Apr 132014
 
PL-01 Stealth Tank

PL-01 Stealth Tank

Polandia meluncurkan tank siluman PL-01 yang bisa mengecoh musuh dengan kemampuan “mengganti” image yang ditampilkan dengan cara mengaktifkan sensor inframerah melalui pancaran di lapisan cerdasnya. Pada saat banyak produser tank dunia berkutat pada kekuatan mesin dan armor dari terjangan peluru kendali dan arsenal musuh serta kamuflase cat dan bentuk rancangan, perusahaan Polandia melangkah lebih maju.

Prototipe tank buatan Obrum dan BAE Systems itu, PL0-01, bisa menampung tiga orang, dengan berat 35 ton. Tank ini ditutupi jaring yang khusus dikembangkan sehingga bisa membuat dirinya terlihat seperti mobil dengan hanya mengubah temperatur material pelapis cerdas itu.

Tank PL-01 dimunculkan perdana pada International Defence Industry Exhibition, di Kielce, Polandia, pada 2 September 2013. Diharapkan prototipenya paripurna dibangun pada 2016 dan memasuki roda produksi massal pada 2018.

Kekuatan kulit tank ini berkat pemakaian lempeng pelapis keramik aramid yang memenuhi standar perlindungan tank pada skala STANAG 4569 Annex A pada tingkatan 5+ di bagian turret, badan utama, dan sebagian lain di pelindung rantainya, berdasarkan sistem NATO.

PL-01 Stealth Tank

PL-01 Stealth Tank

Kunci dari kemampuan silumannya itu pada penerapan lempengan-lempengan heksagonal yang bisa diatur untuk mengendalikan temperatur tank. Jika mereka menyesuaikan pada level lingkungan, tank tersebut secara efektif menghilang dari sensor panas yang biasa digunakan untuk mendeteksi kendaraan pada saat perang.

Dengan menyesuaikan sensor, kendaraan ini bahkan bisa menyamar menjadi satu mobil. Tank sepanjang tujuh meter ini diawaki tiga orang dan diharapkan bisa mulai digunakan pada 2018.

Tank ini juga bisa “menyatu” dengan lingkungan. Hal ini, seperti dikutip laman Daily Mail, dimungkinkan berkat sensor-sendor infra merah kecil yang dipasang di sekeliling tank yang dideteksi musuh itu, yang lalu menyajikan pola serupa mantel sarang lebah yang paling pas dengan data terkumpul dari sensor infra merah itu.

pl-01-concept-tank

Inilah yang kemudian membangun imaji pengelabuhan secara sempurna pada tank itu. Lapisan-lapisan itu juga bisa memanipulasi temperatur, menciptakan satu layar dan memungkinkan pengawak mengendalikan dia persis sebagaimana dia seharusnya dilihat.

Sistem inilah yang memungkinkan tank itu memakai kamuflase infra merah aktif, sebagaimana halnya satu harimau mengaktifkan organ infra merah mereka untuk mengenali satu obyek di hutan, atau menjadikan tank itu serupa mobil di perkotaan.

PL-01 juga mampu menurunkan jejak infra merah mereka dengan cara mendinginkan dan menyebarkan asap dan temperatur buangan mesin diesel bertenaga 940 HP itu. (Antara).

  102 Responses to “Tank Siluman PL-01 Polandia”

  1. Jiah dah ada yg baru lg…

  2. Pertamax bung..

  3. Nah ini nih…mungkin ini yg dimaksud buat perang masa depan..kelasnya yg ringan2 aja (35 ton)

  4. pertamax

  5. 10 besar

  6. Duel sm tank leopard ri kita menang ya??

  7. Masuk 10 besar

  8. Tank siluman polski vs leopard ri kita menang mn ya?? Mohon percerahannya..

    • bung@rafan…sepertinya jika di adu 1 vs 1 masih menang Leopard RI ,karena Leopard memang di buat untuk bertarung dalam kelas berat,namun entah jika Tank Polandia ini mempunyai fitur rahasia seperti mungkin gesit dan mempunyai sensor/radar AESA seperti yang di pakai Tank Merkava Israel hasil Upgrade.ataupun lapisan baja nya di modifikasi sehingga lebih tebal dan tahan ledakan baik RPG, atau Javelin

      • Trimkasih bung @ kancil atas pencerahannya mksd sy itu bung bagaimana cara mensiasati fitur siluman itu ketika batle di lapangan dngn leopard.. smoga saja ilmuwan kita mmpu R&D agar leopard bs ditmbhkn fitur yg mmpu mndetek n mnjejak tank siluman..

