Nov 042014
 

image

Kepala Dinas Penerangan (Kadispen) TNI AU Marsma TNI Hadi Tjahjono menyatakan kekuatan udara yang dimiliki TNI AU saat ini masih belum cukup ideal untuk bisa meliputi semua wilayah NKRI. Hingga saat, pasukan TNI AU memiliki total delapan squadron yang tersebar di seluruh Indonesia. Namun jumlah ini dianggap belum cukup untuk bisa menindak semua potensi ancaman yang bisa muncul terkait pelanggaran di ruang udara NKRI, terutama yang terjadi di kawasan Indonesia timur.

Alhasil cara untuk mengoptimalkan kekuatan yang ada dan menyiasati kekurangan skadron ini, ada beberapa pesawat dan pasukan yang di-deploy di wilayah-wilayah udara yang kerap dimasuki musuh. Seperti yang terjadi saat pesawat sipil asal Arab Saudi melintasi wilayah NKRI, kemarin. Pesawat jenis Sukhoi, yang digunakan untuk menyergap pesawat tersebut, diterbangkan dari Makassar. “Bisa dibilang belum ideal (jumlah skadron). Namun, kami akan membangun tiga squadron tambahan, khususnya untuk mengamankan wilayah timur,” ujar Hadi kepada Republika Online (ROL), ketika dihubungi lewat telepon, Selasa (4/11).

Penambahan jumlah skadron ini baru akan disusun di Rencana Strategis (Renstra) Pertahanan yang ketiga, yaitu pada 2019 hingga 2024 mendatang. Termasuk rencana penambahan radar militer. Hingga kini, TNI AU memiliki 24 radar militer yang tersebar di seluruh wilayah NKRI. Rencananya, TNI AU akan menambah jumlah radar militer menjadi 32 buah pada 2019. “Radar-radar ini nantinya ditempatkan untuk menutup semua kemungkinan pelanggaran udara di wilayah-wilayah yang mungkin masih belum terdeteksi,”tutur Hadi. Saat ini, terkait sistem radar, TNI AU telah bekerja sama dengan pihak sipil terkait penggunaan radar-radar tersebut. Dengan adanya radar-radar dari pihak sipil, setidaknya semua wilayah udara NKRI masih bisa terpantau. (Republika.co.id).

Bagikan Artikel :

  184 Responses to “Tambahan 3 Skadron di 2019”

  1. Kebrapa yah?

    • Makin jelas mana yang diganti mana yang bikin baru, ini bukan hoax tapi pernyatan resmi. Lanjutkan utk kejayaan TNI dan NKRI.

      • Sip..mantep tenan. Kalau yang sekarang masuk menggantikan si tiger, yang akan datang benar2 nambah skadron.

      • Maaf bung pitik..pernyataan beliau itu bersayap dlm bahasa politik bisa diartikan…memang sudah ada..maaf oot

      • kelihatannya sih :

        – 1 skuadron sukhoi-35 ( pengganti F-5 Tiger II )
        – 2 skuadron typhoon ( pengganti hawk 109 / 209 )

        =====================================================

        diharapkan tahun 2029 :

        – 1 skuadron Super Tucano
        – 1 skuadron T-50i Golden Eagle ( pesawat latih ( – ) )
        – 2 Skuadron F-16 setara block 52
        – 2 skuadron Typhoon
        – 1 skuadron Sukhoi 27 / 30 mk
        – 1 skuadron Sukhoi-35
        – 3 skuadron IFX-I

        ……maaf gan….harap-harap-banget.com

  2. hebat…

  3. lanjutkan

  4. Semoga cepat terealisasi.

  5. hanya 8 skuadron ?

  6. tambah lg, ga ckup 3 skuadron…..hehe. he.. pisse….

    • idealnya 3skuadron tambahan itu dr kluarga flangker, asyik…. s35s 1skuad, s34 1skuad dan yg terakir pak fa 50,…..indonesia hebat… lbh dari ideal tuh…

  7. semoga..
    1 ska Su 35
    1 ska Su 34
    1 ska EF typhoon
    Amiin..

  8. Masih lama lagi kalau pada mef 3 baru nambahnya..tpi mungkin yg mef 2 ada jg pnambahan..
    #ngarep.co.id..
    Salam nkri

  9. lebih cepat lebih baik….

  10. ijooooo

  11. wah…kelamaan kalau renstra 2019 sampai 2024, payaaah tni…benar2 lambattttt….benar 222 lambat

  12. 3 lagi harus diisi dari sukoi familly

  13. Satu skuadron typhoon dan dua skuadron Gripen NG atau kalo gak tiga skuadron typhoon / tiga skuadron Gripen NG, jadi ToT yang didapat semakin banyak dan biaya perawatan bisa ditekan.
    Tapi kalo Rafale dan SU-35 berani beri ToT lebih dari Gripen NG dan Typhoon, saya sih welcome aja

  14. tahun 2015 juga ada penambahan 1 squadron lagi….tenang aja….jayalah nkri

  15. skuadron yang dilaut kapan nambahnya ini

  16. Semoga tambahannya 6 Skuadron, biar para maling puyeng

  17. tulisan bung yayan?
    http://theovasili.blogspot.in

  18. SU 35, Typhoon dan Rafale

  19. benar banget ide pak menhan klo perlu 2x lipat….. lumayan buat bisa makan nasi uduk malam malam….
    salam kenal semua…

  20. nkri msh butuh radar 32 lagi !! tu kan ,siapa yg sotoy kemaren ya ..
    10 bagian barat , 5 utara , 2 tengah , 15 tmr

    klu kekurangan pespur 3 ska tuk ideal ?
    cluenya = yg ngejar shukoi , ternyata sipp da

    di tret yg lewat , aku komen bahwa fokus kita adalah timur jd tuk menghadapi abot n castello di butuhkan su 35 2 ska dn rafale 1 ska ,, jgn lupa pak perlindungan udara klu ada yg ngejar pespur kita saat balik s 400 + buk minah wajib dn 6 ks tuk perlindungan bwh lain ..amien

    • “Hingga kini, TNI AU memiliki 24 radar militer yang tersebar di seluruh wilayah NKRI. Rencananya, TNI AU akan menambah jumlah radar militer menjadi 32 buah pada 2019.”

