Tank Leopard Mejeng di Monas

81
62
Turis Asing pun menyukai Tank Leopard (Haritsah Almudatsir/Jawa Pos)
Turis Asing pun menyukai Tank Leopard (Haritsah Almudatsir/Jawa Pos)

Jakarta – Independent Day Run 2014 digelar di area Monumen Nasional (Monas) besok (31/8/2014). Kegiatan untuk memperingati Hari Kemerdekaan RI itu juga diramaikan pesta rakyat dan pameran alutsista (alat utama sistem senjata). Dua Tank Leopard buatan Jerman dan Panser Anoa bikinan PT Pindad ikut dihadirkan.

Dua Tank Leopard dipajang di Silang Barat Monas Jumat (29/8). Sedangkan delapan Panser Anoa diparkir di pintu masuk Gedung Indosat. Alutsista milik pasukan pengamanan presiden (Paspamres) tersebut menjadi primadona acara. Tidak sedikit pengunjung yang memanfaatkan peralatan perang itu untuk berfoto selfie.

Panitia penyelenggara Independent Day Muhammad Aries menjelaskan, Tank Leopard dan Panser Anoa sengaja dipajang untuk menarik kedatangan warga dalam acara tersebut. Puncak acara bakal diramaikan pesta rakyat. “Sengaja dipajang lebih awal supaya Sabtu (hari ini, Red) pengunjung bisa menikmati dulu,” ujar dia.

Menurut Aries, Independent Day Run sengaja dihelat untuk memeriahkan peringatan kemerdekaan RI. Acara yang dimulai pukul 06.00 itu diawali dengan lomba lari sejauh 8 kilometer dan 17 kilometer.

Presiden SBY dijadwalkan hadir dan membuka lomba lari tersebut. SBY juga diagendakan ikut memainkan salah satu alat marching band lokananta milik akademi militer. “Ada juga kegiatan lomba balap karung, bakiak, panjat pinang, dan makan kerupuk. Semuanya terbuka untuk umum,” tuturnya.

Sebagai penutup kegiatan, panitia akan mempersembahkan kegiatan jupiter aerobatik tim. Kegiatan itu diisi dengan atraksi pesawat jet milik TNI-AU yang melakukan manuver di atas langit Monas. (jawapos.com)

81 KOMENTAR

  1. saya kira,dalam hal pertempuran antara teori,spesipijasi senjata,kwalitas serta kecanggihan nya ga jai penentu peperangan.
    lihat ajah isroil yang kekuatan militernya paling yahut seantero timur tengah… ngos ngosan minta damai Sama gencatan senjata lawan hamas yang notaben nya diembargo semua aspek.
    jadi ntu leo berguna apa engga tergantung user nya..
    merkava ajah lawan rpg reyot,bukan berarti rpg nya kelas wahid tapi user merkava nya ga becus .
    IMHO

    • MBT juga tidak selamanya untuk menyerang, TNI lebih suka menyerang cepat, dadakan dan bumi hangus, klo pakai MBT jelas tidak masuk, kemungkinan strateginya MBT untuk pertahanan titik, misal perbatasan, lokasi arhanud, markas, kota besar, objek vital, untuk mendampingi SMB.