        • menurut saya kalau mereka menggunakan penyamaran sebagai mobil,itu malah mudah di ketahui musuh soalnya logikanya kan gak ada waktu perang orang naik mobil di jalan waktu perang.
          kalau mobil yg dah hancur kayaknya gak bisa mengeluarkan panas soalnya.
          semoga jawabannya betul

          • @bung anak batu,
            Setuju bung, … khan ga mungkin klihatan di radar ada mobil melaju di kondisi medan yang berat. Klo juga di jalan raya klihatan di radar iring-iringan yg panjang dan teratur gitu juga bisa ditebak klo itu penyamaran.

            menurut saya untuk Tank bukan di stealth fiture tetapi di kekuatan armor nya buat nahan peluru. Secara klo tank MBT (infanteri) dah mulai aksi pasti sesi perang sudah dimulai dengan air superiority, heli serang dll.

          • masalah nya bung anak batu, tank ini mempunyai radar AESA yg jangkauan nya lumayan jauh, dan system TROPHY yang sulit di tembus rudal anti tank dgn perlindungan 360 drajat, dan dapat mengenali sistem infra merah musuh utk menuntun rudal nya.
            kecuali dgn jangkauan kasat mata dibidik kamera serta sistem trophy nya menggunakan sniper, itu juga klo peluru sniper tidak terdeteksi sistem trophy.
            mungkin satu2 jalan cuma dengan ranjau darat,
            karena tidak terdeteksi radar,

          • Maksudnya bukan itu…ini utk perang malam hari d kota…jadi sensor lawan memindai tank ini dg tampilan di gambar seperti mobil d jalan raya…
            Kalo perang gerilya di hutan ya bisa jadi tank musuh akan mengabaikannya,karena dianggap tidak membahayakan…karena dilihat hanya sebuah mobil yg terparkir…ingat ini bukan tampilan dari panas,tp pantulan infra merah di body tank…jd walau mobil rusakpun tetap menampilkan pantulannya…karena sama2 berbahan logam…begitu bung!

  9. Numer 5.. waduh indonesia baru belajar eh yang lain sdh jauh tekhnologinya… ayo maju indonesia ku

  10. 10 besar kah

  11. ini kayaknya tank anders versi steath. dgn berat 35 ton dan canon 120mm tank ini cocok bercinta dgn mbt leopard

  12. Pas banget tadi baru baca2 soal material anti radar…
    Ya udah saya sedikit cerita yg tadi saya baca. Awal tahun 2012 tim peneliti kita dari ITB dan ITT meneliti soal material anti-deteksi radar dan akhir 2012 telah berhasil… Penelitian menggunakan bahan metamaterial Sampai sekarang pengembangan masih berjalan, untuk menyempurnakan lagi penelitian yg telah berlangsung sejak 2012. Nah komponennya seperti apa, top secret πŸ™‚

    Semoga infonya bermanfaat…

    • Ooohh iya, ini untuk platform kendaraan tempur… πŸ™‚

      • Bung @ Jalo ada kemungkinan nggak hasil penelitian ITB tersebut dipasang buat LFX?

      • Platform kndaraan tempur bnyak macamnya nih bung…tempur darat saja atau laut juga??ketika semisal penelitian semacam ini berhasil,ada tidak perlindungan terhadap hasil karya cipta ini..trlebih ini merupakan terobosan dlm bidang militer..salam

        • Bung Dewa dan Bung Joni, namanya juga penelitian, nanti mau digunakan untuk apa itu tergantung aplikasinya. Nah kalau hak cipta saya belum selesai baca, dan saya belum tahu. Mudah2an sih ada πŸ™‚

          • apa yang dimaksut bung jalo yang INI ?

          • Nah loh, ini ada lagi ya…
            Kalau yg saya baca itu tentang material yg berteknologi texture surface,,.
            Ini contoh metamaterial…

            Ini salah contoh jaket metamaterial..

            Ini salah satu contoh material yg kita kembangkan…

          • @Jalo
            di bawah badan ato lembaga apa ni penelitiannya bung jalon?