      Setahu saya, arti kalimat itu, TNI sudah punya 24 radar dan akan menambah 8 radar baru, sehingga jumlah di tahun 2019 menjadi 32 buah. Bukan kekurangan radar sebanyak 32 buah.

    • Akan menambah radar menjadi 32 unit pada 2019 yg artinya tambahan baru minimal 8 unit. Jika lebih dari 8 unit pun mungkin fokusnya untuk penggantian radar-radar yg sudah menua.

    • Trus GPR nya mau dipasang dimana Bung Waduh???

      • tes

        gpr bisa di untuk pemetahan dan melihat jauh kepermukaan tanah atw beto n ,, seperti gempa yg terjadi di padang mengunakan gpr dari jerman ada juga life detektor ( pelacak kehidupan )klu yg ini kita meminjam atw dapat bantuan dari meksiko ,,nah baru2 ini pak prtof jhosopat menemukan gpr ..,,gpr juga digunakan untuk miiter ,, seperti apa bentuknya dan cara kerjanya ..belum paham ,, aku kurang update karna sibuk

        maaf klu ada yg salah,,aku mengakses jkgr pake hp samsung jadul dari pondok ladang aku ..sebilebihnya harap maklum ketebatasan aku

        salam

        • Yup, seperti yang saya bilang di artikel sebelumnya, GPR lebih berguna untuk kalangan sipil daripada untuk militer.

        • Kadang, kalau kita dalam kondisi emosional (marah, sedih atau senang) yang berlebihan, sering tanpa kita sadari, kita telah membuat suatu kesalahan. Tapi hal itu wajar, karena manusia itu tempatnya salah dan dosa. Tinggal bagaimana kita mensikapi kesalahan yang telah kita perbuat itu.

          Seandainya seseorang yang berbuat salah itu tidak kuat mentalnya, maka ia akan ia akan melanjutkan kesalahan yang telah dia perbuat dengan kesalahan baru. Kalau orang tersebut mantan pemabok, pastinya godaan untuk minum minuman keras akan sangat kuat. Kalau orang tersbut tidak kuat menghadapi godaan, pastilah ia akan kembali menjadi pemabok.

          Kalau orang tersebut mentalnya kuat, pasti ia akan mengevaluasi kesalahan yang telah dia perbuat. Setelah diketahui kesalahan dan penyebabnya, akna lebih mudah untuk mengetahui cara memperbaiki kesalahan tersebut daripada tidak tahu sama sekali kesalahan dan penyebabnya.

    • kayaknya ente terlalu pinter bung,,,

      • itu hanya analisa lapangan aku ,bukan dapat dari sumber resmi ,,silahkan bung culun memberi pendapat ,,
        klu salah silahkan di jelaskan ..,,itu ilmu dari kekurangan aku

        salam untk bung culun@

    • terimakasih ndan satrio atas pencerahannya, wakeh eee rek radar indonesia.

      • hati hati bung MTA nanti anda dikira atau dituduh bung Waduh pasukan saya yang mau membuly :mrgreen:

        Ngapain juga nyuruh orang untuk membuly, kurang kerjaan apa yaa ? hehehehe

        Person2 seperti diatas ntu ,.kadang yang bikin mules , belum tentu tahu semua ,menghujat didahulukan
        Masih banyak tempat lain yang suka dengan pencerahan saya tanpa harus mengurangi rasa Hormat,

        Salam hangat bung MTA

        • saya termasuk yg butuh info & pencerahan bung satrio 😀
          syg bung satrio jrg nungul ksh komen….
          dtunggu info atau artikel yg cetar membahenol bung 😀

    • Percerahannya mantap abis Pak Satrio.!!!

    • Bung satrio bukannya 6 + 6 + 4 + 4 = 20 ya bung. Sisa 4 nya kemana lagi? Jika di sebutkan kita telah mempunyai 24 satrad.
      Mohon pencerahanya bung satrio

    • Bung Satrio, di artikel diatas disebutkan kita sudah memiliki 24 radar, sedangkan anda menyebutkan ada 20 Satrad, berarti ada satrad yang mempunyai lebih dari 1 radar ya ….

