Apr 212019
 

Jet tempur multiperan Su-35 Flanker-E. © Sergey Vladimirov via Wikimedia Commons

Rencana Turki yang akan tetap melanjutkan pembelian sistem pertahanan udara S-400 dari Rusia mendapat tentangan dari Washington, dan membuat AS akan menghentikan penjualan pesawat tempur F-35 kepada Ankara.

Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu beberapa waktu lalu membuat pernyataan, bahwa Turki bisa memasukkan pesawat tempur Rusia sebagai alternatif pengganti F-35 buatan AS.

“Ada Su-34, Su-57 dan lainnya. Saya benar-benar akan memenuhi kebutuhan saya dari suatu tempat sampai saya dapat memproduksinya sendiri, ”kata Cavusoglu.

Rencana Turki untuk mengakuisisi Su-57 atau Su-35, meski mungkin masih dalam tahap wacana, banyak menjadi sorotan media beberapa waktu lalu. Apalagi dengan adanya pernyataan terbaru dari Menteri Luar Negeri Turki yang secara terbuka menyebut pesawat tempur Rusia sebagai target akuisisi potensial Turki.

Namun menurut Cavusoglu tidak mudah bagi Turki untuk beralih menggunakan pesawat tempur buatan Rusia setelah sekian lama menggunakan pesawat tempur standar AS dan NATO.

Perubahan standar secara besar-besaran dengan penggunaan pesawat tempur buatan Rusia mengakibatkan Turki harus melakukan perubahan besar juga pada infrastruktur pangkalan udara, sistem pemeliharaan dan perbaikan, simulator, pelatihan pilot, amunisi dan persenjataan lainnya, strategi tempur, radar di darat dan banyak item-item besar lainnya yang juga harus mengalami penyesuaian.
Ahvalnews

 Posted by on April 21, 2019