Sep 032017
 

Jakarta – Tank Amfibi pengangkut pasukan, Arisgator, tiba di bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Sabtu, 2/9/2017, untuk memperkuat alutsista TNI AD. Kendaraan lapis baja hasil modifikasi Italia ini, diangkut oleh Kargo pesawat Singapore Airlines.

Menurut Arcinc.id, ada 5 tank Arisgator yang tiba di tanah air, pada hari Sabtu, 2/9/2017.

Tank Arisgator adalah pengembangan dari APC M113 series Ground Systems Division, BAE Systems. Perusahaan Italia ARIS SpA (Applicazioni Rielaborazioni Impianti Speciali) mengembangkan sebuah kit khusus untuk meningkatkan kemampuan amfibi APC M113 BAE Systems ini.

Prototipe pertama kendaraan ini, selesai pada tahun 1997 dan awal tahun 1999 Kementerian Pertahanan Italia memberikan kontrak produksi dalam tingkat rendah kepada perusahaan tersebut.

Dan kini, Arisgator telah digunakan dalam jumlah besar oleh Angkatan Darat Italia dan pada jumlah yang lebih sedikit oleh Marinir. Pada pertengahan 2006, Arisgator juga bertugas di Batalyon San Marco, Italian Navy Landing Forces.

Deskripsi

Ground Systems Division dari BAE Systems merancang M113 APC sepenuhnya amfibi yang melaju di air pada kecepatan maksimum 5,8 km / jam, untuk air yang cukup tenang. M113 ini, tidak dirancang untuk beroperasi di sungai yang mengalir cepat atau diluncurkan dari kapal pendarat dari pantai.

Untuk memperbaiki karakteristik amfibi dari M113 itu, Perusahaan Italia ARIS SpA mengembangkan kit khusus yang memungkinkan kendaraan ini beroperasi dengan aman di operasi kapal-ke-darat dan juga di sungai.

Dalam catatan army-guide.com, kit ini memiliki berat antara 1.350 dan 1.700 kg termasuk bagian depan haluan dan buritan tank, serta atap yang kesemuanya terbuat dari logam campuran ringan sebagai basis dari lambung M113.

Bagian depan berbentuk tajam telah ditambahkan untuk meningkatkan daya apung kendaraan dan dua unit buritan dipasang, salah satunya di ramp belakang. Setiap unit buritan menggabungkan baling-baling yang dioperasikan secara hidrostatik, yang dapat didorong secara independen sehingga Arisgator dapat menghidupkan porosnya sambil mengapung.

Satu snorkel dipasang di atap Arisgator untuk membuat mesin dan personil mendapatkan udara selama operasi air.

Bagian belakang Arisgator

Perpanjangan dipasang pada pipa knalpot di sisi kanan atap lambung dan sistem penutup khusus telah dipasang di atas saluran masuk / udara normal di atap M113, di sebelah kanan posisi pengemudi.

Arisgator dapat membawa delapan pasukan lengkap dan juga dapat dipasangi berbagai stasiun senjata eksternal.

Tank Amfibi Arisgator (aris-spa.it)

Kendaraan yang telah diupgrade juga dipasarkan dengan sebuah turret yang dilengkapi dengan senapan mesin 0,50 (12,7 mm) atau peluncur granat otomatis 40 mm yang dapat dilengkapi dengan berbagai jenis sistem akuisisi target termasuk pemandangan siang / malam dan laser range-finder.

Kit untuk Arisgator (combatreform.org)

Turret / senjata juga bisa dilengkapi dengan sistem stabilisasi untuk memungkinkan menyasar target stasioner atau bergerak, saat tank Arisgator tidak bergerak atau bergerak.

Pilihan lainnya termasuk perlindungan armor tambahan dan powerpack diesel baru yang terdiri dari diesel 300 hp yang memenuhi persyaratan EURO III digabungkan ke transmisi otomatis baru.

  20 Responses to “Tank Amfibi Arisgator Perkuat Alutsista TNI”

  1. the legend has come

  2. platform bisa ditiru dan dikembangkan untuk amphibi pindad

  3. Di banding bmp3f marinir gimana nih……yahud yg mana

  4. Lumayanlah LVTP-7 versi mini

  5. Kendaraan amfibi sudah banyak varian. Kita butuh BMD-4 untuk LINUD

    • ngk cocok untuk indonesia.. DiIndonesia kontur tanah bergunung2 dan hutan lebat, saat operasi nyangkut dipohon kan ngk lucu.

      • Tactical Mission.
        Tidak semua wilayah Indonesia berhutan, lagipula BMD-4 menggunakan roda rantai dan termasuk lapis baja ringan sehingga bisa bergerak hampir disemua medan. Kendaraan ini juga memiliki opsi untuk menjadi kendaraan amfibi.
        Dalam situasi paling tidak memungkinkan kendaraan ini bisa diterjunkan seperti saat helikopter mendaratkan howitzer, menggunakan tali bukan parasut. Diterjunkan paling tidak 2-3 km dari medan tempur untuk menghindari rudal panggul lawan menarget helikopter dan selanjutnya bergerak lintas darat

  6. Kotak tak berbentuk akhirnya punya wujud yg lumayan berbentuk… g sekedar kotak menceng… hehehe

  7. ga sekalian ambil Sidam spaag nya mumpung sepaket italiano.. bsa pinjem dulu barang 2 biji buat parade cocok ga diliatnya…

  8. menunggu si Pandur..?

  9. Kalo dr list narayana kebutuhan kendaraan lapis bajaTNI AD setara M113 150 unit…yg dr belgia kemaren berapa ya?..hehheh

  10. Kok lewat Singapore Airlines ya? Untuk alutsista sebaiknya dijemput dengan pesawat angkut Indonesia sendiri.
    Pihak Singapore tinggal susupkan satu agen intel, spesifikasi alutsista segera diketahui. Meskipun hanya sekelas APC tapi tetap saja serasa tidak tepat..

 Leave a Reply