    • wow, informasi yg mak nyuss bung Satrio, trimakasih untuk pencerahannya… serasa dibuai angin surga dehhh hehehe 🙂

    • Heheh..bener bung satrio, lebih baik menyimak daripada koment tapi soto…ane termasuk sr sejati bung , pengetahuan ane sedikit..heheheh..salam bung satrio dan warjager

    • @bung Satrio .
      seep nongol kembali , tenang Dan . kalau emang anggota milis masih kurang mengerti mohon di jelaskan , karena kapability anda dianggap mengerti dan emang paham , sudah dibidangnya lagi menurut pribadi Ane.
      justru motif dibalik sanggahan dari salah satu rekan kita adalah ” memancing ” para sespuh Warjag untuk ikut beropini dan ” menarik ” kembali agar para sesepuh JKGR ini tidak lari , yang akhirnya nanti bisa sweepi dsini ( moga jangan )
      Saya pun ikut Nyumbang artikel , hanya tak lain biar JKGR ini tambah ramai serta warung diskusinya tambah hangat , tak lupa ikut meningkatkan semangat kebangsaan

      terlepas dari pendapat mereka salah dan saya benar atau sebaliknya misalnya , ya itulah tujuan diskusi , saya kl ada yang salah monggo dikritik , bebas asal Ok bisa diterima semua pihak

      Opini Anda , saya pribadi setuju dan meng-Amini , karena saya sendiri memang tidak tahu bagaimana konektifitas Radar sipil serta militer maupun komando dalam setiap operasi
      Ane ijin nyimak saja Ndan Satrio ,

      saya yakin para warjag tidak ada yang saling menghujat ,

      Opini berlawanan mari kita anggap penyeimbang saja , misal Frans dengan suka produk barat
      Yonhap < teman malaysia ( kesasar ) yang kita kasih pencerahan ,
      kl dia belum mengerti .

      koreksi bila Salah

      salam NKRI –

      • Bung BFB
        Saya santai saja dengan perbedaan disini, dan akan senang tetap memberikan pencerahan

        Tentang Bung waduh coba dibaca komentnya kemarin yang nantang pengetahuan dan melecehkan kekuatan pertahanan Indonesia, belum lagi gak ada hormat2nya menuduh saya mengerahkan pasukan untuk membuli dia dan menuduh mendidik dengan hoax dan kepalsuan dan ujung2nya ngajak diskusi dengan sopan,
        Tuk person yang begitu siapa yang mau berdiskusi dengannya dan memberikan pencerahan kedia?
        mungkin dianya dendam kale setelah dulu sempat ngetrol dan ane lacak posisinya dimana, dan memang gak suka dengan saya,

        Pelajaran yang bisa diambil
        jangan berkomentar merendahkan kekuatan Indonesia bila tidak tahu kondisi sebenarnya.
        Berdiskusilah dengan sopan dan saling menghormati agar ilmu terus mengalir, dan menambah pengetahuan anda.,
        Saya saja masih sering belajar kepada yang lebih tau dan suka membaca agar kualitas kita bertambah,

        Yang paling penting Jangan merasa Jago dan merendahkan orang lain bila kita sudah mengetahui suatu ilmu, karena belum tentu di ilmu yang lain mereka kalah, bisa jadi lebih jagoan, sedangkan kita sudah terlanjur merendahkan orang tersebut
        Imho

    • Selamat pagi bung Satrio.
      Terima kasih bung Satrio untuk pencerahannya di page hari ini.

    • Waduh mohon maaf saya nggak ada niat menghujat tuh diatas..
      Saya cuma meluruskan sesuai pernyataan yang ada di artikel..

    • @ bung satrio
      malang ada gak ya? 😀

      • Ada tu di ngliyep menghadap langsung Pantai Selatan, memang radarnya Jadul tetapi disana ntu radar hasil modifan
        Direnstra akan datang akan datang,radar di ngliyep akan diganti

    • Tentang Jumlah radar yang dipublish memang segitu
      Renstra saat ini ada penambahan Satrad 3 lokasi baru dan satu untuk radar pengganti
      Renstra yang akan datang 5 Satrad lokasi baru dan satu radar untuk pengganti
      Jadi tetap ada 8 lokasi baru dan dua penggantian radar,

      Lho kok artikel diatas menyebutnya ada 24 radar ya ? apakah keceplosan padahal yang direlease satrad hanya ada 20 biji
      hehehehehe

      Gak perlu hoax memikir yang postif saja ,Mestinya Setiap Lanud Type A mempunyai satuan radar sendiri untuk melindungi homebase mereka dan memandu pespur2nya mengudara,
      Daftar diatas tidak disebutkan Lanud IWJ,Hasanudin,Halim perdana kusuma,Pekan baru, dll mempunyai Radar dan pastinya kan PUNYA,?

      Bagaimana dengan NATUNA ,, hemmm fantasi liar saya disana pasti tidak dibiarkan dengan menjadi daerah yang buta, pasti banyak radar2 canggih nongkrong disana ,.
      Imho

      Oh ya yang 4 lagi sebenarnya dimana ? :mrgreen:

      • untuk natuna ane pernah baca artikel jika nantinya natuna akan diisi radar sekelas master t, selain itu natuna juga akan diisi apache dan sedang membangun shelter untuk sukhoi

    • @ndan Satrio…apakah radar yang ada di Satrad 215/congot,kulon progo masih berfungsi dengan baik? Karena kalau melihat kondisinya dan bangunannya sudah sangat tua. Dan untuk radar pertahanan,pada saat radar digunakan(posisi on), scanner tidak berputar? Karena kalau dikapal niaga, pada saat radar digunakan,maka scanner akan bergerak(berputar). Dan scanner akan diam pada saat radar dalam mode off atau stand by.
      Beberapa kali saya lewat,kok Scanner di satrad 215 tsb tidak bergerak/berputar.
      Mohon pencerahannya……salam hangat.

    • Mantap sekali pencerahannya bung Satrio. Ane mau tanya bung, ane pernah lihat ada radar di daerah Rampal Malang. Itu radar apaan? Apa juga termasuk Satrad Ngliyep ato gimana?

