Dec 292013
 
Tank Leopard 2A4 TNI AD

Tank Leopard 2A4 TNI AD

Beberapa tahun yang lalu, mungkin kita masih ingat bagaimana pernyataan Pangdam VI/Mulawarman saat itu tentang potensi ancaman dari negara lain di perbatasan Kalimantan, Terutama dengan adanya MBT PT 91 Malaysia.

Sebentar lagi MBT Leopard 2A4 Indonesia akan tiba dan Panglima Komando Daerah Militer VI/Mulawarman saat ini, Mayjen TNI Dicky Wainal Usman mengatakan “main battle tank Leopard” sangat dibutuhkan untuk menjaga perbatasan di Kalimantan.

Pangdam Mulawarman di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, 29/12/2013 mengatakan perbatasan di Kalimantan sangat rawan, terutama terkait keamanan karena Kalimantan memiliki banyak titik perbatasan dengan wilayah Malaysia dan Singapura.

“Di perbatasan masih sering terjadi pembalakan liar, pertambangan liar dan pencurian ikan. Orang luar seperti sudah ingin caplok sekitar perbatasan kita. Dengan adanya Leopard akan membuat moril lawan jatuh,” katanya saat menerima kunjungan wartawan dari Jakarta, di Markas Komando Batalyon Infanteri 623/Bhakti Wira Utama, Sungai Ulin, Kota Banjarbaru.

Menurutnya, keberadaan Leopard akan semakin memperkuat alutsista canggih yang ada di jajaran Kodam VI/Mulawarman. Saat ini, tank yang ada di Kodam merupakan tank ringan berjenis AMX dan Scorpion. “Paling tidak, satu kompi tank Leopard (delapan unit) dapat ditempatkan di Kalimantan,” tuturnya.

PT 91 Malaysia

PT 91 Malaysia

Dalam waktu dekat ini Kodam Mulawarman akan menerima Multi Launcher Roket System (MLRS). Selain itu sudah terbentuk Skuadron Penerbad yang diperkuat 4 heli tempur dan 4 heli angkut.

Saat ini, kata Dicky, Kodam Mulawarman juga telah menyiapkan satu batalion kavaleri. Sebelumnya, Kodam ini hanya memiliki detasemen kavaleri.

Kodam Mulawarman juga memperbanyak pos-pos gabungan dengan Malaysia untuk menjaga perbatasan. Keberadaan pos ini untuk mempersempit upaya adanya pemindahan patok perbatasan dan untuk menghalau para pembalak yang notabene berasal dari Malaysia.

Kodam Mulawarman bertanggung jawab menjaga perbatasan di Nunukan yang berbatasan langsung dengan Malaysia.

Dicky mengatakan daerah perbatasan itu cukup rawan. Baru-baru ini, pihaknya menangkan 11 bandar shabu-shabu.”Bukti yang berhasil disita adalah 6,6 gram shabu dan uang tunai Rp2,6 miliar. Uang itu diperkirakan dari hasil transaksi shabu,” katanya.

Atas temuan itu, Dicky juga melakukan operasi gabungan dengan kepolisian dan kejaksaan karena dikhawatirkan banyak narkoba masuk melalui perbatasan ini.”Biasanya mereka menyamar sebagai nelayan dan memasukkan narkoba melalui jalur sungai,”. (REPUBLIKA.CO.ID).

  150 Responses to “Tank Leopard di Kalimantan, Suatu Kebutuhan”

  1. Jalur narkoba dan senjata ilegal memang banyak masuk dari perbatasan Malaysia dan Pillipina.

    Kaltara dan Kalbar wajib diperkuat MBT dan helikopter serbu serta angkut. Sementara perbatasan dan sengketa wilayah laut juga mewajibkan adanya patroli rutin kapal perang AL di Ambalat sampai Mianggas, bagusnya ada pangkalan permanen TNI AL di Kaltara atau Sulbar. Alutsista berat sebaiknya ditumpuk di perbatasan.

    Leopard 24A, Astros II, Howitzer, Apache dan Blackhawk harus disimpan di wilayah perbatasan. Tapi belum denger pembentukan squadron tempur di wilayah perbatasan ya? squadron jet tempur di Singkawang dan Tarakan kayaknya strategis tuh jika dikaitkan dengan Ambalat dan LCS

    • wilayah singkawang yg berbatasan langsung dgn LCs dan kucing malaysia,memang harus diperhatikan,seeperti harus ada penambahan .dari berbagai jenis alutsista baik darat dan laut,,secara berbatasan langsung dgn garda terdepan,spt bulan lalu kapal cina yg menangkap ikan di natuna dengan skali gertak langsung diam,di sebabkan lemahnya alutsista.

      Untuk di kaltara.ada isi yg menarik untuk dilihat dibawah ini,,untuk pembangunan pelabuhan.danpembangunan perbatasan,,
      http://www.radartarakan.co.id/index.php/kategori/detail/Kaltara/46682

  2. BMP 3 + Pantsir S1 + Anoa + EC Cougar + Javelin + UAV, yang cocok di perbatasan Kalimantan menurut saya orang awam..

    Untuk memerangi pembalakan liar, pertambangan liar, dan pencurian ikan, apa benar dengan Leopard???
    kalau aparat yang jadi beking nya gmana??

    Tingkatkan kesejahteraan TNI (kalau polisi?? pangkat Inspektor polisi satu kayaknya lebih kaya dari mayornya TNI, hehehehe)

    • pernah sekali saya menjumpai aparat di perbatasan yang menggagalkan pembalakan liar bahkan mengambil alat berat yg di bawanya di bawa sampai ke perbatasan,,setelah diketahui salah satu alat beratnya di tangkap aparat indonesia , bos nya langsung menemui danton nya di pos dgn membawa segepok uang untuk memmbebaskanya,,tapi sang danton tidak menerimanya dan menangkap nya dgn kasus “marwah” dan dibawa ke indonesia untuk mempertanggung jawabkan tindaknya tsbut..kejadian ini trjadi skitar 2007 di wilayah LUBUK HANTU (malaysia)YG BERBATSAN LGSG DGN PUTU SIBAU (indonesea)..

      • syukurlah kalau masih ada aparat kita yang jujur….

      • Peristiwa yang benar-1000x langka di Indonesia, bertolak belakang dengan moto bang JIN “Wani Piro ???”
        sangking langka nya sampai “saya ngak percaya”

        • saya yakin masih ada yang jujur diantara aparat negara bung, meyakini anggota TNI 100% semua pasti korup terlalu berlebihan.

          • Oh pasti, namanya juga langka, berarti masih ada yang jujur.

            Jangan terlalu NAIFFFF………….

            Namun yang jujur justru di KOTAK, pangkatnya ngak naik-naik….

            Terlalu sering lihat Tentara jujur yang “merana” hidupnya mas…

            Biasanya pangkatnya berhenti di level paling bawah (kalau selamat), kalau tidak biasanya pangkatnya udah “Anumerta”

            ditambah Indeks Persepsi Korupsi yang sangat tinggi, masih peringkat 114, masih Jauuuuuuuuuh

          • bener seperti anda bilang kang @melektech.

            Org dg kejujuran pasti diam d tempat.sbg contoh tetangga saya sendiri dari dulu kopral.rumahnya gitu” saja bahkan kalah dg petani,dan motornya juga motor dinas dari th 2000 sampai saat ini masih seperti itu,,

            tahun 2007 tepatnya di wilayah lubuk hantu ada pebalakan,nah waktu itu saya sendiri kerja disna ,untuk membuka ladang sawit,pas di sebelah ladang yg saya buka.
            Stlh itu ada kejadian seperti itu (1 excavator dan 1 buldoser) yg sdg kerja tarik kayu di wilayah situ mmasuk ke wilayah indonesia.memang jarak saya kerja dg batas indonesia cuma melewati 1bukit udah sampai di indonesia.(perkampungan dayak ngabang) sblm kejadian itu saya dan rakan” kerja memang sll maen ke pos perbatasan tersebut,dan stlh terjadi pun saya maen kesitu menanyakan hal tersebut.
            Memang bos dari pemilik alat berat tersebut masuk bui di indonesia dg tuduhan “marwah” bahkan 3 alat beratnya pun nganggur stlh bosnya tertangkap. Dan slanjutnya tidak ada kerja lagi karena bos nya masuk bui spt yg saya katakan bung.

          • Ya saya faham, saya juga dalam level tertentu ( yg cukup tinggi πŸ™‚ ) punya rasa apatis terhadap hal terkait ini. bahkan dl saya juga pernah termasuk dalam lingkaran setan ini, anggota TNI/Polri bahkan preman masuk payroll perusahaan tempat saya bekerja.

            Namun saya tidak menganggap kabar berita kejujuran aparat otomatis merupakan kebohongan yg pasti, bahkan jika kabar baik ini muncul dari tindakan jujur anggota Polantas πŸ™‚ Insyaallah masih ada individu2 jujur di kalangan aparat negara walau masih bisa dianggap anomali. Cmiiw, TNI tidak imun dari KKN, namun masih lebih baik dibanding institusi2 sipil

          • Kemaren waktu pameran di jember
            Sempat iseng tanya2 ke anggota TNI yang jaga stan tentang keadaan perbatasan kalimantan
            Dan jawabanya sungguh mecengangkan
            Katanya banyak warga asli indonesia yang bekerja sebagai tentara malays dan ketika masa libur pulang kampung ke INdonesia, menjadi tentara malay dijadikan pekerjaan karena gajinya lumayan…

            Mosoooooookkkkk??!
            Sungguh terlalu jika info ini benar….

