korsel, oleh tim B.

      pasca 2024, Indonesia didukung tot dari korsel skrg ini berpotensi menjadi produsen alutsista, berbagi share market dgn tiongkok juga korsel di asia pasific.

      # Komen sebelumnya dari bung Andri Cahyadi atas banyaknya keterlibatan Korsel dlm memasok senjata juga tot kepada NKRI (thanks)

      kesilapan atau bukan, 10 thn kedepan akan terjawab.. 🙂

    •  

      kata siapa kapal selam tidak dibuat di indonesia, parlemen sudah membri dana ke pt pal untuk membangun fasilitas kapal selam yang nantinya digunakan untuk membangun kapal selam cangbogo ke 3

  16.  

    Saya rasa yg dimaksud System Baru adalah Indonesia tidak benar2 membuat 100%. Krn mesin dan sistem didalam nya dibeli dari luar negeri. Ini brbda dgn Taiwan yg industri logam dasar-elektroniknya udah maju. Jadi, kemampuan Taiwan dlm membuat kapal selam lbh karena masalah politik.

  17.  

    Saya rasa percuma apa yg dilakukan Taiwan,Tiongkok menyerang Taiwan secara besar besaran terus menerus…habislah Taiwan.Kata Mbah Bowo ” sebaiknya Taiwan bergabung saja dgn Tiongkok dgn berberapa kesepakatan”,Percuma melawan Tiongkok….Sebaiknya langkah yg diambil Taiwan adalah semakin mesra saja dgn Jepang,Korsel,Vietnam…atau kalau bisa juga dgn Russia???

 Leave a Reply