Oct 142018
 

Sistem rudal pertahanan udara S-300PMU2 “Favorit” © Vitaly V. Kuzmin via Wikimedia Commons

JakartaGreater.com – Pengiriman S-300 Rusia ke Suriah telah mendorong media AS untuk berspekulasi bahwa Angkatan Udara AS dapat mengerahkan pejuang siluman F-22 untuk menghancurkan pertahanan udara tersebut, seperti dilansir dari Sputnik.

Sementara itu, Washington juga berjanji untuk memasok Israel dengan lebih banyak F-35. Tetapi apakah pesawat tempur generasi ke-5 bisa menghindari sistem pertahanan udara Rusia? Tidak mungkin, kata para analis.

Mengacu pada penempatan S-300 sebagai sebuah “kemampuan token”, menyarankan bahwa Pentagon untuk menggunakan F-22 Raptor dan F-16 Viper untuk menekan atau menghancurkan pertahanan udara Suriah, seperti yang dipersiapkan pada awal kampanye serangan udara AS di Suriah dan Irak pada tahun 2014, The Drive berpendapat bahwa AS “mungkin harus mengulangi taktik seperti itu” setelah Rusia mengirim sistem pertahanan udara S-300 untuk Suriah.

F-22 Raptor, jet tempur superioritas Angkatan Udara AS © USAF via Wikimedia Commons

Berbicara kepada Sputnik, analis pertahanan menyarankan bahwa ada sedikit keraguan Angkatan Udara AS ingin menggunakan kesempatan ini untuk mempelajari lebih lanjut tentang S-300 di lapangan menggunakan F-22. Namun, itu tidaklah selalu berarti bahwa mereka benar-benar akan bebas untuk melakukannya, kata Sergei Sudakov.

“Strategi AS menggunakan Raptor terhadap jaringan pertahanan udara terlihat seperti ini, sebuah atau beberapa jet tempur F-22 itu masuk tanpa terdeteksi ke area cakupan radar musuh, menyalakan sistem penindasan elektronik mereka dan mulai mengganggu sistem deteksi dan panduan musuh. Pada saat yang sama, merla melakukan serangan terhadap radar, peluncur dan pos komando”, jelas analis itu.

“Setelah terobosan, eselon kedua dari pembom tempur diaktifkan untuk bisa menyelesaikan pasukan musuh. Seletah lumpuh dengan serangan siluman, pertahanan udara musuh tidak lagi mampu memberikan perlawanan. Namun operasi seperti itu hanya berjalan mulus di atas kertas”, terang Sudakov.

Menurutnya, bahkan jika radar berbasis darat tidak melihat F-22, pesawat masih akan membuat kehadirannya diketahui segera setelah menyalakan sistem penindasan radio elektronik di dalamnya. Setelah hal itu terjadi, sistem kontrol berbasis darat akan dapat melokalisasi sumber radiasi, kemudian menunjuk ke lokasi pesawat sert meluncurkan rudal anti-pesawat untuk mengejarnya.

Peluncuran rudal dari sistem S-300 Rusia dalam latihan Vostok 2018 © Kemhan Rusia via Youtube

Dalam skenario tersebut, satu-satunya hal yang dapat dilakukan oleh pilot Raptor dalam keselamatan lengkap adalah menentukan perkiraan zona operasi fari pertahanan udara musuh. Tetapi dalam kasus S-300, itu adalah sistem mobile, dimana dapat dengan cepat bergerak dan menyebar di lokasi baru. Dan dengan demikian, tidak ada yang namanya pesawat yang benar-benar tak terlihat.

“Rendahnya visibilitas radar pada jet tempur F-22 adalah sebuah fakta,” kata jurnalis militer Mikhail Khodaryonok. “Menyebut bahwa F-22 tidak terlihat oleh sistem radar S-300 adalah terlalu dibesar-besarkan. Ya, dalam frekuensi S-band, itu benar-benar hampir tidak terlihat, tak mungkin menembaknya. Akan tetapi, dalam frekuensi VHF, Raptor dapat terlihat dengan sangat baik”, jelas pensiunan kolonel itu.