          • Di bawah Kementrian bung… πŸ™‚

          • bung jalo itu gambar jaketnya tembus pandang ato itu gambar pantulan kok sepertinya ada orang berjalan dalam jaketnya

    • Dan kedua material ini akan diaplikasikan pada..? πŸ™‚

    • @ bung jalo, klo gak salah ini salah satu alasan dassault nawarin tot kemari, utk membantu mereka ngembangin 5th gen pespur dgn menggunakan material ( dari mari ) nyang “konon” much better dari material stealth pespurnya amriki and so is saab ( alasan dari tawaran tot mereka )……..hoax-hoex-hoax-hoex, minum anti** dulu ah…..he,he,he

      • Ahahahh…awas bung kelewatan masuk angin ntar..salam kenal dan..

        Rtb dulu ah.. πŸ™‚

      • Iya bener bung Erich, mereka tertarik karena nih material susah. Bukan hanya Perancis beberapa negara juga tertarik salah satunya program Eurofighter… Untuk material memang nih kita jaga kerahasiannya. Saya sudah baca nih material luar biasa sekali, kalau ditempatkan di IFX atau LFX kereen ya bung… just IMO

        • pertanyaan orang bodo nih :
          kalo memang much better, kenapa tidak langsung diaplikasikan ke seluruh pespur, ranpur dan KRI kita?
          setidaknya buat pembuktian, atau paling tidak mengurangi deteksi radar.

          maap pertanyaan ngawur

          • Ahh, pertanyaannya bung Zod sangat berbobot… πŸ™‚
            Ok kenapa belum karena ini masih pengembangan… Untuk pengaplikasiannya mungkin setelah pengembangannya selesai, karena nih barang masih disempurnakan. Lalu pembuatan materialnya ini butuh waktu yg lama kalau diproduksi massal. Nah sampai sekarang saya belum dengar BUMNIP yg mau membuat material ini secara massal.. πŸ™‚

          • Kalau Coating Anti Radar sudah diaplikasikan di Kapal Trimaran.. πŸ™‚

          • wah kalo benar demikian, keren juga nih info..
            Tks bung Jalo

      • Wah keren ni. Semoga segera bisa diaplikasikan. Buat kelinci percobaan, gimana kalau F5? πŸ™‚

      • wah wah… bung erich pasti tau kl soal layangan….. ampe gelasan benangnya pun pasti dah diluar baret nih xixixixixixixxii….. jadi keterangan bung erich valid pastinya….

  13. Yang menarik dari protoype PL-01 ini adalah :
    1.turetnya dapat diganti sesuai kondisi tempur dengan kanon 105mm atau 120mm smoothbore
    2.direncanakan memiliki Distributed Aperture System (DAS), sistem serupa yg terdapat di pesawat F-35 JSF, dimana komandan tank, pengemudi dan bagian senjata dapat melihat kondisi di sekeliling luar tank siang dan malam melalui HUD yg dipasang di helm yg terintegrasi dengan kamera di sekeliling tank (helmet mounted display) http://aviationintel.com/f-35s-distributed-aperature-system-go-to-sea-as-silent-watch/
    http://aviationintel.com/f-35-if-maneuverability-is-irrelevant-then-why-do-we-need-a-fighter-at-all/
    3.direncanakan dipasang radar AESA di sekeliling turet sehingga mirip sistem Trophy tank Merkava, dimana ketika sistem mendeteksi proyektil yang mendekat dengan kecepatan tinggi, segera akan menembakkan countermeasure roket untuk mencegat dan meledakkannya di depan proyektil yg mendekat, sehingga akan menetralisir atau mengurangi sebagian besar gaya kinetik proyektil tersebut sebelum mengenai tank
    4.direncanakan memiliki sensor deteksi laser yg akan dipasang di sekujur badan tank sehingga ketika ada peringatan dini akan serangan musuh, sensor akan otomatis mulai menembakkan tabir asap dari tabung mortir yg terpasang di turet, untuk mempertahankan radar signature tetap rendah
    5.akan diproduksi dalam beberapa format, termasuk kendaraan komando, penyapu ranjau dan kendaraan service namun tidak diproduksi untuk varian ambulan, APC dan varian kendaraan lain. Hal ini bertujuan untuk memungkinkan penggunaan sucad yg seragam (commonality) agar dapat meningkatkan efektifitas dari desain dasarnya sehingga mengurangi biaya dari kompleksitas produksi

  14. ikutan menyimak……

  15. Bentuknya udah kaya tank yg nongol di film sci-fi.. gak lama lg kayaknya bakalan ada tank yg pake rail gun sebagai sistem senjatanya..
    Mudah2an tank medium yg lagi dibuat ga kalah kerennya dari tank yg ini..

