Dec 082014
 

CHINA MEMBERIKAN TANTANGAN KEPADA HEGEMONI AMERIKA SERIKAT DAN SEKUTU-SEKUTUNYA DENGAN MEMBANGUN KEKUATAN DAN PENGUASAAN TEKNOLOGI MILITER

j-15-12

Selama beberapa dekade, China telah berusaha mengejar ketertinggalannya dalam kekuatan dan penguasaan teknologi militer dari negara yang selama ini memiliki kekuatan dan teknologi militer yang sangat maju. Diawali dari usaha China untuk dapat menguasai teknologi yang terbilang dasar. Ikhtiar hCina untuk bisa mewujudkan keinginannya mendapatkan ujian yang cukup berat karena keterbatasan China untuk dapat memanfaatkan akses pasar teknologi dunia.

China terus berjuang untuk membangun basis kekuatan melalui penguasaan teknologi militer dengan kemandirian yang coba dibangun untuk mengembangkan sendiri teknologi-teknologi inovasi untuk dapat mensejajarkan diri dengan negara-negara lain seperti Rusia, negara-negara Eropa dan Amerika Serikat. Selain membangun kemandirian China juga harus membayar mahal untuk dapat menutupi kekurangannya dengan melakukan impor senjata dan teknologi dari negara lain utamanya Rusia serta usaha untuk mengintegrasikan strategi pertahanannya secara menyeluruh.

Sebagai kelanjutannya, China sampai saat ini terus berjuang mengejar ketertinggalannya. Bagaimanapun China telah mengalami banyak kemajuan sehingga mampu menghantarkan basis industri pertahanannya semakin mendekati negara-negara maju lainnya. Artikel ini coba membahas mengenai usaha China untuk membangun kemandirian kekuatan dan penguasaan teknologi militer untuk bisa mensejajarkan diri dengan negara-negara maju lainnya. Pembahasan mengenai hal ini penulis coba mulai dari :

Bagian I Pembangunan Kapal Induk ( Aircraft Carrier )

Lioning Aircraft Carrier

Lioning Aircraft Carrier

Program Research & Development (R & D) kapal induk China dipelopori oleh Laksama Liu Huaqing. Sejak tahun 1954 – 1958 Laksamana Liu Huaqing banyak belajar dari ahli strategi Angkatan Laut Unisoviet Laksamana Gorshkov Sergie selama mengenyam pendidikan di Voroshilov Naval Academy, Liningrad. Strategi kemaritiman Gorshkov Sergie banyak mempengaruhi gagasan-gagasan yg ingin dikembangkan Liu Huaqing terhadap strategi dari People’s Liberation Army Navy (PLAN). Menurul Liu Huaqing doktrin kemaritiman China harus dikembangkan melalui 2 tahap :

  1. Bagaimana untuk menjadikan PLAN menuju kekuatan “Green-Water Active Defence“ sehingga memungkinkan bagi Cina untuk melindungi wilayah perairan dan menegakkan hukum atas klaim teritorinya di Selat Taiwan dan Laut Cina Selatan.
  2. Bagaimana untuk menjadikan PLAN menuju kekuatan “Blue-Water Navy“ sehingga diharapkan Cina mampu untuk memproyeksikan kekuatan di wilayah Pasifik Barat.

Liu Huaqin selama menjabat sebagai Panglima People’s Liberation Army (PLA) dari tahun 1982 – 1988 dan kemudian menjadi wakil ketua Central Military Commission dari tahun 1989 – 1997 telah mampu mewujudkan ide-ide dan gagasan-gagasannya untuk membangun pondasi doktrin dan strategi dari People’s Liberation Army (PLA). Sejak tahun 1970-an, The People Liberation Army Navy (PLAN) telah begitu tertarik mengoperasikan kapal induk untuk mewujudkan asa PLAN menuju kekuatan “ Blue-Water Navy“.

Tahun 1985 China telah memulai untuk mengakuisisi 4 kapal induk bekas sebagai dasar Research & Development (R & D) untuk membangun kapal induknya secara mandiri. Keempat kapal induk tersebut adalah HMAS Melbourn milik Angkatan Laut Australia, dan tiga lainnya yakni Minsk, Kiev, Varyag merupakan kapal induk ex-Uni Soviet.