  21. Ini baru berita yang enak di baca, 3 skuadron SU 35kah

  22. 3 Skuadron , apakah 3 skuadron yg ghaib dan 3 skuadron yg dipubLish :

    Yang di PubLish 🙂 :
    1. Ska EF TYphoon
    1.Ska Grippen NG
    1.SKa F16 BLock 60/61

    Yang tidak dipubLish (bin Ghoib) :mrgreen: :
    1.Ska SU35
    1.SKa RafaLe
    1.Ska SU34

    BeLum Lagi proyek KFX /ifX Dst,Dst,Dst 🙂 :mrgreen:

    • bung PCM bukannya 3 skuadron itu dari IFX. pada 2020 indonesia di proyeksikan akan mendapat 50 fighter IFX

      maaf bila salah

    • Maaf bung KiLuan baLas komentnya , makLum banyak kerjaan he he he 🙂 , iya memang perjanjian awaLnya seperti itu , 50 fighter untuk kita dan korea sendiri sy Lupa berapa yg jeLas ratusan,,,,,ya sekaLi Lagi tergantung keseriusan negara korea tersebut , makanya kita punya rencana Lain bila proyek ini macet ditengah jalan , maka itu kita mengakusisi jet fighter yang menawarkan TOT , seLain mengisi Stop gap kekososngan pengganti F5 kita , ya kita doakan saja ifx dan xperiment kita yg lain berjalan sesuai perencaanaan yg kita tentukan dan kita inginkan.amiiiin

  23. Pa joko- pa joko s-300 nya kalo dibeli terus di simpan di NTT keren banget, biar pesawat ausie ga nyelonong boy…hihi

  24. 3 skuadron kelas Pemukul (Heavy Fitgher) Sukhoi T50..untuk kelas medium pengganti F 16 & Hawk dari produksi lokal IFX..jaya NKRI..

  25. Keren foto flypass nyaa…

  26. Ini baru berita yg sebenarnya, memang seperti inilah keadaan indonesia sekarang,, masih sangat banyak yg harus benahi,,, dan sukhoi juga hanya ada makasar, ga ada yg ghaib,,,

  27. bung yons@ rafale tuk timur wjb bung , pesawat lincah dn gesit ini adalah jurus ampuh menembus jindale n tameng udara lgsg kejantun pertahanan abot castelo , tp gak bisa sendirian rafale butuh dukungan su 35 atw pakfa tuk memberi perlidungan udara,laut dn darat

    aku harap nkri jgn beli pespur piton atw gepeng dgr nm x aja gak jantan apalagi klu di kupas kemamampuan x , jd males makan !

  28. Tambahan Skadron 1 (su 35)
    Tambahan Skadron 2 (su 34)
    Tambahan Skadron 3 (t-50 pakfa)

    semoga jadi kenyataan ngarep.com 😀

  29. Klo penambahan sampai 3 squadron
    Ada kemungkinan 1 squadron akan di isi oleh su-35 yg di plot sebagai pemukul terakhir dan penyeimbang di kawasan di karna kan kawasan sudah memiliki f-35
    Lalu untuk 2 squadron lainnya bsa di isi dr typhoon ato gripen, bisa jg ambil keduanya dalam jumlah masing2 1 squadron untuk ambil tot nya yg akan di pakai di ifx,ato mengambil salah 1 dr keduanya sebanyak 2 squadron sekaligus untuk perampingan jenis…
    Tp jangan di lupakan jg klo usa jg nyiapin barang hibah lainnya termasuk f-16
    Klo ngawur koreksi ya
    Maklum analisa lulusan smp

  30. Kurang harusnya tambah 30 skuadron
    2 skuadron pembom jarak jauh
    2 skuadron pembom jarak sedang
    2 skuadron drone
    2 skuadron angkut berat
    5 skuadrin angkut ringan rotary + fixed wing
    2 skuadron awacs dan anti kapal selam
    10 skuadron serang
    5 skuadron pswt serang ringan dan latih

    Pengadaan bertshap sehingga peremajaannya alutsiata pun dikerjakan bertahap
    grrrrr kalap hehe

  31. Mak nyusssssssss,lanjutkan.lebih cepat lebih baik!

  32. hitungan dasar mungkin penganti 3 ska :

    1.penganti F5 tiger akan pensiun : kandidat= tipon,gripen,rafaele,sukro 30mk2, F16 blok 52

    2.penganti F16 batch 1989 blok 15 OCU/A/B: kandidat= tipon,sukro 30mk2 dan F16 blok 60 terbaru dengan standar radar AESA

    3.penambah pesawat tempur TT heavy multirole dengan cakupan daya jelajah besar,mampu terbang diatas 2,2 macth,bawa persenjataan byk dengan kemapuan tempur BVR dan Dog fight, kandidat: su 35bm,su 30mk2,tipon, rafaele, F35 Raptor

    hanya pendapat asal usil dari OB di pojok tangga

    • Ngawur.. F-16 Block 15 OCU kita mau di MLM (Mid Life Update) alias diupgrade kok, spy setara sama adik2nya yang baru datang. F-35 Raptor? Raptor itu F-22 dan nggak dijual sm Amrik. Bahkan sekutu dekatnya jg nggak dikasih. Kandidat pengganti F-5 Tiger itu Su-35, bukan Su-30 MK2.