  16. Wuiihh…. Mungkin pak Habibi jg ngerasa cocok beli tank yg ini… Di dominasi dg syarat teknologi yg maju… Moga RI jg bisa bikin 10thn yg akan datang..
    Majulah NKRI… !!

  17. @ mas diego

    kenapa saya nggak bisa buka file-file lama di jakarta greaters ya… saya coba buka artikel “progres pengembangan alutsista dalam negeri”… gagal… dan coba ke ‘”site map”…. juga nggak kebuka mas…

    bisa tolong dibantu solusinya ?

  18. Manthapp..

  19. Manthapp…

  20. PROJECT 1.000 ROKET INDONESIA

    Perang Jaman sekarang adalah perang modern dimana strategi perang telah sangat berubah jauh, dimana dimasa sekarang pertempuran pertama bukan di mulai dari peluru pertama tetapi rudal atau roket jarak jauh pertama.

    dunia masih ingat perang teluk irak dan sekutu, komando sekutu memutuskan serangan fajar dengan mengirim puluhan rudal /peluru kendali Tomahawk yang dapat menjelajah sesuai kontur bumi untuk menyerang target militer irak.sehingga sejarah mencatat kesusksesan serangan sekutu saat itu dimulai dengan rudal/peluru kendali Tomahawk milik amerika serikat

    JasMerah kata “Soekarno” tahun 1960 kita sudah belajar ilmu roket dari rusia,di tandai dengan projek roket KARTIKA, namun sayang seribu sayang belum sempurna ilmu yang di kuasai, politik negara berubah,.hubungan dengan sang guru Rusia putus, sehingga roket Kartika hanya bisa kita nikmati di salah satu museum sejarah TNI dijakarta

    Untuk itulah demi mengejar ketertinggalan ilmu roket/rudal dari sebut saja amerika,rusia,cina,india,pakistan,inggris,perancis,jerman, maka KeMenhan, TNI bekerja sama dengan LAPAN,PT.DI,dan Universitas ternama bekerja sama dalam proses mengejar mimpi yang tertunda.

    LAPAN dan KeMenhan terus meningkatkan kualitas alutsista TNI dengan memanfaatkan inovasi teknologi buatan dalam negeri. Salah satu yang sudah siap hingga ke tahap produksi adalah roket. Setiap tahun, TNI menargetkan 1.000 roket bisa diproduksi oleh konsorsium industri roket nasional.

    Sesuai Blue Print Kemhan disebutkan hingga tahun 2015, Indonesia akan memiliki tiga jenis roket dengan berbagai daya jangkau, yakni R-Han 1220, R-Han 350, R-Han 450. R-Han 1220 merupakan roket pengembangan R-Han 122 yang Agustus lalu diluncurkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bertepatan dengan puncak Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) 2013.

    Ada tiga jenis roket yang diuji terbang tersebut mempunyai misi dan tujuan masing-masing. β€œRhan 1210 dan Rhan 1220 mempunyai misi untuk menguji alat peluncur yang dimiliki TNI AL. Sedangkan RX 2020 mempunyai misi untuk menguji kestabilan roket,” kata Prof Dr Ing Soewarto Hardienata, Deputi Bidang Teknologi Dirgantara

    roket yang diuji terbang berhasil melesat dengan baik. Rhan 1210 berhasil meluncur dengan jangkauan sejauh 14 km, dan Rhan 1220 sejauh 24 km. Sementara itu, RX 2020 yang membawa muatan radar dan GPS berhasil melesat sejauh 36 km.