Menurut Khodaryonok, pembahasan media AS tentang menghancurkan sistem S-300 itu hanyalah “omong kosong”.

“Saat ini, perang kata-kata sedang terjadi. Saya benar-benar yakin bahwa baik Israel maupun Amerika tidak akan menyerang S-300 sementara spesialis Rusia sedang bertugas disana”, terlibat dalam pelatihan pasukan Suriah. “Namun, mereka mungkin mencoba menghancurkan S-300 begitu mereka diserahkan kepada militer Suriah”, tambahnya.

Menurut Khodaryonok, pelatihan pasukan tempur Suriah tetap tidak cukup bagi mereka untuk membangun sistem pertahanan udara yang sama efektif di seluruh negeri seperti yang ada di pangkalan udara Hmeymim. Ini berarti Rusia membawa risiko reputasinya sendiri sebagai eksportir senjata jika kekuatan Barat atau Israel menyerang dan mampu mengalahkan sistem S-300 Suriah.

Untuk mencegah hal ini, selain S-300, Kementerian Pertahanan Rusia telah menyediakan sistem identifikasi teman/lawan (IFF) yang unik di Rusia, dan menjanjikan bantuan dengan penindasan radio-elektronik untuk navigasi satelit, radar udara serta sistem komunikasi tempur dari pesawat apa pun yang mencoba menyerang target di negara tersebut.

“Di Amerika Serikat, Rusia telah berubah menjadi momok yang menakutkan sejak lama. Jelas bahwa pihak berwenang AS saat ini ingin pamer ke pemilih mereka. Namun itu semua tidak akan melampaui kata-kata. Dan jika mereka melakukannya, bahkan hanya sebuah Raptor yang hilang akan dengan serius mengguncang para pendukung mereka dan mempengaruhi hasil pemilu”, jelasnya.

Pada akhirnya, Pentagon bukan cuma perlu berpikir dua kali, bahkan hingga sepuluh kali sebelum mengerahkan pesawat terbaiknya untuk menyerang sistem pertahanan udara seperti S-300 Suriah. Mempertahankan reputasi persenjataan tercanggih dalam perang sesungguhnya adalah pedang bermata ganda. Kehilangan sebuah F-22 akan sebabkan hancurnya reputasi kompleks industri militer AS.

Pandangan yang diungkapkan oleh para analis militer diatas tidak selalu mencerminkan pandangan JakartaGreater.com.

  60 Responses to “Takkan Lolos, S-300PM Mampu Melihat F-22 AS”

  1.  

    [Pecinta Militer} S-300 Long Range Surface to Air Defence Missile System

    https://www.youtube.com/watch?v=Nrtm1dKjrAo&t=53s

  2.  

    kesempatan emas bagi USA untuk mempromosikan serta membuktikan kemampuan raptor dan viper nya .. apakah betul2 mampu menumbangkan es tigaratus ato justru es tigaratus yang menumbangkan ni raptor dan kawan2nya.. di tunggu berita selanjutnya..

    #salamKJT KimJongTrump

    •  

      Maaf, ini jawaban buat yang dibawah. Insyaallah israel raya tidak akan terbentuk. Sudah ada kuncinya, bagaimana cara menggagalkannya. Kuncinya ada pada petunjuk yang berupa cerita isis, osiris, horus dari Mesir dan serat pedhalangan ringggit purwa. Buat semua warga jkgr tidak usah percaya Israel raya akan berdiri. Aaammmiiiiiiinnnn.

  3.  

    Jika pentagon ragu-ragu mengirim raptor untuk menghadapi S-300, kirim saja AV 10 Bronco yg gagah atau F4 Panthom agar tdk malu jika kedua pesawat mengalami defisit kemampuan. Panthom dalam bahasa melayu artinya hantu, itu adalah siluman yg benar siluman …

  4.  

