Tank Armata Segera Dilengkapi Drone Pengintai

47
18
Tank-tank tempur Armata beriring-iringan di sepanjang Jalan Tverskaya menjelang latihan Parade Hari Kemenangan di Lapangan Merah, Moskow.
Tank-tank tempur Armata beriring-iringan di sepanjang Jalan Tverskaya menjelang latihan Parade Hari Kemenangan di Lapangan Merah, Moskow.

Moskow – Kendaraan tempur canggih Rusia yang dibangun di atas platform Armata, akan dilengkapi dengan kendaraan udara tak berawak (UAV), yang akan memindai medan perang selama puluhan mil di sekitar Armata, yang membantu untuk memperjelas situasi dan membimbing ke target, ujar media lokal melaporkan, 18/11/2016.

Menurut surat kabar Izvestia, UAV yang disebut Pterodactyl, dikembangkan oleh Aviation Institute Moskow (MAI), akan terhubung ke kendaraan Armata melalui kabel trailing dan sebagai hasilnya, akan mampu beroperasi selama kendaraan itu berjalan. Drone ini akan dilengkapi dengan radar dan ruang lingkup termal, yang memiliki jarak terbang hingga 100 meter.

“Kami sedang melakukan penelitian dan pengembangan, dan kami akan menyerahkan perangkat ini untuk tes diKementerian Pertahanan dalam satu tahun,” ujar Vitaly Poliansky, peneliti di departemen MAI untuk sistem robot penerbangan.

Drone tersebut diperkirakan akan bergerak dengan kecepatan yang sama dengan kendaraan, dan akan mampu lepas landas dari lambung mesin. Sebuah sistem manajemen tether akan memberikan perlindungan penuh terhadap data.

Sumber : Sputniknews.com

47 KOMENTAR

  1. Memang produk alutsista rusia betul2 jempolan. Sayang banyak negara lain memandang sebelah mata krn kalah promosi di medan perang buatan. Dg harga terjangkau ketimbang produk barat/nato tp memiliki daya gedor yg setara bahkan lebih unggul dan lebih baik lagi.

  2. Armor shield nya tebal banget, kabarnya di hajar di hajar ATGM atapun TOW atapun juga Javelin gak mempan hancurkan shield nya. Ini tank momok buat semua tank NATO…Turretnya 152mm bisa mengoyak Merkava, body shilednya di lengkapi Explosive Reactive Armor (ERA), di mana ledakan tembakan dari rudal anti tank di proyeksikan oleh body baja tesebut.

        • Loh bukannya warthog bisa terbang rendah untuk menghindari radar???…nitank armata menurut saya masih tdk sanggup menahan 130 butir peluru kaliber 30mm.itu cuma 2detik..bagaimana jika 4detik? Bisa jadi bubur tuh armata di hujani 260 butir peluru kliber 30mm

          • Ente cuap2 mulu aja dr td bilang “warthog” lah.
            Ente punya bukti??
            Asumsi sampean jgn sampai jd bahan olokan jika tidak bs membuktikannya!

            Monggo dibabar dimari..

          • duh ni anak kebanyakan main dcs warthog kali
            warthog terlalu pelan bro terbang rendah bisa jadi makanan empuk buat manpads dan sam medium coba lihat kiprahnya di perang teluk 1991 rcsnya kayak cewek make hotpants,
            di emani utk pensiun soalnya terbukti di iraq dan afghanistan bisa provide cas bagi infantry dgn strafing musuh, satu hal f35 ga bisa lakuin

  3. TNI sudah punya MBT Leopard,…. sangat ideal jika bertandem dengan MBT Armata ………

    sama seperti Heli Mi-35 bertandem dengan Heli Aphace ……….

    – 200 MBT Leopard
    – 200 MBT Armata

    – 016 Heli Mi-35
    – 016 Heli Aphace

    – 032 Sukhoi 27/30/35
    – 032 F-16 Block 15/35/70

    – 100 Rudal Yakhont
    – 100 Rudal Exocet block 3

    – 012 KS Changbogo
    – 012 KS amur / lada

  4. Bung @Jfs, bener bung, tapi tank yang mana??? itu pesawat buatan tahun 1975, jadi kalau untuk hancurin MBT sekarang, rada susah bung, teknolgi sudah beda…asli nya A10 Warthog itu mau di pensiunkan, berhubung masih di pakai untuk tugas patroli, ya masih di operasikan, wis gak jaman lagi ini pesawat.