    R-Han 122 dimodifikasi menjadi R-Han 1220 karena R-Han 122 dianggap kurang cocok dengan pelontar roket milik TNI AL yang nantinya menjadi pengguna (end user). Masing-masing jenis, sedikitnya akan diproduksi 1.000 roket yang digunakan latihan prajurit TNI.baik untuk peluncuran di morotai dan garut memakai tipe yang sama

    Dengan kemampuan tersebut, Indonesia akan menjadi satu di antara sedikit negara yang mampu memproduksi roket. atau pun peluru kendali

    Selain roket, tahun 2015, Indonesia juga menargetkan bisa memproduksi peluru kendali.dengan jangkaun 10,25,35,50,75,hingga 100km, Untuk yang terakhir ini, Indonesia masih meloby pihak China untuk kerja sama alih teknologi. Kemhan akan memproduksi roket berhulu ledak tinggi dengan daya jangkau sekitar diatas 10km

    Menurut Purwanto,Staf Ahli Menristek Bidang Pertahanan dan Keamanan,Sebetulnya Roket R-Han 122/1220 sudah dilengkapi dengan hulu ledak. Roket ini akan dimanfaatkan untuk menggantikan roket yang dibeli dari luar negeri
    Ia menjelaskan, roket yang akan diproduksi tersebut memiliki jangkauan 15-20-50 kilometer. Sedangkan R-Han 350 dan R-Han 450 didesain memiliki jangkauan hingga tiga digit alias ratusan hingga ribuan meter jauhnya.

    Menurut Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan), Bambang Setiawan Tejasukmana, program pengembangan roket nasional sebetulnya bukan hanya untuk mendukung pengembangan alutsista TNI, namun juga untuk berbagai keperluan. Keperluan tersebut, antara lain roket yang dihasilkan mampu mengantarkan benda ke luar angkasa.dalam hal ini satelit militer sedang dikembangkan oleh TNI dan instansi terkait.

    Satelitmiliter ini nantinya digunakan untukkeperluan “memata matai”dan juga alat bantu pembimbing roket/rudal canggih seperti S300,S400, milik rusia
    adapun keinginan TNI sendiri meminta satelit militer versi mereka mampu melakukan pelacakan atau sebagai mata di angkasa untuk mencegah adanya penyusupan atau serangan dari pihak lawan.

    Rika Andiarti ,Ahli Roket dari Lapan, mengatakan, teknologi roket perlu dikembangkan untuk meningkatkan kemandirian bangsa. Terutama dalam bidang penyediaan persenjataan pertahanan negara dan pemanfaatan roket untuk kesejahteraan masyarakat.

    Tahun 2011 dan 2012 alokasi anggaran untuk riset dan pengembangan roket tercatat Rp 10,5 miliar. Jumlah tersebut meningkat menjadi Rp 11 miliar pada tahun 2013 dan Rp 42 miliar pada tahun 2014.

    beberapa uji coba sebelum nya telah dilakukan misal nya Untuk melihat hasil kerja sama tersebut, Kemhan/TNI melakukan uji coba 50 roket pada akhir Maret 2012. Uji coba roket dengan panjang tabung 1.290 mm, panjang roket 1.762 mm, berat roket 38 kg, waktu terbang 63 detik, dan panjang hulu ledak 475 mm tersebut dipimpin Wakil Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin. Uji coba yang dilaksanakan di Pusat Latihan Tempur TNI AD, Baturaja, Sumatera Selatan itu

    HUBUNGAN DENGAN UNIVERSITAS TERKEMUKA

    Roket yang sukses menjalani uji terbang tersebut merupakan hasil kerja sama Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) dengan Konsorsium Roket Nasional di bawah koordinasi Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek). Konsorsium ini beranggotakan Lapan, Kementerian Pendidikan Nasional, Kementerian Pertahanan, Kementerian Perindustrian, Kepolisian Republik Indonesia, BPPT, LIPI, Batan, TNI AD, TNI AL, TNI AU, UI, UGM, ITB, ITS, Politeknik Elektronika Negeri Surabaya, PT Krakatau Steel, PT Dahana, dan PT PAL.

    yang terlibat dalam uji coba peluncuran berperan di bidang masing-masing. PT DI berperan dalam pengembangan struktur dan desain roket, PT Pindad mengembangkan launcher dan firing system menggunakan platform GAZ, Nissan, dan Perkasa yang sudah dimodifikasi dengan laras 16/warhead dan mobil launcher (hulu ledak). PT Dahana menyediakan propellant. BMKG mendukung dengan menyediakan alat untuk menentukan posisi jatuh roket, dan ITB mendukung sistem kamera nirkabel untuk menangkap dan mengirim gambar saat roket sampai di lokasi target sasaran.