    Strategi SEAD memang tak bisa dilakukan dengan sempurna di Suriah sebelum Rusia benar-benar hengkang dari Suriah. USA dan sekutu takkan takut dg S-300 apalagi S-400 dan S-500 sekalipun. Yg mereka takutkan adalah perang front

    •  

      Perang frontal dg Rusia yg bisa berujung perang nuklir. Rusia pun paham hal itu. Makanya selagi Rusia masih ada disana, taktik menggunakan pesawat angkut Rusia untuk menjadi tameng akan jadi hal yg lumrah. Atau cukup kasih pemberitahuan kurang dari 5 menit sebelum serangan dilakukan.

    •  

      Bukanya Israel dengan S-200 saja takut??? bahkan sampai ngumpet dibelakang pesawat militer Russia… bahkan Netanyahu sampai meluncur ke Moskow untuk memastikan Russia tidak mengirimkan S-300 ke Suriah setelah serangan 100 rudal oleh USA dan temannya???
      Dalam kasus terakir jelas saja Netanyahu tahu kalau meloby supaya S-300 tidak dikirim tidak mungkin karena kemarahan Russia dan akirnya Netanyahu berencana bertandang setelah beberapa saat mungkin memastikan kemarahan yang mulai mereda untuk meloby supaya tidak ditarget oleh S-300 yang jelas masih dioperatori dan dibimbing oleh militer Russia…
      USA sendiri jelas2 mati2an berusaha mencegah penjualan S-400 ke banyak negara… sayangnya banyak negara pembeli S-400 cukup ngeyel untuk diancam dengan sangsi…
      Tidak perlu jauh2… lihat saja kemampuan S-200 dan Pantsir Suriah dalam menghadang rudal yang ditembakkan ke Suriah baik oleh USA dan koalisinya maupun Israel… negara compang camping karena perang saja cukup mampu melakukanya…
      Bahkan di pangkalan militer Russia di Suriah berkali2 membuktikan kalau mereka cukup mampu menghadang Drone yang digunakan untuk menyerang…

      •  

        Bung Yuli, ane udah ngomong ampe capek gini udah ampe beberapa paragraf napa gak paham juga sih??? Hhhhhhhhhhh

        1.) yg namanya perang itu gak ada yg namanya fair. Cara pertama hancurkan hanud musuh, cara kedua ya kelabuhi hanud musuh. Tekniknya bisa macam², kayak terbang barengan ama pesawat angkut Rusia juga boleh. Yang penting tujuan tercapai.

        2.) urusan lobi bukan karena takut ama tuh hanya, tapi biar status quo tetap terjaga disana. Kalo ntar tuh hanud jatuh ketangan yg salah terus kejadian kayak MH17 gimana?? Rusia kan gak mau tanggung jawab kayak yg di Ukraina.

        3.) Hanud tua Suriah bisa nembak jatuh rudal jelajah USA dan sekutunya itu karena yg pertama udah diupgrade oleh Rusia, yg kedua Rusia jelas2 udah bocorin serangan dadakan itu ke Suriah setelah USA ngasih kabar dulu ke Rusia. Makanya serangan dadakan jadi bocor dan gampang kena tangkis. Analis Rusia sendiri yg bilang kalo sistem indikator pada S-200 sangat sederhana dan kecil, hanya bisa mendeteksi objek yg lagi terbang tanpa tahu siapa atau apa yg terbang, gak ada IFF juga. Makanya bisa nembak teman sendiri. Coba kalo gak ada pemberitahuan, bisa² Su-35 yg lagi patroli juga bisa kena sambit S-200. Betul gak Bung Yuli… Akui aja, tanpa info dari Rusia mana bisa menang tuh hanud Suriah.

        Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh

        •  

          Nah…
          1. Masalah utamanya Israel itu memiliki perjanjian dengan Russia untuk saling menjaga, baik itu bagi keselamatan militer Russia maupun memastikan tidak ada sistem pertahanan Russia yang bereaksi kepada Israel, alias Israel dibebaskan oleh Russia menyerang Suriah selama tidak menyasar militer Russia… dan tindakan Russia kepada Suriah cukup fair juga, dengan meng-upgrade sistem pertahanan mereka untuk paling tidak bisa menghadang serangan yang diarahkan ke Suriah… saling menjaga keduanya dan tidak memihak lebih berat kepada salah satu…
          Yang sial dangkalan itu ya Israel itu yang justru sudah diberi ati malah minta ampela… main api dengan melakukan gambling tingkat dewa dengan bersembunyi di belakang pesawat militer tua Russia… jadi lihat saja seperti apa kelakuan Israel setelah Russia marah… sampai saat ini Israel sudah mampet seranganya ke Suriah…
          2. Mana ada status quo??? yang menembak MH-17 itu sistem pertahanan BUK yang sudah tua pula, dan jelas2 Russia sudah menyatakan kalau rudal dengan nomer seri tersebut (yang dipamerkan oleh barat) adalah memiliki jejak dikirim ke Ukraina di era Soviet… dan yang memiliki sejarah menembak jatuh pesawat tempur Israel adalah Suriah dan S-300 itu adalah untuk Suriah jadi apa hubunganya dengan status Quo???
          3. Sudah saya jawab di nomer 1 komen saya… sedangkan S-200 menembak Su-35 tidak akan terjadi, karena Su-35 adalah pesawat tempur yang memiliki kemampuan untuk menghindar berbeda jauh dengan Il-20… dan dengan alasan apa F-16 bersembunyi dibelakang Su-35??? mau cari mati???

          •  

            Hhhhhhhhhhh, mana ada fair. Itu artinya Rusia main di dua kaki, atau dalam bisa disebut agen janda eh, maksudnya agen ganda. Makanya Israel neken Rusia biar gak bermain di dua kaki, kalo perlu segera angkat kaki dari Suriah. Kalo bisa lobi ya kenapa engga, orang sama-sama punya nuklir dan icbm gitu. Buat Israel mah, kuantitas gampang banget dikejar. Yang penting mah kualitas dulu. Rusia ngejar kualitas ya kagak masuk Paaak Ekooooo…. Makanya banyak proyek besar Rusia yg tertunda, Su-57 aja berapa bijih yg bakal diproduksi lagi, berapa banyak borei class yg mau dibuat.

            Itu Buk Minah emang teregistrasi punya ukraina, tapi kan waktu perang saudara dicuri dan dipake pemberontak juga. Itu juga kemudian dibantu upgrade lagi ama Rusia. Terus yg terakhir, emangnya Su-35 beneran sakti nih ampe mampu ngadepin tembakan rudal SAM???

          •  

            Main di dua kaki itu kalau mereka suplai rudal ke Israel dan suplai anti rudal ke Suriah… ini kan hanya satu arah, Russia hanya membantu meningkatkan kemampuan sistem pertahanan Suriah karena ada banyak hal salah satunya adalah untuk alasan pangsa pasar… kalau yang mereka jual ga moncer ya ngga akan ada yang beli…
            Nah dua kaki lainya di Israel itu salah besar… Russia hanya mengiyakan dan menyanggupi permintaan Israel… dan itu sudah dilaksanakan, kalau Israel tidak cukup mampu meladeni sistem pertahanan jarak pendek buatan soviet ya itu masalah Israel sendiri…
            Su-57… untuk apa dipaksakan??? apakah USA benar2 superior dengan F-22 dan F-35 mereka??? bahkan F-35 milik USA batttle provennya di Afganistan yang lawanya Taliban… dan parahnya Taliban itu bahkan bukan sebuah negara, hanya militan yang tidak memiliki S-200 apalagi S-300…
            F-22 sekalipun bahkan tidak memiliki jejak sangar seperti mengacak2 China/Russia di negara mereka…
            Saat ini Gen-5 itu belum butuh2 amat, bahkan gen 4 dan 4+ itu masih sangat relevan mengingat musuhnya yang tidak sangar amat…

            Saya tidak pernah menemukan adanya bantahan dari pihak Ukraina maupun barat tentang hal ini, bahkan dalam tuduhanya BUK itu dikirim dari Russia menembak dan kembali lagi ke Russia… bahkan yang terkini pandangan ahli justru mempertanyakan mengapa Ukraina membuka jalur udara yang berbahaya itu untuk jalur lalu lintas komersil??? bukankah seharusnya mereka menutup jalur konflik itu???