  33. mbah sangat tidak setuju,
    BBM mau naek, beras pasti naek, rokok eceran pasti naek, minyak goreng pasti akan naek, bumbu, , telor, dan mie goreng pasti akan melambung tinggi. apa apaan ini semua hah ?

    mbah ingin BBM tidak naek, apapun caranya,

  34. kasian pak tukang becak, kasian pak pemulung, hidupnya susah akan makin susah kalau bbm naek, kasian pak tukang ojek, tukang bakso, tukang bubur,

    • sudahlah, gak usah nyesal sudah terlanjur basah. bbm naik tetap kita beli. krn sudah kebutuhan. mungkin pemerintah ingin kita PUASA. yaitu puasa minum bbm setiap hari. harga2 mobil, kendaraan bermotor bakalan turun terjun bebas tapi harga sepeda pancal bakalan naik.

      • Jangan sok mengatasnamakan tukang bubur, tukang bakso dst….lawong mrk sdh siap mendukung presiden idolanya prihatin yo rapopo….syukuran rakyat iklas….nyumbang….shock itu diawal kebijakan stlhnya…..menyesuaikan

    • Lha aku kok gak disebut wo? Tukang sodok gak dikasihani tah? 😀

  35. Kalo boleh nawar sih..
    1 ska SU-35
    1 ska SU-34
    1 ska TU-22M3
    Kembaliannya simpen aja

  36. Knp thn 2019 ,, karena saat itu ada kesempatan utk akuisisi su 35 dan pak fa,

    Pengganti f 5 kemungkinan dari block barat, entah rafael. Gripen , eurofigther tyhpoon, atau bahkan F16 block 60.

    Kemungkina nya ada 3 pesawat yg diandalkan, KFX, block barat, dan block timur

  37. Berbarap si T poon dan Su 35s, itu udah cukup tuk mengimbangi negara tetangga

  38. Mungkin maksud nya 3 skuadron tsb telah datang semua pada tahun 2019.
    Mudah”an 4 skuadron dr sukhoi ( 2 skdrn SU35BM & 2 skdrn SU34)
    PEnmptan ny :
    A) Riau, Timik papua (SU35BM),
    B) Kep. Natuna dan Manado (SU34)

    #Semoga Terwujud

  39. OOT

    foto : kasian tuh sukhoi kalo flypass bareng F-16,air brake siaga terusss :mrgreen:

  40. Calon pengganti F-5 sebaiknya tetap SU-35 sebanyak 1 skuadron atau 16 unit
    Tambahan 3 skuadron di renstra ketiga diisi dengan Gripen total jumlah 48 unit, harga murah dengan teknologi sebanding dengan typhoon atau rafale + TOT + biaya operasi yg rendah
    Sementara KFX/IFX nanti Kalo dah siap Dan datang Akan menggantikan F-16 Dan Hawk yang sudah akan segera masuk masa pensiun jumlah 50 unit atau sekalian dilengkapi 4 skuadron total 64 unit
    2 sq SU-27/30/35
    3 sq Gripen NG
    4 sq KFX/IFX
    1 sq LIFT TA-50
    1 sq COIN Super Tucano

  41. di era kmlaratan saat ini apa gk bisa niru cina dgn modal copy paste…dia bisa bikin kembaran sukhoi hehehe cman pikiren iseng doank piss

  42. makjleb sakitny tuh disini
    wkwkwkwkkkkkkk mending diem ae bung
    btw makasih bung satrio

  43. setuja..disesuaikan waktu pengejaran (penggunaan aftur untuk ngejar) + gaji pilot + tax + biaya monitoring pengejaran + persiapan ganti spare part pesawat dan radar darat yg mendeteksi +++++++ = mantab biar kapok dan ga macem2 skalian buat ngisi pundi2 biar isa nambah pesawat lagi 😀

    • Mulai besok, pesawat2 yg lewat minta ijinnya sdh ke Hang Nadim atau Soehatta….krn ijin dari Changi kagak berlaku…kan pendapatan itu krn ada fee pemanduan pesawat…setelah Pelindo medan ambil jasa pemanduan di Selat malaka…maka jasa pemanduan udara Insya Allah bisa menambah pendapatan negara…

  44. Ada ndan Satrio.., dadi ra sido ngantuk..

    Siap salah.., siap menyimak..,

    Monggo ndan klo ada yg dirasa perlu dituliskan mohon dilanjut..

    • Gak ada apa apa kok bung PKB
      kemarin diberitahu anak warnet bahwa ane dihujat disini ,
      Saya sih gak papa sakarepe sing ngomong,
      Wis sing waras ngalah ,, saatnya yang muda muda yang berperan disini ,waktu saya juga sudah terbatas ,gak selalu bisa aktif selalu,

      Saya tak nyimak dan sekali kali membenarkan hal yang keliru sebelum itu menjadi hal yang menyesatkan .
      So far Warjag makin Maju dengan biro bironya yang aktif sehingga saya makin bangga,
      Salam

      • Makasih bung satrio pencerahannya, OOT tanggal 1 Oktober kemaren anak saya lahir laki laki, saya kasih nama Satrio Faeyza Santosa, ini karena saya setelah bergabung di warjag banyak mendapatkan pencerahan dari sesepuh disini, saya harap bung Satrio tetap aktif di warjag agar pengetahuan kita semakin bertambah demi kejayaan NKRI . Salam bung Satrio 🙂 dari biro Solo.

  45. maaf , bukany gambar d atas itu kayak ada cocor bebeknya y,.