    Deputi Menristek Bidang Relevansi dan Produktivitas Riset Iptek Teguh Rahardjo yang hadir saat uji coba, mengatakan R-Han 122/1220 merupakan derivasi dari perkembangan roket sebelumnya yang berkaliber 122 mm dengan kecepatan maksimum 1,8 mach. β€œR-Han 122/1220 berfungsi sebagai senjata berdaya ledak optimal dengan sasaran darat,” ujarnya.

    Untuk alih teknologi roket dan rudal atau peluru kendali jika tidak ada halangan kita hampir 85% menguasai ilmu dan teknologi nya, hal ini berkat alih teknologi dari cina dan rusia yang bersedia sedikit memberi “les privat” kepada Indonesia,cina dengan rudal/roket seri C dan rusia dengan seri S nya..semoga cita cita bangsa indonesia untuk menjadi salah satu negara pembuat roket/rudal tercapai.

    diolah dari berbagai sumber hoax

  21. Menurut saya tank polandia memang cakep dan gagah nih, bisa jadi niru medium tank pindad πŸ˜€

  22. bung afiq, untuk teknologi tank yang di atas kemungkinan besar adalah teknologinya BAE system. Jika kita bisa mendapatkannya tentunya sangat wah sekali dibanding sekutu mereka.

    http://defense-update.com/20110905_bae-adaptiv_camouflage.html

  23. ada yg tau ga ni kapan jadinya? (kerjasama bareng rusky

  24. bremen class nya mana ya. koq nggak diangkat beritanya

  25. Tank medium canggih untuk memenangkan pertempuran asimetris sekaligus hemat biaya operasi.

  26. ane kagak tau, masih gagal paham soal pungsi stelt di tenk ini..

    kalo stelt di pespur seh agak2 paham, buat mengetaui benda terbang kecepatan tinggi emang harus lewat radar, n buat menghindar dari radar ya harus stelt..
    lha kalo tenk yg jalannya didarat paling banter 100km/jam kebawah bisa diliat pake mata bugil n pasti ninggalin jejak ditanah apa kagak percuma ntu stelt..tenk ntu di garis depan loh, n jalannya rame rame..trus perangkat lunaknya masih berpungsi kagak kalo kena getaran hebat umpama kena rpg ato ied..

    kemungkinan ne tenk di buat cuman buat perang kota n diharapin bisa bergerak mandiri tanpa telalu banyak pendukung, tapi kagak tau juga..
    apa buat blitkrig, tapi pergerakkannya ketauan juga..apa buat rekon, emang ada yah rekon pake tenk..

    selaen punya kemampuan stelt yg masih ane raguin n bobot yg ringan, tenk ne cuman standar2 doang, masih lebih percaya perlindungan di leo yg emang dah di cap betel prupen..kalo kelirnya seh cantik, menjualable banget..ane suka..

    • bung @LS itu tenk kaya pake baju kamuplase. tp emang kl kena RPG bablas angine kagak berfungsi. makanya baru jadi prototipe. belum batle proven

      • andai, seumpama, misal ntu baju kamuplase berpungsi baek, apa masih bisa menghindar dari pandangan mata secara tenk perangnya kagak jauh2an..
        apa ne tenk keluarnya abis maghrib n pulang sebelon subuh yaa buat ngehindari sensor panas πŸ˜€

        kesimpulan ane, stelt di kendaraan darat ntu cuman omong kosong..

        • Nyimak arahan dankikavser bersabda :mrgreen:

          • bang satrio, tak jepret gelang karet loh πŸ˜€

          • Bung Lare, kalau perang tenk itu cukup pakai mata biasa lihatnya ya? .. Atau ke depan tenk juga pakai radar juga kah? Jadi genit tenk nya .. πŸ™‚

          • @bang ghi..
            ya iyalah pake mata biasa, tapi pake alat bantu, periskop ato apa namanya ane kagak tau..
            radar ntu paling kecil segede apa yah, kira2 muat kagak..

            @bang nara πŸ˜€

          • @bung satrio @bung lare…
            Pantes kapan ngomongin pak bibie bung lare murka betol…ternyata yg biasa tereakin fin…lasing…fire!