          • Mungkin ada benarnya bung, di Malaysia pekerjaan menjadi tentara secara luas adalah pekerjaan “sisa”, beda dgn kondisi luas di Indonesia yang masyarakatnya masih bangga dan banyak yg ingin menjadi tentara.

            Saya justru memandang hal ini keuntungan bagi Indonesia, baik pada skenario kerjasama Indonesia -Malaysia atau bahkan perang Indonesia-Malaysia. loyalitas sebagian pasukan Malaysia sepanjang gaji, sementara pasukan mereka hanya 80k

          • betul gak apa2 jadi tentara jiran selagi damai, yang penting jika terjadi perang berbalik menyerang komandannya πŸ™‚

          • Tambahan : Apalagi di daerah “SUPER” macam Kalimantan, Wah….. tambah blass ngak percoyo……….

        • bung @melektech..
          Silahkan percaya atau tidak percaya itu privasi anda.
          Sebagai bukti anda bisa ke sintang waktu danton nya pak sukirman org madiun
          perum papabri gang satria sintang kalbar

          • Itu yang terlihat, yang “ngak terlihat” ??

            Tapi ngak papa, namanya manusia, yang ngak luput dari namanya mbak salah…….

          • Saya asli dari kalsel, dan kerja disalah satu perusahaan tambang batu bara skala nasional, tiap bulan tentara dan polisi dapat jatah. Sebenarnya untuk beli 3 skadron su 35 dan ks amur 12 biji adalah hal yg mudah bagi indonesia, tapi karena tingkat kebocorannya tinggi… ya gitu dech….

          • itu sewa jasa pengamanan bahasa halusnya seikhlasnya dan yg dipakai duit perusahaan tersebut bukan duit negara

            yang gawatnya itu malah petugas pajak yg menurunkan perolahan pajak perusahaan tambang tersebut

          • Apa iya aparat diperbolehkan nyambi seperti itu? Efek samping yang terburuk tentunya kalau suatu saat si perusahaan melanggar hukum, si aparat yg digaji oleh perusahaan tsb ikut membackingi tindakan buruk si perusahaan. Padahal mestinya si aparat menegakkan hukum, bukan membela pelanggar hukum yg kebetulan menggaji dirinya.

        • @bun Melektech : Aparat tu pasti oknum.. cz saking langkanya org baik n jujur d republi ini

  3. Tunggu saja waktunya tidak hanya Leo di Kalimantan, tapi juga akan didampingi pleh Tank T series daro Rusia…Dan dah direncanakam MBT untuk tiap pulau besar…..

  4. Kenapa gak ada uav untuk tni ad.. kan bisa ngawasin wilayah perbatasan.. kalo nemu hal janggal.. kan tinggal kirim pasukan lewat heli serbu ke tempat yg dicurigai.. efektif & efisien..

  5. Bikin patung Tank Leopard aja mas di setiap perbatasan….beres…khan, niru PATUNG POLISI disetiap pos polisi.

    Untuk menandakan ” Awas Indonesia udah Punya Tank yang namanya LEAPRED ”

    ” NANTANG BENJHOT ”

    Bener ngak bung DIEGO, semoga ide saya ini ngak di denger Petinggi TNI-AD

    • πŸ˜€
      pernah lihat di National Geographic, untuk mengecoh lawan, dibuat tank dummy dari bahan karet yg dalamnya mobil untuk penggeraknya
      persis tank untuk acara karnaval 17an, bisa diusung 4 orang.
      πŸ˜€

      kalo dibuat yonkav dummy gimana ya? yg isinya infanteri dengan anti tank-nya diperbanyak..

      • Rusia yang bikin gan. Bentuknya seperti balon hingga bisa disebar dengan cepat dan mudah, setelah ditentukan posisinya tinggal diisi udara. Hebatnya dummies tank dan anti serangan udara ini punya sumber panas sendiri (dari batre?) hingga bisa mengecoh radar dan tracker lawan baik darat, udara dan bahkan satelit

  6. Infrastruktur basic Indonesia baru akan terpenuhi 2019, itupun jika didanai 6.000 trilyun lebih. Kurang dari dana sekian maka target 2019 akan semakin molor, setengahnya (3.000 t) maka infrastruktur basic baru akan terpenuhi 2030. 6.000t selama 6 tahun ke depan sepertinya tidak akan bisa didanai APBN, kecuali jika ada pemasukan negara tambahan signifikan baik dari pajak ataupun lifting migas

    Sementara pengamanan kedaulatan tidak bisa menunggu. what to do? menempatkan dulu alutsista di wilayah perbatasan atau nunggu dulu infrastruktur semua terpenuhi baru daerah diamankan? keliatannya harus ada penyesuaian antara kebutuhan dan kemampuan, mencari kemungkinan dalam keterbatasan2

    • Ada cara penyesuaian Mas nowyoudont :
      + jual Leo & Marder ke negara2 Afrika yg doyan perang,
      + duitnya bakal kembangin Tarantula dan beli BMP-3, UAV
      + jauh lebih mudah & murah menggeser kesono kemari

      • Kalo menurut saya sih sebaiknya pemberantasan korupsi menyeluruh bersamaan dgn peningkatan pendapatan negara dari pajak, lifting minyak/gas dan penyederhanaan birokrasi

        Kebetulan saya pendukung MBT :mrgreen: , menurut pendapat saya TNI harus dipersenjatai semaksimal mungkin, bahkan jika perlu pembom jarak jauh. Military buildup ini demi memuluskan diplomasi luar negeri, urusan politik ataupun ekonomi

  7. WOW Keren…….

    Disini kita tuker pikiran mas…..
    Saling belajar dan mengajar…..

    Kalau anda merasa pinter, MOHON buktikan kalau anda PINTER ?

    Saya malah merasa kasihan sama anda, saya tahu tipe orang macam apa sampean……..

    OKE SAYAAAANG………………. CIUM JAUH DARI Mr. Melektech

  8. Gak semua gambaran tentang kalimantan yang ada di TV itu betul kok ….
    Daripada berspekulasi gak jelas mending langsung datang ke kalimantan sini ,
    Mumpung disini pembangunan infrastruktur lagi di genjot termasuk jalan yang sudah mulai di beton dimana-mana dan pembangunan pelabuhan-pelabuhan baru …

    • udah orang kayak Melektech ini memang gak pernah mau terima kenyataan jadi gak usah di hiraukan om.
      saya gak akan tertipu dengan anda Melektech..,kamu cuma memancing saya buat buka rahasia yg saya tau,….
      anda masih ingat Melektech waktu anda ngotot kalau jalan2 di jakarta akan rusak atau amblas ketika di lewati leo waktu leo baru datang, tapi sekarang silakan anda makan omongan anda sendiri yg tidak pernah mau terima kenyataan…..
      hahaha

    • Waduh ciuman saya kurang manteb ya……….

      Ala mas, ngak usah mancing udah ketahuan khok…kek..kek..kek…

      Dari model tulisannya udah ketahuan khok nick name sampean…..

      Kapan saya ngomong jalan jakarta rusak (instan) mas ?

      itukan olah pikiran anda yang cekak, katanya anda cerdas ?

      makanya jangan sering makan mi-instan akhirnya pikiran jadi instan juga juga

      ayo…………saling balas…………tak ladeni….saya ngak rugi khok…..mumpung

      modem saya gratissss ditanggung kantor…yes…

    • Jembatan KUNKER ambruk itu berarti “Ngak Betul” ya ? Hmmm………..

      Yang perlu di servis itu TV nya atau Anda ya ?

      • maaf mas melektech, soal jembatan tu karena kesalahan perawatan
        maklum KALTIM ndak pernah dapat porsi anggaran yg cukup
        sebagian besar bwt membangun d jawa, padahal KALTIM penyumbang devisa yg sangat besar
        monggo mas melektech jalan2 k KALTIM, terutama d berau dan nunukan yg akan jd markas alutsita yg baru
        disana banyak alat2 yg tonasenya lbh berat bisa melintas dengan aman
        trims

  9. Prinsipnya, mari kita dukung apapun yg terbaik utk keamanan dan pertahanan negeri tercinya kita. Ga ada yg pintar, ga ada yg ga pintar (maaf saya pantang bilang org bodoh). Ga ada jg kalah ato menang di forum ini. Toh smua yg diungkap adl paparan dan kritik utk yg terbaik NKRI ke depan. Bravo master’s, BRAVO NKRI.

  10. Oke, saya akan ajari anda biar pinter :

    BERITA : Kota Pontianak ==> “Merusak jaringan Pipa PDAM, Truk Kontainer 40 Kaki Dilarang Masuk”

    Menurut data dunia, Truk Kontainer 40 Kaki = 30 ton

    Sedang Leopard-2 itu 60 ton, berarti 2 kali Truk 30 ton

    jadi bukan masalah PIJAKAN RODA, namun masalah BERAT TOTAL terhadap BEBAN JALAN

    Apa ngak BERANTAKAN tuh kota Pontianak ?

    itu kota ?

    apalagi pedalaman ?

    Ngak usah pakai itung-itungan, orang AWAM pasti udah tahu itu

    SAMA juga JAKARTA, sekarang ngak papa, tapi nanti…………..ibarat Jembatan itu RETAK dulu, AMBRUK nya nanti, tinggal nunggu hari “H”, siapa orang yang lagi “APES” bin “MAMPUS”

    • satu lagi tank leo gak di taruh di pontianak.

      • Satu Lagi :

        Apa ngak BERANTAKAN tuh kota Pontianak ?

        itu kota ?

        apalagi pedalaman ?

        Anda tadi protes tentang jakarta ? wah..wah.. bener…bener instan anda ini

        Kalau baca jangan “Instan” Dul……….