  46. Kang @Erich lebih enakan duduk di cockpit F16, Su35, apa Rafale? :mrgreen: btw you still owe me (us for sure) a short story about Rafale.. Nah waktu itu diskusi kita su35 – rafale putus tengah jalan itu.. Anyway ditunggu pak.. Salam hangat, sehat selalu disana Pak.

  47. biar kapok, denda 5 milyar atau pesawat grounded 2.5 tahun

  48. hayo, kerja,kerja, kerja…. kelamaan nunggu 2019

  49. Pernyataan ini ada baiknya yaitu biar masyarakat Indonesia tahu bahwa selama ini Indonesia hanya punya 8 skadron tempur, untuk mengkover wilayah seluas eropa…… hiks

  50. hemmm butuh 3 skadron bunyine, nyatane sudah lengkap 3 skadron tambahan hehehe

  51. bung @Antonov.. benda yang berdiri agak miring dibelakang kokpit ( kalo digambar yang berwarna merah ) itu apaya?? dan fungsinya buat apa?

  52. Ngekek ternyata gambar menyimpan daya humor yg tinggi, thks bung amblgds :mrgreen:

  53. pengadaan tambahan 3 skuadron restra ke-3 thn 2019-2024, semoga itu maksudnya pespur hasil joint Teknologi dgn Korsel atau negara lain sebab dari thn 2015 besok hingga 2019 itu akan ada kekuarngan jumlah pespur berkenaan akan berakhirnya masa bakti jet hawk 100/200, nah itu sdh harus ditutup kekurangan itu dgn pengadaan pespur baru ngga perlu menunggu produksi lokal

    • Maaf sebelumnya bung @heriyanto. saya luruskan.. Hawk 100/200 blm ada rencana grounded. coz itu pesawat lifetime airframenya msh terbilang rendah. yg anda maksud akan di grounded itu adlh Hawk MK53 yg mmg direncanakan akan msk masa purna bakti kemungkinan hampir bersamaan dgn masa bakti sisa sembilan ekor F5E/F yg pernah di refurbish di belgia yg kini menjadi wacana utk digantikan olh pespur medium. knp pespur medium? krn mmg F5E/F itu pespur medium dan sbg penggantinya saya yakin jg di isi olh pespur medium, dan pespur tsb bisa digantikan olh rafael, bisa gripen dan typhon tergantung kebutuhan user dan pengambil kebijakan para analisis strategis di cilangkap utk memilih pesawat medium dr negara mn. Sedangkan utk heavy fighter sekelas SU35 nanti bakal ada wacana tersendiri utk penambahan heavy fighter yg sekarang msh di emban olh SU27 dan 30. saya gak percaya wacana pengganti F5 yg kelas medium hrs dicampur aduk dgn kelas berat? gembar-gembor pengganti F5 itu nanti adlh SU35 adlh disinformasi yg bs menyesatkan bg yg cm tau setengah2 strategi TNI. intinya kelas medium akan diganti dgn yg kelas medium. kelas berat akan diganti dgn kelas berat. masak kelas medium diganti berat? trs nanti utk kls berat yg akan pensiun diganti dgn apa dong? dgn yg super berat gitu? 😛 cb anda pikir harga SU35 msh dibawah harga rafael sementara SU35 katanya faktor deterentnya lbh lbh tinggi dari rafael kok jg TNI msh mikir..? kata cak lontong. Logikanya harga lbh murah SU35 knp pemerintah msh bingung? jawabnya emang sengaja dibuat bingung krn apa? krn SU35 kapasitas line produksinya msh blm mampu utk memenuhi permintaan eksport. kecuali mgkn sj mr putin mau sdkt membagi jatah utk AU rusia, setidaknya 2 ekor yg bnr2 SU35 murni. bkn mutant yg sprt SU27 yg jeroannya sebagian punya SU35. tp klw mmg isue kita punya SU35 mutant, maka logika saya menjadi benar, klw sebenarnya bkn kita msh mikir2 ingin memiliki SU35 saya pikir TNI sangat ngebet nih pespur diakuisisi, cm yaitu td, line produksi SU35 msh blm cukup utk memenuhi permintaan pasar eksport krn AU rusia jg butuh banyak sblm pakfa diproduksi utk AU rusia sebelumnya, barulah SU35 kemungkinan bs dieksport utk negara2 pemesan sprt Indonesia. Salam..

  54. “membangun tiga squadron tambahan, khususnya untuk mengamankan wilayah timur,” ujar Hadi.
    *nah lalu pertanyaannya kira-kira skuadron apa yang akan ditempatkan untuk mengcover sumatera + sekitarnya.. di (PKU) apakah cukup dengan F16 hibah/upgrade + hawks..? tentu jawabannya adalah tidak.. lalu skuadron tambahan apa yang bisa di mix menurut kawan-kawan.. Grippen + F16, Grippen+Rafale, Grippen+Su34, Su34+Rafale, Su35+Su34, atau bagaimana? yuk kita iseng-iseng nge-mix :mrgreen:

    **Thailand memiliki 2 Ska JAS-39 Grippen C/D berlokasi di Surat Thani dan Hat Yai (Surat Thani berjarak 800 km dari Medan, dan Hat Yai berjarak sekitar 500 km dari Medan) – (Jarak Medan – Pekanbaru sekitar 600 km)

