Nov 182016
 

gowind590

Angkatan Laut India berencana akan mengakuisisi tujuh korvet rudal modern untuk menggantikan kapal rudal 1241-RE buatan Rusia. Kontrak senilai US$ 2 milyar ditujukan hanya untuk perusahaan dalam negeri yang mengajukan penawaran di bawah program “Make in India”.

Beberapa persyaratan yang harus dipenuhi galangan kapal dalam negeri diantaranya adalah korvet rudal harus dibangun di India dengan pengecualian pada beberapa sistem utama seperti persenjataan yang boleh diimpor.

Persenjataan yang dapat diimpor diantaranya adalah rudal pertahanan udara jarak dekat (Short Range Surface to Air Missile), radar surveillance, torpedo dan mesin, sedangkan persenjataan seperti meriam, rudal permukaan-ke-permukaan, roket, sistem sonar, sistem komunikasi navigasi dan electronic-warfare systems harus menggunakan produk dalam negeri.

Persyaratan lainnya adalah korvet baru harus memiliki jangkauan operasi yang lebih jauh daripada kapal lawas, berkemampuan melakukan peperangan anti-kapal selam, termasuk kapal selam rudal balistik musuh, local naval defense, operasi keamanan maritim dan kemampuan menyebarkan boat berkecepatan tinggi.

India mengharapkan, korvet rudal terbaru nantinya memiliki kecepatan tinggi dengan persenjataan yang mumpuni, seperti rudal anti kapal yang mematikan dengan sistem pertahanan udara titik yang kuat dan juga dilengkapi teknologi siluman yang canggih.

Hingga tahun 2027, India akan menggenjot kekuatan kapal perangnya hingga berjumlah 200 unit dari 140 yang ada saat ini.

Bagikan Artikel :

  37 Responses to “Target 200 Kapal Perang, India Tender Pembangunan 6 Korvet Rudal Siluman”

  1. Ampuh bener India.

    • hmm…

      • sahabat,,, tolong ya, kritik dan sarannya untuk design animasi super frigat berikut ini :

        https://www.youtube.com/watch?v=GFmoj5LinPE

        Super Frigat ” JOYOBOYO ” ( design Animasi )
        =====================================================

        – P = 178,45 meter , L = 27,45 meter , T = 45,178 meter

        – Speed = max 45 knot , reguler 25 knot

        – Jangkauan = 20.000 – 100.000 km

        – Power Listrik = PLTM 5 x 50 MW – Ajisaka – V1-RI

        – Penggerak = 1 turbin propelar ( 45 MW ) , 2 jet water ( 2 x 25 MW ) 1 mesin Jet Udara ( Mesin Jet Pesawat Tempur )

        • Menurut saya secara desain sudah bagus , terlihat berotot dan gagah . Namun ( Koreksi )dari sisi persenjataan hanya terdepat 36 tabung VLS ,tidak terlihat adanya sistem pertahanan ringan di deck ( Canon ) , rudal anti kapal selam . Sonar Hull juga nampak terlalu besar ( mencolok ) sehingga kalau sempat di bangun akan mempengarungi laju kapal ( keseimbangan di lambung bagian depan )..trus maaf , ukuran kapal yang super besar sepertinya belum bisa di bangun di Indonesia ( Pt.PAL )..Namun harapan seorang anak negeri ,semoga kedepan’a kapal perang yg seperti di atas bisa dimiliki oleh TNI sebagai pertahanan negara dan semoga pula perusahaan dalam negeri mampu membuat’a sebagai bukti kemandirian bangsa …amiin

          Salam

  2. Wah akhir2 ini Si Lu’man kok sering disebut2 ya ?

    Siapa sih Si Lu’man ini ?

    • @tukang ngitung

      Si Lukman ini sebenarnya titisan dari material karbon-komposit visby yang sudah diterapkan pada korvet kamorta yang diproduksi di india.

      Ketika membangun korvet kamorta ini, galangan kapal di india meneken kontrak pembelian material karbon-komposit dg TKMS (Thyessen Krupp Marine System) utk membuat bagian super struktur korvet kelas kamorta ini.

      Syahdan galangan Kockums/swedia yang membangun korvet visby dan mengembangkan teknologi karbob-komposit ini diakuisisi oleh raksasa perusahaan militer jerman TKMS yang akhirnya pecah kongsii ketika kockums tidak boleh ikut tender KS di aussy

  3. Tes

  4. Tes lagi

  5. tuan takur gada matinye

  6. Giliran kita

  7. Ini negara borong terus, uangnya bersumber dari mata air mana ya

  8. Mantap, pkr sigma kok cuma Bikin 4

  9. Menjadi penyeimbang jika china dan pakistan bersatu caplok natuna, kita siap cari dukungan ke india dan jepang serta korsel…jadi sepadan jika perang pecah…!,,,

  10. 1

  11. India sasar punya 200 Kapal Perang …

    USA sasar punya 350 Kapal Perang …

    Indonesia sasar punya 500 Kapal Perang (KRI) dan 500 Fighter (Pesawat Tempur)

    (itu pun masih minimum, karena menurut bu Conny optimumnya adalah 781 Kapal Perang (KRI) (755 KRI + 4 Kapal Induk + 22 Kapal Selam (publish))

    sementara maksimumnya adalah 1200 Kapal Perang (KRI) dan 1200 Fighter (Pesawat Tempur) (744 Interceptor + 456 Ground Attack) …

    itu belum termasuk :

    KAL (Kapal Angkatan Laut)
    KPLP (Kemhub)
    BAKAMLA (Coast Guard)
    KKP (Marine and Fishery)
    Bea Cukai (Custom)
    POL AIRUD (Marine Police)

    mimpi indah … enggak bangun bangun …

  12. tambahan sedikit :

    22 Kapal Selam (publish), mengisyaratkan jumlah sebenarnya 22 x 3 = 66 Kapal Selam + 30 KS Midget = 96 Kapal Selam

  13. sahabat,,, tolong ya, kritik dan sarannya untuk design animasi super frigat berikut ini :

    https://www.youtube.com/watch?v=GFmoj5LinPE

    Super Frigat ” JOYOBOYO ” ( design Animasi )
    =====================================================

    – P = 178,45 meter , L = 27,45 meter , T = 45,178 meter

    – Speed = max 45 knot , reguler 25 knot

    – Penggerak = 1 turbin propelar ( 45 MW ) , 2 jet water ( 2 x 25 MW ) 1 mesin Jet Udara ( Mesin Jet Pesawat Tempur ) ;;;;;

  14. duit mereka banyak mungkin sudah di gandakan

  15. India bisa mandiri teknologinya karena jasa mahatma gandhi yg mengajarkan kemandirian dalam berbaju.

  16. test…

  17. India ga ada habis2nya membangun pertahanannya kyk Cina.

    Semoga kita jg bisa terus membangun pertahanannya sprt mrk.

    Banyak kaprang, banyak menguras bbm. Berapa liter bbm yg digungkan kri kita ya jika sdh memenuhi mef 1?

    Apa pemerintah tdk pernah berpikir utk membangun kri bertenaga listrik dari nuklir atau yg lainnya, misal tenaga gelombang sehingga biaya operasional kri bisa menjadi rendah.

  18. Maap oot..itu korvet jenis apa ya? punya indihe kah? bemtuknya aneh kaya nasi tumpeng…kegedean pala nya alias bagol…hihi..

 Leave a Reply