Feb 232018
 

Jet tempur Shenyang J-11 buatan China yang dibangun berbasis pada Sukhoi Su-27 Rusia. © US Air Force via Wikimedia Commons

JakartaGreater.com – China telah menempatkan jet tempur J-10 dan J-11 di Komando Teater Barat yang mencakup Tibet yang mereka klaim sebagai pesawat generasi ketiga plus untuk melawan jet tempur generasi ketiga di India, seperti dilansir dari laman Defense World.

Seperti diketahui, India telah menyiapkan pangkalan udara di bagian utara negara yang berbatasan dengan Tibet sehingga jet tempur Su-30MKI-nya dapat beroperasi di sana.

Selain itu, jet tempur Rafale, yang diharapkan diterima India dari tahun 2019 ditujukan untuk melaksanakan operasi dari lapangan udara di dataran tinggi tersebut.

Sementara jet tempur Shenyang J-11 (NATO menyebutnya Flanker B+) berdasar pada jet tempur Sukhoi Su-27 Rusia namun telah mendapat banyak modifikasi agar sesuai dengan kebutuhan Angkatan Udara China.

Jet tempur Chengdu J-10 buatan China. © mxiong via Wikimedia Commons

Sedangkan jet tempur Chengdu J-10 (NATO menyebutnya Firebird) terinspirasi F-16 AS dengan menggunakan teknologi yang bersumber dari program pesawat tempur Lavi yang telah ditinggalkan oleh Israel.

“Memperkuat jet tempur generasi 3,5 atau bahkan menyebar pejuang yang lebih maju di Komando Teater Barat telah menjadi kebutuhan mendesak bagi PLA”, kata Song Zhongping, seorang ahli militer asal China, kepada Global Times pada hari Selasa

Zhongping pun menambahkan bahwa peningkatan atau upgrade itu telah dilakukan. Dan biasanya modernisasi pertama kali dilakukan untuk Komando Teater Selatan dan Komando Teater Timur.

Situs Angkatan Bersenjata China melaporkan bahwa PLA Air Force sebelumnya telah melakukan pelatihan di kaki Pegunungan Qilian di Provinsi Gansu, China Barat Laut, dan resimen penerbang angkatan laut sedang berpatroli di Semenanjung Jiaodong, provinsi Shandong, China Timur.

Situs PLA juga melaporkan pada hari Senin bahwa Armada Laut China Utara pada hari Sabtu telah melakukan pelatihan di Laut Kuning.

Selama Festival Musim Semi, pelatihan tempur sesungguhnya telah dimasukkan dalam patroli, seperti penyergapan kapal selam, serangan kapal perang musuh, pembersihan dan peletakan ranjau, sebagai persiapan menghadapi situasi darurat, menurut seorang perwira di armada tersebut.