Oct 062017
 

Angkatan Udara Amerika Serikat telah menyelesaikan pengujian dan pemeriksaan kelelahan struktur pesawat yang memperlihatkan pembom supersonic B-1B masih mampu terbang hingga tahun 2040.

Uji sayap dan struktur pesawat B-1B dilakukan oleh Boeing di Tukwila dekat Washington. Dengan 72% tes sayap dan 20% menyelesaikan uji kelelahan pesawat, Angkatan Udara memperkirakan B-1B masih dapat beroperasi sampai 2040 tanpa memerlukan perpanjangan umur yang mahal.

Ini berarti Rockwell B-1B “Lancer” dapat terbang lebih lama dari yang diperkirakan tanpa memerlukan penggantian sayap baru atau perbaikan struktural lainnya.

B-1B pada awalnya dirancang dengan life time 9.681 jam terbang. Namun data yang diberikan oleh Pusat Uji Coba AFB Wright-Patterson di Ohio menunjukkan B-1B dapat terbang lebih lama, hingga hampir 19.900 jam terbang.

Masalah sebenarnya bagi Angkatan Udara AS adalah keusangan suku cadang dan perangkat lunaknya. Seperti dalam kasus B-52, yang memerlukan penyesuaian produksi suku cadang dan sistem komputer yang harus selalu sesuai dengan perkembangan teknologi.

Untuk melakukan ini, armada B-1B telah mendapatkan perangkat baru radio Rockwell Collins-Joint Tactical Radio System (MIDS-JTRS) untuk meningkatkan komunikasi jaringan. Dalam waktu dekat, sebuah program pembaruan akan mencakup adaptasi mode IFF 5 dan sistem pemantauan otomatis ADS-B Out yang berlaku untuk lalu lintas udara FAA di masa depan.

Dikembangkan oleh Rockwell dari tahun 1974, B-1B Lancer adalah pembom jarak jauh yang menggunakan sayap geometri variable, dengan produksi pertama diserahkan ke Angkatan Udara AS pada tanggal 29 Juni 1985. B-1B terus berevolusi untuk memenuhi tuntutan medan perang yang berkembang pesat. Mampu melakukan berbagai misi pemboman konvensional maupuan misi serangan nuklir.

24heures

  26 Responses to “Tak Perlu Ganti Sayap, Bomber B-1B Dapat Terbang Sampai 2040”

  1. Ah masa iya

  2. LAMA AMAT ZAMAN TU PASTI TEKNOLOGI STEALTH DAH JADI BIASA

  3. Kasihan juga…para pilotnya baru bisa kumpul dg anak-istri setelah 2040

    • Iya kasihan wong disuruh terbang terus sampai tahun 2040 ..

      Sebenarnya ini pesawat anggun, penampilan bak putri solo menari serimpi, halus, tenang dan syahdu. Sayang gendongannya bom pembunuh masal. Ini berbeda dg pesawat jenis fighter, yg selalu terbang buru-buru bak bidan mau menolong ibu melahirkan dan dg berbagai gaya akrobatik lagi.

      Pesawat bomber B1B sangat cocok untuk penerbangan jarak jauh sambil membawa berbagai muatannya untuk dikirimkan di daerah musuh dimedan laga. Perasaan ane, kiprah pesawat ini kurang begitu moncer dibanding rekan sejawatnya, Bomber B52 Stratofortress, yg walaupun lbh tuwir namun msh bisa bergaya dalam perang teluk I dan II dekade lalu. Entah barangkali ane sendiri yg kurang asupan berita?

      • Pesawat b1b lancer (kalau ga salah) kurang terekspos krn kebanyakan misinya black ops beda B 52 yg emang jadi corong air force us tp dlm krisis korut sekarang namanya naik lagi jong un smp ngomel2 tuh krn tuh pesawat bolak balik di dpn pagar korut

        • Kalau pasukan kusus terlibat misi black ops sih wajarlah… tetapi kalau pembom, rasanya agak aneh, karena operasi militer mudah dilihat kok, dan jarang Ops militer di negara maju, kebanyakan di negara ke tiga yang bahkan kemampuan pertahanannya kurang begitu baik…
          Kalau pendapat saya, ini keluar karena punya sebelah dikeluaran semua untuk operasi, bahkan yang tua pun juga turun gunung…
          Masak sebelah pamer body, doski ngga ikut pamer, nanti malah hilang sebelum berkembang looo…