Selain mengakuisisi kapal induk bekas dari Australia dan ex-Unisoviet, China juga berusaha mendapatkan desain kapal induk dari negara lain. Salah satu bentuk ikhtiar China adalah meminta kepada pemerintah Spanyol untuk mau menjual Blue Print desain kapal SAC-200 dengan bobot 23.000 ton dan SAC-220 dengan bobot 25.000 ton dari National Bazan yg nantinya dijadikan sebagai acuan untuk R & D menguasai keahlian merancang teknologi konvensional take off/landing berbasis kapal induk.

Negosiasi dimulai pada tahun 1995 – 1996 dan berlangsung cukup alot. Spanyol akhirnya hanya mau menjual sebagian dari konsep desain kapal induknya kepada China. Setelah membeli desain tak lengkap kapal induk dari Spanyol. Pada akhir 90-an, perusahaan desainer kapal perang Rusia, Nevskoye Design Bereau, menyelesaikan sebuah desain kapal induk pesanan China. Namun baik pihak Rusia maupun China tidak menyebutkan berapa harga untuk desain ini. Keduanya juga tidak menyebutkan apakah China merasa puas atau tidak dengan desain ini. Namun tetap saja, beberapa tahun setelah itu masih belum ada juga kapal induk yang dibangun sendiri oleh China karena kemampuan industrinya untuk membangun kapal induk kala itu masih terbatas.

j-15-14

Akhirnya penantian panjang China untuk bisa mengakuisisi dan membangun kapal induk secara mandiri mulai menemui jalan terang. China berhasil mendapatkan kata sepakat dengan rusia untuk membeli kapal induk Kiev ex-Unisoviet lengkap beserta blue printnya. Namun, berdasarkan rilis resmi dari pemerintah China mengenai rincian secara keseluruhan dari desain konvensional kapal ini mengindikasikan ketidaksesuaian pada desain V/STOL dengan apa yg diinginkan oleh China. Dalam usaha untuk melengkapi kekurangan dalam hal desain V/STOL China kembali mengakuisisi kapal induk Varyag ex-Unisoviet lengkap dengan blue-printnya dari Ukraina. Kapal induk Varyag inilah yg menjadi cikal bakal terwujudnya ambisi China untuk memiliki kapal induk pertama yang diberinama Liaoning.

Kapal induk Varyag merupakan hull kedua dari proyek 1143.5 Admiral Kuzmetsov Class) milik Angkatan Laut Uni Soviet. Kapal ini mulai dibangun pada tanggal 6 Desember 1985 di Nikolayev South Shipyard (bekas galangan kapal 444). Pada tanggal 4 Desember 1988 kapal induk yang memiliki bobot 67.500 ton ini pun resmi diluncurkan. Juli 1990, kapal induk Admiral Kuznetsov Class resmi berganti nama menjadi Varyag. Setelah keruntuhan Unisoviet pada tahun 1991, kapal induk Varyag resmi menjadi milik Ukraina. Proyek ini pada tahun 1992 akhirnya dihentikan akibat krisis ekonomi, meskipun sebenarnya 70 % proses pembangunan kapal induk ini telah selesai. Secara struktur kapal induk ini telah selesai tetapi sistem senjata, elektronika dan propulsinya yang belum rampung.

Pada tahun 1992 sebenarnya China telah menunjukan minatnya untuk mengakuisisi kapal induk Varyag dengan berkunjungnya para pejabat China untuk memeriksa secara langsung konsdisi kapal yg ditempatkan di dermaga Nikolayev South Shipyard. Namun, kedua belah pihak tidak bersepakat mengenai harga. Setelah gagalnya kesepakatan harga hampir selama 6 tahun kapal ini berada di dermaga Nikolayev South Shipyard tanpa perawatan. Hingga pada akhir 1990-an, kapal ini siap untuk dilakukan pelelangan dan akhirnya terjual dengan harga USD 20 M kepada perusahaan China yang berbasis di Makao yang awalnya kapal ini akan diperuntukan untuk kasino dan taman hiburan terapung.