        • tapi memang anda sering sok pintar dari dulu. :), kalo masalaha truk 40 ton itukan masalah ukuran umum dan tekanan mobil truk kejalan rata2 sama, untuk mengukur pengaruh bobot atau berat atau gaya berat ke bidang sentuh ya harus dikaitan tekanannya, artinya terkait distribusi bobot terhadap bidang sentuh ke jalan. jadi nick anda memang ga cocok melektech tapi “melekpol”.

          • Ralat, bobot total kendaraan digunakan untuk menghitung kekuatan jembatan. Sedangkan untuk menghitung kekuatan jalan raya digunakan bobot sumbu atau bobot titik (point). Kenapa? Pada jembatan, semua bobot seluruh kendaraan yang menginjak badan jembatan, disalurkan ke tiang-tiang penyangga, sehingga jika berat total seluruh kendaraan itu melebihi kekuatan tiang penyangga per segment (tiap tiang menahan area tertentu dari frame jembatan), maka jembatan akan runtuh. Sebaliknya, pada jalan raya, bobot per sumbu atau titik bisa berbeda tergantung dari beban yang diterima roda, kecepatan kendaraan dan faktor lain seperti keseimbangan kendaraan berat yang melintas diatasnya. Makanya kita sering liat jalan rusak itu bukan langsung ambrol seluas bidang kendaraan diatasnya, tapi ambrol titik per titik.

      • Bung tolong jelaskan “satu lagi tank leo gak di taruh di pontianak”. ????

  11. Maaf nieh orang bodoh numpang tanya..? Bukannya prinsif tank dengan kendaraan roda biasa berbeda.. truck bisa nyungsep dilumpur, tapi tank kan gak..? Karena pusat tumpuan berbeda.. tolong jangan diomelin.. cuma rakyat biasa..

    • Ngak pa..pa..toh namanya belajar

      Semuanya udah dijelaskan di atas…..

      “jadi bukan masalah PIJAKAN RODA, namun masalah BERAT TOTAL terhadap BEBAN JALAN”

      Contoh kejadian memilukan tetang RUNTUHNYA jembatan Kunker, lebih dari 30 nyawa melayang

      • tidak begitu, yang anda jelaskan itu untuk jembatan, jalan jembatannya sendri tahan terhadap tekanan tapi struktur penyangganya yang tidak tahan menanggung beban seberat itu, beda dengan jalan yang langsung dialasin oleh tanah. kalau jalan diatas tanah langsung atau tanah berlumpur sekalipun, berat tank atau benda yang diatasnya terdistribusi secara merataoleh tanah itu sendiri, tapi untuk tumpuan terhadap jalan tetap ditentukan oleh rasio berat terhadap bidang sentuh jalan atau disebut tekanan benda tersebut terhadap jalan.

        apa relevansinya “berat total terhadap beban jalan”? gak nyambung bung

        • Sangat nyambung bung.

          Kalau menurut anda ngak yambung, ya…silahkan

          itu dilihat dari kemampuan tanah yang dipijak menahan beban yang diatas.

          ibaratnya begini :
          Tubuh anda tahan terhadap injakan anak anda seberat 30 kg dengan pijakan 15×3 cm, namun apakah tubuh anda TAHAN terhadap beban 1000 kg, meski udah dilapisi lempengan untuk menyebarkan beban, saya jamin tubuh anda mletet.

          apalagi Kalimantan terkenal dengan lahan Gambut, saya sendiri dulu “hanya” pakai sepeda motor sering jumpalitan bermandikan lumpur.

          • Kayaknya anda harus baca2 lagi tuh ttg groud pressure. Pengalaman anda dgn truk yg ambles di tanah sawah karena anda pasti belum mengukur kapasitas tanah sawah itu sendiri, bisa mentolerir ground pressure sampai sbrp per square inch. One failed experiment with unquantifiable parameters can not prove that a theory or formula is not correct.

            Anyway, ya kalaupun ambles kan ada kendaraan tank recovery vehicle yang ikut dibeli bersama paket pembelian Leopard 2, jadi nggak usah terlalu kuatir lah ttg resiko ambles bung Melektech. Kayak kendaraan offroad kl ambles ya tinggal di-winch. Lagipula sebelum terjadi perang, TNI pasti udah memetakan daerah2 mana aja yang bs dilewati MBT dan mana yang tidak bs, jadi rute pergelarannya udah direncanakan dari awal kok.

            Ada logika sederhana satu lagi: kalau memang ada suatu wilayah yang tanahnya gambut atau mudah ambles, kita nggak perlu kuatir toh musuh bakal nyerang wilayah tsb pake MBT dan kita jg tdk perlu menyiagakan Leopard 2 kita di sekitar wilayah itu. Kenapa? Karena logikanya kalau MBT kita nggak bisa lewat, pasti MBT musuh juga nggak bs lewat kan?

            Kekuatiran anda valid kok, tapi semua resiko asal diantisipasi dengan baik pasti ada solusinya. Tul tidak?

          • Bukti foto-foto otentik udah saya tampilkan bung roger,

            mungkin saya Salah dalam masalah “TEORI” Ground-Press, namun 1000% ngak ada yang mengalahkan bukti otentik Foto-Foto yang saya tampilkan.

            Apabila di Pengadilan atawa KPK, Teori-Teori ngak akan didenger bung Roger,
            Namun Bukti Video + Gambar 1000% akan sangat akan sangat pempengaruhi putusan.

            Apalagi tertangkap tangan…he…he….

          • Itulah maksud sy sebelumnya, kl sudah praktek tapi salah menerapkan teori apa lantas teorinya dianggap gugur? Anggap aja apa yang telah anda lakukan itu sbg suatu eksperimen, tapi tidak semua parameternya anda ukur, tidak dilakukan penghitungan ilmiah ttg ground pressure dibandingkan ketahanan tanah yang dijadikan tumpuan, dan eksperimen cuma dilakukan satu kali tanpa ada eksperimen tambahan sebagai pembanding, adakah kemungkinan kesimpulan yg diambil ternyata salah?

            Contohnya berdasarkan teori kl minum jamu secara rutin harusnya bs bikin orang sehat, tapi kalau kita nggak bs meracik jamu lantas main oplos aja jahe, temulawak, gula, asam jawa, kunyit dsb tanpa takaran yg jelas malah akibatnya kita bisa sakit toh? Ternyata komposisi gulanya berlebihan, setelah kita minum dlm jangka panjang eh malah kena diabet.

            Intinya, takarannya sudah diperhatikan belum? Hitung2an ilmiah berdasarkan landasan teori yg metodologinya bs dipertanggungjawabkan sudah dilakukan belum?

    • Iya beda. Ilustrasinya agar-agar yang ditekan dgn beban berat yang sama oleh punggung sendok dan ujung tajam garpu akan mengalami hal yang berbeda. Distribusi berat roda rantai tank lebih merata daripada ban roda truck. Wajah ditonjok kepalan tangan kosong dan kepalan dilengkapi knuckle punya efek berbeda terhadap wajah :mrgreen: , yang satu lebih merusak daripada yang lainnya. Jeep 4×4 bisa melintasi lanskap yg ‘liar’ apalagi kendaraan dgn rantai seperti tank. Faktor lain adalah kecepatan. Air yang melaju pada kecepatan tertentu bisa memotong besi baja, sementara benda padat dan berat pada kecepatan tinggi bisa mempunyai efek seperti bom walau tanpa hulu ledak.

      Kemarin Leo diangkut truck seberat -+40 ton mengangkut tank seberat 60 ton alias total 100 ton (?) bisa nyampe ke Jatim. Rusak jalanan karena truck terjadi karena berbagai faktor. Ada larangan truck dgn berat tertentu, namun larangan tersebut lebih cocok dikaitkan dgn ketahanan beban jembatan daripada jalan, karena truck yg lebih berat biasanya mempunyai ban yang lebih banyak alias beban yang lebih merata terhadap permukaan jalan. Banyak sopir truck berpendapat truck 4 ban lebih ‘merusak’ permukaan jalan daripada truck dgn ban yg lebih banyak, wich is masuk akal. Faktor lain adalah frekuensi. Truck pengangkut beban yang merusak jalan biasanya beroperasi rutin dgn jalur yang sama, sementara tank MBT tidak punya jalur trayek di jalanan

      Saya tidak berniat memulai lagi polemik lama mengenai MBT dan kondisi jalan πŸ™‚ , toh Leo sudah dipastikan akan datang. Saya beda pendapat dengan bung @Melektech tapi tidak berani menyalahkan karena kenyataanya MBT Leo memang di kisaran 60 ton dan kondisi jembatan/jalan Indonesia tidak semua sesuai standard.

      • ngak papa, beda pendapat itu jauh lebih baik dari tukang ngekor…………….

        Kalau saya punya Ilustrasi sendiri :
        Kalau wajah ditonjok sama panci dengan berkekuatan mike tyson, maka wajah tetap hancur….he….he…, itulah terjemahan dari

        β€œmasalah PIJAKAN RODA, namun masalah BERAT TOTAL terhadap BEBAN JALAN”

        saya malah senang berargumen dengan orang cerdas seperti anda……. πŸ™‚ πŸ™‚

        • he he.. guru dan dosen saya tidak akan setuju saya dianggap cerdas bung.