          •  

            Pilot Ukraina bunuh diri setelah dituduh terbang saat kejadian jatuhnya MH-17… dan ada satu ironis yang sampai saat ini diperkirakan menjadi alasan ditembaknya MH-17… kesamaan siluet pesawat itu dengan pesawat kepresidenan Russia…
            Lagian untuk apa pihak pemberontak/Russia menembak jatuh MH-17??? toh jika alasanya supaya Ukraina disalahkan karena melakukan kejahatan dengan menembak pesawat udara komersil, ya itu lebih konyol lagi karena jelas pasukan pemberontak Ukraina tidak memiliki pesawat besar dan bandara besar untuk menerbangkan pesawat…
            Jelas sampai sampai kiamat misteri itu akan dibawa mati oleh pelaku siapapun itu, tetapi dengan mengarahkan telunjuk hanya kepada Russia adalah sebuah konspirasi, karena Ukraina juga harus menjadi salah satu tertuduh potensial yang sama tingkatanya…

          •  

            Lucu, mana mungkin pesawat Putin berani terbang diatas langit Ukraina, yg jelas Pemberontak dukungan Putin lah yg melakukan. Itu karena mereka over pede pernah nembak jatuh pesawat angkut Ukraina pake Buk M juga. Makanya Pemberontak disana nembak lagi pesawat yg lewat. Mana mungkin Ukraina yg nembak kalo mereka udah ngasih warning larangan melintas buat maskapai yg terbang diatas Ukraina. So, masih ngasih argumen kalo Ukraina yg nembak???

            Russian Fanboys itu retarded semuanya. USA jelas bantuin pemberontak yg awalnya ditindas dg senjata oleh Assad saat Arab Spring. Lah, pemberontak Ukraina yg didukung Rusia kok malah didukung juga. Alasannya memberontak aneh lagi, hanya karena beda bahasa. Lah kalo beda bahasa kenapa gak minta dideportasi aja ke Rusia??? Rusia emang licik banget tuh. Udah kawasan industri diperkuat di Donbass Timur, eh malah memberontak.

        •  

          Hmmmm, kalo setau saya kan rusky sama iran emang diminta pemerintah Suriah yang sah untuk bantuin disana, jadi menurut saya gaada diantara kedua pihak yang melanggar hukum dan otoritas di suriah, yang saya mau tanyain adalah kenapa para tamu tak diundang ini ribet cokol2an di atas ruang udara suriah? Terutama soal israel gasuka kehadiran iran di suriah, nahini urusannya gimana?

          •  

            Karena ada pembantaian massal sama pemerintah Assad terhadap rakyatnya yg demo. Yah sama dengan UNTAET datang waktu ada ricuh abis referendum di Timor Leste dulu lah. Masak gitu aja ga tau. Bedanya kalo yg di Suriah, Rusia ngasih Veto mulu makanya gak ada pasukan resmi PBB disana. Beda waktu kejadian Timor Leste, Rusia gak ngasih veto makanya pasukan dari temen ane, Aussie bisa dateng cepat. Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh

          •  

            Karena ada huru hara massal sama pemerintah Assad terhadap rakyatnya yg demo. Yah sama dengan UNTAET datang waktu ada ricuh abis referendum di Timor Leste dulu lah. Masak gitu aja ga tau. Bedanya kalo yg di Suriah, Rusia ngasih Veto mulu makanya gak ada pasukan resmi PBB disana. Beda waktu kejadian Timor Leste, Rusia gak ngasih veto makanya pasukan dari temen ane, Aussie bisa dateng cepat. Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh

      •  

        Ibaratnya kalo mau ada serangan udara oleh USA, Rusia bakal bilang begini ama Suriah: “Assad, bentar lagi ada serangan pukul xxxx, di xxxx. Aset Ane udah gak ada diudara. Apapun yg terbang diatas sana, hajar aja Sad.”