    **Malaysia memiliki masing-masing 1 Ska Su-30 MKM di Gong Kedak, Mig-29 M di Kuantan (MIg-29 akan pensiun digantikan oleh Rafale), dan F-18 di Penang. (Gong Kedak – Merdan sekitar 500 km) – (Kuantan – Medan sekitar 600 km) – (Penang – Medan sekitar 250 km)
    **India memiliki wilayah kepulauan Nicobar dan Andaman yang terletak tepatnya Sumatera bagian Utara dan Selat Malaka jarak pulau terdekat kepulauan ini dengan Indonesia tidak lebih dari 100 km. kalau penempatan su-30mki disana maka hanya (ibarat sekali injek gas, rem langsung nyampe)
    **jangan lupa pula cocos+christmas islands yang dapat menjangkau jawa+sumatera.
    **cmiiw

  55. wah kandidat kuatnya su34+35 ni berati bung papa buat ubek2 negara sekitar kita zg mo maen2 secara kan kita tau daya jangkaunya flanky…hehehehe..bakalan adem panas kalo bener su34+35 zg dipilih..pada ga bisa tidur tetngga sekitar kita ntar…salam kenal bung papa…

  56. kapal nelayan bang,udeh ratusan yg di tangkap aparat,baik dr pol air,custom,kplp dan tni al

  57. Maaf sebelumnya bung @heriyanto. saya luruskan.. Hawk 100/200 blm ada rencana grounded. coz itu pesawat lifetime airframenya msh terbilang rendah. yg anda maksud akan di grounded itu adlh Hawk MK53 yg mmg direncanakan akan msk masa purna bakti kemungkinan hampir bersamaan dgn masa bakti sisa sembilan ekor F5E/F yg pernah di refurbish di belgia yg kini menjadi wacana utk digantikan olh pespur medium. knp pespur medium? krn mmg F5E/F itu pespur medium dan sbg penggantinya saya yakin jg di isi olh pespur medium, dan pespur tsb bisa digantikan olh rafael, bisa gripen dan typhon tergantung kebutuhan user dan pengambil kebijakan para analisis strategis di cilangkap utk memilih pesawat medium dr negara mn. Sedangkan utk heavy fighter sekelas SU35 nanti bakal ada wacana tersendiri utk penambahan heavy fighter yg sekarang msh di emban olh SU27 dan 30. saya gak percaya wacana pengganti F5 yg kelas medium hrs dicampur aduk dgn kelas berat? gembar-gembor pengganti F5 itu nanti adlh SU35 adlh disinformasi yg bs menyesatkan bg yg cm tau setengah2 strategi TNI. intinya kelas medium akan diganti dgn yg kelas medium. kelas berat akan diganti dgn kelas berat. masak kelas medium diganti berat? trs nanti utk kls berat yg akan pensiun diganti dgn apa dong? dgn yg super berat gitu? 😛 cb anda pikir harga SU35 msh dibawah harga rafael sementara SU35 katanya faktor deterentnya lbh lbh tinggi dari rafael kok jg TNI msh mikir..? kata cak lontong. Logikanya harga lbh murah SU35 knp pemerintah msh bingung? jawabnya emang sengaja dibuat bingung krn apa? krn SU35 kapasitas line produksinya msh blm mampu utk memenuhi permintaan eksport. kecuali mgkn sj mr putin mau sdkt membagi jatah utk AU rusia, setidaknya 2 ekor yg bnr2 SU35 murni. bkn mutant yg sprt SU27 yg jeroannya sebagian punya SU35. tp klw mmg isue kita punya SU35 mutant, maka logika saya menjadi benar, klw sebenarnya bkn kita msh mikir2 ingin memiliki SU35 saya pikir TNI sangat ngebet nih pespur diakuisisi, cm yaitu td, line produksi SU35 msh blm cukup utk memenuhi permintaan pasar eksport krn AU rusia jg butuh banyak sblm pakfa diproduksi utk AU rusia sebelumnya, barulah SU35 kemungkinan bs dieksport utk negara2 pemesan sprt Indonesia. Salam..

  58. upss.. my bad double coment..

  59. Bung@ambelged…
    Kenapa air brake sukhoinya harus siaga n ngerem trus ya kalau ngikuti si falcon/viver..apakah krna minimum cruise speedx beda..? Trus seperti apa ya system fly by wirex mengatur kecepatan…harusx bisa di seteng kan agar sama kecepatan si sukhoi dgn si falcon..misal kecepatan min sukhoi 300km/jm dan si falcon 270km/jm..nah kalau mau fly pas kan..janjian pada kecepatan 350km/jam…jdi masing2 seteng pda kecepatan itu…atau gasx seperti mobil kah..jdi tergantung sopir nginjak gasx sehingga bisa kelebihan kecepatannya..
    Mohon pencerahan ya salam nkri…walaupun anda d yman..

    • biar ga nyungsep bung… bayangkan jari anda adalah angin… & sentuhlah air brake, maka hidung pesawat otomatis akan terangkat yg menyebabkan pesawat tersebut tetap tegak walaupun pd kecepatan rendah & hal ini berlaku ketika landing.