          Iya, beda pendapat itu ga apa. Saya yakin semua yang beda pendapat dasarnya adalah kepedulian terhadap negeri ini khusunya modernisasi TNI

        • itu juga ilustrasi yang jauh dari tepat, kalo tonjokan mike tyson bobot yang dihasilkan bukan gara masa tangan atau badan mike tyson tapi karena kombinasi kecepatan pukulannnya dan kekokohan tangannya menangunggung gaya reaksi dari muka yang kena tonjok. beda jauh dengan kasus per-tank-an dengan jalan. itu melibatkan momentum bukan cuma bobot, jadi penjelasan anda Jauuhhh sekali dari benar

          • Nah berarti anda udah tahu

            “kombinasi kecepatan pukulannnya dan kekokohan tangannya” itu ilustrasinya Tank Leopard 60 ton

            sedang “Panci” adalah beban rata (pijakan) terhadap jalan

        • kalau jalan mungkin masih bisa menahan beban dari leo karena total berat leo di bagi rata ke tracknya sehingga dihasilkan kg/cm2 dan di salurkan ke tanah, tapi yang jadi masalah apa jembatan di kalimantan mampu menahan berat total dari leo tsb? sebab beban total dari leo akan dialirkan ke pondasi dan abutment, yang jadi permasalahnnya apa mampu pondasi dan abutmen jembatan menahan berat total dan getaran dari leo?

          • Saya lebih kuatir structural failure dari rangka bajanya karena faktor pemeliharaan (berkarat atau baut/mur dicuri) walaupun pijakan abutment juga bisa goyah tergerus arus sungai…

            http://www.bloomberg.com/image/iBXlK5VfxhXQ.jpg

          • Jembatan di Kalimantan sebagian besar hasil dari orde baru, dan ditujukan untuk kendaraan kelas menengah kebawah, karena kalimantan dulu jaman orde baru dianggap daerah kelas 2 (marginal) jadi jembatan dan jalan dibangun kelas medium kebawah, untuk kendaraan dibawah 25 ton, ditambah usia jembatan yang tua, apa nggak kasihan sama rakyat dikalimantan kalau jembatannya runtuh akibat di lalui konvoy leo + transporter nya….

            nanti bikin jembatannya setahun ga selesai, berapa kerugian ekonomi masyarakat…

          • Terpaksa membuat jembatan alternatif.
            Kabar baiknya insinyur militer jadul-pun telah mampu menundukkan sungai2 lebar khas Kalimantan demi mengantarkan pasukan ke seberang…

            http://www.cardcow.com/images/set420/card00513_fr.jpg

          • Sambung menyambung menjadi satu, ‘tongkang’pun berderet menjadi jembatan.
            Pokoknya ada 1,001 jalan menuju perbatasan bagi Leo yang ingin menemukan jati diri di belantara Kalimantan…

            http://chnarmy.com/attachments/2011/06/0_2011060822364427w06K.jpg

          • maaf ya, khusus jembatan yg era lama ndak boleh d lewati kendaraan berat
            hanya boleh lewat d jembatan yg baru yg d buat lbh kokoh
            lagi pula jembatan it kan lbh banyak d kota2 besar kalimantan+ daerah gambut d selatan kalimantan yg ndak bisa d buat jalan
            so klo si leo tu d daerah utara kalimantan yg tanahnya rlatif lbh keras dan udah ada jalannya kok, bekas jalan loggin
            toh selama ini ndak ada masalah soal pengangkutan alat yg super berat bwt tambang d pedalaman kalimantan, jd masalah bobot cm jd masalah d pesisir selatan kalimantan aja

      • Mungkin istilah polemik terlalu tinggi untuk konsep ground pressure yang satuannya cuma kg/cm2. psi atau pascal, dan konsepnya sesederhana hukum Boyle yang pelajaran SD.

        Jika dalam science teori ground pressure, hukum Boyle dianggap abjad, maka frontier / novel tetraloginya adalah teori semacam M-theory / alam 11 dimensi, holographic universe atau Susy (super symmetry).

        Di sebuah toko buku, abjad kan samasekali tidak disinggung lagi πŸ™‚

        • Nah.., ini kan bahan polemik lagi jadinya πŸ˜€
          Hukum Boyle? wah.. saya sih tidak melihat hal ini hanya hitam dan putih hingga perbedaan pendapat efektifitas MBT di Indonesia bisa diputuskan dgn hukum fisika. hukum fisika bukannya tidak bersyarat sedangkan lingkungan dan kondisi pasti tiap tank beroperasi tidak bisa ditentukan dari awal.

          Itu sebabnya walau saya tidak sependapat dgn bung @Melektech namun saya tidak bisa menyalahkan

          • Efektivitas atau apakah keputusan pengadaan MBT tepat sangat debatable -saya sangat setuju…
            (apalagi jika malah digelar di Jawa)

            Tapi yang disebut ‘polemik lama’ di atas adalah mengenai MBT dan kondisi jalan (yang memang clear cut hitam-putih), topik yang sangat ‘terbelakang’ khususnya jika diingat Cina dengan misi ke bulan atau India dengan misi ke Mars mereka…

            Sebagai negara terbesar ke 3 di Asia setelah mereka, seberapa jauh pantasnya kita tertinggal dalam teknologi dibanding mereka? πŸ™

          • jadi inget Seagames

          • πŸ˜€

        • hebat juga ya SD udah belajar Hk. Boyle, haha

  12. aduh beda masalahnya bos, jembatan itu ambruk gara2 kesalahan konstruksi.
    kalau anda tanya kenapa pasti jawabannya gara2 korupsi.
    asal anda tau leo kita kalau mau ke malaysia gak akan lewat jembatan,sudah ada jalannya khusus.
    kalau anda mau ngomong tentang berat total monggo ke sini ke daerah saya tepatnya di tambang kpc nanti anda bisa lihat unit liebherr R9800 yg beratnya lebih dari 800ton.
    di sini gak perlu pengerasan tanah malah tanyahnya di gemburkan.
    oh iya unit itu gak bakal bisa anda lihat di tempat lain.
    cuma ada di indonesia dan australia.
    silakan kalau mau ke sini mau lihat2 biar bertambah ilmu anda

  13. Mungkin bisa dijelaskan juga, untuk apa Leo digelar di Jawa / Jkt – Sby?
    (Kalau konsepnya MBT untuk menghadapi MBT)

    Kalau alasannya infrastruktur di Jawa menunjang, maka ini logika Nasruddin, kunci hilang di dalam rumah, nyarinya di jalan. Kenapa cari di jalan? Karena di jalan terang, banyak lampu…

  14. Siiplah.. yg pasti tni beli alutsista, sudah dengan kajian yg mendalam..

    • Bukan Kajian Mas………………

      MBT Leopard aslinya tidak masuk rencana MEF-1, namun kemudian tiba-tiba muncul, Aneh ?

      Banyak yang curiga di sini, dasarnya mungkin hanya ARS (bukan ARC lho…) alias Asal Rakyat Senang…..gitu aja…………

      Jadi BUKAN kajian yang MENDALAM ????

    • Saya baca MBT memang di MEFIII, tapi kemudian dipercepat. Alasan TNI/Kemenhan adalah ada tawaran dan kesempatan surplus MBT di negara EU, menurut saya sendiri ada hubungan dengan memanasnya Ambalat dan penyebaran MBT Malaysia di perbatasan. Rencana modernisasi TNI keliatannya tidak kaku dan fleksible.

      Kita masyarakat umum tidak tau kondisi sebenarnya di lapangan dan informasi intelegen, saya sendiri berpendapat sedia payung sebelum hujan adalah baik. contoh ekstrim adalah persenjataan nuklir, diadakan walau tidak ada yang ingin benar2 menggunakannya. Postur sangar TNI bisa mencegah niat yang kurang baik dari tetangga, dan MBT adalah icon AD yg menggetarkan

      • Betoel, saya sangat setuju, terutama untuk memberi siraman/penambah semangat bagi Prajurit TNI-AD

        Saya sendiri kalau debat sama Orang malaysia atawa Aussie, ada rasa bangga dengan Leopard-2 (ARS…he…he…)

        Betoel kata Mr Antonov, Leopard udah kebeli, kalau misal ngak cocok bisa beli lainnya…sip lah
        @Antonov trims atas diingatkanya kembali aturan main Blogger

  15. Warjaggers silakan lihat ini :

    http://en.wikipedia.org/wiki/Blogger's_Code_of_Conduct

    Mash banyak sumber lainnya tapi ini yg paling kompak.
    Bukan menggurui, wong saya juga masih belajar kok…

    • Tindakan apa yang cocok untuk Bung @jangan sok pintar, yang berbicara tanpa diayak dan lebih parah lagi, menyinggung perasaan dewan pakar Warjag: Mr Melektech dan Bung Antonov

      1. “Disekolahkan” / wipe-out
      2. Banned 2 minggu
      3. to forgive and forget

      Vote…

      • Ban aja deh sampai tahun depan πŸ˜€

        • saya tidak setuju pake diban, justru @jangan sok pintas bicara sebenarnya, cuman dia tidak ngerti politis, yang perlu belajar juga orang-orang yang bicara tapi mengada-ngada.
          kalau sudah tersudut baru bilang “saya masih belajar”, padahal sudah tau dari awal dia mengada-ngada.

          • Kalau anda tidak setuju, utarakan sanggahan anda, tentunya dengan “ke-ilmu-an” yang anda punya

            Hindari “Sanggahan tanpa Alasan”, kata-kata “Pokok’e”, dan berkata-kata “Kasar” dan “murahan”

            Sering sering lah bergaul dengan orang lain, minimal dengan orang kampung, atau sepekerjaan

            Biasanya orang tipe “PENYENDIRI” dan “SULIT BERGAUL” mudah sekali ditebak dari perkataan dan tulisannya.

            KECUALI ANDA JADI CALON ANGGOTA “DPR”

          • loh kok jadi sok-sokan menilai kepribadian, ngaco bahasanya.
            ato mungkin anda kebanyakan ngomong, jdinya ngomong ngga mikir :).

            pendapat anda sendiri tak pernah ada landasan keilmuannya, heran ada orang merasa pintar tapi ga ada kebenaran teorinya?

            masih ngga mau ngaku juga kalo teori2 anda ga nyambung, kalo pendapat2x seperti anda terus2an didengar, ya memang begini2x aja indonesia terus.

