Mar 242018
 

Sistem radar AESA 3D berbasis darat, ELTA EL/M-2084 MMR buatan Israel © US-MDA via Wikimedia Commons

JakartaGreater.com – Kementerian Pertahanan Republik Ceko kabarnya telah menunda kesepakatan untuk membeli 8 (delapan) sistem radar multi-misi ELM-2084 senilai €175 juta atas kekhawatiran bahwa radar tersebut tidak sesuai dengan sistem NATO, seperti dilansir dari laman media Israel, The Globes.

Kementerian Pertahanan Republik Ceko telah mengeluarkan instruksi kepada lembaga pengadaannya untuk menunda kesepakatan karena kekhawatiran bahwa sistem radar Israel tidak dapat terhubung ke sistem lain yang digunakan oleh pasukan NATO.

Menurut Kementerian Pertahanan Republik Ceko yang mendefinisikan bahwa format transaksi saat ini sebagai “berbahaya”, tulis surat kabar The Globes tanpa menyebutkan sumber informasi tersebut.

Radar multi-misi ELM-2084 tersebut digunakan oleh Angkatan Udara Israel di sistem Iron Dome, sistem pertahanan aktif terhadap tembakan roket. Sistem Iron Dome dapat mengidentifikasi serangan, menghitung lintasan roket dan memberikan penilaian yang tepat di mana roket tersebut akan jatuh.

Berkat kemampuan unik ini, sistem Iron Dome akan meluncurkan pencegat hanya jika roket-roket itu diperkirakan menghantam daerah-daerah padat penduduk, kata media The Globes, Israel.

Elta Systems telah menjual 100 sistem radar tersebut ke negara-negara di seluruh dunia dengan nilai sekitar $ 2 miliar. Republik Ceko telah memutuskan untuk membeli delapan radar ELM 2084 MMR senilai $ 216 pada tahun 2016 untuk dikirimkan tahun 2022 guna menggantikan radar buatan Soviet yang sudah ketinggalan zaman.

Kesepakatan radar dengan Republik Ceko ditutup 18 bulan lalu. Mengingat krisis yang melibatkan kesepakatan, Kementerian Pertahanan Ceko diperkirakan akan mengadakan diskusi untuk menentukan nasibnya bulan depan.

Bagikan: