Sep 242017
 
Medium Tank Pindad Hull #2 , at CGK Airport Jakarta

Jakarta – Pindad bekerja sama dengan FNSS Turki telah merampungkan pembuatan satu prototype tank medium dan akan dipamerkan pada HUT ke-72 TNI 5 Oktober 2017.

Indonesian Military Fans, Rizki Adhinegara menampilkan video hull (badan) dari Tank Medium FNSS-Pindad, 23/9/2017, yang berada di Bandara Soerkarno- Hatta, Cengkareng, Banten.

Medium Tank Pindad Hull , Welcome in Indonesia

Video yang kedua tampak hull tank medium FNSS-Turki diangkukt oleh transporter, yang dirilis tanggal 23/9/2017.

Penampakan Medium Tank Pindad-FNSS Kaplan/Harimau

Adapun video ketiga yang dirilis tanggal 24/9/2017, menunjukkan tank medium FNSS-Pindad telah dilengkapi turret dan sedang melakukan manuver (pivot).

Sebelumnya pada pameran IDEF 2017 yang berlangsung di Istanbul Turki, 12/5/2017, FNSS telah memamerkan tank medium ini. Dalam IDEF 2017, pada tank Kaplan MT telah terpasang bendera Turki dan Indoensia.

Prototype tank medium KAPLAN, FNSS-Pindad (IDEF 2017)

Direktur Utama Pindad Abraham Mose saat ditemui Antara, 21/9/2017, di IBDExpo 2017 di Jakarta, mengatakan, pngembangan medium tank ini untuk memperkuat sistem pertahanan nasional dan TNI akan membutuhkan 300 unit. Dari jumlah tersebut, Pindad memproyeksikan akan merampungkan 100 unit tank medium pada tahun 2018.

Hull Tank Medium Pindad-FNSS (photo : Rizki Adhinegar)

Tank dengan bobot 32 sampai 35 ton ini menggunakan canon 105 mm, CT-CV weapon station dari CMI Defence. Tata letak tank medium ini mirip dengan standar MBT (Main Battle Tank) dengan kursi pengemudi di bagian depan tank, turret berada di tengah dengan posisi komandan dan petempak berada di bagian belakang.

Tank Medium Pindad-FNSS (photo : Rizki Adhinegar)

Tank ini memberikan perlindungan balistik dan ranjau Level 4 (STANAG 4569), mampu menahan tembakan senjata berukuran 14,5 mm AP pada 360 derajat, serpihan amunisi 155mm pada 30 meter dan ledakan ranjau 10 kg TNT di yang terpasang di tanah/lantai. Tank ini dapat dilengkapi dengan armor tambahan untuk meningkatkan perlindungan hingga ke Level 5 (STANAG 4569) untuk mengantisipasi amunisi 25mm APDS-T (Armor Piercing Discarding Sabot-Tracer).

  13 Responses to “Tank Medium Pindad Akan Meriahkan HUT ke-72 TNI”

  1.  

    mantap tinggal tambah rudal anti tank di kiri kanan

  2.  

    mantaap dengan turret CMI Cockerill 105 mm

  3.  

    Sampai tahun 2024 yg dibuthkan 19 batalyon tank dengan semua tipe(MBT,medium tank,light tank,FSV=90mm+105mm)1 batalyon 48 tank..kira2 900an tank dgn berbagai tipe..nah..kaplan ini mau nambah berapa unit?..MBT 2ndnya berapa?…xixiixixi,kurang anti udara yg bersifat mobile minimal setara GDF,PZA loara…(ini pakai 35mm oerlikon semua,jangan slah china juga punya lisensinya dr jerman juga,bagus ini laras 35mm)..pengen mantap ya setara tunguska,.sudah +rudal…yang laennya belom dikombinasikan…kecuali dari korea K30 biho,china tipe 95 SPAAG,.dikita sudah ada anti udara tp bersifat gelar baru hajar…kalo yg mobile langsung belom ada kayakna…

  4.  

    semoga aja yg berikutnya meriamnya bisa digedein lg

  5.  

    Alhmdulillah medium tank akan segera bergabung dengan kekuatan perang indonesia

  6.  

    keren..

  7.  

    Tambahi AMAP versi lokal pasti lebih garang.. tidak perlu canggih2 dngan bahan campuran. cukup balok yg terbuat dari baja ditengahnya diberi bantalan karet saya kira cukup mampu menahan hantaman ATGM atau peluru sabot.

  8.  

    Semoga aja TKDN nya bs mendekati 100%, China patut ditiru semangat kemandirian alutsistanya dmn sekarang sdh sepenuhnya diproduksi dlm negri. Coba ada BUMN khusus permesinan kan benar2 bs mandiri!

  9.  

    TNI AU jadi anak tiri pokoknya…. pesanannya susah realisasi, dikit ” tni ad… dikit” tni al…