          • “heran ada orang merasa pintar tapi ga ada kebenaran teorinya”

            Kelihatannya ORANG YANG SAMA

        • Betul, juga harus bisa menilai ‘substansi’ terpisah dari ‘kemasan’, membedakan mutiara dari lumpur, faktor ‘meringankan’ dan ‘memberatkan’ jika di pengadilan, harus bisa berkata ‘nevertheless, he’s got a point’, harus bisa membedakan dengan orang yang otak dan mulutnya (atau jarinya) belum pernah makan bangku sekolah…

          Tahun depan maksudnya besok… πŸ™‚

      • Banned 2 minggu. Jika saya bikin salah saya juga ingin diberi kesempatan kedua πŸ™‚

      • Wah tambah hot nih ….jadi pengen ikutan koment
        selama ane ikutan di forum ini baru kali ini nih sampe ada kata-kata makian biasanya hanya adu argumen yang panas he he he…so mas admin @diego perlu me warning buat all mamber yang esmosi agar bahasa dan etikanya lebih di tonjolkan dalam berpendapat
        kata orang jaman dulu bahasa mencerminkan kasta (mungkin hari gini gak berlaku kali ye he he he)
        masalah sanksi di tegur kemudian forgive and forget ato di ban terserah admin and all anggota warjag
        Sebenarnya banyak ilmu yang bisa di ambil n pelajari dari argumen rekan-rekan disini cuma mungkin penyampaian dari @jangan sok pintar nextnya harus lebih sopan …hati boleh panas tapi kepala tetap dingin…(semoga yang ini masih berlaku)

        Salam damai & Jaya NKRI

      • di sekolahin aja dulu bung @diego..mr.melektech dan bung antonov pasti siap mmendidiknya spy bs lbh halus ..
        Warjag bukan tempat angker spt sebelah kita,,
        kalaopun saya yg spt itu di banned + di sekolahin jg gak apa apa.. Supaya bisa bljr lg.. Semmoga ini bisa jadi pengalaman di bumi warjag..

        Yuu keep smile….. ” oplosan” πŸ˜€ πŸ˜€ πŸ˜› <3

      • Ban saja bung Diego. A freedom of expression is not a freedom to insult. Sudah terlalu banyak forum diluar sana untuk orang2 seperti itu, setidak biarkan satu saja decent forum seperti ini bebas dari gangguan.

      • Saya setuju jika bung Jangan sok pintar harus diberi sangsi banned karena memang sdh sedikit kurang etis, tetapi saya juga berpikir bahwa Dewan Pakarpun seharusnya menjadikan kritikan Bung jgn sok pintar ini sebagai bahan refleksi, karena memang dari diskusi di atas ada “sedikit kesan” menggurui. Padahal yg kita butuhkan adalah mendapatkan informasi dan ilmu tanpa merasa direndahkan. Maaf jika masukan ini pun dianggap kurang sopan. Itung2 sebagai refleksi akhir tahun….

      • @jangan sok pintar #(banned 2 weeks) says:
        December 29, 2013 at 9:56 pm (Edit)

      • Beda pendapat itu perlu. Beda pendapat sampai mati juga tak apa, biar ada dialektika. Tapi kalau berbicara kasar, itu perkara yang sudah melanggar garis merah

  16. emangnya mau perang sama malaysia…… malaysia itu akan pikir 1750 kali untuk perang fisik dengan indonesia…..

  17. Jembatan Kukar model gantung itu kanh…
    Di Amrik ada juga yg lebih panjang dan besar yg rubuh karena angin..! Ada sebab maintenance yg kurang teliti.. Satu baut bisa jadi penyebab.

  18. Pertama sekali harus jelas, untuk apa MBT TNI diadakan (walaupun memang tidak pernah ditegaskan oleh petinggi TNI), anggap saja untuk mengimbangi keberadaan MBT tetangga di seberang perbatasan.
    Jika itu tujuannya, kondisi infrastruktur di luar Jawa tidak bisa dijadikan alasan. Jika tujuan ingin mendapatkan air, gali sumur sedalam 20m, tidak bisa diganti dengan menggali 5 lubang @ 4m.
    Mengimbangi keberadaan MBT jiran tidak bisa dengan menggelar MBT di Jkt-Sby, buat proyek ‘Mengantar Leo ke garis depan’. Mengangkut beban berbobot 60 ton di medan datar masalah kecil, di Freeport haul truck dengan payload 250 ton diangkut mendaki gunung melalui jalan khusus ke area kerja didekat puncak salju abadi (open pit Grasberg).

    Kalau daya angkat crane di pelabuhan kurang, sewa mobile crane kapasitas 80T dari equipment rental, tentunya setelah LST khusus Leo telah selesai.
    Kalau jumlah tank transporter TNI kurang, sewa trailer dari rental.
    Jika kapasitas jembatan2 yang akan dilalui masih kurang, siapkan jembatan2 alternatif; jembatan pontoon TNI khusus untuk sungai lebar, unit tank modular bridge (inipun diangkut transporter) dan unit jembatan ringan rakitan yang bisa dipasang di atas jembatan yang ada (lightweight, rapidly deployable, highly transportable temporary gap-crossing modular bridge system developed by U.S. Army’s Tank Automotive Research, Development and Engineering Center / TARDEC),
    http://www.ata-e.com/uploads/Bridge%20Overview.JPG

    Semua jenis jembatan ini diangkut truk/trailer rombongan pengantar, setelah seluruh tank transporter melintasi jembatan rakitan, jembatan tsb dibongkar dan diangkut, dirakit lagi di atas jembatan berikut, demikian seterusnya.
    Salah satu lokasi yang cocok untuk detasemen Leo di Kalbar misalnya di tepi jalan provinsi Sajingan-Sambas di Kab Sambas, di sekitar Markas Ki 4 Pelopor Brimob, Checkpoint Aruk, Kantor Imigrasi Aruk, dekat dengan perbatasan, medan datar, jalan cukup lebar, ada apa2 bisa langsung ‘menerobos’. Jalan ini tersambung dengan jaringan jalan jiran, dapat dilihat di Google Earth.
    Idealnya markas Leo ini dilindungi Skyshield, percuma setengah mati dibawa ke garis depan (prepositioned) lalu dihancurkan serangan pre-emptive.

  19. Ada bahan balik lagi bung, siap2 saja untuk musibah nasional.

  20. Ada dua hal yang harus dibedakan jelas:

    Ketika sebuah kendaraan melintasi jembatan, tidak penting berapa luas ‘tapak kaki/footprint’nya (= jumlah ban / rantai) yang harus dilihat hanya berapa ton berat kendaraan dan berapa ton kapasitas jembatan -> masalah berat kendaraan.

    Tapi ketika berada di tanah becek / jalan, menjadi penting kemampuan kendaraan tsb untuk ‘meringankan tubuh’ dengan cara memperluas tapak kaki semaksimal mungkin, sehingga ground pressure Leo bisa lebih kecil dari sepeda gunung -> masalah ground pressure kendaraan.

    (mungkin ‘polemik’ terjadi karena tidak bisa membedakan antara ‘berat’ dan ‘ground pressure’ dan pada situasi apa harus diterapkan)

    • Yuup.. 100% anda benar bung danu.

    • Betoel sekali bung danu

      yang menjadi polemik adalah Ground-Pressure,
      dari banyak komentar mengajukan hanya Teori, namun saya sendiri mengalaminya.

      Di Surabaya, didaerah Benowo, terkenal akan tanahnya yang bergerak dan labil, kalau jalan raya udah bisa karena udah padat dan di cor tebal, namun dump truk 20 ton jelas ngak bisa masuk jalan tanah di darerah persawahan

      akhirnya kami mengakalinya dengan plat baja tebal untuk mengatasi Ground-Pressure tadi 4×6 meter berderet, namun yang terjadi malah truk tetap ambles bersama plat tadi.

      kita boleh berteori tentang GROUND-PRESSURE, namun yang paling penting adalah GEOGRAFIS daerah yang akan dipijak.

      Didaerah lain bisa (Eropa), belum tentu di sini bisa (INDONESIA)

    • bung Melektech, apa yang anda lakukan secara prinsip sudah benar (seperti membuat jembatan pontoon), kalau antar plat dilas (=memperkecil lagi ground pressure, mis. jika 3 plat tersambung, gr. prs. menjadi 1/3-nya) apalagi jika dikedua sisi dibuat kaku dengan penambahan gelagar baja dan dilas juga, anda sudah memiliki jembatan pontoon improvisasi.

      Bahwa plat bisa di letakkan di atas permukaan sawah (dan tidak tenggelam) membuktikan bahwa daya dukung lumpur sawah lebih besar dari sungai, kuncinya membuat keseluruhan komponen/segmen menjadi kesatuan yang rigid..
      http://img163.imageshack.us/img163/161/l4qz.jpg

      TNI sudah lebih 1/2 abad mengoperasikan AMX-13, harusnya sudah kenal medan yang cocok untuk pengoperasiannya, Leo hanya sekitar 12% lebih berat…

      • Masak cuma 12% apa ngak salah bung Danu.

        Data saya
        AMX-13 itu tak lebih dari 14.5 ton (Full Combat) kategori Light-Tank

        Leopard-2 minimal 57 ton (Kosong) kategori MBT

        Berarti hampir 4x kalinya atau 400%

        Just koreksi aja khok.

        Memang harus ringgit, namun saya kira contoh itu sudah lebih dari cukup untuk penggambaran

      • Sorry, maksudnya ground pressure Leo hanya 12,16% lebih besar
        (0.83 kg/cm2 vs 0.74 kg/cm2), artinya Leo 4x lebih berat, tapi tapak tracknya juga hampir 4x lebih luas, sehingga ground pressure keduanya hampir sama.

        https://www.militaryperiscope.com/mdb-smpl/weapons/gcv/tanks/w0001000.shtml

        inetres.com/gp/military/cv/tank/AMX-13.html

        • Nah itulah bung Danu, saya dulu berfikiran sama dengan anda, apabila berpatokan dengan ground pressure (0.83 kg/cm2 vs 0.74 kg/cm2),

          Namun setelah saya fikir dalam-dalam, ada yang perlu dikalkulasi ulang, diantaranya DIMENSI x cm2, namun yang paling bahaya diantaranya Kultur Tanah Indonesia yang Gambut dan Gembur, seperti saya contohkan diatas tadi, belum lagi Konstruksi Infrastruktur di Indonesia yang penuh dengan “Tipu Muslihat”

          • Ya kalaupun ambles kan ada kendaraan tank recovery vehicle yang ikut dibeli bersama paket pembelian Leopard 2, jadi nggak usah terlalu kuatir lah ttg resiko ambles bung Melektech. Kayak kendaraan offroad kl ambles ya tinggal di-winch. Lagipula sebelum terjadi perang, TNI pasti udah memetakan daerah2 mana aja yang bs dilewati MBT dan mana yang tidak bs, jadi rute pergelarannya udah direncanakan dari awal kok.

            Ada logika sederhana satu lagi: kalau memang ada suatu wilayah yang tanahnya gambut atau mudah ambles, kita nggak perlu kuatir toh musuh bakal nyerang wilayah tsb pake MBT dan kita jg tdk perlu menyiagakan Leopard 2 kita di sekitar wilayah itu. Kenapa? Karena logikanya kalau MBT kita nggak bisa lewat, pasti MBT musuh juga nggak bs lewat kan?

            Kekuatiran anda valid kok, tapi semua resiko asal diantisipasi dengan baik pasti ada solusinya. Tul tidak?

          • Dalam TOE brigade lapis baja AS ratio kendaraan recovery cukup besar;
            116 MBT M-1 Abrams

            56 IFV M-2 Bradley

            22 ARV M-88

            http://www.military-today.com/engineering/m88a2_hercules_l9.jpg

            Sementara jenis tanah sudah diakomodasi oleh peta lansiran Dittopad dalam layer (istilah CAD) khusus, Layer Jenis Tanah.

          • Mungkin sebaiknya komen kita batasi mengenai strategi sesuai tema artikel ini. Masalah teknis saya haqul yuakin tni mah kecil. Justru karena ada masalah teknis bisa menjadi keunggulan tni yang sudah memetakan, biar musuh yang mau masuk pake mbt tanpa pemetaan kalang-kabut. Ada hambatan alam, patut disyukuri karena itu kelebihan kita, bukan kelemahan. Sebaliknya, di balik perbatasan di area malaysia ada jalan raya bagus, baik untuk strategi mereka, tapi juga baik untuk strategi tni yang mau infiltrasi. Jadi sekarang tinggal kita hidup berdampingan dengan alam. Dan strategi untuk kalimantan yang terbaik adalah jika ingin pre-emptive, siapkan mbt dan pendukung secara diam-diam, dekat dengan infrastruktur jalan malaysia, sebaliknya jika ingin defensive ya pasang di balik daerah-daerah sulit, berawa dan jaga area tanah keras agar tidak bisa ditembus. Biarkan mereka masuk rawa dan lahan gambut, kirim apache untuk jadi OB cleaning service tank yang terjebak bla..bla…bla..silakan ahli strategi melanjutkan he..he…

  21. untuk tank leo di kalimantan, menurut saya ada bagusnya. setidaknya pemerintah ada perhatian lebih terhadap daerah perbatasan terutama infrastruktur. di sisi yang lain pihak negara jiran juga akan berpikir ulang untuk macam2. karena leo 2 akan menjadi kekuatan pendobrak yang menakutkan bagi mereka. dengan bahasa yang lain adalah “Indonesia siap untuk mendaratkan Leo 2 di negara anda”.

    • Awalnya kan Kodam Mulawarman yang minta MBT untuk mengimbangi PT 91 Malaysia. Saat itu KSAD Pramono Wibowo merespon dengan membeli MBT Leo agar tank diperbatasan apple to apple dengan punya tetangga.

      Kini garasi Leo sudah dibangun di daerah medan merdeka jakarta dan juga di pasuruan jatim. Berarti untuk Div 1 dan 2 Kostrad.

      Sekarang ya wajarlah Kodam Mulawarman menuntut MBT Leo. Mungkinkah penggelaran MBT Leo akan komposit dicampur dengan scorpion dan stormer, agar bisa lebih disebar. Komposisinya berapa banding berapa ya ?

      • Menurut saya sih biar Leo Revolution dgn spek perang kota yang disimpan di Jawa, sedang Leo 2A4 dan sebagian besar Marder disebar pulau2 utama terutama yang memiliki perbatasan darat dengan negara asing. Lagipula menurut saya Jawa lebih butuh payung udara sebagai prioritas, MBT adalah improvisasi TNI menyikapi situasi dan kondisi

        Kekuatan di perbatasan bagusnya tidak hanya punya kemampuan mencegah tapi juga mampu masuk ke daerah musuh jika dibutuhkan. Urusan perbatasan di Kalimantan tidak hanya urusan antara Indonesia dan Malaysia, namun dalam skala diperluas dan diperjauh ada urusan dengan Pilipina dan terutama semakin kuatnya pengaruh China.

        • Untuk yang speck perang kota saya kira Leo yang type 2A 7.
          kelemahan leo2 a7 terlalu full electronic dan sensor…makanya sensitif terhadap guncangan extreme dan debu….cocok cuma buat lahan datar dan kota…
          Sedangkan bila leo indo mau dibuat tempur di lahan rawa dan liar gak cocok pakai 2a7

          Leo 2 revolution itu dibangun oleh Rheinmetall jerman pada tahun 2010. pada tahun yg sama pula KMW jerman membangun leo 2a7. teknologi dan body armour leo 2 revo dengan leo 2a7 adalah sama2 teknologi jerman TERKINI, yang membedakan hanya pabrikan pembuatnya saja.

          Leopard 2 revolution yg dibeli oleh indonesia itu lebih unggul dibandingkan dengan leo 2a4 dan leo 2a6..
          maaf newbie

          • hahaha..
            sesepuh ngaku newbie

            (sindiran telak bagi newbie beneran yang ngaku pinter)

          • memang newbie dibandingkan para sesepuh disini

            Saya baru masuk disini belajarnya malah sama mr melekteck

            Tanya aja ama beliaunya

          • Terbalik bung satrio,

            karena saya belum berani bantu nulis di Warjag ini…..

            Sedang anda berani,….he…he…. πŸ™‚

          • coba semua sesepuh bilang gini di dunia nyata. damai Indomesia.

          • Wah.. kalo bung @Satrio newbie berarti semacam saya ini pentil dong πŸ˜€

            Leopard Evolution dan kemudian Leopard Revolution memang basisnya Leo 2A4, sedang Leo 2A7 adalah type setelah 2A4. Hanya saja pengembangan Leopard Revolution dilakukan pada tahun 2011 sedang Leo 2A7+ merupakan pengembangan tahun 2010. Artinya dalam hal pengembangan teknologi dan pilosohynya tidak begitu berbeda, menurut saya sama2 punya kemampuan perang kota karena dikembangkan hampir bersamaan dan berdasarkan pengalaman perang Iraq dan Afganistan yang membuktikan bahwa MBT masih relevant dalam perang modern yang banyak dilakukan di perkotaan.

            Tempat yang cukup komplit untuk informasi mengenai tank dan spesifikasinya bisa dilihat disini

      • usulan komposisi 1:4:1 1 leo+4scorpi+1stormer. pergelaran 1unit scorpi di depan sebagai unit intai disusul stormer untuk menemukan benteng pendem atgm infantry+ baru meluncur leo diapit kanan kiri dan belakang oleh scorpi. dilindungi payung udara 2 unit apache+2 unit mi-35+8 unit fennec. harapannya stormer dilengkapi dengan starstreak/mistral. dan tempatkanlah masing2 komposisi di kaltim dan kalbar. selain buat menciutkan jiran usil juga sebagai antisipasi hotspot di lcs

        • Ini jelas skenario vs Malaysia he he he.., Sip

        • ide bung satrio memang top, hanya saja saya ngeri kalau terlalu ke depan si apache kena manpads yang sembunyi di pepohonan. alasan saya sederhana saja , harga 1 unit apache bisa dapat puluhan light tank maupun leo 2. jadinya ya disayang2 sekali. saya sendiri lebih suka mi-35 diperbanyak sebagai bantuan tempur mbt karena saking berisiknya mungkin buat menggemuruhkan spirit pasukan kita sekalian sebagai terror psikologis buat pasukan lawan. kecuali untuk aksi penyergapan baru menggunakan apache yang lebih senyap. maaf pak dosen murid sedikit berbeda dengan bapak.

          • Klaim pabriknya: AH-64 E Guardian mampu terbang tinggi dan menembak dari jarak jauh, sehingga sulit untuk ditembak oleh rudal jarak pendek (SAM) yang dibawa infanteri atau kendaraan lapis baja lawan.

          • Nggak papa perbedaan itu indah
            Sebagai striker yang menusuk pertahanan lawan kita pasti melakukan yang terbaik
            Apache adalah hello terbaik dalam peperangan kavaleri modern karena mempunyai radar longbow yang bisa mendeteksi dalam radius puluhan klometer,sedangkan manpad jarak jangkaunya 5-7 km saja.