      • Kalo mau menyusup ke daerah yg air defense nya kuat ya pake B-2, kalo udah air defense dan pespur ya abis baru pake B-52. Jatah B-1B akan cocok untuk menghabisi armada Kapal induk Kuznetsov. Sebetulnya itu B-1B rencananya mau dipakai buat gantiin B-52. Ternyata karena B-52 Masih layak masuk layanan sampe 2040 atau 2050 maka peran B-1B harus berbagi dg sodara tuanya. Fakta bahwa selama operasi di Afghanistan, 40 % pemboman dilakukan oleh B-1B

        • Kuznetsov memang kapal tua, tetapi terlalu berani bomber dengan speedax 1,2mac mau macem2… Kuznetsov itu bukan kapal induk, tetapi kapal penjelajah dengan bawaan jet… Satu itu saja buat ngobrak abrik-kita, kita berantakan… Apalagi cuma pembom lambat…

        • Admiral Kuznetsov bersenjata sangat lengkap, bahkan mampu beroperasi mandiri tanpa kapal perang pengawal, tidak seperti kapal induk Amerika Serikat. Admiral Kuznetsov dilengkapi 12 rudal jelajah anti kapal Granit, enam canon otomatis AK-630, dua peluncur roket Udav dengan 60 bom kedalaman anti kapal selam, sistem rudal pertahanan udara Kinzhal dan sistem CIWS rudal Kortik, persenjataan yang mampu mencegah musuh mendekat dari udara, permukaan maupun bawah laut.

  4. Pesawat ini bahkan lebih hebat dan lebih banyak muatannya daripada Tubuh 160.

  5. Pesawat ini bahkan lebih hebat, lebih jauh jangkauan dan lebih banyak muatannya daripada Tubuh 160.

    Hhhhhhhhhh

  6. pesawat kaleng susu …

  7. Tak perlu ganti sayap tapi ganti body plus mesin,he3. Kan bs aja ngeles begitu.

  8. Baru sekarang ane nyebut produk amrik luar biasa dikarenakan pesawat ini, kenapa luar biasa? Krn pesawat ini terbang bisa 22 tahun 2040? Pasti selama 22 tahun di pesawat diajarkan bercocok tanam dan mancing di angkasa, luar biasaaaa ….

    • Kalo ini udah luar biasa gimana dgn Pembom tua macam B-52 Stratofortress? Itu dari tahun 54 dan mau dipakai sampai tahun 2040 loh. Hhhhhhhhhh

      • Komen sy itu mudah ditebak kok gak paham? Buat apa produk kuno dipertahankan cuma utk sayap, 10 tahun lagi teknologi sdh saat maju, dan pesawat itu akan sangat ketinggalan …

        Perjalanan waktu teknologi maju dimulai dari penemuan baja baru yg ringan tp kuat dan tahan api, sekarang dah ketemu belum?

        Haha … 😀

        • Sebenarnya sudah lama digunakan utk bahan pesawat anti panas ringan & kuat, sprti aloy magnesium, brilium, titanium & sebagainya, tapi bahan ini masih memiliki RCS yg tinggi yg mengakibatkan posisi pesawat dgn jls bisa ditandai, mrk pun menggunakan cat pelapis atau yg disebut RAM yg memungkinkan RCS pesawat rendah tapi memiliki kelemahan juga dicuaca hujan

          Hahhahaaaa

  9. Admiral Kuznetsov bersenjata sangat lengkap, bahkan mampu beroperasi mandiri tanpa kapal perang pengawal, tidak seperti kapal induk Amerika Serikat. Admiral Kuznetsov dilengkapi 12 rudal jelajah anti kapal Granit, enam canon otomatis AK-630, dua peluncur roket Udav dengan 60 bom kedalaman anti kapal selam, sistem rudal pertahanan udara Kinzhal dan sistem CIWS rudal Kortik, persenjataan yang mampu mencegah musuh mendekat dari udara, permukaan maupun bawah laut.

  10. Coba ada 2 biji aja yg parkir di iswahyudi dan ada T-160 yg parkir 2 biji aja di natuna

  11. Xixixi 2040?? Kalah Avro vulcan….

 Leave a Reply