Tanggapi Latihan S-400 Turki, Yunani Akan Uji Tembak S-300

Jakartagreater.com – Yunani sedang bersiap untuk menguji sistem pertahanan udara (ADS) S-300 buatan Rusia yang dipasang di pulau Kreta sebagai tanggapan atas uji coba sistem rudal S-400 yang dilakukan Turki minggu lalu, lansir Defenseworld.

Gambar satelit oleh militer Turki menunjukkan bahwa Athena telah menempatkan sistem rudal S-300 dalam kesiapan tempur dan pengujian kemungkinan dapat dilakukan minggu depan, rilis kantor berita Yunani Pentapostagma pada hari Jumat.

Menurut laporan dari media Yunani dan Turki, militer Yunani akan melakukan tes bulan ini dengan S-300 yang telah ditingkatkan dengan radar yang lebih kuat dan rudal yang lebih baik.

Dilaporkan oleh media Turki, bahwa S-300 Yunani yang ditingkatkan dapat digunakan untuk melawan F-16 Turki. Beberapa waktu sebelumnya, Turki telah mengirim F-16 selama dogfight pada bulan Juli, yang mendorong Yunani untuk beralih ke Prancis untuk membeli pesawat tempur Rafale dan mengadakan latihan dengan UEA.

Athena telah membeli sistem pertahanan udara S-300 Rusia pada tahun 1996 untuk ditempatkan di tanah Siprus Yunani. Rudal-rudal ini tidak dapat dikerahkan di Siprus selatan karena tekanan Turki, tetapi pada tahun 1998 rudal tersebut ditempatkan di pulau Kreta Yunani, yang kepentingan strategisnya terus meningkat.

Yunani menandatangani perjanjian baru dengan Rusia pada tahun 1999 dan 2004 untuk membeli sistem pertahanan udara menengah dan jarak pendek TOR-M1 dan OSA AKM (SA-8B). Sistem pertahanan udara buatan Rusia ini saat ini merupakan bagian terintegrasi dari sistem pertahanan udara Yunani – negara NATO – dan juga telah ditempatkan di Siprus Yunani, surat kabar pro-pemerintah Turki, Daily Sabah melaporkan, “kedua sistem rudal memiliki sistem radar yang akan menimbulkan bahaya bagi angkatan udara NATO. ”

S-300 Yunani awalnya dikembangkan untuk digunakan melawan pesawat, tetapi kemudian mampu juga menyergap rudal balistik setelah ditingkatkan, lapor Daily Sabah. Sistem S-300 mampu melacak 100 target secara bersamaan di radar, mengunci hingga enam target sekaligus dan dapat meluncurkan hingga 12 rudal.

TERPOPULER

Tinggalkan komentar