Tank Medium Pindad Tampil di HUT TNI 2014

129
334
Prototype Tank Pindad
Prototype Tank Pindad

Jakarta – PT Pindad mengembangkan tank jenis medium dan Panser Anoa Amphibi. Setelah sebelumnya berhasil mengembangkan kendaraan tempur panser Anoa versi darat dan Komodo.

Selain itu, BUMN produsen senjata dan kendaraan tempur ini juga akan mengembangkan jenis tank medium bernama SBS. Tank ini rencananya bisa ditampilkan pada pagelaran perayaan ulang tahun TNI Oktober 2014.

“Program SBS ngembangin medium tank. 2014 bisa ditampilkan,” ucap Marketing Manager PT Pindad (Persero) Sena Maulana kepada wartawan pada acara pameran produk militer di silang Monas Jakarta, Jumat (5/10/2013).

Salah satu desain Tank Pindad
Salah satu desain Tank Pindad

Sena menjelaskan kesiapan pengembangan tank di Pindad sudah cukup lama. Selama ini Pindad telah memproduksi berbagai komponen tank. “Pindad sudah supply rantai tank, buggy dengan punya itu. Kita desain sendiri medium tank,” sebutnya.

Selain pengembangan tank sendiri, Pindad juga membantu Kementerian Pertahanan Indonesia bersama Turki mengembangkan medium tank. Namum diproyeksi produk tank asli buatan dan pengembangan Pindad akan selesai lebih awal.

“Di Kementerian Pertahanan punya program dengan Turki,” sebutnya.

Selain tank, Pindad tengah mengembangkan varian panser Anoa versi Amphibi. Saat ini panser masih tahap uji berjalan di atas sungai dan danau. Untuk masa depan panser Anoa mampu turun dari kapal perang di atas laut.

“Anoa target 2014 uji dinamis mungkin produksi baru pesanan. Anoa mau fase peningkatan kemampuan. Tahap pertama bisa bisa amphibi danau dan sungai,” terangnya.(detik Finance).

129 COMMENTS

  1. “Selain itu, BUMN produsen senjata dan kendaraan tempur ini juga akan mengembangkan jenis tank medium bernama SBS. Tank ini rencananya bisa ditampilkan pada pagelaran perayaan ulang tahun TNI Oktober 2014.”

    Foto SBS-nya yang mana nih ya?

    • Klo IFV utk angkut personil infantri
      Klo tank medium utk satuan kaveleri,

      Utk tank biasa nya personil di dalam nya ga lebih dari 4 org, kecuali tank merkava,
      Sedangkan IFV lebih dari 10 personil,

      Mungkin banyak lg perbedaan nya, yg bs di sebutin ma tmn2 lain nya

      • Betul yg d babar bung Andri,tank medium kualitasnya dan daya gempurnya memang d bawah MBT namun Medium lebih lincah,nih klw perang MBT n Tank Medium saling melengkapi kekurangan.
        IFV fungsinya kayak angkot yg ngangkut personel,senjata or apapun kbutuhan peperangan yg tahan gempuran musuh agar yg d angkut bsa sampai k garis depan atw personel yg membutuhkan wlwpun dlm kondisi terberat dlm medan perang.
        Infantri sama ATGM bsa d angkut pke IFV k titik yg d inginkan,dgn mengurangi resiko terputusnya bantuan dan perbekalan.klw gak salah ya,hehehe 🙂

        • APC : Armoured Personnel Carrier. Kendaraan untuk membawa infanteri. Awalnya tanpa persenjataan, lebih pada perlindungan dan mengantar infanteri ke medan tempur. Kemudian diberi persenjataan untuk membela diri, biasanya paling maksimum dgn 12,7mm.

          IFV : Infantery Fighting Vehicle. Selain membawa infanteri, juga melindungi infanteri dalam pertempuran, sehingga IFV dipersenjatai cukup berat, misalnya kanon 25 / 30mm, bahkan bisa dilengkapi juga dengan senjata anti / lawan tank seperti rudal anti-tank. Dan lapis bajanya / armornya juga bisa lebih tinggi dari APC.

          MBT : Main Battle Tank, nah kalo ini memang kendaraan untuk bertempur. Kalo APC dan IFV itu yang utamanya adalah infanterinya yang bertempur, maka MBT ini ya kendaraannya yang bertempur, sehingga MBT dipersenjatai berat, misalnya dengan kanon anti-tank (saat ini trend-nya minimal 105 mm) dan dengan armor / pelindung yang mumpuni.

          Kalo APC dan IFV itu ada di satuan infanteri (AD kita sedang menuju pembentukan banyak yonif mekanis) atau kavaleri (sebagai bantuan tempur infanteri mendampingi MBT), maka MBT ya hanya di satuan kavaleri.

          Hehehe, maaf jika salah ya. Lagi sok tahu nih saya.

          • Gtu ya bung Dropzone,brarti Panser Anoa trmsuk posting gambar paling atas itu class APC,lantas Leopard Marder 1A3 milik TNI trmasuk class IFV,
            Riskan juga armor APC ya,cz dinding baja Anoa kyaknya tahan selevel AK-47. D medan perang sangat bresiko bila mengantar Infantri terlalu jauh k garis depan dgn neh Panser,ibarat trayek angkot telah habis lantas nyambung kendaraan lain yaitu Marder 1A3,hehehe,, 🙂

          • Bung MS_P90, Anoa bisa saja ke garis depan, tergantung garis depannya kayak apa. Amrik walau sudah punya M2A3 Bradley malah membuat ACV (Armoured Combat Vehicle) M1126 Styker dan digelar di Irak.

            Anoa itu lebih lincah, lebih ekonomis, lebih gampang digelar, dll.

            Dan MBT (main battle tank) TNI-AD sepertinya ke depan lebih bertumpu pada medium, karena itu Pindad harus bisa membuatnya, ya kan?

            Kalau memperhatikan berita yang ada saat ini, TNI-AD membentuk yonif mekanis dengan Anoa di Kodam sedangkan Marder ditempatkan di yonif mekanis Kostrad.

  2. turut berduka cita atas terjadinya kecelakaan yg mengakibatkan meninggalnya beberapa orang anggota TNI;

    SURABAYA – Enam anggota TNI AL tewas dan 15 lainnya luka dalam kecelakaan setelah truk yang mereka tumpangi bertabrakan dengan truk kontainer di KM 3+400 Tol Dupak (sebelumnya ditulis Tol Waru) arah Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur sekira pukul 10.19 WIB tadi.

    Seluruh korban kini dirawat di RS TNI AL Dokter Ramalen Surabaya. Berikut nama-nama korban yang berhasil dikumpulkan Okezone:

    Korban tewas:

    1. Serka Joko
    2. Koptu Sunoko
    3. Serka Bambang
    4. Sertu Katirin
    5. Sertu Mahmudin
    6. Pelda Sudjono.

    Korban luka:

    1. Sertu Feri
    2. KLK Miftahul Rochim
    3. Pelda Sukatno
    4. Serma Herman
    5. KLK Miftahul Choiri
    6. Pelda Sudjoko
    7. Kopda Didik Rijanto
    8. Kopda Suroso
    9. Kopka Sukandar
    10. Serka Sukamto
    11. Serka Anton
    12. Koptu Hadi
    13. Serka Sugeng
    14. Serma Sunar
    15. Sertu Towapi.

    • Aneh ya.? RCWS kok dibelakang turret, lha kalau lagi ada yg observasi separuh badan keluar dari turret kan mubadzir RCWS nya, tak pikir gak ada konfigurasi RCWS seperti itu di kendaraan manapun, apalagi tank.

      Kalau menurut aku, mendingan RCWS ditaruh di depan palka loader, jadi kalaupun ada badan yg nongol masih bisa nembak gak takut mbabat badan teman 😀

      Sebaiknya dipilih RCWS yg bisa manual juga.

  3. kalau yang saya tangkap di atas berarti ada 2 prototipe tank medium ya?..yang satu di buat DepHan bekerjasama dengan Turki dan yg satu lg di buat oleh Pindad sendiri..yang mau di pamerin 7 Okt itu yang buatan Pindad.?…ada yang bisa kasih pencerahan rekan2?…

  4. gimana kabarnya bung wehrmacht lama kagak kemari.ngomong2 soal turret kabarnya indonesia lagi kerjasama sama belgia bikin turret ukuran 75-105(dikoreksi kalau ada kesalan).jadi mau bikin tank sendiri kayaknya bukan mimpi lagi walau masih agak lama dikit.

      • Kagak pake sesepuh bung PCM 😀 sy bkn sesepuh…liat aja omongan sy ngaco semua :mrgreen:

        Pindad kiblatnya perancis dan belgia jd kecil kemungkinan bkn tank kerjasama dgn ukraina…malahan yg santer dgn turki yg kompnennya sama beli dr perancis dan belgia…

      • Bukan tank sih bung, tapi panser 8×8. Dulu sempat kita mau pesan panser 8×8 butan Ukraina dan sebagai ToT-nya mereka mau bantu kita kembangin panser sejenis 8×8 based on Anoa, tapi berhubung ada konflik di sana, sepertinya kerjasamanya tertunda gak tau lagi kelanjutannya