Pada tahun 1999, kapal induk Varyag meninggalkan Nikolayev South Shipyard menuju China dengan ditarik menggunakan beberapa kapal tunda. Meskipun awalnya ada penolakan dari pemerintah Turki untuk kapal ini bisa melewati Selat Bosporus karena adanya kekhawatiran Turki akan resiko besar yang bisa ditimbulkan. Pada bulan Maret 2002, kapal induk Varyag tiba di Dalian Shipyard China dan ditempatkan di sana dengan pengamanan yang ketat. Selanjutnya pada tahun 2005, kapal ini dipindahkan ke Dry Dock Dalian Shipyard untuk dicat abu-abu sesuai warna kapal-kapal perang milik PLAN. Pada akhir 2006 kapal ini telah menyelesaikan tahap perbaikan untuk selanjutnya pada bulan April 2009 dipindahkan ke Dry Dock lainya untuk penginstalan mesin dan perangkat berat lainnya. Pada akhir 2010 sistem instalasipun dimulai.

Varyag ditarik dengan tug boat saat melewati Selat Bosporus

Varyag ditarik dengan tug boat saat melewati Selat Bosporus

Pada bulan Maret 2011, kapal inipun telah hampir rampung. Pada bulan Juni 2011, kepala staf People’s Liberation Army (PLA) Jendral Chen Bin-de memberikan keterangan resmi bahwa China telah berhasil membangun kapal induk pertamanya. Pada bulan Agustus, uji coba pertamapun berlangsung selama 4 hari diikuti uji coba berikutnya pada bulan Desember. Pada 25 September 2012, kapal induk pertama China resmi bertugas, dengan nama baru Liaoning bernomor lambung 16. Di bulan November Menteri Pertahanan Nasional Cina memberikan rilis resmi mengenai keberhasilan pesawat tempur J-15 milik PLAN melakukan uji coba takeoff/landing di kapal induk Liaoning. China membutuhkan waktu sekitar 4 – 5 tahun sebelum kapal induk Liaoning mampu menampung secara penuh kelengkapan perangkat sesuai dengan kapasitas yang dimiliki.

Varyag sedang direvitalisasi di Galangan Kapal Daliain

Varyag sedang direvitalisasi di Galangan Kapal Daliain

Pembahasan terakhir dari artikel ini berkaitan dengan Aircraft Carrier China, penulis sudahi dengan memberikan keterangan mengenai spesifikasi dari kapal induk pertama China.

j-15-16

Liaoning Aircraft Carrier Specification :

Dimensions:
Length : 304,5 m
Beam   : 75m
Draft  : 8,97m

Displacement: 53.050t (Standard), 59.100t (Full Load)

Performance
Power Plant : 8 Boilers + 4 Steam Turbin (50.000hp each)
Complement: 1960 crew + 626 air group

Armaments
Guns:  Type 1030 CIWS X3
Missiles: FL-3000 N SAM (18 cell) X3

Aircrafts
Fixed Wings:    Shenyang J-15 X24
Helicopters:    Changhe Z-8 ASW X6, Kamov Ka-31 AEW X4, Harbin Z-9G SAR X2

Sensors

Type 382 Sea Eagle S/C air-search radar & 4 set Active Electronically Scanned Array ( AESA ) radar panel. The Sea Eagle S/C radar memiliki kemampuan untuk mengunci 10 target secara bersamaan.       To be Continued…….

Created by JakartaGreater Biro Lombok ( Jap & Firman )

Bagikan :

  52 Responses to “Tantangan China Kepada AS Lewat Penguasaan Teknologi Militer”

  1.  

    solar

  2.  

    Bagus

  3.  

    waoow banget. semua aspek yg berkepentingan disana saling mendukung. akhirnya china bisa mempunyai kapal induk. ini yg harus di contoh oleh bangsa indonesia. selamat buat negeri tirai bambu

  4.  

    Ini nih di tiru

  5.  

    Nyimak aja …

  6.  

    nyimak..

  7.  

    sepi…marih rame bahas kapal ikan china yg ditangkep

  8.  

    ATM Amati Tiru Modifikasi, china berhasil mencontek karya bangsa lain termasuk pesawat tempur SU 33 versi china

  9.  

    ayolah indonesia bercermin sama china jgn ribut terus,beli dgn tot terus buat…

    •  

      Benar Bung Red Dragon ada banyak hal yg hrs Indonesia contoh dari usaha keras China untuk membangun kekuatan dan penguasaan teknologi militer dlm usahanya mengejar ketertinggalannya dgn bangsa lain. Pembahasan diatas salah satu contoh cara BAIK China mendapatkan teknologi menuju kemandirian. Next episode saya coba bahas cara yg TDK BAIK dari China untuk mendapatkan teknologi dan informasi dlm usahanya memajukan teknologi militernya, membangun kekuatan ekonominya dan membangun pengaruh secara politik di kawasan.