            Kalau perang memperhitungkan ekonomisnya karena heli MI 35 lebih murah jadi disuruh maju kedepan dulu sangatlah tidak tepat,karena sama sama ada faktor manusianya disitu.

            Apache adalah heli serang kelas berat,
            MI 35 adalah heli serbu (bisa membawa pasukan tuk mobud dan melakukan bantuan tembakan dari udara) jadi beda jenis mas..

            Kalau MI 35 maju kedepan duluan tanpa punya radar yang memadai dan membawa pasukan raider,,maka bisa dibayangkan kerugian kita bila tertembak jatuh,,
            Kita memang belum punya heli serang kelas berat ,selama ini hanya punya jenis Bolcow saja yang sudah tua maka dari itu kita membeli Fennec heli serang ringan yang bisa mendampingi apache termasuk untuk mengatasi infantri yang membawa rudal manpad yang bersembunyi didahan pohon atau daratan tersembunyi

            Tapi itu hanya pendapat saya yang awam saja.rawan akan kesalahan

          • Maaf bung Satrio, tapi Mi-35 atau Hind itu masuk kategori attack helcopter (heli serang) dan bukan assault helicopter (heli serbu). Silahkan google kembali kl kurang yakin. Meskipun Hind bs bawa pasukan, tapi cuma 3 orang. Dgn 5 atau 8 Hind yg kita miliki (infonya simpang siur), berarti maksimum cuma bs bawa 15-24 pasukan. Apakah itu cukup signifikan utk menjalankan peran mobud? Dan kl Hind dianggap sbg heli serbu dgn fungsi mobud, lantas apa fungsi Mi-17 dan Bell 412 yg sdh dipasangi door gun yg kita miliki?

            Betul, radar Longbow punya jangkauan yg jauh, tapi bukankah rudal Hellfire yg dibawa Apache cm punya jangkauan maksimum 8 km? Beda tipis kan dgn jangkauan manpads yg katanya 5-7 km. Dan bisakah radar longbow mendeteksi operator manpads yg notabene pasukan infanteri? Setau sy radar Longbow tdk efektif mengidentifikasi individu manusia deh. Apakah ada radar yg bs mendeteksi semua manusia yg bersembunyi dlm radius tertentu? Berarti sinyal radarnya hrs bs memantul dari kulit manusia. CMIIW.

            Lagipula soal radar ini bs diatasi dgn datalink kok. Kl di Hind kita bs dipasang datalink yg kompatibel dgn sistem yg digunakan pd Apache, bs saja radar longbow Apache yg mendeteksi musuh, lalu koordinat musuh di relay via datalink ke Hind kemudian Hind-lah yg maju menyerang musuh. Dgn catatan Hind-nya nggak bawa pasukan, tentunya πŸ™‚

            Lastly, kl anda masih berkeras bilang Hind itu heli serbu sedangkan Fennec dan Bolcow dianggap heli serang berarti ada perbedaan persepsi besar di antara kita.

            Hint: Apache dan Hind sama2 heavily armored dan resisten terhadap small arms sampe kaliber 12.7 mm (Hind) dan 23 mm (Apache). Fennec, Bolcow, Mi-17, dan Bell 412 tidak demikian.

  22. analisa yang bagus bung, jadi leopard ga merusak jalan tapi klo jembatan harus menopang seluruh beban leopard ?

    • Soal kekuatan jembatan, pihak TNI sempat menyatakan, biarlah PU dan pemerintah yang menyesuaikan. Bukan TNI yang menyesuaikan alutsista mereka dengan kekuatan jembatan. TNI mau, ya jembatannya diperbaiki, agar MBT bisa lewat. Pemikiran dari TNI clear…

      • Betoel sekali,………………….
        Biasanya PU bekerja kalau sudah kejadian…………….

        Tak ada kata terlambat, meski nanti si Leo udah pensiun,
        Baru jalan and jembatan mampu menahan beban nya

  23. Namun bener kata bung Danu, Ada yang pakai ini :

    Namun Akibatnya bergelaran MBT jadi SANGAT MAHAL, dan LAMA

    • Proyek ‘Mengantar Leo ke garis depan’ adalah proyek 1-way ticket, Leo akan akan menghabiskan sisa umurnya di perbatasan πŸ™
      Rombongan pengantar pulang (tank transporter), jembatan rakitan dibongkar, Leo terisolasi di pedalaman.
      Menurut bung Alugoro, menjalankan misi “kekuatan pendobrak yang menakutkan bagi mereka, dengan bahasa yang lain: Indonesia siap untuk mendaratkan Leo 2 di negara anda” -.

      Selanjutnya segala kebutuhan Leo di antar truk logistik ke front (terutama suku cadang)
      kegiatan perawatan rutinpun di garis depan.

      Dalam latgab TNI rasanya belum pernah Zeni membuat jembatan pontoon seperti ini, yang besar kemungkinan akan jadi bagian tak terpisahkan dari perang di bumi Kalimantan, jadi mengantar Leo hitung2 latihan…

    • pict no 2 dan 5 banyak di kalimantan

      pagelaran leo di kalimantan mahal, tapi asal hati senang duit tak masalah, sama dengan hobi biar mahal asal hati puas

    • Foto2 yang menarik, tapi untuk setiap foto tsb ada kenyataan yang tidak ditampilkan;

      Ini sesuai dengan data ground pressure:
      (en.wikipedia.org/wiki/Ground_pressure)

      Human male (1.8 meter tall, medium build): 55 kPa (8 psi)
      M1 Abrams tank: 103 kPa (15 psi)

      Orang yang terbenam tersebut memiliki ground pressure kl. 55 kPa/8 psi, tapi begitu melangkah dan seluruh berat badan bertumpu pada satu kaki, ground pressurenya mendadak lipat dua, 110 kPa dan lebih besar dari M1 Abrams yang 103 kPa.

      Kalau melihat foto tsb toh tidak mungkin kesimpulannya infanteri tidak cocok untuk alam Indonesia (saya pernah mengalami kejadian serupa pada ketinggian 2,500m dpl di Papua).

  24. Banyak Faktor yg mengakibatkan jalan atau jembatan rusak:

    1. harus diakui infrastruktur jalan dan jembatan di Indonesia masih banyak yang kurang memadai, karena memang banyak pengerjaan proyek jalan dan jembatan yang perencanaan dan pengawasannya lemah dan ditambah lagi pemeliharan terhadap jalan dan jembatan juga lemah. Penyebab2 itu tidak melulu krn unsur potongan proyek (korupsi) tapi karena banyak sekali pengerjaan proyek kurang prefesional atau bahan2 yg kualitasnya rendah dan tenaga kerja proyek di Indonesia banyak yg tidak terampil, walau banyak juga perusahaan konstruksi yg diakui kemampuannya dalam mengerjakan proyek jalan dan jembatan dengan kualitas bagus.

    2. Kerusakan jalan di Indonesia bisa terjadi karena kualitas jalan yang di bawah standar atau beban jalan yang melebihi beban maksimum yang didesain. Dalam hal ini, Jalan didefinisikan sebagai lapisan permukaan yang bersentuhan langsung dengan ban kendaraan. Kerusakan jalan yang terjadi adalah kerusakan menimpa lapisan ini.
    kerusakan jalan akibat beban yang melebihi kapasitas jalan tersebut. Artinya, Jika jalan hanya dirancang untuk menahan Muatan Sumbu Terberat seberat 8 ton, jalan akan rusak ketika ada kendaraan dengan MST di atas 8 ton.
    Hal tersebut sesuai dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas Dan Angkutan Jalan pasal 125 yang berisi :

    β€œPengemudi Kendaraan Bermotor angkutan barang wajib menggunakan jaringan jalan sesuai dengan kelas jalan yang ditentukan.” Kelas jalan itu terbagi misal kelas I, Kelas II, Kelas IIIa, Kelas IIIb, Kelas IIIc. (lebih detail bisa dilihat pada dinas bina marga di masing2 kabupaten/provinsi). Tapi walau ada aturan tertulis di kelas jalan tsb, orang Indonesia banyak yg melanggar. Katanya aturan dibuat buat dilanggar ha ha ha ……. Kalau kena tilang ya damai saja ha ha ha. Padahal apabila kendaraan yg melanggar aturan kelas jalan itu jelas2 berpengaruh/merusak jalan tsb. Demikian juga jembatan.

    3. Problem kerusakan jalan dalam bidang Lalu-lintas dapat juga disebabkan oleh Beban lalu-lintas rencana yang terlampaui lebih awal. Hal tersebut dapat disebabkan oleh perhitungan Lalulintas Rencana yang kurang tepat.
    Tapi untuk pengadaan khusus MBT leopard, disini saya melihat :
    Indonesia memang sebaiknya memiliki Alutsista terbaik di kelasnya baik di Angkatan Darat, Laut maupun Udara yang menyesuaikan dengan milik negara tetangga. Paling tidak mampu mengimbangi atau setingkat teknologinya dengan alutsista negara tetangga, agar tidak dianggap sebagai negara yg direndahkan krn cuma mempunyai alutsista ecek2. Saat itulah akan terjadi balance of power kekuatan pasukan lapis baja di kawasan Asia Tenggara. Diinilah arti penting serta peran Leopard tidak hanya bagi TNI AD, tetapi bagi TNI dan negara Indonesia.

    Malaysia memiliki 48 buah MBT (PT91M) buatan Polandia dengan meriam kaliber 125 mm. Australia memiliki 59 M1A1SAs (MBT Abrams) yang dibeli dari Amerika Serikat pada tahun 2006, untuk menggantikan AS1 Leopard pada tahun 2007. Singapore memiliki 66 MBT Leopard 2A4 sejak tahun 2008.