        • Kalau dilihat dari wujud tanknya kelihatannya lebih ke arah perang terbuka melawan tank lain. Jadi bukan untuk perang jarak dekat yang memang bisa dilihat kasat mata. Kamuflase tujuannya untuk mempersulit mangsa yang ingin menyerang bukan untuk menghilang 100%. Tujuan kamuflase disini adalah menipu deteksi infra merah yang mana sangat berfungsi di daerah yang padat seperti hutan, semak belukar, reruntuhan perkotaan, termasuk gurun pasir yang walaupun datar namun bisa menyulitkan pencarian target jika musuh mampu berbaur dengan lingkungannya apalagi dalam suasana malam.

          • Apa ke depan juga akan ada konsep BVR di perang tenk?

          • yg namanya perang ya bisa jauh bisa deket bang m4c..kalo jauh, ane porak porandain pake artileri dolo..palage perang kota ma perang hutan, kesempatan mendekat ke tenk dari pasukan inpantri lawan lebih besar..ntah pasang ranjo, ntah nembakin rgp, ntah ngelempar ied (ied juga ada yg dilemparin loh).

            kamuplasenya mungkin menyulitkan, tapi yg jadi masalah ntu pergerakkan tenk n pendukungnya ntu sendiri..pasti pake iring2an n jumlahnya kagak sedikit..

            bang m4c, buat ngelumpuhin tenk ntu kagak harus pake pespur ato heli yg punya inpra red detektor ma sensor panas n bawa rudal anti tenk loh..lagean pemandu rudal ntu kagak cuman inpra red ma sensor panas doang kog, salah satunya laser pemandu rudal, ntu bisa di bawa2 personel ampe jarak aman sambil sembunyi n ngarahin laser ke tenk lawan buat jalan arahnya rudal..

            mungkin tenk ne bisa berhasil kalo lawannya inperior, kalo seimbang kekuatan militernya ya belon temtu..kalo ane tetep pegang leo secara leo ntu lebih gede n gede ntu kuat tahan lama πŸ˜€
            ne ane cuman ngawur loh bang..

          • bung lare sarkem, klo tank ini di lengkapi sistem trophy israel, sepeti tank markava 4 di bawah ini gmn?

            http://www.youtube.com/watch?v=b3gWShCNG6c

            dia tahan rudal anti tank, dan sudah battle proven, di tembak oleh militan gaza menggunakan RPG tap tidak mempan kejadian nya bulan maret 2011

            tgl (17/8/2006) Tank markava 3 varian Mk 3B LIC yg di tembak pejuang hizbullah sama rudal Metis-M dan Kornet kayak nya mempunyai pertahanan perlindungan baja yg hampir sama dgn leopard 2A6, karena sama2 di peruntukan perang kota, tapi hancur lebur sama Metis-M dan Kornet rusia.

          • Penggunaan material depleted uranium lebih bagus loh dibanding baja.. Dan saya yakin tank markava 4 ini menggunakan teknologi depleted uranium.

          • ilustrasi pertempuan bvr versi tank, clgm/cannon-launched guided missile diarahkan uav menuju tank lawan…

            http://img190.imageshack.us/img190/355/arjunwithclgm.png

          • ‘Depleted uranium’ atau ‘DU’, itu uranium yang mempunyai kadar isotop U235 yang lebih rendah dari uranium alam, biasanya sebagai akibat dari proses pengayaan uranium

            U235 adalah isotop yang fissil dan dapat meluruh sembari mengeluarkan sejumlah energi, yang digunakan dalam industri nuklir. Industri nuklir dalam bentuk bahan bakar reaktor dan persenjataan membutuhkan uranium dengan kadar isotop U235 yang lebih banyak (antara 2 – 94 % massa), sehingga diperlukan proses ‘pengayaan’ (enrichment) terhadap uranium alam. Dalam proses pengayaan ini, U235 disaring dan dipekatkan secara terus menerus. Uranium sisa saringan ini yang kemudian dikenal sebagai DU, dengan komposisi 99,8 % U238, 0,2 % U235 dan 0,001 % U234

            Senjata-senjata yang mengandung DU itu seluruhnya merupakan senjata anti tank dan anti kendaraan lapis baja, seperti rudal TOW (jarak jangkau 2 km), rudal Hellfire (yang dipasang di helikopter serang AH-64 Apache ), rudal LAW (milik Inggris, mirip dengan TOW), rudal Matra (milik Perancis, mirip dengan TOW) atau peluru bazooka model RPG-7 (buatan Uni Soviet, sangat populer di kalangan gerilyawan)