  10.  

    kemandirian alusista membuat kekuatan semakin diakui..mungkin kita bisa meniru China,asal kita serius mau blajar pasti bisa

  11.  

    Sebuah perjuangan panjang yg tak kenal lelah dan putus asa dan terus mencoba. (salut sama semangat utk kemajuan bangsanya) dan sekarang telah kenampakan hasilnya. Kapan yah pejabat kita bisa seperti itu (ngiri pool).trims

  12.  

    Bakal rame nih kalo nih kapal induk ketemu Izumo yang 248m sang destroyer helikopter….. Apalagi kalo Izumo dikasih sky-jump ma ketapel buat sarang Elang laut

    •  

      klo ukuran amerika liaoning dan izumo mungkin blm bs dikatakan kapal induk,krn kapal jenis serbu amfibi amerika rata2 memiliki bobot mati yg sama dgn liaoning maupun izumo

      •  

        ralat,izumo klas destroyer

      •  

        Setuju Bung Frans….Keberhasilan China membangun kapal induk Liaoning merupakan langkah awal. Memang benar Kapal induk China ini blm bs dibandingkan dgn kapal induk milik AS. Tp akan ada langkah2 besar berikutnya dari China untuk bs mengimbangi kekuatan AS. Tinggal menunggu waktu aja Bung Frans. We wait & see.

  13.  

    heran kalau ada yang bilang jepang ndak berani sama china, jepang masih diatas cina untuk militernya, dikasih waktu 2 thn jepang bisa bikin nuke,kapal selam jepang sebanding sama jerman, pesawat tempur jelas masih diatas china, uang juga punya, sekutu banyak , jiwa perang masih ada
    jadi masih bilang jepang nggak berani sama china?

    •  

      justru jepang sangat berbahaya bang klo di bebaskan mengembangkan industri militernya,yg pertama kali teriak2 pasti china dan korea

      •  

        Jepang sudah mulai membangun kekuatan militernya saat ini dan menjadi polemik di kalangan masyarakat Jepang sendiri, golongan ultra nasionalis sayap kanan negara itu sangat mendukung kelahiran kembali imperium Jepang lewat kekuatan militer sedangkan kaum moderat cenderung menginginkan Jepang tidak menempuh jalan yang sama 75 tahun yang lalu.

        Amerika sendiri sebagai sekutu Jepang tidak pernah akan melepas kecurigaan kepada Jepang karena di Jepang kelompok ultra nasionalis sayap kanan memiliki ideologi fasis yang menentang orang asing yang dianggap penjajah serta musuh yang membom mereka saat PD 2.

        Jika kelompok ultra nasionalis ini menguasai pemerintahan bisa dipastikan Jepang akan memiliki musuh bukan hanya China dan Korea namun juga Amerika Serikat serta sekutunya. Jadi Jepang juga akan sangat berhati-hati dan lebih berfokus kepada industri pertahanan bukan kepada industri ofensif.

        Satu lagi teknologi mereka berkembang sangat pesat karena bantuan Amerika dan Inggris. Setelah kehancuran mereka di PD 2, negara mereka praktis dibantu penuh Amerika lewat tokoh-tokoh industrialis seperti Edward Deming yang menginspirasi industri-industri Jepang yang kita kenal saat ini.

      •  

        Jepang baru lepas dari embargo sama seperti Indonesia Pak Frans.
        Jadi tidak heran bukan

      •  

        bung frans , kesimpulannya kalo ada orang bilang jepang takut sama cina itu nonsense

        •  

          Tepat sekali dan bukan rahasia lagi Jepang sangat unggul dalam reknologi radar, datalink & sonar. Malah kalo bisa saya sebut teknologi AEGIS milik JSMDF jauh lebih unggul drpd milik US Navy aplg rudal Standard yang jadi ujung tombak AEGIS yang dipake sdh made in Jepang walopun sejatinya msh lisensi dari USA.
          Rudal HQ3, Donfeng andalan China masih belum menjadi lawan sepadan bagi AEGIS ala Jepang. Alhasil China masih lebih mengedepankan kuantitas

