Jul 052019
 
Tangis Haru Keluarga, Hantar Prajurit Yonif Raider 600 Bertugas di Perbatasan RI-Malaysia

Bang jaga diri baik-baik ya bang, selalu kasih kabar ya disetiap ada waktu dan jangan lupa ibadah serta berdoa tetap yang utama,” pesan Ny. Roby kepada sang suaminya.

Balikpapan, Jakartagreater.com   –   Suasana menyentuh hati dan penuh haru keluarga mewarnai pelepasan tugas operasi 450 prajurit Satgas Pamtas RI Malaysia dari Yonif Raider 600 Modang yang berangkat ke perbatasan di Pelabuhan Semayang, Balikpapan, Kaltim.

Hal tersebut disampaikan Kapendam VI/Mulawarman Kolonel Kav Dino Martino dalam rilis tertulisnya pada Rabu 3-7-2019  di Balikpapan. Dikatakan Kapendam, upacara pelepasan keberangkatan Yonif Raider 600/Modang menuju daerah penugasan pengamanan perbatasan ini dipimpin oleh Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Subiyanto.

Dalam amanatnya, jelas Kapendam, Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Subiyanto berpesan kepada personel Satgas untuk mematuhi semua Standar Operasional Prosedur (SOP), menghormati kearifan lokal serta mennghindari pelanggaran sekecil apapun.

“ Patuhi semua SOP yang sudah menjadi ketentuan, jangan bertindak diluar aturan yang yang sudah digariskan, hormati dan taati aturan adat dan kearifan lokal serta hundari pelanggaran sekecil apapun, tidak ada toleransi terhadap pelanggaran aturan terlebih sampai menyakiti rakyat, “ ujar Kapendam mengutip penekanan Pangdam.

Tangis Haru Keluarga, Hantar Prajurit Yonif Raider 600 Bertugas Di Perbatasan Ri-malaysia

Dipimpin oleh Danyonif Raider 600/Modang Mayor Ronald Wahyudi, SE. M.Tr (Han), Satgas Pamtas ini berkekuatan 450 personel yang akan bertugas di Pos-pos perbatasan RI dan Malaysia.

Suasana haru tercermin usai prosesi upacara pelepasan, isak tangis istri, anak dan keluarga mewarnai keberangkatan personel Satgas. Seperti ekspresi istri Pratu Robiyanto, isak tangisnya pecah, saat mengantarkan keberangkatan sang suami ke medan tugas, penuh haru keduanya berpelukan dan saling mendoakan.

Dengan mata berkaca-kaca Ny. Roby berpesan pada sang suami untuk menjaga diri dan melaksanakan tugas negara dengan sebaik-baiknya. “Bang jaga diri baik-baik ya bang, selalu kasih kabar ya disetiap ada waktu dan jangan lupa ibadah serta berdoa tetap yang utama,” pesannya pada sang suami.

Hal serupa juga dirasakan oleh para istri prajurit dan sanak keluarga lainnya yang akan ditinggal tugas selama sembilan bulan ini. Hampir sebagian besar para istri dan keluarganya menangis haru melepas keberangkatan tugas sang suami, bahkan pemandangan menyentuh tecermin saat dengan penuh haru para prajurit mencium anak-anaknya yang rata-rata usianya masih Balita yang hanya menatap polos kepergian bapaknya.

Seperti diketahui sebanyak 450 prajurit Satgas Pamtas RI Malaysia Yonif Raider 600 Modang ini akan menempati 25 pos perbatasan di sepanjang Kabupaten Nunukan dan akan mengawal beranda depan Nusantara dan menjaga tegak serta utuhnya Negara Kesatuan Republik Indonesia. (tniad.mil.id)