        Nah,begitu Israel males dikadalin ama Rusia, ya gantian Rusia yg dikadalin. Pemberitahuan mendadak, terus terbang deket² Il 20, ternyata emang S-200 emang gak punya mata, cuman bergantung ama Rusia. Akhirnya kena dehh. Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh

        •  

          Itu sudah cukup Fair… serangan yang dilakukan oleh USA maupun Israel kepada Suriah itu adalah melanggar kedaulatan negara lain… yang paling penting Russia tidak menggunakan peralatan canggihnya untuk bereaksi… hanya membantu Suriah menggunakan peralatan yang dimilikinya…

          Apa yang dilakukan Israle itu benar2 kampret… jika Israel tidak memiliki hubungan baik dengan Russia seperti contohlah USA, masih bisa dimengerti… tetapi Israel ini berkali2 minta sama Russia di iyakan seperti ketika Israel meminta Russia tidak mengirim S-300 ditahun 2013 atas permintaan Israel… bahkan setelah serangan 100 rudal oleh USA dan teman2nya Netanyahu sampai meluncur ke Moskow, bahkan hadir di perayaan hari Patriotik Raya Russia…

          Israel itu kalau peribahasa seperti kacang lupa kulitnya… seperti teman makan teman…

          •  

            Ah, Rusia aja kalo ekonominya gak dibantu Azkhenazi Rusia emangnya bakal bisa bertahan ampe sekarang, kena goyang dikit lagi pecah tuh Rusia kayak Uni Soviet dulu. Hhhhhhhhhhh

          •  

            gak perlu bahas “kedaulatan” bung, yg anda ajak ngobrol cuma kacung 😆 mana tau dia benar dan salah, fair atau tidak, segala macam cara dianggapnya sah-sah aja 😀 hihihii

          •  

            Kalau bukan karena Uni Soviet menang perang melawan NAZI… memangnya mau jadi apa itu Israel??? mengapa Israel tetap berhubungan baik dengan Russia sedangkan USA sedang bermusuhan???

            Kembali lagi ke konteks… mengapa Israel tega melakukan hal itu kepada Russia dengan mengorbankan 15 orang militer Russia dalam pesawat??? teman macam apa itu???
            Kalau memang lawan, mengapa Netanyahu bolak balik ke Moskow mulu termasuk rencana kedepan yang akan berkunjung kesana setelah S-300 di kirim, dan Israel maaf2 saja sampai saat ini berhenti menyerang Suriah…

          •  

            @bung Lingkar… saya sangat paham kok bung…. hahahaha

          •  

            Azkhenazi Bung Yuli, Bukan NAZI. Beda arti bung. Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh

          •  

            Mau NAZI menang atau kalah lawan Uni Soviet, tanah Yudea/Israel raya termasuk Yerusalem tetap dikuasai oleh UK waktu PD 2. So, berdirinya negara Israel disana tinggal menunggu hari saja. Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh

          •  

            Pemerintah israel dalam pewayangan diceritakan sebagai prabu gurowongso (bangsa pembohong). Sebab memplokotho istrinya basudewo lahirlah kongsodewo. Basudewo elit politik di AS. Kongsodewo pemerintah israel saat ini. Pemerintah israel harusnya hati2. Sebab kalau sampai resolusi DK PBB yang berisi hak bagi bangsa israel mendirkan negara dicabut, habislah riwayat negara israel. Insyaalllah taklama lagi israel tinggal kenangan.

          •  

            Diera stalin? Israel dijadikan peluru utk mengusir inggris dari tanah² arab & inggris terusir, tapi israel melanggar janjinya pd stalin, sehingga stalin mmbuat kebijakan utk beralih mendukung arab, akibatnya isreal terkekang sehingga israel brsekutu dgn amerika, disinilah sebabnya israel brsekutu dgn amerika.

            Tapi pada era leonid breznev? Israel datang ke moscowa & brmohon utk sovyet tdk mendukung arab jk trjadi perang antara arab vs israel, & perang arab vs israel pecah & sovyet memerintahkan israel utk menembak kaprang amerika uss liberty yg hanya mndukung arab & menghambat jalannya perdamaian, dgn demikian tanpa peran sovyet diperang arab vs israel? Israel timteng bakalan punah
            😀 😆

          •  

            Azkhenazi itukan Jews bung Agato???
            Wah mesti menjabarkan dong…
            Jadi gini, NAZI yang menjadi incaran utama adalah Jews yang menurut Hitller adalah saingan suku Aria Jerman yang menurutnya adalah suku paling super di Dunia… makanya setiap kali mereka (NAZI) mengincar keturunan Jews yang juga merupakan suku pilihan…
            Kalau NAZI tidak di kalahkan Soviet, mau jadi apa itu Azkhenazi??? dan tidak di pungkiri memang kemampuan otak mereka luar biasa super, dan menurut Wiki sekalipun suku Palestina memiliki garis keturunan Azkhenazi…

    •  

      itu saya pikir tak akan terjadi rusia hengkang dari suriah. Bahkan sekarang rusia juga di beritakan sudah masuk ke libya secara besar2 an tuh.