  5. Bung wehrmacht, bukannya bmp cocok dipasang kal 100 karena dimensinya yang besar walaupun cuma 18 ton
    kalo amx bajanya hanya 10-40mm (yg katanya dapat menahan kal 12,7) jadi cuma 14 ton, juga tanknya terlalu tinggi dan amunisinya yang dibawa pasti lebih sedikit dari 90mm
    menurut saya yang harus diutamakan itu proteksi, kalo kaliber bisa diperbesar bila bobotnya juga dinaikan

    • Bung meremtech…Triumvirat desain tank adalah proteksi,daya hantam dan kecepatan…ketga hal ini saling bertolak belakang…jika memilih salah satu maka kedua hal lainnya harus dikurangi Berdasarkan skala prioritas…

      Desain BMP3 memilih kecepatan di tempat pertama,daya hantam di urutan kedua dan proteksi di pilihan ketiga sedangkan AMX memilih daya hantam (meriam) diurutan pertama,kecepatan di urutan kedua dan proteksi di urutan terakhir…

      Mau tank ringan,sedang maupun berat triumvirat ini tetap dipakai…silahkan pilih….

  6. Sorry bung, anda penghuni lapak sebelah ya? Bukannya Ane sotoy tapi dibawah sendiri tuh ada nama sumbernya, kalo ane gak salah baca itu tulisannya DETIK FINANCE.
    dan kalo gak salah juga admin disini kalo cuma copas gak punya kewenangan ngedit, jadi itu berita masih utuh tanpa editan admin jkgr.
    saran ane kalo mau mencak2 jangan dimari.
    sono pergi ke detik finance aja, dari pada dimari cuman jadi tertawaan

    wkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwk

  7. @ idn klo Anda emang pinter tolong tunjukkan artikel atau sesuatu yg Anda miliki… Biar kami menilai Anda seperti apa… Dari komentar Anda sudah mencirikan klo Anda gak lebih dari sampah yg ngotorin Warung ini.. Klo Anda tidak setuju ato tidak sependapat silahkan kontra dengan bahasa yg santun.. Percuma Anda di sekolahin klo Anda gk bisa menggunakan ilmu yg Anda punya…jd saya mohon Anda pulang ke alam Anda sekarang… Mulai malam ini hingga seterusnya selama 7 hari say akan kirim Yasinan dan kirim Anda doa biar Anda tenang…..

  8. AMX-10 kan dari siluet nya sudah kelihatan, Su.
    Beda jauh dari gambar dua itu, kalau AMX-10 itu lekukan body tajam, cenderung lebih mirip M-113 kalau dari segi lekukan armornya.
    Tambahan lagi kalau AMX-10 itu posturnya tinggi, gak rendah seperti di gambar 2 itu, Njing.

    Kowe mesti biasa dipakai momod karo hansip kemukus tho…? 😀
    Ayo nungging !!

  9. Kowe ngomong sing ndi tho, Su..?
    Kalau kamu pikir gambar pertama SBS itu AMX-10, mbok mikir, AMX-10 itu punya side armor, lha yg di foto itu kan ada side armornya.
    Kalau yg kamu omongn itu gambar kedua, ya jelas jauh, dari siluet yg rendah saja terlihat beda sama AMX-10, malah gambar dua itu lebih mirip MBT ketimbang medium tank. AMX-10 itu kan tinggi bodynya.

    Ketemu nang ndi yuk? Tak pakani sepatu pdl mumpung anyar, mangap !! 😀

  10. Kowe ngomong sing ndi, Su..?
    Kalau kamu pikir gambar pertama, SBS, itu AMX-10, mbok mikir, AMX-10 itu punya side armor, lha yg di foto itu kan gak ada side armornya.
    Kalau yg kamu omongn itu gambar kedua, ya jelas jauh, dari siluet yg rendah saja terlihat beda sama AMX-10, malah gambar dua itu lebih mirip MBT ketimbang medium tank. AMX-10 itu kan tinggi bodynya.

    Ketemu nang ndi yuk? Tak pakani sepatu pdl mumpung anyar, mangap !!

  11. Yang perlu diperbanyak Fregat, destroyer, kapal selam, pesawat tempur gen 4.5, pesawat pembom, rudal pertahanan jarak sedang dan jarak jauh (S300, S400, Buk M, Patriot dll) , rudal serang jarak sedang dan jarak jauh (ICBM). Indonesia pasti Superpower. Hidupkan kembali Indonesia pemimpin dunia, karena Indonesia Non Blok dan bukan penjajah. Jangan mendengar ocehan negara2 Barat, karena mereka penjajah (baik ekonomi maupun politik).

LEAVE A REPLY