            Tank M1 Abrams,campuran antara DU dan 0,7% Titanium.
            klo tank markava 4 saya blm tau bung jalo.

            tapi ternyata tank ini juga dpt dihancurkan oleh bomb jenis β€˜Shawaz 4’

          • @bang andri..
            makin mantab lah bang kalo ditambah tropi..indonesia boleh beli tropi isroil kagak ya πŸ˜€

            @bang jalo..
            bener bang merkapa, celenger ma abram pake uranium..

            @bang danu..
            ntu laser portabel yg ane maksud, mantab bang..

        • @ kang sarkem, pan bwat ngumpet dari pespur nyang punya kapabilitas serang darat juga helo, secara teori killing prob pespur & helo bisa ampe 90% terhadap tank…..gitu kali ya?……he,he,he

          • iya bang erich..
            tujuan utamanya baju kamuplae tenk ne emang buat ntu bang, yg ane sangsiin ntu epektipitasnya karna pergerakkan suatu kumpulan tenk ntu kagak bisa dikamuplase..pasti keliat..

            tapi kalo tempatnya dah diketaui ya percuma juga..lha kalo ngumpet terus, kapan perangnya πŸ˜€

          • Trims Bung Wehrmacht ..menjawab pertanyaan di benak saya ..

          • @ bung wehrmacht, klo bisa diketahui secara luas gimana unsur kejutannya?. dgn kemampuan reducing heat signature ( ane bilangnya ngumpet ) berarti possibility being detected by recon lawan bisa diminimize & berarti kemungkinan kena semprot mlrs atawa sph dgn presisi tinggi bisa dihindari plus terhindar dari aerial detection nyang mengandalkan infra red ( thermal vision dll ) nyang juga berarti bisa menghindari aerial ambush dari helo,pesawat cas atawa multi role….itu kondisinya klo malem gak tau deh klo siang…….he,he,he

          • @bung erich
            Diketahui musuh maksudnya di ketahui oleh lawan saat sdh di depan idungnya.kalo ngumpet sih yg gak diliat satelit mata2 atau recon musuh? Mereka sdh tau kalau barisan tank itu lewat…

            Mengenai heat shield cm efektif pd rudal berbasis thermal.kalo operatornya pake penanda laser gimana? Ini kalau malem…kalau siang pilot helo tinggal toleh ke sasaran,pencet kenop,siutt blaarrr….jawaban ngawur ini bung he he he

        • @ bung sarkem ….

          …. keluarnya abis maghrib n pulang sebelon subuh ……

          la saingan ma genderuwo n kunti dong ….. πŸ˜€

    • bang afiq..

      sebenere banyak yg bisa ngegugurin mode stelt ne kagak peduli siang ato malem, salah satunya jejak tembakkan ntah dari kanonnya ntah dari rcws nya..perang ntu ada trolernya juga loh bang, yg tugasnya mancing2 pergerakkan lawan..
      tapi kagak tau juga ding, bang..ane juga baru meraba2 soalnya ne tenk belon di daptarin ke majelis betel prupen internasional..kalo salesnya polandia sono seh mo iklanin tenk ne bisa goyang itik juga sah sah aja..merkapa dolo kayak gemana iklannya..

      jadi..poin 1 ampe 5, kira2 emang kayaknya geto bang πŸ˜€

      maapin bang afiq kalo kurang memuaskan, ane ijin pamit cabut dolo..mo ke porum sebelah, ke trid yg ane emang pakarnya..banyak nyubi yg minta dicerahin soal dunia peridolan eeekekekek πŸ˜€

      oe oe oe..

  27. Ini sebetulnya artikel lama,saya pernah baca sebelumnya. Tapi bagus juga di-repost di sini supaya warjager semua mendapat pencerahan tentang teknologi terkini dunia militer.

  28. Sy brharap stelh krja sm dg turki dah sukses Pindad kdepan bs bikin tonk yg model bginian. Jgn kaya tank apc kmarin. Liat modelny kasian bngt. Tpi bgmnpun itu produk asli anak bngsa jdi y ttp dinikmati aja.hehe

 Leave a Reply