      • Kalau melihat dari prinsip aerodinamika fungsi air brake dibelakang cokpit tsb, menurut saya malah kebalikan dari bung alloy sebut diatas. fungsi air brake tsb klw melihat aerodinamika dari lekuk desain sukhoi yg mana desain cokpit jauh lbh tinggi dari sayap utama yg mana sayap utama hampir sejajar dgn lubang intake. sehingga melihat desainnya sukhoi cenderung berdiri sprt kepala cobra, tdk sejajar sprt desain pesawat kebanyakan yg cenderung sama rata mulai dari cokpit sampai sayap ekor horizontalnya. dgn adanya fitur air brake sprt gambar tsb kegunaannya utk menekan kepala sukhoi agar tdk semakin mendongak naik yg akan berkibat pesawat stall keatas krn daya thrust mesin jet sepertinya ingin maju kedepan mendahului posisi cokpit yg posisinya lbh diatas. kesimpulannya menurut saya, air brake tsb berfungsi utk menekan kepala sukhoi agar tdk stall saat melaju dibatas minimum. pengaruh tsb terjadi kemungkinan krn desain sayap utama dan sayap ekor lbh berdekatan sehingga sayap ekor krg maksimal sebagai penyeimbang. dan di desain sukhoi 30 kemungkinan jarak antara sayap depan dan belakang sdh lbh seimbang. dan satu lg, fungsi air brake jk landing (mendarat) selain utk menekan kepala pesawat agar kebawah agar roda depan dpt segera menyentuh landasan setelah roda belakang jg agar pengereman semakin maksimal krn daya tekan ban dipermukaan landasan semakin besar krn adanya air brake sprt sukhoi SU27 jg sama fungsinya seperti canard yg ada di pesawat gripen, rafale dan typhon dimana setelah landing canard tsb akan berubah miring dgn sisi depan sayap canard akan menekuk kebawah yg berguna utk menekan roda depan utk mendapatkan cengkraman roda depan yg kuat di permukaan aspal agar pengereman smkn maksimal. lbh kurang sprt itu bung.. jika ada yg salah silahkan dikoreksi dgn senang hati sy terima sbg pembelajaran bung. Salam hangat.. 🙂

  60. maksud’a hal ini “juga” berlaku ketika landing.

  61. Bung@alloy…ya benar kalau untuk landing sangat berguna air brake ini..krna pada saat landing pesawat harus berada pda kecepatan di bwah kecepatan terbang minimalx…dan kalau yg ga ada air brake air brakenya cara ngeremx apakah dgn cara mengurangi troutle/gas dan hidung pesawat di angkat sebentar…(maaf ini yg biasa sya lakukan di ps/game) kalau di dunia nyata..seperti apa caranya agar si falcon dan si sukhoi bisa fly pass dgn kecepatan sama..agar si sukhoi ga perlu ngerem2 sambil terbang..maaf kalau ada salah..baik dlm penulisan atau kata2 nya
    Salam nkri..

  62. entahlah bung mahyu…
    fly pass entu untuk d nikmati penonton yg ada d bawah’a… manuver x ini adalah terbang bersama dngn kecepatan yg sama pula (slow motion).
    titik jenuh/ kecepatan terendah masing” pesawat berbeda karena ukuran & berat’a pun berbeda, termasuk jg kemampuan mesin’a.
    ane rasa dlm hal ini sukhoy beradaptasi/menyesuaikan manuver falcon…
    klo ingin falcon & sukhoy bisa fly pass dngn kecepatan yg sama tanpa menggunakan air brake maka “kecepatan” fly pass harus d tambah sampai titik d mana sukhoy tidak memerlukan pengereman.
    jadi falconlah yg harus’a beradaptasi terhadap sukhoy… bukan sebalik’a…

  63. salam bung pedro… ane jg lg belajar ko…
    dlm situasi normal seperti’a ketika roda depan menyentuh landasan, beban yg d terima ban sangat besar. klo air brake menekan kepala pesawat agar kebawah, justru akan menambah beban lg.
    menurut logika ane, ketika mo landing, air brake On. selain mengurangi kecepatan, juga mengangkat hidung pesawat yg membantu visual dlm kokpit.
    air brake mode Off seiring ban belakang menyentuh landasan.
    semoga sesepuh mau mencerahkan kita ber2…

  64. anda benar tentang pengereman pesawat bung barreta…
    jika d lihat dr samping pswt, maka terlihat bagian sayap dpn & blkng, d mana spoiler & flap ada d bagian blkng sayap.

    rahasia’a ada d sayap utama yg akan selalu “horizontal”.

    ketika pesawat mengeluarkan spoiler (atas) yg membuat sayap bagian dpn terangkat maka secara otomatis sayap akan bereaksi ke bawah (kembali horizontal).
    gunanya selain untuk membantu pengereman dengan cara menghalangi aliran udara juga mengurangi gaya angkat sehingga pesawat akan lebih cepat turun (berlaku juga tuk air brake sukhoi).
    tapi tuk penerbangan normal, spoiler nggak dibuka full, hanya dibuka-tutup sesekali saja sebelum fase pendaratan.

    flap adalah penampang bagian belakang sayap (bawah) yg membuat sayap bagian dpn turun maka secara otomatis sayap akan bereaksi ke atas (kembali horizontal).
    yang fungsinya adalah
    menaikkan gaya angkat dan
    mengurangi kecepatan.
    sudah jelas bahwa dengan menggunakan flap maka kecepatan pesawat akan berkurang tanpa kehilangan gaya angkatnya. landing gear yang diturunkan berkontribusi menambah drag yang akan memperlambat laju pesawat selanjutnya mulailah pendaratan.
    ini berlaku hanya ketika kecepatan rendah.
    jika spoiler d aktifkan pd kecepatan tinggi akan membuat sayap bagian dpn terangkat maka pesawat akan melesat naik karena reaksi sayap utama tuk kembali horizontal mendapat tekanan yg besar.
    mohon pencerahan’a bung… salam.

 Leave a Reply