  5.  

    semua masih analisa
    untuk membuktikan F22 harus terjun langsung
    bisa tidak S300 melumpuhkan

    gitu aja kok eker²an

  6.  

    Keliatan di spektrum VHF bukan berarti bisa di track, di intercept dan di tembak jatuh sama S300

  7.  

    Berita terbaru f22 terjungkal lagi dan f35 amerikana di grounded semua kok belum diulas disini?

    😎 huehuehue

  8.  

    Gue kira agato lama tdk nongol blm selesai diinvestigasi akibat f35 nyungsep, msh mendinglah nyungsep dr pada meledup disengat S300 :lol:,
    eh trnyata sudah mulai pula disini 😀 😆

  9.  

    perang klasik gen 5 vs sam fufufu
    cuma artikel sengaja di tambahin bumbu sama speaker rusia
    kalau emang s 300 mampu nembak jatuh gen 5 ngapain rusia buang uang dan waktu buat ciptakan s 400 dan s 500 tindakan yg cukup aneh bagi bear yg selalu berperinsip sederhana dan hemat
    yg di takutin sama israel bukan s200 s300 atau s400 dll tapi siapa di belakangnya
    sam cangih pun kalau misi wild weasel atau kena salvo beruntun juga lewat

    •  

      berarti anda belum tau apa itu sebenarnya S-500 dong 😀 makanya belajar yang rajin ya 😆 wkwkwkw

    •  

      Jelas kalau sebuah sistem militer akan selalu ditingkatkan… seperti halnya mengapa Russia membuat Su-35 kalau mereka memiliki Su-27… seperti halnya F-16 yang terus di upgrade sampai F-16 V yang jelas sangat berbeda dengan F-16 Block 25…
      Bukan itu alasan menciptakan S-400/S-500… tetapi memang itu akan terus ditingkatkan, bahkan S-300 yang ada saat ini bisa di upgrade sedemikian rupa sehingga memiliki kemampuan yang modern seperti halnya S-400… dan itu tidak akan berhenti, hanya saja keuntungan dari melakukan peningkatan dari peralatan sebelumnya adalah bisa di integrasikan sehingga meskipun berbeda seri tetap saja mereka bisa bekerja dalam satu sistem dan saling mendukung…

      Israel jelas senewen dengan S-300 dan yang lebih, karena kemampuan jangkauan radar dan kemampuan rudalnya, belum lagi sifat integrasinya yang bisa menjadi induk dari sistem lain seperti Pantsir dan bahkan S-200, Buk, Tor menjadi payung pertahanan yang rapat…
      Jika dulu Israel bisa melakukan serangan dadakan, sekarang akan sulit dilakukan karena ketika jet tempur Israel Take off akan dengan langsung bisa di deteksi, dan sistem pertahanan Suriah akan otomatis jauh lebih siap daripada sebelumnya…
      Bagi Suriah itulah yang dibutuhkan untuk menghadapi sikap agresif Israel, mampu mendeteksi setiap pergerakan pespur Israel adalah sebuah keuntungan luar biasa…

  10.  

    Karena Winter is Coming… Waspadalah terhadap negara evil seperti Rusia dan Cina. Hhhhhhhhhhh

  11.  

    Sejauh ini, belum ada pesawat F16 maupun F35i milik Israel yg sluman-slumun gak slamet masuk pekarangan Suriah….artinya mereka bener2 kakuttt….akhirnya ngebom mi warga Palestina sebagai pelampiasan….pengecut sekaleeee

 Leave a Reply