    •  

      hahahahha loe belum tau jp ya ? mreka dah gak sekuat waktu zaman PD II, modern japan itu kebanyakan fokus merancang teknologi yng berbau -ero hahaa … tengok peralatan tempur buatan mreka skrg gak ada yg terkenal … semua kbanyakan mirror product dr barat (US) … trus skrg buat ap JP mmperbolehkan pgkalan militer US di yksuka ? mreka butuh satpam buat jga mrk dr auman CHN …
      ps: gw gak bela chna/jp/us

      •  

        Jangan melupakan sejarah, dari masa shogun dulu, 2 kali Jepang mengalahkan kaisar China, juga Korea.
        Masa modern, Jepang membumihanguskan China.

        Perang masa modern untuk pendudukan Manchuria dan kejatuhan Nanking, menunjukkan semangat tempur Dai Nippon jauh diatas bangsa China, bukan hanya dari peralatan tempurnya saja, tapi juga taktik penyerbuan, taktik anti gerilya, perang kota, perang gurun semua dimenangkan oleh Jepang dengan korban jauh lebih sedikit dibanding tentara China…

      •  

        Sarkasme yang berlebihan,
        Kekuatan Jepang pada AL & AU jauh kebih hebat dibandingkan China.

        Disisi lain untuk pertahanan udara Jepang sdh jauh lebih maju dengan menerapkan land based AEGIS lebih duluan dibandingkan USA dlm jumlah sangat masif,

    •  

      tanpa disadari sebenarnya jepang itu sudah menjajah hampir seluruh benua didunia ini lewat pinjaman pinjaman luar negeri, dengan persyaratan yang seenaknya mereka berikan. dengan sendirinya negara peminjam akan mengikuti dan menyetujui syarat yg diberikan. belum lagi commitment fee dan bunga tinggi yang diterapkan. gak bedanya dengan rentenir..

    •  

      Jepang sebetulnya sama saja dengan negara lain, Jepang berekspansi sewaktu PD 2 dikarenakan beberapa faktor pertama ideologi fasis militeristik yang berkembang pesat saat itu, perimbangan kekuatan dunia yang masih relatif berimbang saat itu, kemajuan dalam negeri Jepang yang mendorong keinginan ekspansi Jepang untuk memperluas imperiumnya. Kaisar Jepang saat itu hanya dijadikan alat pengerah massa oleh kalangan militer Jepang.

      Ideologi militeristik Jepang dahulu yang sebetulnya berbahaya, mengenai penguasaan teknologi mereka juga menggunakan berbagai cara saat menjelang PD 2 dahulu, lewat aksi spionase serta menyuap ahli dari Barat. Mereka sudah memiliki agen-agen intelejen di seluruh Asia Pasifik mulai dari China, Saipan, Singapura, Hongkong, Indonesia, hingga Hawaii, Amerika serta Inggris. Konsesi markas militer mereka juga tersebar di beberapa daerah yang menjadi koloni Inggris.

      Ideologi militeristik ditambah dengan fasisme yang menekankan kepada kebanggaan sebagai bangsa/etnisitas akan membuat sebuah negara mampu mencapai tujuannya dalam waktu cepat karena semua orang didorong dengan satu tujuan yang sama.

      contoh saat ini adalah Korut, bedanya adalah kekuatan yang tidak berimbang yang menekan Korut sehingga dia tidak bisa menjalankan ideologinya secara maksimal. Jika dibiarkan Korut kemungkinan akan menjadi contoh negara agresif seperti Jepang dahulu

    •  

      menurut saya bagaimanapun bangsa jepang orangnya lebih pintar dibanding china..mereka lebih dahulu menguasai teknologi kapal induk dan militer mereka lebih berpengalaman perang jaman dulu. selama ini mereka terbelenggu efek WWII. Jika terpaksa disuruh mengembangkan militernya maupun doktrin perang seperti kaum fasis jika lahir kembali saya yakin mereka akan memiliki mesin perang canggih efeknya bahkan lebih mengerikan dibanding saat perang pasifik.

      •  

        Menurut saya tidak juga, kita bisa lihat dari pengalaman di Perang Dunia 2 dimana penguasaan teknologi Jepang pun masih bergantung penuh ke AS dan Inggris. Kapal induk pertama Jepang pun dibuat dengan bantuan ahli Inggris, demikian juga pesawat terbang. Orang pintar bisa ada dimanapun di dunia ini namun hanya negara-negara yang fokus (bisa positif maupun negatif) yang bisa memaksimalkan potensi orang-orang ini.