    Nah soal beban leopard terhadap infrastruktur di Indonesia, jawaban yg sederhana:
    TNI beli dulu alutsista yg terbaik di kelasnya, klo kondisi damai setiap tahun semua jalur yg digunakan latihan MBT leopard diperbaiki dan disiapkan. Klo kondisi perang, TNI dan rakyat Indonesia sudah tidak memikirkan jalan itu rusak kenal manuver leopard atau hancur kena bom musuh, yg penting NKRI tetap utuh dengan sedikit korban manusia.
    MBT leopard bisa mengangkat moral prajurit TNI kita, apalagi ada payung udara apache, blawkhawk, fennec, mi-35, belum lagi atgm javelin, nlaw, caesar, atross dst.

    Skrg lebih baik tenaga dan pikiran tidak usah terkuras membahas soal leopard, kenyataan barang sudah dibeli dan Insyaallah barang th 2014 akan lengkap datang semua. Sambil nunggu medium tank made in Indonesia.

    (Maaf terlalu panjang ya komentarnya…, saya GUE mohon diri, Selamat Tahun baru 2014 bagi keluarga besar warjag, semoga kita semua terus berkarya untuk bangsa dan negara Indonesia yg tercinta, amin yra)

  25. VIDEO YANG SANGAT MENARIK dari TANK RUSIA :

    http://www.youtube.com/watch?v=wr6v8BC-2sw

    Kita boleh Ber-teori, Namun Tetap Alam Yang Menentukan

    • Kita boleh Ber-teori, Namun Tetap Alam Yang Menentukan.

      Pernyataan yang tepat tapi masih kurang sedikit. Manusia berteori dalam 2 bidang besar, IPS-seni dan IPA-matematika, dalam bidang seni orang bebas berteori tanpa perlu dibuktikan, sehingga muncul lukisan2 abstrak yang maknanya mungkin hanya sang pelukis tahu plus segelintir orang lain yang pura2 tahu. Dalam bidang IPA-matematika/eksakta orang tidak bisa sembarangan berteori, siklusnya: Kita mengamati gejala alam – Kita berteori – Kita melakukan sejumlah percobaan untuk mengecek apakah teori sudah benar/cocok dengan gejala alam untuk berbagai kondisi (=Namun Tetap Alam Yang Menentukan). Nama IPA berasal dari siklus ini. Dan teori ground pressure termasuk golongan terakhir.
      Matematika juga cocok dengan gejala alam, yang paling spektakuler mungkin deret Fibonacci.

  26. Tp krunya masih bisa ketawa2 karena mereka tau ada armored recovery vehicle yg siap menarik kembali tank ke posisi yang benar.

    Takut ambles? Maka belilah/gunakanlah armored recovery vehicle. Jangan sampai ambles jadi alasan utk tidak beli MBT krn efeknya kemampuan dan kapasitas kavaleri kita jadi cuma segitu2 aja, nggak bs menggunakan senjata kavaleri yang paling mantap.

    Takut hujan? Ya belilah payung. Jangan sampai cuma karena hujan membuat kita nggak bisa pergi ke mana-mana.

  27. TANK ABRAMS

    http://www.youtube.com/watch?v=p05mf6rk18A

    Dalam situasi perang, Tank akan ditinggalkan begitu saja oleh kru…..atau pasukan
    Hal itu dikarenakan Resiko Ambush / Penyergapan

    Ngak usah pakai Javelin atau ATGM lainnya, cukup bombardir pakai RPG atau Bazooka kuno lainnya

    VIDEO DIATAS TERJADI DI RUSIA DAN EROPA / USA YANG STRUKTUR TANAHNYA PADAT
    KALAU DI INDONESIA, APALAGI KALIMANTAN………..CK…CK…CK

    Alaaaaaah udah bosan saya, Sebelumya mohon maaf apabila ada tulisan saya yang menyinggung atau menyengat, saya permisi dulu…………………

    • Lha, makanya itu recovery vehicle-nya juga armored, biasanya make sasis yg sama dgn MBT itu sendiri.

      Anyway, kalau sampe rombongan MBT masuk ke wilayah yg tanahnya rawan ambles berarti ada yg salah dalam perencanaan rute tempur. Spt yg sdh pernah sy blg, “sebelum terjadi perang TNI pasti sudah memetakan daerah2 mana aja yang bs dilewati MBT dan mana yang tidak bs, jadi rute pergelarannya udah direncanakan dari awal.”

      Argumen penutup dari saya, kalau memang infanteri musuh yg berada di daerah pertempuran bawa RPG atau bazooka kuno, solusi alternatif yang bung Melektech tawarkan berupa penggunaan tank ringan juga tidak akan efektif. Karena tank ringan sekelas AMX-13 atau Scorpion itu armornya sangat tipis dan pasti jebol kl ditembak pake RPG atau bazooka kuno sekalipun.

      • β€œsebelum terjadi perang TNI pasti sudah memetakan daerah2 mana aja yang bs dilewati MBT dan mana yang tidak bs, jadi rute pergelarannya udah direncanakan dari awal.”

        If I always appear prepared, it is because before entering on an undertaking, I have meditated for long and foreseen what may occur. β€” Napoleon Bonaparte.

        (dikutip dari Field Manual 34-130, Intelligence Preparation of Battlefield).

  28. Harusnya bikin tank yang bisa terbang….

  29. @Bung roger
    yaa kita ada perbedaan pandangan tentang heli serang dan heli serbu
    dimiliter ada 3 kategori heli yaitu heli serang,heli serbu dan heli utulity logistik.

    Pengertian heli serbu disini bisa dianalogikan multirole utility helicopter. Karena selain memiliki kemampuan untuk menyerang β€œTERBATAS” juga memiliki daya angkut untuk mengangkut pasukan ataupun logistik, tetapi dari sisi maneuverability masih kurang β€œLUWES” dibanding heli serang.
    Heli serbu juga bisa dikatakan sebagai heli angkut logistik yang DIPERSENJATAI, di Indonesia banyak jenis heli serbu seperti NAS-330/332 Puma/Super Puma, NBO-105, NBell 412, dsb yang hakekatnya adalah heli logistik yang dipersenjatai.
    Sedangkan ada NBO-150 yang telah diSULAP menjadi heli serang ringan bagi TNI-AD dan ASW (Anti Submarine Warfare) ringan bagi TNI-AL.(sesuai kemampuan kita saat itu)

    Heli serang (murni) biasanya sudah diinstal beragam mission equipment dan persenjataan baik itu air to ground maupun air to air serta hanya menampung pilot dan penembak TANPA kemampuan angkut logistik.
    Heli serang menitikberatkan pada aspek persenjataan yang dibawa serta maneuverability yang tinggi. Sehingga usernya di dunia hanya sedikit dibanding heli serbu karena selain harganya yang mahal juga tingkat penggunaannya apalagi di negara berkembang dan negara ketiga kurang.
    Kalau kita punya heli serang murni maka strateginya dirubah menjadikan Apache yang jalan didepan bisa mempertahankan diri dari ancaman serangan udara lawan (terbatas) dengan rudal air to air yang disandangnya macam sidewinder. atau stinger yang tidak ada di MI 35,
    Maka dari itu diblok rusia masih ada heli serang murni di keluarga mi ada MI 28 dan di keluarga kamov ada Kamov KA50/52

    MI 35 dipakai sebagai mobud? yaa untuk mendeploya pasukan khusus macam Ton taipur kostrad ataupun pasukan pemukul kodam Raider disortie ke 2 untuk peran menyusup,menyabot,sandiyudha dan menyiapkan area (semacam dalpur dipaskhas) untuk pendaratan pasukan mobud yang lebih besar yang diangkut oleh heli UTULITY MI 17 dan bel 412 EP,dan chinock (bila sudah datang) disortie sortie berikutnya

    Helikopter Apache AH-64 E Guardian mampu mendeteksi panas tubuh manusia yang berada di balik pepohonan dan mampu melakukan penghancuran dari jarak jauh baik untuk lapis baja maupun infanteri. daya endus dan visual dari Apache sangat kuat. Kru AH-64E Apache Guardian bisa membedakan, apakah mahluk hidup yang mengendap di hutan, manusia atau binatang.
    (bisa dilihat diartikel bung diego Apache ah 64e Guardian genapi target mef I)
    Dan ini yang membuat kenapa apache harus didepan (kalau kita sudah punya )selain juga bisa membagi data link yang didapatkan dari avionik canggihnya ke pendukungnya baik itu leo maupun Mi 35 juga armed kita,
    Kalau selama ini belum punya Apache karena mahal (seperti negara ketiga lainnya) maka yang didepan yaa MI 35.sebelumnya malah memakai bolcow.
    Maka dari itu diatas saya sebutkan pembagian sortie 1 dan sortie 2 dan sortie 3 tentunya setiap sortie akan diisi oleh helo yang sesuai dengan fungsinya,

    Begitu pendapat saya mas roger dan mas aluguro ,Maaf warjager kalau pendapat saya terlihat ngawur

  30. Masalah leopard sebenarnya masalah fasilitas dan infrastrutur aja ..benar jika ada leopard aja di perbatasan kalbar tentu daerah kalbar hrs menyiapakan infrastruktur dulu soal nya jln2 di kalbar rata2 dibwh standar .. Jln utama menuju ke perbatasan aja max 8-12 ton blm lagi ditambah jln yg rusak, hrs bangun dulu fasilitas dikalbar kan penduduk jg bisa merasakan fasilitas tadi jd sm2 untung

 Leave a Reply