Okt 212019
 

File:Israeli F-35 Adir From Wikimedia Commons, the free media repository.

Tel Aviv, Jakartagreater.com  –   Pesawat tempur siluman generasi kelima dilaporkan masih menghadapi masalah, mulai dari yang kecil sampai yang kritis, bahkan setelah 2 dekade pembangunan dan miliaran dolar dihabiskan.

Di saat pabrikannya, Lockheed Martin, sedang berupaya memperbaikinya, Tel Aviv malah ingin membuat perubahan sendiri untuk Jet yang bermasalah, dirilis Sputniknews.com,  Minggu 20-10-2019.

Israel akan memperkenalkan beberapa modifikasi besar pada Jet F-35 yang telah dipesan dari Lockheed Martin AS dalam upaya untuk membuat pesawat sesuai dengan visi negara tentang bagaimana pesawat tempur harus beroperasi, serta untuk meningkatkan kemampuannya dan memperbaiki masalah tertentu, situs The National Interest melaporkan.

Salah satu hal penting yang harus diubah oleh orang Israel, majalah itu menunjukkan, adalah sistem komputer pesawat tempur. Tel Aviv ingin menyesuaikannya dengan sistem Command, Control, Communications and Computing (C4) sendiri, yang akan berjalan “di atas” dari sistem operasi Lockheed Martin sendiri.

Yang terakhir ini telah menimbulkan banyak masalah dengan negara-negara lain yang memesan F-35, karena mereka menginginkan akses ke kode terbukanya untuk memodifikasinya. Lockheed Martin, sejauh ini, hanya memberi mereka akses terbatas.

Komputer on-board Jet mengumpulkan semua informasi yang dikumpulkannya dari sensornya, termasuk lokasi kemungkinan penempatan dan instalasi pasukan musuh, menyampaikannya ke sistem lain yang terhubung di darat – ke pasukan sekutu, pertahanan udara, atau artileri.

Tetapi tidak semua sistem kompatibel dengan F-35; karenanya, Israel ingin menginstal C4 secara tepat untuk dapat menyampaikan informasi dari sensor Jet ke sistem militernya sendiri.

Menginstal sistem baru di komputer on-board dimungkinkan tanpa perubahan besar pada Jet itu sendiri, modifikasi lain yang ada dalam pikiran militer Israel akan membutuhkan perubahan besar pada desain pesawat. Dengan demikian, Tel Aviv telah berhasil bernegosiasi untuk pembangunan sekitar 30 pesawat Adir F-35 I – modifikasi khusus negara Jet generasi kelima.

Sementara seluruh daftar perubahan untuk Jet sebagai bagian dari program modifikasi masih belum jelas, itu akan menampilkan opsi untuk menginstal tambahan pihak ketiga yang “plug-and-play”, The National Interest mengindikasikan.

Salah satu tambahan semacam itu adalah pod-jamming radar, yang diharapkan dapat membantu Jet memintas pertahanan lawan bahkan setelah negara-negara lain mencari cara untuk mendeteksi F-35.

Perubahan lain yang dilakukan pada F-35 sebagai bagian dari modifikasi “I” -nya adalah kemampuan untuk menggunakan persenjataan Israel, seperti Rudal udara-ke-udara jarak pendek Python atau bom presisi berpemandu dari keluarga Spice.

Israel juga berusaha meningkatkan jangkauan operasional jet Amerika dengan menambahkan kemampuan untuk menginstal tangki bahan bakar eksternal. Dua opsi seperti itu diharapkan tersedia. Salah satunya adalah tank non-siluman yang dapat dibuang di tengah penerbangan untuk mengembalikan kemampuan untuk keluar dari pertahanan saat diperlukan.

Israel juga ingin mengembangkan sistem tangki bahan bakar bersama dengan Lockheed Martin yang tidak melukai kemampuan stealth atau aerodinamika Jet.

Daftar perubahan pada F-35I bisa lebih lama, tetapi tampaknya Israel ingin menyempurnakan Jet untuk memenuhi kebutuhan regionalnya sendiri, sementara mungkin memperbaiki beberapa kelemahan yang dilaporkan menyebabkan kekhawatiran di antara pilot pesawat.

  7 Responses to “Tak Puas, Israel Modifikasi Kemampuan Pesawat Tempur F-35”

  1.  

    wah bisa bisa warranty shield nya rusak donk krn sdh di oprek.
    nanti kl ada masalah pihak pembuat bisa lepas dari tanggung jawabnya.

  2.  

    Pasti gak puasnya lah negara manapun yg beli. Krn sdh dipastikan ini bakal.jd peti mati terbang bagi sang pilot. Bodynya yg bagaikan kalkun gembrot terbang, akan menjadi sasaran empuk banget utk dihancur leburkan duet superioritas udara SU-57 dan Drone tempur Okhotnik milik Rusia.
    Biar bagaimanapun senjata Rusia selalu Stroooonnnggg bingiiiitttt…..xicixicixicixicixi

  3.  

    Israel selalu jujur dengan kemampuan pespurnya, dr hal yg israel ungkapkan ini jelas menegaskan f35 emang ada masalah dalam kemampuannya.

  4.  

    Kalau us emang berani bikin f35 yg lebih besar/panjang dan duble engine yg kecepatannya melebihi 2 mach baru ane yakin dengan kemampuan f35, aku pasti dukug indonesia tuk belinya,,,ini dah endut, lambat dan endurens nya sangat pendek = peti mati terbang.

  5.  

    Yang beli sdh tertipuuu..
    Ditunda sampai 2021..
    OPS serba mahal, beli pesawat mahal. Harus dimodif, diperbaiki butuh uang banyak.
    Satu modif bisa beli 2 pesawat su35.
    Sudah dimodif timbul masalah baru.. Habislah uang yg terlanjur beli f35. So pesawat akhirnya jadi sparing partner, tampil pada perang sesungguhnya 1000 x pilot akan berpikir.

  6.  

    Kayak Indonesia batal beli Su-35 …. Info ini dr sumber terpercaya dari dalam