        Ideologi fasis ditambah dengan pemerintahan totalitarian akan mendorong segenap potensi negara ke arah yang diinginkan penguasa.

        Yang dibutuhkan sebuah negara bukan totalitarian penuh namun dalam beberapa aspek seperti dipaksakannya kedisiplinan, kerja keras dan setia kepada negara (misal tidak korupsi) adalah hal yang baik, misal Singapura saat awal-awal berdirinya memiliki pemerintahan yang sangat keras terhadap warganya namun buahnya bisa mereka petik sekarang.

  14.  

    Indonesia kapan bisa seperti itu?
    Mudah2an secepatnya kita bisa mengejar ketertinggalan kita. Amin!
    Bekerja keraslah Indonesia!

  15.  

    daeng wandy@ahh tau dr mana anda soal amerika bang?
    Indonesia aja abang blm tentu tahu 50% nya hehe
    amerika itu negara yg sdh sangat maju,soal teknologi sdh dr dulu kali mereka leading…ibarat kata,mereka sdh berbuat..nagara lain blm terfikirkan!
    dunia maya aja mereka kuasai hampir 100%,klo di shutdown sm mereka kita bs kembali gaptek bang,dia itu super power..orgnya gde2 loh..ada yg item,putih,kuning malah,lbh serem dr yg kata mbah soal tentara pla..apalagi klo yg dtg gank motor harley yg badannya kaya pemaen smackdown,rambutnya gondrong,tingginya 2,2meter,badannya udeh kaya drawing book,anting dr tlinga sampe hidung dan alis..
    tentara pla sangat takut dgn mereka,krn klo di jewernya bs langsung meninggal loh,seremkan hehe

  16.  

    stop press biar gak tambah wawasan terkait pandangan jiran kita (red dot) terhadap kekuatan udara kita.

    http://www.rsis.edu.sg/wp-content/uploads/2014/09/PR_140709_Rethinking-TNI-AU.pdf

  17.  

    syukurlah mrk hanya berhasil mendapatkan data secuil ttg alutsista kita……

  18.  

    Seluruh Asia kalah dari Jepang saat PD 2 dulu bukan karena Jepang lebih kuat, lebih superior atau lebih termotivasi namun lebih karena mereka bersatu, rakyat Jepang didoktrin sebegitu rupa serta diarahkan seperti mesin yang hanya mendengar, bertindak seperti yang dikehendaki penguasa.

    Negara lain saat itu seperti China, Filipina, Indonesia masih lemah, masih terpecah belah dan dalam pendudukan kolonial. Jika kondisi semua negara saat itu sama dengan Jepang hampir bisa dipastikan seluruh Jepang dan Korea akan berbahasa Mandarin dan kemungkinan besar Malaysia, Myanmar, Vietnam hingga Thailand akan berbahasa Indonesia.

  19.  

    cina kuat dari sisi ekonomi dan diplomatik, lhaa klo NKRI kuat dari sisi apa yahh ? saya bingung
    nulisnya gimana.tapi saya sebagai warga optimis aja pemerintah sudah berbuat maksimal sesuai
    kemampuan aggaran yg tersedia

  20.  

    Wah… hebat sekali kolaborasi pengusaha kasino dan pemerintah china, …. setelah dibelih pengusaha kasino pemerintah langsung ambil alih… wah.. bisa g pemerintah kita menerapkanya…

    contoh kecil mungkin pembelian pesawat komersil oleh lion air….. ada g yah yg diadapat pemerintah untukpengembangan pesawat tempur…

  21.  

    Mks Bung Diego & Bung Gue, Artikel dari rekan2 Biro Lombok akhirnya bs diangkat di Jakarta Greater. Salam hangat dari kami di Lombok bt Adm dan Warjager lainya.

  22.  

    Sekarang sudah medio Des 2014, Ngomong2 dari daftar belanja alutsista TNI. A1LIST, sudah adakah clue kedatangan alutsista ( kilo improoved, amur, U-214, S-300, SU-35S, Su34fullback,destroyer, dll )………….??????????

  23.  

