Jan 202018
 

Jakarta, Jakartagreater.com, Kepala Staf Angkatan Udara yang baru Marsekal Yuyu Sutisna berharap bisa menyelesaikan pesanan 11 pesawat tempur Sukhoi Su-35 di bulan Januari 2018.

Dalam sebuah wawancara dengan televisi Indoneisa, Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal Yuyu Sutisna mengatakan bahwa penyelesaian akuisisi yang telah lama ditunggu adalah suatu pekerjaan penting dan dapat diformalkan dalam beberapa bulan mendatang, dirilis flightglobal.com, 18/1/2018.

Pada Agustus 2017, Jakarta mengkonfirmasikan bahwa pihaknya akan membeli 11 pesawat tempur Sukhoi Su-35 seharga $ 1,14 miliar, dengan komponen utama kesepakatan yang melibatkan komoditas pertanian. Pesawat tersebut akan menggantikan pesawat tempur Northrop F-5E yang telah tua.

Pesawat Tempur Su-35 Rusia (Rostec)

Pernyataan Marsekal Sutsina menyusul penerimaan Jakarta atas pesawat Lockheed Martin F-16 Block 25 yang ke-24 dari Amerika Serikat, yang terdiri dari 19 tempat duduk tunggal “C” dan lima pesawat “D” kursi ganda yang direkondisi untuk digunakan oleh Indonesia. Pekerjaan dilakukan di Ogden Air Logistics Complex dengan pesawat berasal dari eks F-16 dari USAF dan US Air National Guard.

Dalam jangka panjang, Jakarta berharap bisa mendapatkan 80 pesawat tempur Korea Aerospace Industries KFX. KFX adalah pesawat tempur bermesin ganda yang akan dikembangkan oleh Korea Selatan. Seoul, yang ingin membeli 120 KFXs, memiliki 80 persen saham dalam program ini, dan Jakarta 20 persen.