Tank Medium Kaplan Hadir di IDEF 2017

95
21

(defence.pk/Zarvan)

Tank medium-weight Kaplan MT, yang dikembangkan oleh FNSS dalam kemitraan dengan PT Pindad Indonesia, sedang dipersiapkan untuk tampil pada ajang 13th International Defense Industry Fair (IDEF 2017), dengan prototipe siap untuk pengujian.

Di bagian belakang tangki merupakan power pack yang menyediakan rasio daya / berat “20 hp / ton”. Transfer daya mesin ini ke sistem berjalan, yang memiliki enam roda, sistem suspensi anti-shock dibangun di atas twisting and twisting spindles dengan palet ganda disematkan.

Tank ini dipersenjatai dengan CMI Cockerill 3105 tower dengan terintegrasi tekanan tinggi 105 mm Cockerill ball dan sebuah advanced automatic filler. Berkat menara ini, Kaplan MT mencapai daya penghancuran yang tinggi meskipun berat badan rendah.


Pada Kaplan MT, ada juga sistem manajemen medan perang dan sistem peringatan laser yang menyediakan kesadaran taktis bagi komandan kendaraan.

Di kelasnya, Kaplan MT, yang memiliki tingkat tertinggi mine dan perlindungan balistik, memungkinkan pengguna untuk dengan cepat dan mudah merespon musuh dalam waktu yang singkat dengan kekuatan tembakan yang cukup.

General Manager FNSS Nail Kurt mengatakan bahwa Kaplan MT merupakan kendaraan yang spesial.

“Dalam perjalanan proyek, ketika kita menunjukkan kinerja kendaraan, efektivitas desain ini akan terungkap lebih jelas. Selain kendaraan ini, kami menjalankan proyek AV8 dengan mitra bisnis kami DEFTECH di malaysia. Di Arab Saudi , itu adalah perusahaan patungan, FNSS ME, Kami menjalankan sebuah pabrik milik.”

Sumber: dunya.com

95 KOMENTAR

    • .meriamnya lumayan bsrdaya gempurnya.cuman model pucuk meriamnya perlu dimodif atau dibuatin tutup variasi yg kelihatan manis atau kelihatan lbh garang dan sangar..gak seperti yg sekarang..ayo org kita itu kreatif ayo buat tutup moncongnya mumpung blm launching..siip..kasih nama tanknya : buldog..sergapan dan gigitannya kuat dan melumpuhkan lawan tanpa ampun

  1. Beberapa Harga Tank Di Dunia…

    ——————

    M1A2:13-18Jt USD (tergantung Varian).
    T-14 Armata:3,7-6,5Jt USD.
    T-90:3-4,5Jt USD (Tergantung Varian).
    T-72:800Rb-1,4Jt USD (Tergantung Varian).
    Lecrec:17Jt USD.
    Leopard-2A7+:19Jt USD (Versi Ekspor).
    Leopard-2E:12Jt USD.
    Leopard-2A6:16-18Jt USD.
    Leopard-2Hel:14Jt USD.
    Challenger-2:18Jt USD.
    T-84 Oplot:4,6Jt USD.
    Ariete-2:16-18Jt USD.
    Merkava IV:16Jt USD.
    Type-99:4,5Jt USD.
    Type-90:4Jt USD.
    Type-96:3Jt USD.
    K-2 Black Panther:15-17Jt USD.
    Arjun MBT:10Jt USD.
    PT-91 Twardy:8Jt USD.
    Type-10:18Jt USD.
    Type-90:15-16Jt USD.
    Zulfiqar-3:4 Jt USD.
    Altay:13,8Jt USD.

  2. Mudah”an prototipe nya bisa hadir di HUT TNI 2017 ..
    biar rakyat indonesia bangga. Bahwa bangsa indonesia tidak kalah dengan negara” maju dalam hal memproduksi alusista militer ..
    belajar itu bisa lewat mana aja dan dari mana aja,asal ada kemauan pasti ada jalan..
    good job PT.pindad ..

  3. Hihihi…Emangnya Kenapa Bung Tempakul?. Malay Cuma Di Kasih Lisensi Perakitan AFV Sedangkan Kita Kerjasama Pembuatan Tank Dari Tahap Awal Sampe Selesai. Jadi Mana Yg Lebih Menguntungkan Malay Cuma Merakit Sedangkan Kita Membuat Dari Awal… Dan Sebenarnya Malay Lebih Dulu Kerjasama Sama Turki daripada Kita…