    Sebetulnya Indonesia tidak punya musuh, kecuali riak2 meminjam istilah “Tetangga yang berisik”. Jadi slogan zero enemy thousand friends ada benarnya, tapi jangan lupa kelanjutannya sehubungan dengan PPP China telah no. 1 di dunia melampaui ASU. Mau tidak mau suka tidak suka Indonesia akan terkena imbasnya, supaya pandai2 kita menangkalnya.

    Situasi kita mirip S’por, tapi S’por sudah melangkah dengan mengijinkan ASU menggunakan S’por sebagai pangkalan laut perbekalan Armada ke 7 ASU, disamping tetap memelihara hubungan baik/ ekonomi dengan China. Jadi mereka telah berpolitik dua kaki dengan elegan.

    Indonesia berpolitik luar negeri bebas aktif jadi tidak mungkin untuk berpihak. Jadi lebih baik ikut “no enemy all friends” policy. Artinya kita harus cerdik memanfaatkan semua situasi dan kondisi jangan sampai istilahnya “keblondrok”. Sehubungan dengan penangkapan kapal pencuri ikan, kita harus tegas tanpa pandang bulu tapi juga bersikap elegan. Saya tulis lagi, mungkin treatmentnya beda antara kapal Asean dan kapal China. Nggak apa kalau kita di-bully forumer luar wong kita dengan Malon kan sudah saling bully.

    “Si vis pacem, para bellum”. Kita tidak akan pernah tahu akhirnya perseteruan China vs Asu akan jadi perang panas atau tidak. Tapi kita perlu bersiap. Slogan “NKRI harga mati” menjadi kosong artinya bila kita tidak siap. Yang kita tahu adalah, bila terjadi, wilayah udara dan ALKI kita, terutama ujung ALKI I LCS, jalur ALKI II Selat Lombok dan Makasar, serta ALKI III akan menjadi theatre of operation pihak yg bertikai. Buah si malakama, kita diam kehormatan hilang, kita bertindak jadi sasaran kedua pihak yg bertikai. Karena itu kita perlu bersiap, apa yg perlu dilakukan? Daripada menunggu ada uangnya, seharusnya ada MORATORIUM pembelian alutsista KECUALI pembelian SU-35 dan kapal selam yang DIPERCEPAT.

    Mengapa alasannya adalah :
    1. Keduanya adalah penangkal yg paling ditakuti/ disegani pihak yg bertikai.
    2. SU-35 tidak ada lawannya dalam menjaga kedaulatan udara (F-15, Super Hornet dan F-35, dan Shenyang J-11 masih kalah, bahkan F-22 pun seimbang, tapi semua F-22 akan beroperasi di Laut China Timur).
    3. Kapal selam dalam jumlah yg cukup akan menangkal kapal2 kedua pihak yg bertikai wira wiri di ALKI kita.

  24.  

    Lama jg yah cina mmbangunnya. Dan tentunya dgn biaya yg tdk sedikit pula.
    Sbg wni ane jg berharap suatu saat yg tdk trlalu lama lg ri jg bs mmbangun kapal induk yg keren & dgn kemampuan sendiri.
    Bg org awam sprt sy kynya membuat kpl induk itu bgt sulit, apalagi klu mmbayangkan hrs membuat reaktor nuklirnya, sbg tenaga penggera
    knya.
    Krnnya rasnya gak mungkin ri mampu mmbangunnya dlm wkt dekat. Tp barang kali tdk demikian menurut pr ahli perkapalan di negeri ini. Semoga saja. Amin!
    (Ngarep.com)

  25.  

    Cina adalah ya cina itu sendiri,apa yg di capai dan apa yg diraihnya itu sudah pilihan rakyat dan pemerintahannya,dari semua plus minusnya.
    indonesia adalah ya indonesia itu sendiri.apa yg di capai dan apa yg diraihnya itu sudah pilihan rakyat dan pemerintahanya,yg jga dari semua plus minusnya.
    ‘lalu apa yg kurang dari cina dan apa kelebihanya?
    “lalu apa yg kurang dari indonesia dan apa kelebihanya?
    *kemudian*???
    bisakah dua negara ini saling melengkapi?
    ( seiring waktulah nanti yg akan menjawabnya) apa maksudnya?…ya..? Imho

  26.  

    Sukailah sepakbola karena Xi Jimping paling hobi main sepakbola

    Garuda di dadaku
    Garuda kebanggaanku

 Leave a Reply